Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Polda Maluku Gelar Dialog Publik, Paham Radikalisme Bersama Perwakilan Pelajar Dan Mahasiswa
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku terus melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran paham radikalisme dan anti pancasila, khususnya di wilayah Maluku. Kegiatan pencegahan yang digelar kali ini yaitu dengan mengajak diskusi sejumlah Perwakilan Mahasiswa dan Pelajar se-Kota Ambon dan instansi terkait dalam acara Dialog Publik di aula kantor RRI Ambon, Kamis (7/9/2023). Sejumlah narasumber dihadirkan seperti dari MUI Maluku, FKPT Maluku, Densus 88 Wilayah Maluku, OKP Cipayung Plus Maluku, hingga Ketua Yayasan Merah Putih, dengan para peserta diskusi dari perwakilan mahasiswa dan Pelajar SMA se-Kota Ambon.Ketua MUI Maluku Dr. Abdullah Latuapo, menyampaikan perlunya penyuluhan dan sosialisasi yang berkesinambungan terus dilakukan di tengah-tengah masyarakat tentang bahaya paham radikal dan anti pancasila. Sosialisasi dan penyuluhan harus terus menerus disampaikan agar masyarakat, khususnya generasi muda jangan sampai terpapar. "Kita semua punya tanggungjawab bersama untuk generasi muda kita. Mereka adalah penerus bangsa ini. Mereka harus terhindar dari hal-hal yang negatif," harapnya. Bangsa Indonesia, lanjut Latuapo, telah merdeka sejak 78 tahun silam. Kemerdekaan yang diraih tidak begitu saja atau tak diberikan secara cuma-cuma. Kemerdekaan direbut dengan perjuangan dan pengorbanan yang begitu hebat dari para Pahlawan, orang-orang tua kita terdahulu. "Oleh karena itu mari kita jaga keutuhan bangsa kita ini dan menjaga Pancasila," ajak dia.Latuapo mengaku para tokoh agama khususnya di Maluku sangat berharap agar generasi muda jangan sampai terpapar dengan pemahaman dan pemikiran radikal. Paham ini hanya mengedepankan kekerasan. "Sudah waktunya kita menyelamatkan generasi kita dari pengaruh kelompok radikal dan kami para tokoh agama selalu bersatupadu untuk selalu turun ke daerah memberikan pembinaan kepada masyarakat terkhusus generasi muda," jelasnya. Pemahaman yang gencar disampaikan kepada masyarakat, kata Latuapo, terkait pentingnya hidup bersama dalam hubungan interaksi sosial, komunikasi antara sesama manusia tanpa pandang bulu. "Karena yang kita utamakan adalah kemanusiaan sebagai mana kata Mantan Presiden kita Pak Gusdur, yang mana perbaiki hubungan kemanusiaanmu dulu, baru ketuhananmu. Karena kemanusiaan yang kita bina dengan baik maka sesungguhnya didalamnya juga terdapat ketuhan," jelasnya.Kepada orang-orang yang ingin membentuk negara sendiri, agar jangan melakukan tindakan yang dapat berujung pada penegakan hukum oleh pemerintah."Indonesia ini negara besar dan kuat yang memiliki peralatan keamanan hebat maka jangan coba-coba karena pasti akan berhadapan dengan aparat keamanan," tegasnya.Kepada generasi muda, Kasatgas Wilayah Maluku Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena, menghimbau untuk lebih berhati-hati agar tidak terpapar paham radikalisme."Di era saat ini ada satu isu yang sangat serius yaitu radikalisme dan anti pancasila. Mereka ini merupakan orang-orang yang tidak mengakui NKRI. Dan ini bukan saja terjadi di Maluku tapi juga di wilayah lain di Indonesia," ungkapnya. Wayan mengatakan pemahaman radikalisme dan terorisme tidak bisa dipisahkan dari moderasi beragama dan sikap intoleransi. Menurutnya, semua agama ada di Maluku. Orang beragama telah menganggap bahwa keyakinannya itu adalah yang terbaik. Olehnya itu, jangan sampai terbersit dalam pikiran kalau agama yang diyakini adalah yang paling terbaik dari agama lainnya. "Karena pemikiran itu merupakan pintu masuk pemahaman radikalisme yang berujung pada perilaku anti pancasila dan terorisme," ingatnya.Ia menjelaskan, munculnya paham radikalisme di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari faktor global, faktor domestik maupun faktor lainnya di wilayah yang dapat berdampak kepada bangsa Indonesia. "Seperti konflik di Timur Tengah, kemudian ada juga seruan jihad dari kelompok radikal yang meminta aksi balas dendam dan serangan ini juga sangat berpengaruh terhadap kelompok radikal yang ada di Indonesia, misalnya juga kejadian di Filipina di mana satu kawasan dikuasai oleh salah satu kelompok Abu Sayap, ini juga memicu adrenalin dari kelompok radikal yang ada di Indonesia," ungkap I Wayan Sukarena.Menurut Ketua FKPT Maluku, Dr. Abdul Rauf, paham radikalisme maupun teroris muncul bukan secara tiba-tiba. Ini merupakan akumulasi yang di latar belakangi oleh berbagai faktor baik internasional, global dan regional. Olehnya itu, pencegahan terorisme harus lebih berorientasi pada memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hal apa dan bagaimana penyebab lahirnya paham ini.Ia mengaku, perkembangan media akhir-akhir ini juga mungkin sangat menghawatirkan. Ada sekitar 2000 media cetak namun yang terverifikasi hanya kurang lebih 320 yang tidak terdaftar. Begitu pula media Cybeer saat ini ada 43.300, namun yang terverifikasi cuma 2800. "Sehingga bisa kita bayangkan di ujung jari kita saja ini bisa tersebar ke mana-mana suatu informasi, apalagi kemudian juga radio kita saat ini sekitar 670 sekian, lalu media televisi juga sekitar 600 lebih, dan saat ini semuanya berkembang dengan baik," katanya.uFenomena tersebut, lanjut Rauf, juga sangat mempengaruhi masyarakat. Karena menurutnya, para penyebar paham radikal selalu menggunakan media untuk menyebarkan paham mereka."Jadi semalas apapun seseorang dalam agamanya, jika agamanya disinggung pasti dia bangkit. Itu karena dia berada di atas dimensi rasional manusia. Seorang mahasiswa ataupun terpelajar yang didahulukan itu bukan ilmunya tapi adabnya. Beradablah anda lebih dahulu kemudian anda berilmu, karena ilmu tidak ada gunanya tanpa adab. Anda boleh saja melayang-layang di langit tapi anda tidak punya adab, anda tidak punya harga. Jadi bagaimana kita beradab menghadapi perbedaan agama, bagaimana kita bijak dan saling menghargai maka di situlah kedamaian akan tercipta," jelasnya.Mewakili OKP Cipayung, Abd Qhalik Lapulelo, Sekretaris HMI Maluku, mengaku untuk mencegah penyebaran pemahaman radikal tersebut pihaknya telah banyak bekerjasama dengan Polda Maluku dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif."Kami dari OKP Cipayung Plus sudah melakukan beberapa kegiatan bersama Bapak Kapolda Maluku dan terakhir kita melakukan diskusi bertukar pikiran sebab saat ini di Maluku biasa terjadi konflik horizontal," katanya.Cipayung plus juga telah berkomitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian di Maluku. "Kita juga telah memberikan kontribusi positif kepada Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Yayasan Maluku Merah Putih, Bakti Utomo,atau lebih akrab di sapa Ayah Tomo oleh sesama rekan mantan Napiter, yang juga pernah terlibat dalam aksi terorisme, dan kini telah menjadi warga Binaan Densus 88 AT Polri, menceritakan bagaimana awalnya dia direkrut sehingga terjerumus dalam aksi terorisme yang sangat berdampak bukan saja bagi dirinya namun bagi seluruh keluarga bahkan anak-anaknyapun merasakan akibat dari keterlibatannya, dia mengaku bahwa hukuman yang dia terima di dalam penjara tidak berdampak besar baginya dan keluarga bila dibandingkan dengan sanksi sosial yang mereka terima, sehingga dia menghimbau agar generasi muda saat ini jangan coba-coba untuk menjerumuskan diri dalam kegiatan-kegiatan Radikalisme dan anti Pancasila dia juga mengaku saat ini sangat mendukung dan bersama-sama Kepolisian dalam mencegah paham radikalisme dan anti Pancasila di wilayah Maluku."Saya mau cerita apa yang sudah saya alami dahulu itu menjadi pengalaman berharga tapi biarlah itu menjadi pengalaman saya. Olehnya itu saya mau katakan kepada semua agar apa yang saya lakukan dahulu jangan diikuti. Sebab apa yang saya lakukan menghancurkan kehidupan saya terutama untuk keluarga saya," ajaknya.Utomo juga mengajak semua pihak untuk mendukung aparat dalam memberantas aksi terorisme di tanah air. "Dulu itu saya menganggap polisi musuh saya. Namun setelah saya ditangkap dan penjara kemudian saya dibina oleh tim Densus 88. Saya sadar dan paham kalau ternyata polisi bukan musuh malah mereka lakukan untuk keamanan. Mereka kini sahabat saya yang paling baik," tandasnya (PNO-12)
08 Sep 2023, 08:41 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Langsung Simulasi Pengendalian Massa
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Inspektur Jenderal Polisi Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, memimpin secara langsung simulasi pengendalian massa yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Simulasi tersebut yang diperagakan Bintara Remaja Direktorat Samapta Polda Maluku ini berlangsung di Lapangan Letkol (Purn) Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (7/9/2023).Selain simulasi pengendalian massa, sebanyak 142 Bintara Remaja Polri ini, juga memperagakan ketrampilan tim Perintis Presisi. Seperti patroli presisi, bela diri Polri, ketangkasan berkendara roda dua dan tim taktis penembak jitu.Simulasi tersebut dilaksanakan setelah ratusan anggota Bintara Remaja Polri ini melaksanakan lari sejauh 5 kilo meter. Mereka lari sambil membawa perlengkapan seperti senjata api laras panjang dan ransel seberat 4 kg.Sejumlah aksi yang dilakukan itu merupakan rangkaian dari kegiatan penutupan pemantapan dan pembulatan Bintara Remaja Polri angkatan 49 lulusan tahun 2023 Direktorat Samapta Polda Maluku.Kapolda berharap kepada seluruh personel Direktorat Samapta Polda Maluku agar dapat mempedomani beberapa hal. Seperti mencermati setiap fenomena yang berkembang dalam masyarakat, terutama di daerah-daerah rawan agar tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas. "Lakukan pemetaan potensi gangguan secara dini melalui kegiatan preemtif berupa pergelaran patroli," pintanya.Irjen Latif juga menekankan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait tugas-tugas kepolisian untuk mendukung terlaksananya agenda prioritas pemerintah maupun program Kapolri."Latih terus kemampuan teknis dan taktis perorangan maupun satuan agar senantiasa mampu berkreasi dan merespon dengan cepat setiap menghadapi situasi kontijensi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Monitoring selalu perkembangan situasi dan kondisi menjelang kontestasi Pemilu 2024," pintanya. (PNO-12)
08 Sep 2023, 07:10 WIT
Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Melaksanakan Kegiatan Si-Ipar Bersama Anak-Anak Kampung Kimipugi
Papuanewsonline.com, Dogiyai - Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 sedang menjalankan program Si-Ipar kepada anak-anak di Kampung Kimipugi, Distrik Kigamani, Kabupaten Dogiyai, Selasa (5/9/2023).Program Si-Ipar ini dibentuk untuk mendukung pendidikan anak-anak yang putus sekolah atau tidak sekolah di Kampung Kimipugi. Dalam kegiatan ini, Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz AKP Michael Luther Ayomi S. Sos beserta 6 personel lainnya, turun langsung memberikan pembelajaran bagi 2 anak Binaan yakni Oscar dan Yanto.AKP Michael memaparkan, kegiatan belajar ini dimulai dengan mengumpulkan anak-anak binaan dan kemudian dilanjutkan dengan doa.“Setelah berdoa, kami langsung mengajarkan kembali cara menulis dan mengenal huruf abjad dengan tujuan agar anak binaan dapat menulis dan membaca,” ucap AKP Michael.Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan mengajar ini sangat positif dimana terjalin komunikasi aktif dan interaksi aktif antara personel dengan anak-anak binaan.“Oscar salah satu anak binaan kami mengalami peningkatan yang cukup baik dimana dia sudah mulai bisa dalam menuliskan beberapa huruf abjad yang telah diajarkan,” tutupnya.Diakhir pembelajaran tim satgas membagikan snack kepada anak-anak agar lebih bersemangat dalam belajar dan senang dengan kehadiran tim satgas dilingkungan mereka.Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Program Si Ipar yang terus dilakukan secara konsisten ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk belajar dan meningkatkan kemampuan, terutama mereka yang tidak mendapatkan layanan pendidikan dengan baik.“Harapannya melalui kegiatan ini akan ada kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” tutup Kasatgas Humas.PNO-11
07 Sep 2023, 18:52 WIT
Polda Papua Bagikan Ratusan Buku Di Pantai Asuhan Koya Timur
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua sukses melaksanakan program Polri Peduli Budaya Literasi Distribusi Buku Sampai Pelosok Nusantara di Bumi Cenderawasih.Hal itu disampaikan Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si., dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung sukses dan distribusi buku dilakukan diberbagai sekolah di wilayah hukum Polres/Ta Jajaran Polda Papua dengan pusat kegiatan di Panti Asuhan Sejahtera Koya Timur, Kota Jayapura, Rabu (6/9/2023).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Binkar Ro SDM Polda Papua AKBP Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, Kabag Dalpers Ro SDM Polda Papua AKBP Penri Erison, S.Pd., M.M., PS. Kabagpsi Ro SDM Polda Papua Kompol Dorthea M. Ansanai, S.Pd., Kasubbagrenmin Ro SDM Kompol Eny Setiyawati, PS. Kasubbagrohjashor Bagwatpers Ro SDM Polda Papua AKP Djadik dan seluruh staf Ro SDM Polda Papua.Karo SDM Polda Papua mengatakan kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen tinggi Polri dalam meningkatkan literasi di bebagai pelosok Nusantara. “Literasi adalah kunci untuk pemahaman yang lebih baik, kreativitas, dan kemajuan intelektual. Dengan mendukung program ini, kita berinvestasi dalam masa depan generasi muda kita dan membangun masyarakat yang lebih cerdas dan terdidik,” ucap Karo SDM.“Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak kita lebih hobi membaca buku dan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas,” imbuhnya.Dengan upaya seperti ini, Polri terus berperan aktif dalam menginspirasi budaya literasi yang kuat di seluruh negeri, memungkinkan masyarakat untuk meraih potensi maksimal mereka melalui pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik.Adapun jumlah buku yang dibagikan diantaranya Buku Pelajaran dan buku bacaan anak-anak sejumlah 500 buah dan Al-Kitab sejumlah 200 buah. (PNO-12)
07 Sep 2023, 12:25 WIT
149 Tamtam Ikuti Tes CAT Psikologi SBP TA 2023, Di SMK 2 Jayapura Dan SMK 5 Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar tes Computer assisted test (CAT) Psikologi Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun Anggaran 2023 di SMK 2 Jayapura dan SMK 5 Jayapura, Rabu (6/9/2023).Tes CAT Psikologi seleksi Pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) kali ini untuk Tamtama ke Bintara Tahun Anggaran 2023.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardhana, S.I.K., M.Si. dan PS. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua Kompol Dorthea M. Ansanai. S.Pd.Dalam kesempatannya, Karo SDM Polda Papua mengatakan hari ini Bag Psikologi Polda Papua melaksanakan ujian CAT Pesikologi kepada peserta seleksi SBP sekolah Bintara Polri yang di hadiri oleh 149 orang yang terbagi di dua lokasi yaitu SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 5 Jayapura.“Kegiatan berjalan dengan lancar dan semuanya mendapatkan hasil yang maksimal walaupun ada beberapa yang mungkin nilainya tidak mencukupi,” ucap Karo SDM.Artanto juga menyampaiakan, bagi tamtama calon bintara yang mengikuti tes jangan percaya terhadap janji-janji orang yg akan membantu luluskan test tersebut, yang bisa hanya kemampuan dan kompetensi calon siswa itu sendiri.“Kepada peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi dengan penuh keseriusan dengan mengedepankan kejujuran sehingga menghasilkan hasil yang unggul dan kompetitif,” pungkas Kombes Wayan. (PNO-12)
07 Sep 2023, 08:59 WIT
Kapolda Maluku Ikut Makan Siang Bersama Ratusan Siswa SPN Passo
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menggelar makan siang bersama ratusan siswa yang mengikuti pendidikan Bintara Polri gelombang pertama tahun 2023 di SPN Polda Maluku di Passo, Kota Ambon, Selasa (5/9/2023).Kapolda tidak sendiri menyantap makanan bersama para siswa calon-calon anggota Polri ini. Ia didampingi Irwasda Maluku, Karo SDM, Kabid Propam, Kabid Dokkes dan Kepala SPN Polda Maluku."Kami merasa bersyukur untuk kesekian kalinya bapak Kapolda bisa hadir di tengah-tengah kami di SPN Polda Maluku, karena ini merupakan tradisi dari beliau. Yang perlu diketahui bahwa jumlah siswa saat ini sebanyak 230 orang dan dalam keadaan sehat," kata Kepala SPN Polda Maluku Kombes Pol Daniel Prio Dwi Atmoko.Sementara itu, Kapolda Maluku mengaku makan siang bersama para siswa sengaja dilakukan. Karena hal ini sudah menjadi tugas Kapolda melakukan pengecekan mulai dari proses penerimaan, pendidikan sampai para siswa tersebut menjalankan tugas di Polda Maluku."Sengaja saya hadir di sini bersama rekan rekan pejabat utama untuk mengecek kesiapan dan pola pendidikan di sini sampai dengan makan siang dengan ompreng yang sama-sama kita nikmati yang telah disiapkan Kepala SPN," kata Kapolda.Peristiwa ini merupakan gambaran bahwa makan saat ini merupakan satu ketentuan yang telah diatur. Sebanyak 230 siswa yang hadir di sini diharapkan semuanya akan dilantik karena sudah memilih profesi sebagai seorang Polri dengan segala bentuk kekurangannya."Kalian berjuang dari 3000 orang animo Polda Maluku dan ingin masuk dan duduk di tempat ini, dan duduk di meja makan ini. Kalian harus syukuri apa yang kalian dapatkan, karena tidak semua orang punya kesempatan dan duduk di sini," katanya.Irjen Latif berharap ratusan orang siswa tersebut semuanya siap dilantik untuk menjadi Bhayangkara-bhayangkara pelindung dan pelayan masyarakat."Selamat mengikuti pendidikan dan pelatihan. Latihlah mentalmu dengan sebaik-baiknya, jangan pernah mengeluh, teruslah ikuti semua proses yang ada di dalam lembaga ini karena semuanya akan bermanfaat untuk kalian dalam pelaksanaan tugas mengabdikan diri kepada bangsa dan negara," pungkasnya.PNO-11
06 Sep 2023, 21:03 WIT
Polda Papua Sosialisasikan Hukum Terkait KUHP Terbaru Kepada Polres Pegubin
Papuanewsonline.com, Pegubin – Polda Papua menggelar sosialisasi hukum terkait Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang terbaru bertempat di Mapolres Pegunungan Bintang, Selasa (5/9/2023).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Bastomi, S.I.K, Kabag Sumda Polres Pegunungan Bintang AKP Mansyur, S.H, PJU Polres Pegunungan Bintang, Ps. Paur Rapluhkum Bidkum Polda Papua Iptu H. Amir, S.H, M.H, dan seluruh anggota Polres Pegunungan Bintang.Iptu Amir mengatakan sosialisasi ini ditujukan untuk menuju era baru penegakan hukum atas undang-undang (UU) no.1 tahun 2023 tentang KUHP.“Sosialisasi ini dilakukan berdasarkan perintah presiden dan Kemenkumham untuk mensosialisasikan KUHP terbaru ke seluruh aparatur negara dan lapisan masyarakat,” ucap Iptu Amir.Seperti diketahui, Setelah 77 tahun berlakunya KUHP, Pemerintah akhirnya mengesahkan dan mengundangkan KUHP baru pada 2 Januari 2023 lalu dengan 3 tahun penundaan pemberlakuannya."Biro Hukum Polda Papua melaksanakan sosialisasi hukum berkaitan dengan KUHP terbaru, karena KUHP terbaru ini baru diundangkan oleh negara pada tanggal 2 januari 2023," ujar Iptu Amir. "KUHP yang terbaru ini sendiri berdasarkan pasal 264 baru akan diberlakukan pada Januari 2026 nanti," imbuhnya.Amir menjelaskan, dalam proses tiga tahun sebelum diberlakukan KUHP yang baru maka peraturan yang direrapkan masih menggunakan KUHP yang lama.Dia melanjutkan, sebelum KUHP baru diterapkan maka pihaknya melakukan sosialisasi terhadap anggota serta lapisan masyarakat."Karena dalam KUHP terbaru ini ada perubahan-perubahan terkait dengan pasal, unsur pasal, jenis pelanggaran dan jenis kejahatan, Sosialisasi ini dilakukan agar seluruh jajaran ini bukan hanya sekedar tahu, tapi juga paham,” ungkap Iptu Amir.Amir juga menyampaikan, dalam aplikasinya KUHP terbaru in menyangkut terhadap aparat penegak hukum serta masyarakat. Dengan begitu, selaku aparat penegak hukum pihaknya melakukan sosialisasi terhadap anggota agar tidak salah dalam penerapannya ke depan."Sosialisasi akan terus di lakukan sampai sebelum diterapkan KUHP yang baru, karena kita juga selaku pelaksana undang-undang," kata Amir."Target kita semua anggota Kepolisian harus tahu dan paham dan mengerti KUHP ini dalam waktu tiga tahun ini sebelum undang-undang ini diberlakukan," pungkasnya. (PNO-12)
06 Sep 2023, 13:30 WIT
Gelar Operasi Bina Waspada 2023,Polda Maluku Kunjungi 2 SMA Negeri Di Kota Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Bina Waspada tahun 2023 dengan mengunjungi dua SMA Negeri di kota Ambon, Senin (4/9/2023). Dalam operasi yang bertujuan mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ini, personel Direktorat Binmas Polda Maluku mengunjungi dan menyapa para siswa di SMA Negeri 5 dan 13 Ambon.Selain memberikan sosialisasi terkait pentingnya menjaga Kamtibmas, personel Polda Maluku juga menjadi inspektur upacara kenaikan bendera.Di SMA Negeri 13 Ambon di Hative Kecil, yang menjadi inspektur upacara yakni Kompol Hendrikus Rumsory, Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Maluku. Sementara di SMA Negeri 5 Ambon di Halong, bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Iptu Sulaiman Tuatubun, Ps. Paur Sibinorsosmas Ditbinmas Polda Maluku.Dalam amanatnya, kedua inspektur upacara itu meminta seluruh siswa agar selalu selektif dan berhati-hati dalam pergaulan. Para siswa diharapkan tidak bergaul dengan orang yang baru dikenal, dan dapat mencari teman sebaya yang berperilaku baik. Hal ini dilakukan agar mereka tidak terpengaruh pergaulan bebas yang mengarah pada perilaku dan tindakan tercela, bahkan bisa melanggar hukum.Para siswa juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan kesadaran diri agar dapat terhindar dari pengaruh paham radikalisme, intoleran dan anti Pancasila.Siswa SMA Negeri 13 dan 5 Ambon juga diminta untuk dapat berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas. Caranya dengan terlibat pada berbagai kegiatan positif dan dapat bermanfaat pada diri sendiri. Bahkan bisa memberikan berkontribusi positif kepada sekolah dan tanah air."Kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini kelompok radikalisme dan intoleransi masih terus mengembangkan paham mereka di tengah-tengah masyarakat agar mereka bisa mendapatkan kader baru," katanya.Ia mengatakan, dengan kemajuan teknologi saat ini, para kelompok radikalisme yang anti pancasila itu pun mengembangkan pemahaman mereka melalui media sosial. Mereka mampu mendoktrin paham mereka kepada orang-orang yang menjadi target di medsos."Saya harap adik-adik semua bisa tetap waspada dan dapat mencegah paham radikalisme dan intoleransi karena dengan dimikian maka ruang gerak mereka bisa di persempit," pintanya.Untuk diketahui, Operasi Bina Wapada merupakan operasi kewilayahan yang digelar oleh seluruh Polda di Indonesia selama 14 hari. Untuk wilayah Maluku Operasi Bina Waspada telah dilaksanakan sejak tanggal 1 - 14 September 2023 mendatang.PNO-11
06 Sep 2023, 12:36 WIT
Polda Papua Gelar Tes Psikologi untuk Calon PAG di SMK Negeri 2 Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua menggelar Computer-Assisted Test (CAT) Psikologi bagi calon anggota Pendidikan Alih Golongan (PAG) Polda Papua dengan jumlah peserta sebanyak 86 orang, Selasa (5/9/2023). Dari jumlah tersebut, 85 peserta berasal dari Polda Papua, sedangkan 1 peserta merupakan personel BKO.Tes CAT Psikologi ini diadakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jayapura dan disaksikan langsung oleh Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol I Wayan Gede Ardhana, S.I.K., M.Si. Selain itu, Karo SDM Polda Papua juga didampingi oleh PS. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua, Kompol Dorthea M. Ansanai. S.Pd.Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mengevaluasi kesehatan mental dan psikologi para calon anggota Polda Papua yang akan bergabung dalam PAG. Dengan mengikuti tes ini, diharapkan para calon PAG dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik dan profesional.Dalam wawancaranya, Karo SDM Polda Papua, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari seleksi ketat untuk menentukan siapa yang layak untuk mengikuti pendidikan di tahun ini. “Tes ini mencakup materi tentang kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja. Saya mengimbau kepada semua peserta, untuk mengikuti tes dengan serius guna meningkatkan peluang mereka,” ucap Kombes Wayan.Dirinya juga mengharapkan agar kuota akhir dari Polda Papua di Mabes Polri bisa ditingkatkan. Tes CAT Psikologi ini diharapkan akan menjadi langkah penting dalam mempersiapkan calon anggota PAG yang berkualitas. (PNO-12)
06 Sep 2023, 12:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru