logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Talk Show ECO Energi Education : PT Freeport Indonesia Menggagas Solusi Polusi Plastik Papuanewsonline. com, Timika - Hari kedua enviromental exhibition dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, PT Freeport Indonesia mengadakan talk show bertema "Beat Plastic Pollution" pada tanggal 13 Juni 2025, bertempat di Gedung Eme Neme Yauware, Mimika. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya limbah plastik dan mencari solusi untuk mengatasinya. Talk show yang dimoderatori oleh Willy dan menghadirkan tiga narasumber ahli, salah satunya Aris Raharjo (ketua Komite Manajamen Energi PT Freeport Indonesia), yang membahas isu-isu penting seperti efek gas rumah kaca, pemanasan global, dan pentingnya konservasi energi. "Pengelolaan makanan dan sampah plastik yang baik adalah kunci untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kita harus berkomitmen untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan." Ujarnya Aris juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mendidik masyarakat mengenai praktik pengelolaan sampah yang efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya tindakan bersama dalam mengatasi polusi plastik dan dampak perubahan iklim. "Semoga pemahaman yang sama-sama kita dapat memberikan dampak positif untuk mengatasi polusi lingkungan " tutup nya ( jidan ) 13 Jun 2025, 11:00 WIT
Pameran Lingkungan Hidup di Mimika: Edukasi dan Inovasi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau Papuanewsonline. com, Timika – Kabupaten Mimika diramaikan dengan Environmental Exhibition 2025 yang diselenggarakan di Gedung Eme Neme Yauware pada kamis (12/6/25).  Acara yang diinisiasi oleh PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika ini menyuguhkan beragam inovasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan.  Wakil Bupati Mimika, Bapak Emanuel Kemong, turut hadir dan meninjau langsung berbagai stan pameran yang menampilkan teknologi dan praktik pelestarian lingkungan terkini. Wakil Bupati mengapresiasi atas terselenggaranya pameran ini, beliau menegaskan pentingnya edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.  "Ini bukan sekadar pameran, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Mimika untuk lebih peduli terhadap lingkungan," tegas Wakil Bupati Mimika. Beragam inovasi dan teknologi ramah lingkungan dipamerkan dalam acara ini,  menunjukkan komitmen PT Freeport Indonesia untuk menciptakan pengelolaan lingkungan hidup Mimika yang lebih berkelanjutan. Dalam kesempatan ini juga Manager Enviromental PT Freeport, Gesang Setyadi menegaskan bahwa event ini menjadi dorangan terhadap masyarakat dalam mengelola lingkungan dan juga bisa menjadi contoh inovasi terhadap lingkungan. Pak Emanuel menambahkan bahwa acara  terbuka untuk semua kalangan masyarakat,  dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam untuk generasi mendatang. "Acara ini terbuka untuk semua masyarakat" ucapnya Environmental Exhibition 2025 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu-isu lingkungan dan mendorong terciptanya solusi-solusi inovatif untuk mengatasi tantangan lingkungan yang dihadapi.  "Semoga dengan Pameran ini dapat meningkatkan kepedulian serta kesadaran seluruh masyarakat pada lingkungan" tutupnya ( jidan ) 13 Jun 2025, 09:24 WIT
593 Bakomsus Polri Selesaikan Pendidikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Gizi Papuanewsonline.com, Jateng - Sebanyak 593 bintara kompetensi khusus Polri yang direkrut untuk menyukseskan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilantik. Mereka terdiri dari 434 polisi laki-laki dan 159 polisi wanita (polwan).Para bakomsus berlatar pendidikan ilmu pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan kesehatan masyarakat. Mereka akan mengemban tugas sebagai bhabinkamtibmas, dengan fokus pada tugas-tugas terkait ketahanan pangan dan program MBG.Upacara penutupan pendidikan bakomsus untuk mengawal visi Ketahanan Pangan dan program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berlangsung di dua lokasi, sesuai tempat mereka menimba ilmu dasar kepolisian. Untuk polwan, digelar di Sepolwan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan pada Rabu (4/6/2025), dan untuk polisi laki-laki di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru, Ungaran, Jawa Tengah (Jateng).Para bakomsus dilantik usai menjalani pendidikan selama lima bulan. Untuk diketahui perekrutan mereka merupakan satu dari empat langkah strategis Gugus Tugas Polri untuk Mendukung Ketahanan Pangan. "Dari sisi materi pelajaran tentu saja berbeda, di mana komposisi mata pelajaran siswa Bakomsus ini 70 persen di antaranya adalah fungsi teknis Binmas. Di mana nanti mereka akan mengimplemetasikan program ketahanan pangan dari Presiden terkait dengan Asta Cita sehingga fungsi teknis Binmasnya lebih banyak," jelas Kasepolwan Kombes Melda Yanny kepada wartawan pada Minggu (7/6/2025).Kombes Melda menuturkan polisi tugas umum (PTU) atau non-bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG selama pendidikan lebih banyak mempelajari fungsi teknis Sabhara, yakni sebanyak 50 persen mata pelajaran. "Sedangkan, program polisi tugas umum 50 persen di antaranya lebih kepada fungsi teknis Sabhara. Sehingga, ada perbedaan komposisi materi pelajaran antara keduanya," lanjut Melda.Diketahui, rekrutmen bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG dilakukan oleh Bagian Penyediaan Personel Staf Sumber Daya Manusia (Bagdiapers SSDM) Polri sejak November 2024. Proses rekrutmen berlangsung sepanjang Desember 2025.Polri menetapkan persyaratan pendaftar Bakomsus Pertanian, Peternakan, dan Perikanan mulai lulusan SMK, D3, D4, hingga sarjana. Lalu untuk Bakomsus Ahli Gizi dan Kesehatan Masyarakat syarat pendidikan D4 dan sarjana."Kami dari Bag Diapers cukup kaget juga untuk pendaftar bisa sampai ribuan, padahal kita sosialisasi hanya 10 hari dari tanggal 1 sampai 10 November kemarin. Dan pendaftaran juga hanya 7 hari," ungkap Kasubbag Penerimaan Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri Kompol Adi Dharma di program detikSore, Kamis (5/12/2024).Sebelumnya diberitakan, penerimaan anggota Polri jalur Bakomsus Pertanian, Perikanan, Peternakan, Ahli Gizi, dan Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu strategi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat tercapainya misi Swasembada Pangan dan terlaksananya program Makan Bergizi Gratis dengan optimal.Swasembada Pangan merupakan salah satu Asta Cita dalam Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pun program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo dalam rangka memperbaiki kualitas kesehatan anak-anak Indonesia agar tumbuh SDM-SDM unggul yang siap mewujudkan Indonesia Emas 2045. PNO-12 09 Jun 2025, 11:44 WIT
Mendekatkan Teori dan Praktik: Mahasiswa Hukum Universitas Trisakti Ikuti Kuliah Umum Papuanewsonline.com, Depok – Fakultas Hukum Universitas Trisakti melalui Jurusan Hukum Kehutanan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran Masyarakat dan Polisi Satwa untuk Mewujudkan Keseimbangan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.” Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Transfer Knowledge Animal Center Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Kelapadua, Depok.Kuliah umum ini menghadirkan Brigadir Jenderal Polisi Tory Kristianto, S.I.K., selaku Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti, para dosen, serta praktisi di bidang hukum lingkungan dan kehutanan.Dalam sambutannya, Brigjen Pol Tory Kristianto menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, akademisi, dan aparat penegak hukum dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati Indonesia.“Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, namun juga menghadapi ancaman serius seperti perburuan liar dan kerusakan habitat. Polisi Satwa hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi motor penggerak edukasi dan kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan satwa dan habitatnya,” ujar Brigjen Pol Tory Kristianto.Ia menjelaskan berbagai peran strategis Polisi Satwa dalam menangani isu-isu konservasi, termasuk pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar, penyelamatan satwa yang terlantar atau terancam, serta kegiatan edukasi berbasis komunitas di berbagai daerah.Kegiatan kuliah umum ini dibuka oleh Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H., dosen pengampu mata kuliah Hukum Kehutanan. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi kegiatan ini dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait dinamika penegakan hukum di bidang kehutanan dan lingkungan.“Melalui kuliah umum ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana hukum itu diimplementasikan di lapangan. Ini menjadi bagian dari kurikulum kontekstual yang bertujuan mencetak lulusan hukum yang peduli terhadap isu-isu lingkungan dan mampu berpikir solutif dalam praktik,” ujar Dr. Intan.Menambah bobot acara, hadir pula AKBP Gede Pasek, S.I.K., selaku Wakil Direktur Binmas Polda Metro Jaya, yang memaparkan tugas pokok dan fungsi Bhabinkamtibmas dalam mendukung program-program komunitas berbasis keamanan lingkungan, termasuk Program Unggulan Komunitas Polisi yang diinisiasi oleh Binmas PMJ.“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di masyarakat. Dalam konteks konservasi dan perlindungan lingkungan, Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator dialog antara warga dan aparat, membangun kesadaran kolektif, serta mendorong pembentukan komunitas peduli lingkungan seperti yang kami gagas dalam Komunitas Polisi,” terang AKBP Gede Pasek.Program Komunitas Polisi sendiri merupakan pendekatan strategis berbasis masyarakat yang bertujuan memperkuat peran serta warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, termasuk dalam isu pelestarian alam.Sebagai fasilitator dalam kuliah umum ini, Monica Fany Megawati selaku Ketua Pemerhati Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri turut memberikan perspektif penting mengenai peran generasi muda dalam konservasi.“Keterlibatan mahasiswa hukum dalam kegiatan ini sangat strategis. Mereka bukan hanya calon penegak hukum, tetapi juga calon pemimpin perubahan. Dengan memahami langsung peran Polisi Satwa, kami berharap tumbuh semangat advokasi lingkungan yang lebih kuat dan berdampak luas di tengah masyarakat,” ujar Monica.Selain pemaparan materi, kuliah umum ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa terlihat antusias berdialog langsung dengan para narasumber, membahas tantangan hukum dalam pelestarian satwa dan kehutanan di Indonesia, serta membahas strategi kolaboratif antara aparat dan masyarakat dalam upaya penegakan hukum lingkungan yang efektif.Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari komitmen Universitas Trisakti dalam mengembangkan pendidikan hukum yang adaptif dan kontekstual, yang mampu merespons tantangan zaman, terutama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di tengah kompleksitas hukum nasional dan global. PNO-12 07 Jun 2025, 10:45 WIT
Seminar 'Polisi dan Masyarakat' Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 73 Raih Rekor MURI Papuanewsonline.com, Jakarta - Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Lemdiklat Polri Angkatan ke-73 meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan webinar dengan jumlah sekolah kedinasan terbanyak. Rekor ini dicapai melalui kegiatan bertajuk Seminar Sekolah dan Leader Expo dengan tema "Polisi dan Masyarakat: Mewujudkan Kepemimpinan Humanis dalam Bingkai Presisi."MURI menilai kegiatan tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan literasi digital dan inovasi kepemimpinan, serta turut memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.“Seminar ini bukan sekadar forum akademik, melainkan cerminan komitmen kami untuk membentuk pemimpin Polri yang hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan masyarakat, dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Kasespimma Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sonny Irawan, Selasa (3/6/2025).Brigjen Sonny menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat Sespimma dalam mendidik para perwira pertama agar tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki orientasi pada kepercayaan publik, pendekatan humanis, serta kemampuan membangun kolaborasi sosial.Dalam seminar tersebut, para peserta didik mempresentasikan beragam gagasan strategis dan proyek implementatif sebagai wujud kontribusi terhadap pembaruan institusi kepolisian.“Ini mencerminkan kesiapan Sespimma dalam merespons transformasi Polri menuju model pemolisian yang modern, transparan, dan partisipatif,” imbuhnya.Ia menambahkan, pencapaian rekor MURI menjadi bukti bahwa institusi pendidikan Polri terus berbenah dan berinovasi, serta berkomitmen memperkuat demokrasi, keadilan, dan stabilitas sosial.“Polri ke depan harus dibangun di atas pondasi kemitraan, empati, dan pelayanan yang berkeadilan,” pungkasnya. PNO-12 04 Jun 2025, 14:16 WIT
SMA Negeri 1 Mimika Siap Terima Siswa-Siswi Baru Papuanewsonline.com, Timika- SMA Negeri 1 (Satu) Timika, siap menerimah siswa dan Siswi tamatan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan setingkat SMA.Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Timika Fransina Mayabubun, SPd mengatakan pihak sekolah telah membentuk panitia penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025-2026, sambil menunggu petunjuk dari dinas Pendidikan Kabupaten Mimika." Kita sudah bentuk panitia penerimaan siswa-siswi baru tahun ajaran 2024-2025, kita pastikan semua  proses penerimaan berjalan dengan lancar," ujar Mayabubun di ruangan kerjanya, Senin (2/06).Lanjut Mayabubun, selain pembentukan  panitia, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung seperti gedung agar mempermudah penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Mimika." Untuk kuota penerimaan siswa baru tahun ini belum bisa kami pastikan, namun kami  tetap melakukan proses penerimaan sesuai dengan aturan yang berlaku.Kata Dia Proses dan syarat PPDB SMA Negeri 1 Mimika tahun ini tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu dengan menerapkan sistem zonasi dan membuka jalur khusus bagi siswa berprestasi. " Orang tua dan calon siswa baru juga bisa memantau informasi resmi melalui website sekolah atau media sosial SMA negeri 1 Mimika untuk mendapat informasi," jelasnya.Mayabubun juga menjelaskan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Mimika juga siap menerapkan metode pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar  bagi siswa baru. (Hendrik) 02 Jun 2025, 21:53 WIT
Tulus Dan Humanis, Satgas Cartenz 2025 Berbagi Kebahagiaan Di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat dan menyentuh sisi kemanusiaan di wilayah pegunungan tengah Papua, Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025 sektor Puncak Jaya kembali menunjukkan kepedulian dengan berbagi pakaian kepada anak-anak  di Pos Kulirik, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (29/5/2025).Kegiatan bakti sosial ini dipimpin oleh Ipda Debi Dalam suasana yang penuh kehangatan dan senyum ceria anak-anak di pedalaman Puncak Jaya.Tampak personel Satgas dengan penuh kasih menyematkan pakaian kepada anak-anak kecil, disaksikan oleh warga yang turut merasakan kebahagiaan dari aksi tersebut.Kegiatan ini bukan sekadar pembagian barang, namun menjadi simbol dari kehadiran aparat negara yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat dengan hati.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut didampingi oleh Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi bentuk nyata dari upaya Polri dalam membangun jembatan emosional antara aparat dan masyarakat Papua, terutama generasi muda.“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan kedekatan emosional antara aparat keamanan dengan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Tindak Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Wahyu, S.I.K., menambahkan bahwa pendekatan humanis selalu menjadi prioritas utama dalam Operasi Damai Cartenz, yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk membantu dan melayani masyarakat. Pemberian pakaian ini mungkin sederhana, tapi sangat berarti bagi anak-anak di daerah ini,” jelasnya.Kata Dia, Operasi Damai Cartenz terus mengedepankan nilai-nilai persuasif dan humanis dalam setiap melaksanakan tugas, terutama Melalui aksi nyata seperti ini." Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan kepercayaan dan memperkuat rasa persaudaraan dengan masyarakat di wilayah pegunungan, Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kedamaian bukan hanya dibangun lewat kekuatan, tetapi juga lewat cinta kasih dan perhatian tulus," pungaksnya.(Fadli) 31 Mei 2025, 21:38 WIT
Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Polrestabes Makassar Papuanewsonline.com, Makassar – Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikalisme dan terorisme, Divhumas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Terorisme adalah Musuh Kita Bersama”, Senin (26/5). Kegiatan ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda.Kegiatan ini dibuka oleh Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan masyarakat menghadapi tantangan era digital.“Saat ini kita jangan mimpi untuk kembali ke era konvensional. Sekarang adalah era digitalisasi. Oleh karena itu, kita tidak perlu memusuhi situasi sekarang, tapi kita mengikuti dan bijaklah,” tegas Kombes Pol Erdi.Ia juga menyoroti pergeseran sumber kenakalan remaja yang kini lebih banyak bermula dari kamar pribadi, bukan lagi lingkungan pergaulan.“Anak kita nakal itu bukan dari faktor lingkungan, bukan karena berteman dengan si A, B, atau C. Tidak. Nakalnya anak kita itu dimulai dari kamarnya sendiri, dari gadget dan akses wifi yang tidak terkontrol,” jelasnya.Dalam konteks ini, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Menurutnya, sebagian besar aktivitas kini sudah melekat erat dengan gawai, mulai dari urusan keluarga hingga aktivitas sosial.FGD ini juga menghadirkan narasumber khusus Ustadz Muchtar Daeng Lau, seorang mantan narapidana terorisme (napiter) yang kini aktif berdakwah sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Dalam pemaparannya, Ustadz Muchtar mengingatkan pentingnya verifikasi informasi, khususnya yang tersebar di media sosial, agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks atau paham-paham yang menyesatkan.“Saring sebelum sharing. Karena tanpa disadari, menyebarkan informasi tanpa sumber yang jelas itu bisa menambah dosa,” ujarnya.Ia juga mencontohkan bagaimana penyebaran konten keagamaan yang keliru kerap terjadi di grup-grup media sosial tanpa ada kejelasan sumbernya.“Hadis-hadis yang belum tentu sahih beredar bebas. Kalau dulu prestasi hanya dikenal di lingkungan sekitar, sekarang cukup unggah ke media sosial dan yang dicari hanya like, share, dan komen,” tambahnya.FGD ini diharapkan dapat menjadi ruang edukasi dan refleksi bersama untuk mencegah berkembangnya paham-paham intoleran dan radikal, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui pendekatan yang lebih humanis dan berbasis literasi digital, Polri berkomitmen untuk terus merawat kebersamaan dan menjaga keutuhan NKRI. PNO-12 26 Mei 2025, 21:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT