Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Polda Maluku Gelar Dialog Tentang Peran Milenial Melawan Ekspansi Paham Radikal
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog tentang peran milenial dalam melawan ekpsi paham radikal di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di auditorium kantor RRI Ambon, Jumat (11/8/2023).Dalam diskusi tersebut, sejumlah pembicara dihadirkan. Diantaranya Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Dr. Abdullah Latuapo, Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKTP) Maluku Abdulah Rauf, Pimpinan Yayasan Baku Kele Maluku Rusli Amiluddin dan Kepala Satuan Tugas Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri Wilayah Maluku Kombes Pol I Wayan Sukarena.Kombes Sukarena mengajak seluruh generasi milenial di Maluku untuk tidak takut terhadap Densus 88. Satuan tugas ini bukan sosok menyeramkan. "Jadi adik-adik milenial yang ada di Maluku tidak perlu berfikir yang aneh-aneh tentang Densus 88 seperti sosok yang menyeramkan karena sebenarnya tugas Densus 88 Polri ini adalah tugas Kepolisian yang sama seperti Polisi lainnya. Cuma bidangnya ini pada pencegahan dan penindakan terhadap para pelaku atau kelompok terorisme saja," jelasnya.Ia mengatakan, para penyebar paham radikal selalu membawa narasi agama dan politik. "Untuk masyarakat Maluku harus cerdas dalam melihat hal ini dan jangan apatis sebab pencegahan paham radikal bukan saja tugasnya Kepolisian akan tapi semua lapisan masyarakat," katanya. Penyebaran paham ini di Maluku agak sulit diawasi karena tipologi daerah ini berciri kepulauan. Banyak jalur tikus yang digunakan. "Pengawasan memang agak sulit karena mereka lebih lincah dan cepat dari aparat keamanan, jika kita cegat di satu jalur maka mereka akan membuka jalur baru maka kami sangat berharap peran semuan lapisan masyarakat untuk mengantisipasi hal ini," ungkapnya.Untuk mengantisipasi penyebaran paham radikal, Kombes Sukarena mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak seperti Ketua RT atau RW. Koordinasi dilakukan untuk mengawasi setiap orang baru yang masuk di wilayahnya. "Kami juga telah meminta para tokoh masyarakat jika ada orang baru yang dianggap mencurigakan agar segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas yang ada di desanya dan selain itu juga kami juga telah memberikan sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan untuk menguatkan ideologi masyarakat dalam pencegahan paham radikalisme," sebutnya.Kepada seluruh generasi milenial di Maluku, Kombes Sukarena juga mengajak untuk selalu bijak dalam menggunakan sosial media. "Bagi adik-adik milenial yang ada di Maluku, salah satu jalur masuk paham radikalisme bisa juga melalui media sosial, dan pertemuan atau kajian-kajian agama yang disisipi paham radikalisme," katanya. Ia meminta generasi milenial agar segera menghindari ajakan-ajakan radikal melalui media sosial. Ini diharapkan agar tidak terpapar dengan doktrin-doktrin mereka yang ekstrim."Saya juga ingin tegaskan bahwa radikalisme itu tidak ada hubungannya dengan agama apapun, atau suku maupun ras. Di negara lainnya di dunia ada juga radikalisme yang terjadi dengan alasan dan komunikasi yang berbeda juga, olehnya itu kita harus cerdas dalam melihat persoalan ini dan kita harus bijak dalam penggunaan media sosial," pintanya.Senada dengan Kasatgaswil Densus 88, Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo juga mengakui kalau paham radikalisme sangat berbahaya dan sudah berada di depan mata. Ini harus menjadi perhatian bersama."Kami dari MUI Maluku dalam penanganan masalah radikalisme ini sudah bekerja sama dengan semua tokoh agama dan lembaga yang ada di Maluku," katanya.Paham-paham radikal dilarang Pemerintah. Beberapa kelompok diantaranya sudah dibubarkan seperti HTI. Kendati demikian, orang-orangnya masih tetap ada namun mereka mengganti nama organisasi."Olehnya itu kami selaku tokoh agama berharap adanya perhatian dan kerjasama dari semua pihak di Maluku dalam mencegah paham radikalisme masuk di daerah. Sebab mereka sesungguhnya memiliki pemahaman dan ideologi mereka berbeda dengan kita. Mereka ingin merubah dasar Negara seperti Pancasila dan UUD 1945," tegasnya.Latuapo menghimbau masyarakat agar selalu menjaga sinergitas dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam pencegahan paham radikalisme."Kepada generasi milenial Maluku kami juga meminta agar bersama-sama dengan aparat dan pemerintah daerah dalam menjaga dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Maluku ini, karena damai itu indah," pintanya.Sementara itu, Ketua FKPT Maluku Abdul Rauf, berharap agar masalah terorisme jangan hanya diserahkan kepada aparat kepolisian saja. Sebab jumlah Polisi dan masyarakat di Maluku jauh berbeda, ditambah wilayah ini merupakan Kepulauan. "Harus ada kerjasama dan dukungan dari semua pihak dengan melakukan pencegahan dan menutup pintu-pintu tikus, maka mereka yang menyebarkan paham radikalisme ini bisa kita tekan dan kita hindari," katanya.Kepada generasi milenial, Rauf juga mengingatkan agar selalu melakukan penyaringan setiap informasi yang diterima sebelum disher ke medsos."Kami minta kepada para milenial Maluku apabila mendapat berita atau informasi agar di saring dahulu sebelum di shering informasinya ke media sosial yang berdampak pada terpaparnya orang lain oleh informasi yang kita sampaikan," ajaknya.Terkait dengan penyebab seseorang terpapar paham radikalisme, Rusli Amiluddin, Ketua Yayasan Bakukele yang juga merupakan mantan narapidana terorisme, karena kurangnya kesibukan yang positif."Jadi kurangnya kesibukan ini juga bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mudah terpapar dengan paham radikalisme apalagi para milenial saat ini. Kami berharap adanya sinergitas dari semua pihak untuk bagaimana milenial di Maluku bisa disibukan dengan hal-hal yang positif seperti kami saat ini telah membangun warung baku kele yang untuk mengumpulkan para pemuda dan mantan napi terorisme untuk sama-sama duduk berkumpul dalam pembahasan hal-hal yang positif," ungkapnya.Pada beberapa waktu lalu, Rusli mengaku telah melakukan kegiatan yang sama di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan pihak Kepolisian, TNI dan semua komponen masyarakat. Tujuannya sama yaitu untuk mencegah masuknya paham radikalisme."Kami dalam setiap dialog dan pertemuan selalu mengingatkan para milenial agar selalu dekat dengan aparat keamanan, sehingga jika terjadi permasalahan dapat segera berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desanya atau aparat keamanan terdekat," ujarnya.Ia juga mengingatkan apabila ada ajakan orang untuk ikut pengajian dan pertemuan yang dianggap mencurigakan agar dicek terlebih dahulu maksud dan tujuannya. Apabila dicurigakan, laporkan kepada aparat keamanan terdekat untuk ditindak lanjuti kemudian."Kami juga dalam setiap kegiatan Yayasan Baku Kele ini selalu melibatkan semua pihak baik itu dari Islam maupun yang dari kalangan Nasrani untuk berdialog dan saling bertukar pikiran untuk bagaimana bisa melakukan hal-hal yang positif untuk membangun persaudaraan di Maluku," pungkasnya. (PNO-12)
11 Agu 2023, 20:40 WIT
Kapolda Maluku Terima 6 Perwira Remaja Lulusan Akpol 2023
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif S.H., M.Hum, secara resmi menerima kehadiran perwira remaja lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2023.Penerimaan tersebut dilakukan melalui upacara tradisi penerimaan yang dipimpin secara langsung oleh Kapolda di lobi lantai 1 Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (10/8/2023).Upacara tradisi penyambutan yang digelar Polda Maluku yaitu diawali dengan menyanyikan lagu Mars Polda Maluku kemudian dilanjutkan dengan para perwira remaja lulusan Akpol yang baru harus mencium Bendera Merah Putih dan Pataka Polda Maluku Salawaku Emarina, sembari diiringi oleh lagu Bagimu Negeri. Hal itu dilakukan sebagai lambang cinta tanah air dan siap berbakti kepada nusa dan bangsa.Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun S.IK S.H., M.Hum dan seluruh pejabat utama Polda Maluku serta Kapolresta Ambon, Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat, turut hadir dalam kegiatan itu.Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam sambutannya mengaku upacara tradisi penyambutan perwira remaja lulusan Akpol yang digelar di Polda Maluku merupakan kali ke dua.Selain pemuliaan profesi, Kapolda mengaku tradisi ini dilakukan untuk sekaligus mengingatkan para perwira remaja yang baru lulus, bahwa inilah langkah awal mendharmabaktikan pengabdian di kepolisian negara republik Indonesia, "sesuai dengan cita cita kalian ketika memasuki taruna Akpol untuk berbakti kepada bangsa dan negara," ungkapnya.Kepada Karo SDM, Kapolda mengingatkan agar dapat membuat laporan terkait dengan upacara tradisi ini. "Banyak kegiatan yang kita lakukan dalam rangka pemuliaan profesi ini dan inilah hal yang sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai dan filsafat kehidupan perwira," ucapnya.Menurutnya, dinas pertama di Polri merupakan suatu tugas yang akan dikenang kedepannya. "Bagi kalian ke enam perwira remaja adalah penempatan di Maluku berdasarkan Skep Kapolri termasuk seluruh teman-teman kalian akan masuk di setiap Polda untuk melaksanakan bhaktinya itu merupakan hasil keputusan Kapolri," sebutnya.Selaku Kapolda Maluku, Irjen Latif menyampaikan selamat datang dan bergabung kepada 6 perwira remaja Akpol lulusan tahun 2023 di Polda Maluku.Irjen Latif merasa senang dan bangga mendapatkan penambahan perwira baru untuk menambah pembinaan maupun operasional di Polda Maluku."Jadikan semua itu sebagai pedoman, segeralah kalian menyesuaikan diri, keunggulan dari perwira lulusan akademik yang dididik selama 4 tahun adalah kecepatan dalam adaptasi, maka segeralah kalian beradaptasi, berinteraksi sesuai dengan ilmu-ilmu pendidikan yang kalian terima di lembaga Akpol, dengan filosopi yang mana kalian dididik dengan perwira yang trengginas yang artinya menjaga kesehatan, kesemaptaan dan kalian dididik menjadi perwira yang tertabah. Jadi kalian harus tangguh dan sanggup menghadapi situasi dan keadaan yang ada," ungkapnya.Kapolda berharap para perwira baru ini di pandang dari sudut akademik mempunyai kemampuan dalam menyelesaikan persoalan. "Kalian disiapkan menjadi seorang pemimpin dan kepemimpinan yang baik. Saya selaku kapolda menitipkan dan sengaja membuat kegiatan pada hari ini sebagai bentuk pemuliaan profesi, bagaimana kita mengangkat nilai-nilai leluhur dari Tribrata dan Catur Prasetya, sebagai insan Polri yang ada pada Pet adalah logo Tribrata yang tertuliskan Rastra Sewakottama yang artinya adalah kalian abdi utama daripada nusa dan bangsa," ungkapnya.Kapolda mengaku perjalanan perwira remaja masih panjang. Jangan sampai berguguran di tengah jalan karena tidak mensyukuri apa yang sudah didapatkan dengan susah payah. "Penempatan di seluruh Indonesia ini adalah bagian dari pengabdian kita. Tetap optimis, tetap semangat dan tetap menambah ilmu pengetahuan untuk eksis menambah dan meningkatkan jenjang jenjang karier selanjutnya," pintanya.Olehnya itu, Kapolda menitipkan para perwira remaja lulusan Akpol tahun 2023 ini kepada Wakapolda dan para pejabat utama. "Saya titipkan para perwira remaja ini, jaga yang baik dan ajari yang baik bagaimana eksistensi kepolisian negara republik Indonesia ini kepada adik-adik kita yang akan meneruskan dan menjaga marwah Polri ke depan," pungkasnya. (PNO-12)
10 Agu 2023, 17:37 WIT
Gelar Assesment Center PNBP Pemkab Buru, Polda Maluku: Berharap Kerja sama Dapat Terus Terjalin
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melakukan assesment center Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Tahun 2023.Kegiatan yang digelar di Rupatama Mapolda Maluku di kota Ambon, Rabu (9/8/2023) ini, dibuka oleh Karo SDM yang diwakili Kabag Binkar, AKBP Romi Agusriansyah.Hadir dalam acara itu Assesor TK III Kombes Pol. Yuyun Arief Kus Handriatmo, selaku Ketua Tim Assesment bersama tim Asesor Mabes Polri, Sekda Kabupaten Buru M. Ilyas Bin Hamid, Assesor Polda Maluku dan 29 orang asesi Kabupaten Buru.Sekda Buru saat membacakan sambutan Pejabat Bupati Buru mengatakan, proses pelaksanaan uji kompetensi dilaksanakan berdasarkan amanat undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS. Di mana ditegaskan bahwa penataan birokrasi dilaksanakan berdasarkan prinsip sistem merit secara efektif dan terukur."Langkah yang diambil adalah melalui pemetaan kompetensi guna mengukur potensi dan kompetensi seorang pejabat serta menggali dan menentukan kemampuan yang dimiliki oleh pejabat tersebut," katanya. Hasil uji kompetensi ini selanjutnya akan dijadikan bahan pertimbangan dalam pelaksanaan rotasi dan mutasi. "Pemkab Buru mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada asesment center Polri yang bersedia bekerjasama, untuk melakukan pemetaan kompetensi manajerial dan sosial kultural sesuai ketentuan, untuk itu saya harapkan kepada para peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh sungguh, sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal dan akurat," pintanya.Sementara itu, Kabag Binkar Biro SDM Polda Maluku saat membacakan sambutan Karo SDM, Kombes Pol Boni J. Sirait, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Buru yang masih memberikan kepercayaan kepada Polri dalam memberikan assesment."Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Buru karena masih diberi kepercayaan kepada Polri, ini sudah yang ketiga kali sejak tahun 2018, 2020 dan tahun ini 2023," katanya. Polda Maluku berharap kerjasama yang baik ini dapat terus berlangsung di kemudian hari. "Kami dari pihak panitia mendapatkan suatu kehormatan, karena assesmen biasanya dilaksanakan di Namlea tapi kali ini dilaksanakan di Polda Maluku. Kami selaku tuan rumah akan memberikan pelayanan yang terbaik apabila ada pelayanan yang kurang berkenan kami mohon dimaafkan," pungkasnya. (PNO-12)
10 Agu 2023, 09:16 WIT
Terima Kunjungan PP KMHDI, Presiden Jokowi: Apresiasi Gagasan Terkait Masalah Pemerintah
Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 8 Agustus 2023. Dalam kunjungan tersebut, PP KMHDI menyampaikan undangan kepada Presiden Jokowi untuk dapat hadir dalam Kongres Nasional (Mahasabha XIII KMHDI) yang akan dilaksanakan pada akhir Agustus 2023 mendatang di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.“Tadi Bapak Presiden menyampaikan sangat berkenan untuk hadir, nanti tinggal dicocokkan saja jadwal teknisnya seperti apa ke Setneg atau Seskab,” ujar I Putu Yoga Saputra selaku Ketua Presidium PP KMHDI dalam keterangannya usai pertemuan.Selain itu, dalam pertemuan tersebut PP KMHDI juga menyampaikan sejumlah ide dan gagasan terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya adalah Terusan Khatulistiwa yang dinilai sebagai pintu gerbang penghubung kawasan Indonesia Timur menuju IKN.“Jadi titik khatulistiwa itu, garis khatulistiwa itu kebetulan terlintas di Kabupaten Sigi dan itu menjadi pintu gerbang untuk kawasan Indonesia Timur menuju IKN. Jadi integrasi antara IKN dan Indonesia Timur itu, titiknya ada di situ,” ungkap I Putu Yoga.Presiden Jokowi pun menyampaikan apresiasi atas ide dan gagasan yang disampaikan KMHDI untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah.“Tadi Pak Jokowi senang, adik-adik ternyata selain mengkritik tapi juga memberi solusi sebagai problem solving terkait beberapa masalah yang dialami oleh pemerintah. Itulah tugas kita sebagai kaum akademisi, kaum intelektual maka kita menyampaikan gagasan tersebut,” ucap I Putu Yoga.Terakhir, KMHDI juga menyampaikan terkait Peraturan Menteri Agama yang mengatur tentang Pasraman yaitu lembaga pendidikan khusus agama Hindu. KMHDI meminta agar pemerintah mengubah status lembaga pendidikan tersebut menjadi lembaga pendidikan formal sehingga memiliki standardisasi yang diakui secara resmi oleh negara.“Karena terjadi masalah di mana adik-adik kita yang sekolah di Pasraman itu tidak bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya karena status sekolah itu. Maka dari itu kita inginkan untuk disetarakan, disesuaikan melalui Peraturan Menteri Agama,” tutur I Putu Yoga.Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (PNO-12)
09 Agu 2023, 10:26 WIT
Telusuri Jalan Mansel dan Teluk Bintuni Pangdam Kasuari: Menata Kasih Kebersamaan Dengan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mansel - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., yang didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Alin Gabriel Lema beserta para pejabat Kodam saat menelusuri jalan dari Manokwari menuju ke Kabupaten Teluk Bintuni, menyempatkan diri dengan berhenti sejenak menyapa masyarakat untuk menata kasih menyatukan hati membangun kebersamaan kepada masyarakat yang berada di Kampung Yendakwan, Mansel dan Tahota, Papua Barat, pada Minggu (6/8/2023).Pangdam Kasuari saat menyapa masyarakat menyampaikan membangun kebersamaan dengan masyarakat terutama anak-anak usia sekolah."Sengaja kita berhenti sejenak untuk menyapa masyarakat yang ada di dua wilayah tersebut, dikesempatan tersebut digunakan untuk memotivasi masyarakat khususnya anak-anak untuk terus mengejar mimpi dan meraih cita-cita"."Jangan tinggal diam dan teruslah untuk terus belajar dan belajar, sebagai orang tua kita harus menyiapkan sarana belajar yang baik bagi anak-anak kita agar anak-anak dapat menimba ilmu dengan optimal sehingga dapat meraih cita-cita yang diinginkan," ucapnya.Iapun berpesan kepada masyarakat, dengan perkembangan informasi dan teknologi yang ada tetap digunakan namun etika, sopan santun dan tatakrama terus dipelihara dengan baik serta dapat menghargai para orang tua, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada dilingkungan masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Pangdam dan Ibu beserta rombongan berbagi kasih menyatukan hati dengan memberikan sejumlah kepada masyarakat yang disapanya. (PNO-12)
07 Agu 2023, 10:31 WIT
16 Calon Mahasiswa OAP Penerima Beasiswa ADIK Dilepas Pemkab Mappi ke Beberapa PTN di Indonesia
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan melepas 16 calon mahasiswa
penerima beasiswa program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Tahun 2023.
Kegiatan pelepasan 16 orang calon mahasiswa tersebut berlangsung di aula kantor
Dinas Pendidikan, Kamis (3/8/2023). Penjabat Bupati Mappi, Michael R.
Gomar, S.STP., M.Si melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Sumarno
mengatakan, 16 orang calon mahasiswa program beasiswa ADIK Tahun 2023 dari
kabupaten Mappi akan melanjutkan pendidikan pada beberapa perguruan tinggi yang
ada diluar Papua. “Besok para calon mahasiswa akan
bertolak ke Merauke, disana nanti akan ada pembekalan selama satu hari dari
Dinas Pendidikan Provinsi Papua Selatan, kemudian setelah itu para calon
mahasiswa akan diberangkatkan ke beberapa perguruan tinggi,” ungkapnya. Sumarno menuturkan, 16 orang
calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa melalui program ADIK tersebut
merupakan anak –anak Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Mappi yang
sebelumnya sudah mengikuti proses seleksi dan dinyatakan lulus seleksi. “Jadi awalnya yang mengikuti
seleksi ini ada 76 orang dan yang dinyatakan lulus ada 16 orang, anak-anak ini
mereka adalah siswa/siswi dari SMK dan SMA se-Kabupaten Mappi,” terangnya. Sumarno menerangkan, adapun
beberapa perguruan tinggi yang dituju yakni diantaranya, Universitas Brawijaya,
Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Nusa
Cendana, Universitas Patimura, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sam
Ratulangi, Universitas Udayana, Politeknik Negeri Ujung Pandang dan Politeknik
Manufaktur Bandung. Sumarno menyebutkan, selain biaya
perkuliahan, biaya hidup dan tempat tinggal itu di tanggung dari kementerian
pendidikan. Dari Kementrian pendidikan juga akan memberikan uang saku kepada
mahasiswa yang disalurkan setiap 3 bulan sekali. Sementara Pemda Mappi hanya
menanggung biaya transportasi dari Mappi ke Merauke dan selanjutnya ke
Perguruan tinggi tujuan.
Meneruskan pesan dari Pj Bupati
Mappi, Sumarno berharap kepada calon mahasiswa yang lulus program ADIK ini,
agar betul–betul mengikuti perkuliahan dengan baik. Karena tidak semua anak
bisa mendapatkan kesempatan baik yang seperti mereka dapatkan ini. (Redaksi)
05 Agu 2023, 21:52 WIT
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Hadiahkan Sekolah Inspektur Polisi Kepada Briptu Tiara
Papuanewsonline.com, Jakarta - Briptu Tiara Nissa Zulbida menangis mendengar dirinya mendapatkan hadiah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berupa kesempatan Sekolah Inspektur Polisi (SIP). Hadiah itu diberikan kepadanya atas kelulusan pendidikan Capacity Building 'The First Level Police Chief Training and The Non Thesis Master Degree' di Turkish National Police Academy (TNPA), dan meraih peringkat 5 besar.Hadiah dari Jenderal Sigit itu disampaikan kepada Briptu Tiara oleh Karowatpers SSDM Polri, Brigjen Anwar."Mbak Tiara ini, karena masih briptu, jadi nanti diberi peluang untuk SIP pada saatnya," ungkap Karowatpres, Kamis (3/8/23).Briptu Tiara pun menyambut haru pernyataan Karowatpres. Hadiah yang tidak pernah disangka-sangka diberikan kepadanya."Masya Allah, terima kasih banyak, Komandan, atas perhatiannya, terima kasih banyak. Ini kabar yang luar biasa, masya Allah banget. Baru didengar ini, baik dari Tiara maupun mungkin dua rekan lainnya komandan," ujar Briptu Tiara.Untuk diketahui, Briptu Tiara berhasil meraih peringkat lima besar terbaik dan menjadi salah satu perwakilan peserta didik internasional yang diberikan kesempatan menyampaikan speech dalam bahasa Turki dihadapan Presiden Erdogan serta seluruh tamu undangan yang hadirIa bersama 86 peserta didik internasional menjalani wisuda usai mengikuti kegiatan Capacity Building “The First Level Police Chief Training and The Non Thesis Master Degree” selama dua tahun. Seluruh rangkaian kegiatan pendidikan TNPA telah berhasil dilakukan secara baik dan lancar.PNO-11
04 Agu 2023, 08:08 WIT
Wujudkan Kepedulian, Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Bagikan Kaos Dan Tas Pada Murid SMPN 01 Sajingan
Papuanewsonline.com, Sambas - Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak sekolah, Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK bagikan kaos Mabes TNI dan Tas Sekolah kepada murid di SMPN 01 Sajingan Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas (Rabu, 2 Agustus 2023) Demikian penyampaian Komandan Kompi (Danki) I Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK Kapten Arm Rimi Sugara di Markas Komando Kompi (Makoki) I Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas. Disampaikan bahwa prajurit Pos Gabma Aruk yang dipimpin Letda Arm Abraham Henry Putra Hutabarat membagikan sarana penggalangan berupa kaos pembagian Mabes TNI beserta tas sekolah berlogokan Mabes TNI kepada para murid di SMPN 01 Sajingan. Dijelaskan bahwa para murid SMPN 01 Sajingan merasa senang dan antusias terhadap kepedulian yang diberikan prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 16/TK, mereka pun langsung menggunakan barang pembagian tersebut. "Kami para guru sekalian mengucapkan terimakasih kepada personel Satgas Pamtas terutama Pos Gabma Aruk atas pemberian Kaos dan Tas kepada para murid, dan kami harap akan berguna kedepannya untuk mereka" ucap Ibu Rita., S.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 01 Sajingan. Kami berharap juga untuk Tas dan Kaos pembagian ini akan meningkatkan motivasi anak murid untuk belajar lebih baik, tutup Danpos Gabma Aruk. (PNO-12)
03 Agu 2023, 21:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru