16 Calon Mahasiswa OAP Penerima Beasiswa ADIK Dilepas Pemkab Mappi ke Beberapa PTN di Indonesia
Sumarno menuturkan, 16 orang calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa melalui program ADIK tersebut merupakan anak –anak Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Mappi yang sebelumnya sudah mengikuti proses seleksi dan dinyatakan lulus seleksi.
Papuanewsonline.com - 05 Agu 2023, 21:52 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan melepas 16 calon mahasiswa penerima beasiswa program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Tahun 2023. Kegiatan pelepasan 16 orang calon mahasiswa tersebut berlangsung di aula kantor Dinas Pendidikan, Kamis (3/8/2023).
Penjabat Bupati Mappi, Michael R.
Gomar, S.STP., M.Si melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Sumarno
mengatakan, 16 orang calon mahasiswa program beasiswa ADIK Tahun 2023 dari
kabupaten Mappi akan melanjutkan pendidikan pada beberapa perguruan tinggi yang
ada diluar Papua.
“Besok para calon mahasiswa akan
bertolak ke Merauke, disana nanti akan ada pembekalan selama satu hari dari
Dinas Pendidikan Provinsi Papua Selatan, kemudian setelah itu para calon
mahasiswa akan diberangkatkan ke beberapa perguruan tinggi,” ungkapnya.
Sumarno menuturkan, 16 orang
calon mahasiswa yang mendapatkan beasiswa melalui program ADIK tersebut
merupakan anak –anak Orang Asli Papua (OAP) dari Kabupaten Mappi yang
sebelumnya sudah mengikuti proses seleksi dan dinyatakan lulus seleksi.
“Jadi awalnya yang mengikuti
seleksi ini ada 76 orang dan yang dinyatakan lulus ada 16 orang, anak-anak ini
mereka adalah siswa/siswi dari SMK dan SMA se-Kabupaten Mappi,” terangnya.
Sumarno menerangkan, adapun
beberapa perguruan tinggi yang dituju yakni diantaranya, Universitas Brawijaya,
Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Nusa
Cendana, Universitas Patimura, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sam
Ratulangi, Universitas Udayana, Politeknik Negeri Ujung Pandang dan Politeknik
Manufaktur Bandung.
Sumarno menyebutkan, selain biaya
perkuliahan, biaya hidup dan tempat tinggal itu di tanggung dari kementerian
pendidikan. Dari Kementrian pendidikan juga akan memberikan uang saku kepada
mahasiswa yang disalurkan setiap 3 bulan sekali. Sementara Pemda Mappi hanya
menanggung biaya transportasi dari Mappi ke Merauke dan selanjutnya ke
Perguruan tinggi tujuan.
Meneruskan pesan dari Pj Bupati
Mappi, Sumarno berharap kepada calon mahasiswa yang lulus program ADIK ini,
agar betul–betul mengikuti perkuliahan dengan baik. Karena tidak semua anak
bisa mendapatkan kesempatan baik yang seperti mereka dapatkan ini. (Redaksi)