Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Buku Bacaan Untuk Anak SD di Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Dalam rangka mendukung peningkatan minat baca dan pembangunan sumber daya manusia di masa depan, sebanyak 18 personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan mengajar dan pembagian buku bacaan kepada siswa-siswi di sekolah-sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas di wilayah Intan Jaya, pada Minggu (23/11/2025).Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIT ini diisi dengan sesi mengajar yang interaktif dan pemberian buku bacaan kepada anak-anak sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak Papua, sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang cerdas dan berdaya saing di masa depan.Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Bripda Ramadhan Dalif Makaminan dan Bripda Alex Logo dan 16 Personel lainya. Kehadiran mereka di tengah-tengah anak-anak memberikan nuansa hangat dan penuh semangat belajar, sekaligus mempererat hubungan baik antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.Kepala Operasi Damai Cartenz menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang menjadi prioritas utama dalam membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat Papua. “Kami percaya bahwa pendidikan dan literasi adalah fondasi utama untuk masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak Papua termotivasi untuk membaca dan belajar lebih semangat,” ujar Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. juga mengapresiasi inisiatif personel yang terus aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan sosial dan edukatif di lapangan. “Pendekatan ini adalah bagian dari strategi keberlanjutan dalam menjaga stabilitas dan pembangunan sosial di wilayah ini,” ungkapnya.Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Operasi Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat Papua, demi masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing. PNO-12
24 Nov 2025, 14:25 WIT
Gelar Apel Kasatwil 2025, Polri: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri akan menggelar Apel Kasatwil Tahun 2025 pada 24–26 November 2025 di Mako Pusat Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor. Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 607 peserta, terdiri dari pejabat utama Mabes Polri, para Kapolda, Karo Ops, hingga seluruh Kapolres dari berbagai wilayah Indonesia.Apel Kasatwil tahun ini mengusung tema “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat”. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan paparan dari berbagai narasumber strategis, baik internal maupun eksternal, di antaranya Menteri Hukum dan HAM, Panglima TNI, Kapolri, PJU Mabes Polri, Komisi Percepatan Reformasi Polri, serta sejumlah pakar dan ahli.Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa Apel Kasatwil merupakan momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat arah kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.“Apel Kasatwil Polri ini diselenggarakan sebagai forum strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat profesionalisme Polri dan memastikan sinergi dengan arah kebijakan nasional,” jelas Brigjen Trunoyudo, Minggu (23/11/25).Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Polri diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.“Dengan adanya Apel Kasatwil 2025 ini, Polri diharapkan dapat berperan optimal sebagai instrumen negara yang menjaga keamanan, sekaligus sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan,” lanjutnya.Selain itu, kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari berbagai negara sahabat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan internasional terhadap komitmen Polri dalam memperkuat profesionalisme.“Acara ini juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari berbagai negara sahabat,” tutup Brigjen Trunoyudo. PNO-12
24 Nov 2025, 14:15 WIT
Bupati Boven Digoel Tegaskan Komitmen Dukung Program TEKAT untuk Majukan Ekonomi Desa
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Program Transformasi
Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAT) terus digencarkan di berbagai wilayah Papua
Selatan, termasuk di Mindiptana, Boven Digoel. Kehadiran Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah
terhadap upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa.Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menilai TEKAT sebagai
program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kampung. Ia menyebut bahwa
penguatan ekonomi desa merupakan fondasi penting untuk membangun daerah secara
berkelanjutan. “Program TEKAT ini sangat penting bagi kami di Boven Digoel,
karena dapat membantu masyarakat desa meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup,”
ujar Bupati Roni Omba.Pelaksanaan program ini turut melibatkan pendamping
profesional yang bekerja langsung mendampingi masyarakat di lapangan. Salah
satunya adalah Adik Meri Embiri, Pendamping TEKAT di Mindiptana, yang berbagi
pengalaman mengenai peran dan tantangan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan
masyarakat.Menurut Adik Meri Embiri, pendamping TEKAT berperan sebagai
fasilitator untuk membantu masyarakat mengidentifikasi potensi ekonomi desa dan
menyusun perencanaan yang tepat. “Pendamping TEKAT ini seperti menjadi mentor
atau fasilitator bagi masyarakat desa. Kami membantu mereka mengidentifikasi
potensi desa dan membuat perencanaan yang tepat untuk meningkatkan ekonomi dan
kualitas hidup,” jelasnya.Bupati Roni Omba juga menegaskan bahwa pemerintah daerah
akan memastikan dukungan terhadap penyelenggaraan program ini. Ia menekankan
komitmen pemerintah untuk menyediakan fasilitas yang dibutuhkan guna
mempercepat peningkatan ekonomi kampung. “Kami akan terus mendukung program
TEKAT dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan ekonomi
desa,” katanya.Dengan adanya dukungan tersebut, para pendamping dan
masyarakat desa diharapkan semakin termotivasi untuk memaksimalkan potensi
wilayah masing-masing. Program TEKAT dipandang sebagai jembatan bagi masyarakat
menuju perubahan ekonomi yang lebih baik.Di Mindiptana, para pendamping bersama warga terus
menjalankan berbagai kegiatan pemberdayaan sesuai potensi lokal. Kerja sama itu
menjadi kunci penting dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat
secara bertahap dan terarah.Semangat yang dibawa oleh Adik Meri Embiri dan tim
pendamping TEKAT Mindiptana memperkuat harapan bahwa transformasi ekonomi desa
di Boven Digoel dapat berjalan efektif. Dengan komitmen pemerintah dan
partisipasi aktif masyarakat, program TEKAT diharapkan mampu menghasilkan
dampak nyata bagi kesejahteraan warga kampung. Penulis: HendrikEditor: GF
24 Nov 2025, 02:09 WIT
Satbrimob Polda Jatim Perkuat Operasi Kemanusiaan Pasca Erupsi Semeru
Papuanewsonline.com, Lumajang - Polri melalui Polda Jawa Timur terus mengintensifkan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi bahwa upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial di Kabupaten Lumajang terus berlanjut melalui kerja sama erat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga di masa darurat.Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa sejak Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan Brimob yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan gratis bagi warga terdampak, para pengungsi, serta personel SAR di lapangan. Di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi, aroma masakan dari tenda Brimob menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.Memasuki pagi hari, personel melaksanakan pengecekan kesiapan dan pembagian tugas yang dipimpin AKBP Toni Agus Salim untuk memastikan seluruh operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan penuh empati. Setelah itu, personel langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi. Banyak warga yang merasa tidak lagi memiliki tenaga untuk memulai pemulihan, sehingga kehadiran Brimob yang turut mengangkat barang-barang rumah tangga, membersihkan permukiman, dan memindahkan barang penting menuju hunian tetap menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.Pada pukul 09.00 WIB, upaya pemulihan psikososial diwujudkan melalui kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo yang dipimpin Bripka Arif bersama dua personel lainnya. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana. Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.Pada pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob. Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Jatim dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim. Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati karena para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana. PNO-12
23 Nov 2025, 09:22 WIT
Jemi Patabang Menggandeng PT PLN UP2K Papua Tengah untuk Survei Kelistrikan di Distrik Beoga
Papuanewsonline.com, Puncak – Anggota DPR Provinsi Papua
Tengah dari Dapil III Puncak, Jemi Patabang, S.Pd., M.Si, memfasilitasi dan
mengajak PT PLN (Persero) UP2K Papua Tengah melakukan survei langsung ke
Distrik Beoga pada 21 November 2025. Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam
mendorong percepatan pembangunan jaringan kelistrikan di wilayah yang selama
ini belum mendapatkan layanan listrik secara optimal.Dalam agenda survei tersebut, tim PLN turut didampingi oleh
Jemi Patabang bersama Kapolsek Beoga, Danramil Beoga, serta anggota Satgas.
Kehadiran aparat keamanan memastikan kegiatan lapangan dapat berjalan aman dan
kondusif mengingat kondisi geografis dan situasi wilayah yang cukup menantang.Survei lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung
kondisi teknis dan kesiapan infrastruktur di Distrik Beoga. Masyarakat setempat
menyambut baik kunjungan ini, karena sudah lama menantikan kehadiran listrik
yang stabil. Beberapa kepala kampung dan perwakilan warga menyampaikan harapan
agar program ini menjadi jawaban atas kerinduan mereka untuk menikmati listrik
menyala 24 jam.Sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia, Jemi Patabang
menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan warga Beoga. Ia berharap
hasil survei tersebut dapat dijadikan dasar kuat oleh PLN Papua Tengah untuk
disampaikan hingga ke Kementerian ESDM agar kebutuhan listrik masyarakat bisa
ditangani secara menyeluruh.Tim survei PLN menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan
untuk mengidentifikasi kondisi jaringan listrik, menentukan kebutuhan teknis,
serta menghitung kapasitas daya yang diperlukan. Selain itu, survei ini menjadi
dasar dalam penyusunan rencana pengembangan unit pembangkit yang sesuai dengan
situasi di lapangan.Rangkaian data dan temuan dari survei nantinya akan
ditindaklanjuti sebagai usulan resmi yang dapat diajukan untuk pengembangan
infrastruktur kelistrikan. PLN menekankan bahwa akurasi data lapangan menjadi
kunci penting dalam menentukan solusi yang tepat bagi kebutuhan masyarakat
Beoga.Tim PLN juga menyampaikan apresiasi kepada Jemi Patabang
yang telah menginisiasi kegiatan ini, sehingga proses survei dapat terlaksana
dengan baik dan sesuai jadwal. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada kepala
distrik, para kepala kampung, aparat keamanan, serta masyarakat Beoga yang
telah mendukung dan membantu kelancaran kegiatan tersebut.Dengan berjalannya survei ini, masyarakat Distrik Beoga
menaruh harapan besar agar langkah tersebut menjadi awal perubahan nyata menuju
layanan listrik yang lebih merata dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi
salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah
pegunungan Papua. Penulis: HendrikEditor: GF
23 Nov 2025, 04:51 WIT
Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 Gencar Edukasi Tertib Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 kembali mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas di Kota Ambon, Sabtu (22/11/2025). Sosialisasi yang menyasar pelajar dan komunitas ojek online ini menjadi bagian dari upaya Polda Maluku menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan pengguna jalan.Giat pertama dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon, di mana petugas memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai pentingnya menaati aturan lalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK, hingga kewajiban menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm berstandar SNI.Pelajar juga diingatkan bahwa perilaku tertib berlalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi menjaga keamanan bersama di jalan raya.Usai menyasar pelajar, Satgas Preemtif melanjutkan sosialisasi kepada komunitas ojek online di kawasan Teluk Ambon. Pada kesempatan ini, para pengemudi ojol diajak untuk menjadi teladan keselamatan, mengingat profesi mereka sangat bergantung pada aktivitas berkendara setiap hari.Petugas mengimbau para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan penumpang, serta mematuhi aturan demi mengurangi risiko kecelakaan.Satgas Preemtif menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini diharapkan mampu mendorong pelajar maupun komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.“Dengan tertib bersama, keselamatan di jalan dapat kita wujudkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.Program edukasi keselamatan oleh Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 ini menjadi langkah strategis untuk menyasar kelompok pengguna jalan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi: pelajar dan pengemudi ojek online. Pendekatan langsung ke sekolah dan komunitas lapangan menunjukkan bahwa upaya perubahan perilaku berlalu lintas tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pembinaan intensif.Di tengah meningkatnya kasus kecelakaan yang melibatkan remaja serta pekerja sektor transportasi daring, kegiatan seperti ini layak mendapat apresiasi karena menyentuh akar persoalan: kesadaran dan kedisiplinan. Redaksi menilai, keberlanjutan program edukasi di ruang-ruang publik akan semakin memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Maluku, sekaligus menekan angka kecelakaan secara signifikan. PNO-12
22 Nov 2025, 17:10 WIT
Sambut Banda Heritage Festival 2025, Polsek Banda dan Masyarakat Gelar Bakti Massal
Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang perhelatan Banda Heritage Festival 2025, jajaran Polsek Banda bersama unsur Forkopimca, pelajar, dan ratusan warga menggelar kerja bakti massal pada Sabtu (22/11/2025) di kawasan depan Gedung Istana Mini, Negeri Administratif Dwiwarna, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan gotong royong ini digelar untuk memastikan kesiapan lingkungan serta menciptakan wajah Banda Neira yang bersih, rapi, dan representatif untuk menyambut wisatawan.Kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Pemerintah Kecamatan Banda Neira, dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya:Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalat, Kepala Pemerintahan Kecamatan Banda Neira Dra. R.A. Handayani Hassannusi, Danramil 1502-01/Banda Kapten Inf. Zulkifli Than, Kapolsek Banda IPTU A. Kasim Rahanyamtel, S.IP., M.H., Kacabjari Ambon di Banda Neira Ilma Ardi Riyadi, S.H., M.H, Perwakilan Pos TNI AL Banda Serka Faisal Magrib, Kepala Lapas Kelas III Banda Neira Mikha, A.Md.IP., S.H., M.M., Kepala KUA Banda Neira Ridwan Wailusi, S.Ag. serta Para pimpinan dinas/instansi, UPTD/UPTB, KPNA, personel TNI–Polri, serta pelajar SD, SMP, SMA, dan lebih dari 100 warga.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif pemerintah dan masyarakat dalam mempersiapkan kawasan Banda Neira sebagai tuan rumah Banda Heritage Festival 2025 agenda tahunan yang menonjolkan sejarah, budaya, dan pariwisata Kepulauan Banda sebagai salah satu aset heritage dunia.Peserta kerja bakti melakukan pembersihan area publik, penataan lingkungan, serta pemeliharaan fasilitas umum di sekitar kompleks Istana Mini ikon sejarah Banda Neira yang menjadi lokasi utama aktivitas festival nanti.Kapolsek Banda IPTU A. Kasim Rahanyamtel menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh kesiapan Banda Neira sebagai destinasi unggulan. “Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah, TNI, masyarakat, dan pelajar untuk menjaga kebersihan serta memperkuat semangat gotong royong jelang festival,” ujarnya.Kegiatan kerja bakti massal ini bukan sekadar rutinitas menjelang event besar, tetapi mencerminkan koordinasi lintas sektor yang solid di Banda Neira. Pelibatan unsur pemerintah, TNI-Polri, pelajar, hingga masyarakat umum menunjukkan bahwa persiapan Banda Heritage Festival 2025 dilakukan secara inklusif dan partisipatif.Festival tahun ini diproyeksikan menjadi momentum penting memperkuat positioning Banda sebagai kawasan heritage kelas dunia. Karena itu, langkah preventif berupa pembersihan dan penataan lingkungan menjadi sangat penting untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.Sinergi yang terbangun di Banda Neira dapat menjadi model kolaborasi pengelolaan event berbasis komunitas di berbagai daerah lain. Upaya bersama ini membuktikan bahwa keamanan, kebersihan, dan kesiapan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan bagian dari kesadaran kolektif masyarakat Banda. PNO-12
22 Nov 2025, 16:55 WIT
Wakapolda Maluku Buka Latpraops Pengamanan Banda Heritage Festival 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Banda Heritage Festival (BHF) 2025, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., resmi membuka Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Polri. Kegiatan berlangsung di Aula Basudara Manise, Lantai 5 Polda Maluku, Sabtu (22/11/2025).Kegiatan ini dihadiri Dir Pamobvit, Auditor Kepolisian Tingkat III Itwasda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan BHF 2025.Banda Heritage Festival (BHF) 2025 yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam” akan kembali digelar di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), mulai 26 hingga 29 November 2025, mendatang.Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan bahwa Banda Heritage Festival 2025 di Banda Neira merupakan agenda strategis yang membawa dampak besar bagi citra pariwisata Maluku. Namun, besarnya skala event juga meningkatkan potensi kerawanan yang harus diantisipasi dengan pengamanan profesional.“Latpraops ini adalah tahapan penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan, dan memastikan kesiapan personel sebelum operasi dimulai. Laksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Brigjen Pol Imam Thobroni.Wakapolda menggarisbawahi tiga tantangan utama pengamanan dalam pelaksanaan even BHF 2025 ini, diantaranya:1. Pengamanan VIP/VVIP – Kehadiran sejumlah menteri, termasuk para Menteri BUMN, wisatawan mancanegara, 2. Kondisi Geografis Kepulauan – Mobilisasi logistik dan personel yang harus tepat dan terukur.3. Potensi Kerawanan – Ancaman kriminalitas, penyalahgunaan miras, lonjakan pengunjung, kemacetan dan gangguan Kamseltibcarlantas, hingga potensi bencana alam serta kedaruratan di laut.Untuk memastikan pola operasi berjalan efektif, Wakapolda juga menyampaikan tujuh instruksi strategis kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan BHF 2025 ini, yaitu ;1. Penguasaan Materi: Personel wajib memahami tugas, fungsi, dan skenario operasional.2. Deteksi Dini: Intelijen dan Bhabinkamtibmas harus melakukan pemetaan kerawanan secara detail dan berkelanjutan.3. Preventif Humanis: Gelar pasukan, patroli dialogis, strong point, dan pengamanan area festival dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas.4. Penegakan Hukum Akuntabel: Tindakan hukum harus terukur, tidak berlebihan, namun memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dan wisatawan.5. Utamakan Keselamatan: Setiap langkah operasional harus mempertimbangkan kondisi cuaca, gelombang laut, serta medan yang menantang.6. Etika Pelayanan Publik: Bangun komunikasi efektif dengan seluruh stakeholder dan tampilkan citra Polri yang ramah, profesional, dan presisi.7. Wakapolda juga menekankan bahwa operasi pengamanan tidak hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga soal menghadirkan rasa aman dan pengalaman positif bagi masyarakat.“Kita harus berbuat baik, minimal kita tunjukkan bahwa Polri selalu hadir memberikan kebaikan bagi masyarakat. Saya berharap Latpraops ini menghasilkan pola operasi yang solid sehingga BHF 2025 berjalan aman, lancar, tertib, dan meninggalkan kesan positif,” tegas Brigjen Pol Imam Thobroni.Dengan pelaksanaan Latpraops ini, Polda Maluku memastikan seluruh personel telah memiliki standar kesiapsiagaan yang optimal untuk mendukung suksesnya Banda Heritage Festival 2025 sebagai event kebanggaan daerah dan nasional.Langkah Polda Maluku menggelar Latpraops jauh hari sebelum pelaksanaan merupakan indikator keseriusan institusi Polri dalam menciptakan rasa aman bagi pengunjung, wisatawan mancanegara, maupun pejabat negara.Penekanan Wakapolda pada aspek humanis, akuntabilitas penegakan hukum, dan keselamatan personel menjadi sinyal bahwa pengamanan event tidak boleh dilakukan secara rutin-formalitas, tetapi harus adaptif terhadap karakteristik kepulauan Banda. Koordinasi lintas instansi serta kesiapan menghadapi dinamika di lapangan menjadi kunci suksesnya operasi.Dengan kesiapan personel yang terukur dan pola operasi yang matang sejak tahap pra-operasi, Polda Maluku menunjukkan komitmen untuk menjadikan BHF 2025 sebagai event yang aman, tertib, dan berstandar nasional bahkan internasional. PNO-12
22 Nov 2025, 16:27 WIT
280 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Banda Heritage Festival 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 280 personel gabungan dari Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon, dan Polres Maluku Tengah (Malreng) resmi diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Banda Heritage Festival (BHF) 2025, sebuah agenda pariwisata strategis yang kembali menjadi sorotan nasional.Pengerahan personel ini merupakan hasil keputusan operasional setelah Polda Maluku memimpin rapat besar kesiapan pengamanan yang digelar pekan ini. Festival yang dipusatkan di Kepulauan Banda itu diperkirakan menghadirkan ribuan wisatawan, komunitas budaya, delegasi pemerintah pusat, hingga tamu VVIP termasuk sejumlah menteri.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa 280 personel yang diterjunkan merupakan personil gabungan Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon & P.P. Lease serta Polres Maluku Tengah.“Pengamanan dilakukan secara berlapis. Penempatan personel telah disesuaikan dengan peta kerawanan, alur kegiatan, serta distribusi massa di sejumlah lokasi utama festival,” ujarnya.Pengamanan tidak hanya mencakup area acara, tetapi juga jalur laut, titik kedatangan wisatawan, penginapan, lokasi heritage, hingga rute kunjungan pejabat pemerintah.Di antara tugas utama personel adalah mengamankan pergerakan pejabat tinggi negara. Unit Walpri dan Patwal disiagakan penuh mengikuti SOP pengawalan VVIP.“Beberapa pejabat pusat dan tamu negara dijadwalkan hadir. Semua prosedur pengamanan VIP telah dipersiapkan secara detail oleh Polda Maluku.”Selain itu, personel gabungan juga ditugaskan pada pengendalian massa, pengaturan arus wisatawan, pengamanan transportasi laut, serta mitigasi potensi gangguan cuaca dan gelombang di wilayah Banda.Polda Maluku menekankan bahwa seluruh personel wajib mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan ramah. Aparat diminta tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi semua peserta festival.“Banda Heritage Festival adalah etalase budaya Maluku. Kita ingin pengunjung pulang dengan pengalaman positif, bukan hanya karena indahnya Banda, tetapi juga karena profesionalisme Polri,” tegas Kabid Humas.Dengan pengerahan 280 personel ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya menjaga nama baik daerah dan memastikan seluruh rangkaian festival berjalan aman, tertib, dan berkesan.Festival dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari mulai tanggal 26 s/d 29 November 2025, dengan agenda budaya, sejarah, parade laut, hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah yang menjadi ikon Banda Neira. PNO-12
22 Nov 2025, 16:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru