Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF
16 Jan 2026, 18:51 WIT
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa di panggung internasional. Salah satu atlet Polri asal Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, menerima Penghargaan Kapolri berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) usai sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia”, yang digelar di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi atlet-atlet Bhayangkara yang telah mengharumkan nama bangsa.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten memberikan penghargaan dan ruang pengembangan karier bagi personel yang berprestasi, khususnya di tingkat internasional.“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi di SEA Games 2025. Oleh karena itu, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang menjadi atlet berprestasi di SEA Games untuk mendapatkan reward, baik dalam bentuk kenaikan pangkat, kesempatan promosi sekolah, maupun promosi jabatan,” ujar Kapolri.Pada SEA Games 2025, Polri mengirimkan 35 atlet, 1 Bhayangkari, dan 2 official untuk memperkuat kontingen Indonesia. Hasilnya, atlet-atlet Polri berhasil memberikan kontribusi signifikan dengan raihan 5 medali emas, 15 medali perak, dan 10 medali perunggu, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Selain atlet Polri, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada 139 atlet dan official berprestasi lainnya.Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, yang bertugas sebagai Bintara Administrasi (BA) pada Ditpolairud Polda Maluku, dinilai layak menerima KPLB sebagai wujud apresiasi atas prestasi, disiplin, dan dedikasinya sebagai atlet sekaligus anggota Polri. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Arni didampingi oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, S.I.K., M.M.Kapolri berharap para atlet Polri terus menjaga dan meningkatkan prestasi pada berbagai ajang internasional ke depan.“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional dan kita titipkan kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih dapat terus kita kibarkan di event internasional,” tegas Kapolri.Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa prestasi olahraga juga membawa dampak positif terhadap citra dan kehormatan institusi Polri.“Kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah, terus menjaga dan membawa harum nama bangsa, serta tentunya nama baik institusi Polri,” tambah Kapolri.Ditempat terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H.S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa capaian Bripda Arni merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Polda Maluku, tetapi juga bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.“Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi secara profesional, disiplin, dan berintegritas, baik dalam tugas kepolisian maupun di ajang internasional. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan generasi muda Maluku untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Kapolda Maluku.Polda Maluku, lanjut Kapolda, akan terus mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing global. PNO-12
16 Jan 2026, 16:08 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiens UT Ambon, Perkuat Peningkatan Kualitas SDM Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Universitas Terbuka (UT) Ambon, Kamis (15/01/2025).Audiensi yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara Polda Maluku dan UT Ambon, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Polri melalui akses pendidikan tinggi yang fleksibel, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tuntutan tugas kepolisian.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku didampingi Direktur Intelkam, Direktur Samapta, dan Kabid Hukum Polda Maluku. Sementara dari UT Ambon hadir Direktur Yuli Tirtariandi El Anshori, Manager Tata Usaha dan Marketing Ahyar Hanubun, serta Staf Bagian Kerja Sama Abraham Sarapil.Direktur UT Ambon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah meluangkan waktu untuk menerima audiensi tersebut. Ia menegaskan, kerja sama antara UT Ambon dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM Polri.“Kerja sama Universitas Terbuka dan Polda Maluku telah terjalin sejak tahun 2010 dan telah melahirkan ratusan lulusan yang kini menjadi bagian dari anggota Polda Maluku. Pertemuan ini menjadi kehormatan sekaligus momentum penting untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan,” ungkap Direktur UT Ambon.Lebih lanjut dijelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh. Metode pembelajaran UT dirancang untuk memberikan fleksibilitas, khususnya bagi anggota Polri, ASN, serta masyarakat umum yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak.Proses pembelajaran dilaksanakan melalui sistem belajar mandiri yang didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial online, tutorial tatap muka, serta pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi informasi. Dengan metode tersebut, mahasiswa tetap dapat meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab kedinasan.Melalui audiensi ini, UT Ambon berharap kerja sama dengan Polda Maluku dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam mendukung pengembangan SDM, peningkatan pendidikan personel Polri, serta pelaksanaan program-program strategis yang sejalan dengan kebutuhan institusi Polri.Sejalan dengan Direktur UT Ambon, Kapolda Maluku mengaku keberadaan Universitas Terbuka merupakan bagian penting dari program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, termasuk bagi anggota Polri.“Program pemerintah dalam membentuk Universitas Terbuka sangat penting dan berdampak positif, khususnya bagi anggota Polri," sebutnya.Tuntutan tugas yang semakin kompleks, kata Kapolda, menuntut personel Polri memiliki daya saing dan legalitas akademik. "Kehadiran Universitas Terbuka sangat membantu karena anggota Polri dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas pokok,” ujar Kapolda.Kapolda menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh Universitas Terbuka sangat relevan dan solutif bagi personel Polri yang memiliki tuntutan tugas kedinasan yang dinamis, kompleks, dan penuh tantangan. Menurutnya, Universitas Terbuka menjadi peluang strategis bagi Polri untuk memperoleh SDM yang berkualitas tinggi dan berdaya saing.Lebih lanjut, Kapolda menyambut baik sistem pembelajaran UT yang mengedepankan kemandirian belajar, didukung bahan ajar cetak dan digital, tutorial daring, serta pemanfaatan teknologi informasi. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Polri dalam mencetak SDM yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman serta tantangan global.“Metode pembelajaran menjadi faktor yang sangat penting dan harus dikawal secara ketat sesuai SOP agar kualitas Universitas Terbuka benar-benar terjaga dan dipercaya dalam melahirkan lulusan yang produktif dan berkualitas,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga berharap kerja sama antara Polda Maluku dan UT Ambon dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan SDM, sehingga memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas.Kapolda menegaskan komitmen Polda Maluku untuk mendukung program-program pendidikan yang positif dan konstruktif, serta mendorong seluruh personel agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme Polri. PNO-12
16 Jan 2026, 14:41 WIT
Atasi Masalah Pengelolaan Sampah, Polda Maluku Bangun Puluhan Unit Biopori
Papuanewsonline.com, Ambon - Sampah menjadi persoalan krusial yang dapat menyebabkan lingkungan tempat tinggal maupun perkantoran menjadi tidak sehat dan penyakit mudah datang. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kepolisian Daerah Maluku membangun puluhan unit Biopori, khususnya untuk sampah organik.Tempat sampah yang berada di dalam tanah ini dibangun di sejumlah lokasi yang berada di Markas Polda Maluku maupun Asrama Polisi (Aspol) di Tantui. Sebanyak kurang lebih 16 unit di Mapolda Maluku dan 20 unit di Aspol Tantui.Biopori sendiri dapat berfungsi ganda. Selain bisa mengurangi distribusi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), juga mampu mencegah bau serta dapat menjadi daerah resapan air, mencegah banjir.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK mengungkapkan, Biopori yang dibangun merupakan kebijakan Kapolda Maluku untuk mengatasi persoalan sampah."Untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin krusial di Ambon, Bapak Kapolda memerintahkan pembuatan biopori-biopori tersebut untuk menampung sampah-sampah organik," kata Kombes Rositah kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).Sampah organik atau sampah pangan yang dapat terurai kembali ini, kata Kombes Rositah, semuanya ditampung di biopori. Sedangkan sampah plastik maupun sampah kertas yang dapat didaur ulang langsung dibuang ke TPA."Jadi saat ini di semua ruangan satuan kerja (satker) di Polda Maluku diperintahkan untuk menyiapkan tempat sampah," ungkapnya.Tempat sampah yang disiapkan terdiri dari tiga jenis yaitu sampah organik, sampah kering dan sampah pelastik."Jadi nanti yang dibuang di tempat sampah umum adalah sampah-sampah plastik yang nantinya akan didaur ulang kembali," ungkapnya.Tak hanya di wilayah perkantoran, biopori juga dibangun di lingkungan permukiman Polri seperti Asrama Polisi Tantui. "Bukan hanya di Polda tapi juga di Asrama Asrama kepolisian contohnya di asrama Tantui itu juga sudah diterapkan," jelasnya.Pembuatan biopori ini, lanjut Kombes Rositah, merupakan bentuk kepedulian Kapolda Maluku terhadap kebersihan lingkungan baik di perkantoran maupun tempat tinggal."Bapak Kapolda juga menghimbau semua personel untuk dapat menjaga lingkungan, karena kalau membuang sampah-sampah plastik bisa didaur ulang sementara kalau sampah pangan bekas makanan akan menimbulkan bau dan mungkin bisa menjadi sumber penyakit," jelasnya.Menurutnya, lingkungan yang bersih dapat menciptakan suasana yang sehat, aman dan tentram. "Bapak Kapolda juga menyampaikan ke depan akan menjadi program bersama di Polres-polres," ujarnya.Saat ini, lanjut Kombes Rositah, pembangunan biopori masih dilaksanakan di Polda dan Aspol sebagai daerah percontohan."Ini masih percontohannya, ke depan mungkin akan diadakan di Polres-polres. Ini salah satu upaya-upaya yang dilakukan Polda karena kita tau saat ini masalah sampah cukup krusial di Kota Ambon," pungkasnya. PNO-12
15 Jan 2026, 21:35 WIT
Aksi Humanis Polres Pidie Jaya Tuai Apresiasi Warga, Debu Pascabanjir Berhasil Dikendalikan
Papuanewsonline.com, Meureudu - Debu tebal yang beterbangan di badan jalan pascabanjir menjadi keluhan utama warga di sejumlah titik di Kabupaten Pidie Jaya. Selain mengganggu aktivitas harian, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.Menjawab kebutuhan itu, Polres Pidie Jaya hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang sarat nilai kemanusiaan. Dengan melaksanakan penyiraman badan jalan menggunakan Armoured Water Cannon (AWC) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir serta peningkatan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas. Rabu (14/1/2026).Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sat Samapta Polres Pidie Jaya dengan menyasar seputaran Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, hingga Simpang Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, wilayah yang terdampak debu cukup parah akibat endapan lumpur yang mengering pascabanjir.Penyiraman dipimpin langsung oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, didampingi Kasat Samapta Iptu Ramli, Wakapolsek Meureudu Ipda Yusri, KBO Sat Samapta Ipda Mustafa, serta melibatkan personel Sat Lantas, Sat Samapta selaku operator AWC, dan personel Polsek Meureudu.Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.“Penyiraman dilakukan di wilayah hukum Polsek Meureudu dan Polsek Meurah Dua, mulai dari jalan seputaran Kota Meureudu hingga Simpang Teupin Pukat. Tujuannya untuk mengurangi debu di badan jalan agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan dapat berjalan lebih aman dan nyaman,” ujar AKP Mahruzar.Ia menambahkan, keberadaan satu unit AWC milik Polres Pidie Jaya menjadi sarana penting dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.“Dengan adanya armada AWC ini, kami berharap dapat memberikan solusi terbaik dalam kegiatan pemulihan pascabencana,” jelasnya.Aksi penyiraman jalan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga Meureudu, Hasan (45), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Polri di tengah kondisi pascabanjir.“Sejak banjir surut, debunya luar biasa. Kalau lewat jalan ini mata dan nafas terasa sesak. Alhamdulillah hari ini jalan disiram, jauh lebih nyaman. Terima kasih kepada Polres Pidie Jaya yang peduli dengan kondisi kami,” ungkap Hasan.Hal senada disampaikan Nurhayati (38), warga Kecamatan Meurah Dua, yang sehari-hari melintas di jalur tersebut.“Kami merasa diperhatikan. Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga turun langsung membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ujarnya.AKP Mahruzar menegaskan bahwa kegiatan penyiraman jalan ini juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie Jaya pascabencana.“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran dan keseriusan Polri dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tutupnya.Di tengah debu dan sisa lumpur pascabanjir, semburan air dari AWC Polres Pidie Jaya menjadi simbol harapan bahwa negara hadir, mendengar, dan bekerja bersama rakyat. PNO-12
15 Jan 2026, 21:04 WIT
Penataan Birokrasi Berlanjut, Pemkab Mimika Kukuhkan Pejabat Tinggi Pratama
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika
kembali melaksanakan penataan birokrasi melalui pelantikan dan pengukuhan
Pejabat Tinggi Pratama yang digelar di Gedung A Kantor Pusat Pemerintahan
Kabupaten Mimika, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Mimika
Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong serta Penjabat
Sekretaris Daerah Mimika Abraham Kateyau. Sejumlah pimpinan Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
turut hadir menyaksikan jalannya acara.Pengangkatan dan pengukuhan pejabat tersebut dilaksanakan
berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mimika Nomor 800.1.3.3-01 tertanggal 14
Januari 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari strategi penguatan
struktur birokrasi sekaligus peningkatan efektivitas pelayanan publik kepada
masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa pelantikan kali
ini mencakup 13 jabatan, yang seluruhnya telah melalui tahapan dan mekanisme
sesuai ketentuan perundang-undangan. Proses tersebut dimaksudkan agar pejabat
yang dilantik mampu memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab pada jabatan
masing-masing.Seiring dengan rotasi dan penyesuaian organisasi, pemerintah
daerah juga menyadari adanya sejumlah jabatan yang menjadi kosong. Untuk
menjaga keberlangsungan roda pemerintahan, penunjukan pelaksana tugas dilakukan
agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.Pada momentum yang sama, Pemerintah Kabupaten Mimika
menegaskan keberadaan dua OPD baru yang telah dibentuk dan memperoleh
persetujuan Kementerian Dalam Negeri, yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah
(BRIDA) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kehadiran kedua OPD ini
diharapkan mampu mendorong pengembangan riset, inovasi, serta sektor kebudayaan
dan pariwisata daerah.Untuk jabatan yang masih belum terisi secara definitif,
pemerintah daerah akan melanjutkan proses seleksi setelah seluruh persyaratan
administrasi, termasuk rekomendasi Badan Kepegawaian Negara dan persetujuan
direktorat terkait, diselesaikan. Selain itu, pelantikan pejabat eselon IIIA
juga direncanakan, dengan mekanisme tersendiri untuk pengisian jabatan kepala
distrik.Penataan birokrasi ini ditegaskan sebagai bagian dari
penyegaran organisasi dan bukan untuk kepentingan pribadi. Pemerintah Kabupaten
Mimika berharap melalui langkah ini, kinerja pemerintahan semakin profesional,
akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.Adapun pejabat yang dilantik dan dikukuhkan di antaranya
Santy Sondang sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Herry Onawame
sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum, Johana Arwam sebagai Kepala Dinas
Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Yan Selamat
Purba sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Hasan Kemong sebagai
Kepala Dinas Sosial, serta Yohanes Ranwarin sebagai Kepala Dinas Pemuda dan
Olahraga. Sejumlah pejabat lainnya juga ditunjuk sebagai pelaksana tugas pada
beberapa OPD strategis. Penulis: BimEditor: GF
15 Jan 2026, 17:30 WIT
Ringankan Derita Warga Terdampak Banjir, Polri Hadir Beri Layanan Kesehatan di Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, kebutuhan layanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama. Menjawab kondisi tersebut, Polri hadir melalui langkah kemanusiaan dengan menyentuh langsung masyarakat, bahkan hingga ke pintu rumah warga yang membutuhkan perawatan khusus.Pusdokes Polri dan Bid Dokes Polda Aceh melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan dan vitamin, edukasi kesehatan, serta home visit kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Tanjung Binjai dan Desa Kula Penaga, Kabupaten Aceh Tamiang Pada Rabu, (14/1/2026).Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu oleh Tim BKO Biddokkes Polda Metro Jaya, Tim BKO Biddokkes Polda Jawa Tengah, dokkes Polres Aceh Tamiang, serta Tim Biddokkes Polda Aceh, sebagai wujud sinergi lintas satuan dalam mendukung percepatan pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana.Kabid Dokkes Polda Aceh, Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M. Si. dalam keterangannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pelayanan kesehatan terpadu Polri di wilayah terdampak bencana. “Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga pascabencana. Kami fokus pada penanganan penyakit yang umum muncul setelah banjir, sekaligus melakukan edukasi dan home visit bagi warga dengan kondisi khusus,” ujar dr. Dafianto Arief.Ia menambahkan, kehadiran tim kesehatan dari berbagai Polda merupakan upaya memperkuat layanan agar menjangkau masyarakat secara merata.“Sinergi tim BKO dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, serta jajaran Polda Aceh memungkinkan pelayanan dilakukan secara optimal, cepat, dan tepat sasaran,” tambahnya.Salah satu dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Penda I dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa sebagian besar keluhan warga berkaitan dengan penyakit pascabanjir.“Penyakit yang paling banyak kami temukan adalah hipertensi, dermatitis, ISPA, diare, serta hiperkolesterolemia. Selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi agar masyarakat memahami cara menjaga kesehatan di lingkungan pascabanjir,” jelasnya.Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat 193 warga menerima layanan kesehatan. Penyakit yang paling dominan antara lain hipertensi sebanyak 70 pasien, dermatitis 50 pasien, hiperkolesterolemia 30 pasien, ISPA 15 pasien, diare 10 pasien, diabetes melitus 5 pasien, serta keluhan sakit gigi 3 pasien.Tim juga melaksanakan home visit terhadap warga dengan kondisi suspek psoriasis vulgaris dan stroke non hemoragik. Perwakilan dokkes Polres Aceh Tamiang, APITU Faisal Riza Syahputra, AMK, menyampaikan bahwa pendekatan jemput bola menjadi kunci dalam pelayanan kesehatan pascabencana.“Kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke pos kesehatan, tetapi juga mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan penanganan khusus. Ini adalah bentuk kehadiran Polri yang humanis,” ujarnya.Kehadiran tim kesehatan Polri disambut hangat oleh masyarakat. Sulaiman (52), warga Desa Tanjung Binjai, mengaku sangat terbantu dengan layanan yang diberikan.“Sejak banjir, banyak warga yang mengeluh sakit. Alhamdulillah polisi datang memeriksa kesehatan, memberi obat dan vitamin. Kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.Sementara itu, Nur Aisyah (40), warga Desa Kula Penaga, menilai kegiatan home visit sangat membantu warga lanjut usia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.“Petugas datang langsung ke rumah warga yang tidak bisa berjalan jauh. Ini sangat membantu dan membuat kami merasa tidak sendirian,” tuturnya.Melalui kegiatan ini, Polri berharap dapat mencegah peningkatan penyakit pascabencana, sekaligus mempercepat pemulihan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang. Aksi kemanusiaan tersebut menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir, melayani, dan melindungi masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan keselamatan rakyat. PNO-12
15 Jan 2026, 14:48 WIT
Kasad: Kepemimpinan Bukan Sekadar Jabatan, Melainkan Memberi Arah dan Solusi
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam XII/Tanjungpura, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad), dan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad) yang digelar di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (14/1/2026).Jabatan Pangdam XII/Tanjungpura diserahterimakan dari Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., kepada Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si. Sementara itu, jabatan Danpuspenerbad diserahterimakan dari Mayjen TNI Zainuddin kepada Brigjen TNI Mochamad Masrukin, M.Han., serta jabatan Kadisjarahad dari Brigjen TNI Veri Sudijianto Sudin, S.I.P., M.Si., kepada Brigjen TNI Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.I.P., M.M., M.Han.Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam amanat tertulis yang dibacakan Wakasad menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kinerja satuan.Kasad juga menekankan bahwa kepemimpinan bukan semata-mata tentang jabatan, melainkan kemampuan untuk memberi arah, membentuk karakter satuan, serta menghadirkan solusi atas setiap tantangan yang dihadapi. Pergantian kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan semangat dan perspektif baru dalam menjawab dinamika tugas TNI AD yang semakin kompleks.“Di tengah perkembangan lingkungan strategis dan meningkatnya tuntutan masyarakat, setiap pemimpin dituntut untuk mampu bergerak cepat, berpikir adaptif, dan bertindak tepat,” kutip Wakasad.Kasad juga memberikan penekanan kepada para pejabat baru agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing serta menghadirkan inovasi yang solutif dan aplikatif. Kepemimpinan yang dibangun diharapkan tetap berpegang pada prinsip, tegas dalam pelaksanaan tugas, serta bijak dalam pembinaan personel.Selain itu, para pejabat diminta untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional satuan melalui latihan yang intensif dan realistis, serta mengelola potensi sumber daya secara optimal dengan membangun sistem kerja yang adaptif dan memanfaatkan teknologi secara tepat guna.Melalui estafet kepemimpinan ini, Kasad berharap seluruh satuan dapat terus meningkatkan profesionalisme, soliditas, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara. PNO-12
15 Jan 2026, 14:34 WIT
Kapolda Sambut Kedatangan Audiensi FPTI Maluku: Dukung Pembinaan Atlet Muda
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FTPI) Provinsi Maluku.Pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku pada Rabu (14/01/2025) ini berjalan hangat dan penuh semangat membangun keolahragawan khususnya pada bidang panjat tembing.Audiensi yang berlangsung merupakan wujud penguatan sinergi antara Polda Maluku dan organisasi olahraga khususnya FPTI dalam rangka pembinaan generasi muda, peningkatan prestasi atlet daerah, serta pembangunan karakter masyarakat melalui olahraga.Dalam pertemuan itu, Kapolda Maluku didampingi Direktur Intelkam, Dansat Brimob dan Kepala Bidang Humas Polda Maluku. Sementara dari FTPI Provinsi Maluku hadir Ketua Harian Mohdar Wattiheluw, Sekretaris Umum Dadang S. Udjur, Wakil Bendahara Rizki Amalia, Bidang Pembinaan Prestasi Nuzul Lulang, Bidang Litbang Adit Sella, serta Bidang Vertical Rescue Yusriandi Narahaubun.Ketua Harian FTPI Provinsi Maluku Mohdar Wattiheluw menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kesediaannya menerima kedatangan pihaknya. Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan sekaligus membawa Surat Keputusan (SK) kepengurusan, di mana Kapolda Maluku tercantum sebagai salah satu Dewan Pembina FTPI Provinsi Maluku, bersama Gubernur Maluku dan sejumlah anggota DPRD Provinsi Maluku.FTPI Maluku, kata Wattiheluw, rencananya akan melaksanakan kegiatan pelantikan kepengurusan dalam waktu dekat. Pelantikan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum FTPI Pusat. "Kami berharap dukungan dan suport dari Bapak Kapolda Maluku terhadap agenda organisasi ke depan," pintanya.Wattiheluw juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, baik pada level daerah maupun nasional, termasuk partisipasi atlet panjat tebing Maluku dalam Kejuaraan Nasional di Semarang. Pada tahun 2026 ini, Wattiheluw mengaku cabang olahraga panjat tebing akan dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL). Sehingga diperlukan dukungan lintas sektor untuk memaksimalkan pembinaan atlet.Menanggapi hal tersebut, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai Dewan Pembina FTPI Provinsi Maluku. Kapolda menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk turut mendorong kemajuan olahraga panjat tebing di Maluku.“Saya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Dewan Pembina FTPI Provinsi Maluku. Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mendukung kemajuan olahraga khususnya panjat tebing di Maluku,” ujar Kapolda.Lebih lanjut Kapolda menyatakan dukungannya terhadap rencana pelantikan kepengurusan FTPI Provinsi Maluku, serta berharap momentum tersebut dapat memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan prestasi atlet panjat tebing Maluku di tingkat regional maupun nasional.“Saya berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Maluku,” harapnya.Kapolda juga memberikan apresiasi atas berbagai kegiatan dan event yang telah dilaksanakan FTPI Maluku, serta partisipasi atlet Maluku dalam kejuaraan nasional. Menjelang POPMAL Tahun 2026, Kapolda berharap FTPI Maluku dapat melakukan persiapan secara matang dan terencana.Kapolda juga menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental juara. Menurutnya, olahraga juga menjadi sarana positif dalam mencegah perilaku menyimpang dan menjaga stabilitas kamtibmas.“Seni dan olahraga merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Olahraga tidak hanya berbicara tentang prestasi, tetapi juga tentang nilai-nilai positif yang mendukung terciptanya masyarakat yang sehat dan aman,” tegas Kapolda.Secara khusus, Kapolda melihat cabang olahraga panjat tebing memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Maluku, baik dari sisi kekayaan alam maupun sumber daya manusia. Ia juga menyampaikan bahwa di internal Polri terdapat potensi atlet panjat tebing yang dapat dibina dan disinergikan melalui kerja sama dengan FTPI Maluku.“Saya berharap ke depan dapat terbangun kolaborasi yang lebih terstruktur antara FTPI, Polda Maluku, dan pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga panjat tebing, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya. PNO-12
15 Jan 2026, 14:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru