logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Presiden: Setelah Bandara di Papua Selatan Beroperasi Semoga Bisa Membuka Wilayah Terisolasi Papuanewsonline.com, Asmat - Pengembangan Bandar Udara Ewer yang berada di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan ditujukan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Kabupaten Asmat. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika meresmikan pengembangan Bandar Udara Ewer, pada Kamis 6 Juli 2023.“Ini penting sekali konektivitas keterhubungan antara sebuah wilayah. Baik itu kabupaten, provinsi maupun pulau karena akan mempercepat mobilitas orang dan mobilitas barang,” ucap Presiden Jokowi.Selain itu, peresmian pengembangan bandara ini akan membuka keterisolasian wilayah dan akan mempercepat pengiriman logistik. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga telah mendapat laporan tentang jadwal penerbangan, yaitu penerbangan dari Timika sebanyak dua kali seminggu, penerbangan dari Kamur sebanyak empat kali penerbangan dalam seminggu, dan dari Merauke sebanyak empat kali seminggu. Presiden juga menyampaikan bahwa dengan adanya penerbangan ke Kabupaten Asmat akan membuka wisata Asmat dan akan semakin meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.Dengan selesainya pengembangan bandara ini, Presiden berharap Kabupaten Asmat semakin berkembang dan maju. “Kita harapkan ekonomi di Kabupaten Asmat, di Papua Selatan akan semakin baik dan semakin meningkat,” kata Presiden.Sementara itu dalam laporannya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa terminal penumpang Bandara Ewer memiliki arsitektur minimalis dengan ornamen dan interior bernuansa budaya Asmat.“Seperti pemasangan miniatur perahu suku Asmat yang bukan hanya sekedar alat transportasi tapi juga merupakan filosofi kehidupan dan kematian bagi suku Asmat,” ujar Menhub.Lebih lanjut, Menhub mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Asmat ini merupakan komitmen pemerintah, dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Papua Selatan.Sebelum kembali ke Bandar Udara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura dengan menggunakan pesawat, Presiden menyapa masyarakat yang hadir dalam acara peresmian tersebut. (PNO-12) 07 Jul 2023, 08:02 WIT
Sebanyak 311 Siswa Diktuk Bintara Polri Gelombang I T.A 2023 Resmi Di Lantik Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Lapangan Rastra Samara Polda Papua, telah dilaksanakan Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2023 SPN Polda Papua, Kamis (6/7).Kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolda Papua Barat, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH, M.Si tersebut, turut dihadiri oleh Para Pejabat Utama Polda Papua, Bhayangkari daerah Papua, Pejabat TNI, Pemda, Instansi terkait serta orang tua dan para peserta upacara.Brigjen. Pol. Petrus Patrige dalam sambutannya saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri mengatakan bahwa dalam upacara yang penuh kebanggaan ini, para peserta pendidikan Bintara Polri Tugas Umum Gelombang I T.A. 2023 dinyatakan resmi menjadi anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua dan Bhayangkara Dua.“Upacara yang diselenggarakan pada hari ini merupakan momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan bintara dan Tamtama Polri gelombang I tahun anggaran 2023 yang diselenggarakan di Sepolwan, Pusdik Brimob dan pusdik Polair Lemdiklat Polri serta SPN Polda,” ucapnya.Ia juga menerangkan, bahwa tugas Polri ke depan akan semakin berat dan kompleks kondisi ini dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis yang sangat pesat, isu global, ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika politik menjelang penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2024 yang pentahapan nya sudah dimulai pada tahun ini.“Kondisi ini tentunya akan berpengaruh pada situasi Kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia terutama pada semakin berkembangnya dimensi kejahatan yang semakin canggih dengan modus dan pola yang baru,” ujar Wakapolda Pabar.Lanjutnya, oleh karena itu institusi Polri harus didukung dengan sumber daya manusia yang handal dan memahami tugas serta perannya salah satu upaya yang ditempuh dalam memenuhi kebutuhan sdm Polri yang handal adalah Melaksanakan pelaksanaan pendidikan pembentukan yang telah siswa laksanakan.“Mulai hari ini pada diri saudara saudara sekalian telah melekat identitas dan kehormatan professi serta tugas dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara negara yang dituntut untuk senantiasa harus mampu di Aktualisasi kan dalam setiap sikap tutur kata dan perilaku hidup baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” tuturnya.Sementara itu, Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K. M.H. menyampaikan bahwa Bintara Polri Tugas Umum Gelombang I T.A 2023 SPN Polda Papua yang melaksanakan pelantikan sebanyak 311 siswa."Yang diantaranya dari Polda Papua sebanyak 176 dan Polda Papua Barat sebanyak 135, yang dimana telah menempuh pendidikan bertempat di SPN Polda Papua selama 5 bulan," terangnya.Dirinya menambahkan, bahwa para Bintara yang baru saja dilantik tersebut juga selama 5 bulan menjalani pendidikan dilatih dan diubah pola pikir yang sebelumnya masyarakat biasa menjadi seorang anggota Polisi yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara."Saya berharap para bintara remaja mampu menjaga nama baik pribadi, keluarga maupun institusi serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik Kepolisian," tutup kombes tober.(PNO-11)  06 Jul 2023, 21:57 WIT
Presiden Jokowi Tinjau Langsung Ladang Jagung di Kabupaten Keerom Papuanewsonline.com, Keerom- Presiden Joko Widodo meninjau langsung ladang jagung yang ada di kawasan _food estate_, Desa Wambes, Kecamatan Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023. Berdasarkan peninjauannya, Presiden melihat ada beberapa hal yang bisa diperbaiki agar hasil panennya bisa lebih maksimal."Ini adalah jagung yang kita tanam 3 bulan yang lalu, tepatnya 107 hari yang lalu kita ke sini, kita tanam, dan hasilnya ini. Memang ada yang sudah bagus-bagus, gede-gede, tapi juga ada yang masih (kecil) karena terlalu banyak air sehingga tadi dievaluasi dari Pak Mentan, dari Pak Bupati, dari petani memang paritnya harus lebih dikecilkan jaraknya dari 12 (meter) jadi 5 atau 6 meter," ujar Presiden kepada awak media usai peninjauan.Presiden mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang wajar karena ladang tersebut baru pertama kali digunakan dan diolah untuk menanam jagung. Meski demikian, ladang jagung tersebut diperkirakan dapat menghasilkan panen jagung melebihi standar nasional."Kira-kira (hasilnya) 7 ton per hektarenya, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare, ini sudah 7 (ton) karena memang saya melihat tanahnya sangat subur tapi airnya perlu dikelola dengan baik," ungkap Presiden.Presiden juga menyebut bahwa harga jual dari panen jagung di kawasan tersebut cukup tinggi, berkisar Rp5.000-Rp6.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan harga pokok produksi (HPP). Menurut Presiden, harga tersebut dapat memberikan keuntungan besar bagi petani."Saya kira sudah untungnya gede. Artinya kalau 7 ton per hektare kali Rp6 ribu berarti sudah Rp42 (juta) per hektare. Hati-hati. Kalau kita punya 1.000 (hektare) berarti Rp42 miliar, gede banget untuk hanya 3 bulan atau 100 hari," jelasnya.Lebih lanjut, Presiden menyebut bahwa jika produktivitasnya tinggi, lahan jagung tersebut diharapkan bisa untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur."Ini untuk Indonesia timur nanti kalau memang ini sudah betul karena produktivitasnya tinggi di atas 7 ton, misalnya masyarakat akan berbondong-bondong pasti akan mau ke sini," tutur Presiden.Presiden pun mengatakan akan kembali berkunjung ke Kabupaten Keerom dalam tiga bulan mendatang. Presiden berharap hasil panen berikutnya dari ladang jagung tersebut akan memberikan hasil yang baik."Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen," ucap Presiden.Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Plh. Gubernur Papua Ridwan Rumasukun, dan Bupati Keerom Piter Gusbager.(PNO-11)  06 Jul 2023, 21:43 WIT
Presiden Jokowi Buka Kesempatan Papua Nugini Untuk Kerja Sama Hilirasi Dengan Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta  - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia terbuka terhadap ketertarikan Papua Nugini (PNG) untuk mempelajari langkah-langkah Indonesia dalam melakukan hilirisasi industri produk mineral. Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan jurnalis usai meninjau ladang jagung Food Estate Zona 9 di Kabupaten Keroom, Provinsi Papua, pada Kamis, 6 Juli 2023."Berkaitan dengan mineral, sama Indonesia dengan PNG itu mineralnya melimpah, tapi PNG ingin karena melihat hasil stok nikel di Indonesia memberikan nilai tambah yang sangat besar sampai 30 kali sehingga PNG ingin melihat step-stepnya seperti apa dan Indonesia terbuka untuk itu," ujar Presiden.Lebih lanjut, Presiden Jokowi mempersilahkan pihak PNG untuk melihat hilirisasi industri yang ada di Indonesia, baik di Morowali dan Weda Bay untuk komoditas nikel, di Gresik untuk tembaga, hingga di Bintan untuk bauksit. "Semuanya ada dan akan kita buka. Kalau mau kerja sama boleh dengan BUMN bisa, dengan private sector, sektor swasta juga bisa, tidak kerja sama pun tidak apa-apa, tetapi kita terbuka," imbuhnya.Menurut Presiden, kerja sama tersebut penting untuk kemajuan bersama, utamanya bagi negara-negara selatan. "Ini untuk kemajuan bersama, terutama untuk global south. Selatan-Selatan ini penting sekali kita galang bersama-sama," jelasnya.Selain itu, Presiden juga menyebut bahwa hubungan Indonesia dengan Papua Nugini makin baik. Hubungan yang baik tersebut akan direalisasikan dalam berbagai kegiatan konkret seperti pembuatan zona ekonomi di perbatasan karena potensi nilai perdagangannya yang besar."Kalau kita lihat misalnya di Skouw saja itu nilai perdagangan per tahun mencapai US$300 juta, gede banget, hanya di Skouw saja sama Wutung. Nah, kalau di titik-titik yang lain dikembangkan zona ekonomi seperti itu akan baik. Itu yang kemarin kita tawarkan dan PNG setuju," pungkasnya. (PNO-12) 06 Jul 2023, 21:02 WIT
Respon Cepat Pj Bupati Mimika Terkait Hutang Pengusaha OAP Diapresiasi Papuanewsonline.com, Timika-  Respon cepat Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito  terkait hutang Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika terhadap Sejumlah pengusaha Orang Asli Papua (OAP) pada  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diapresiasi Emanuel Ananim selaku kordinator pengusaha OAP di Kabupaten Mimika. "Saya sebagai koordinator pengusaha OAP menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak PJ bupati Bapak Valen, karena kehadirnya di Kabupaten Mimika telah menjawab  keluh kesah kami pengusaha OAP," ujar Emanuel melalui pesan singkat Via WhatsApp, Kamis (6/7/2023). Kata Emanuel, kehadiran Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito telah menjawab kerinduan pengusaha OAP karena bersedia menyelesaikan hutang Pemerintah Daerah terhadap pengusaha OAP. "Kami sangat mengapresiasi dan sangat berterimakasih kepada Pj Bupati Mimika yang baru, karena bersedia menyelesaikan hutang Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, terhadap kami pengusaha OAP, karena  hutang Pemda terhadap kami dari tahun 2022," Ucapnya. Kata Dia,  Respon cepat dari Pak Pj Bupati merupakan suatu penghargaan besar bagi pengusaha OAP. "Sekali lagi, atas nama kordinator Pemgusaha OAP di Mimika menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak Pj Bupati," tandas Emanuel. Emanuel menyebutkan, Pengusaha OAP untuk memperoleh haknya, telah melalui berbagai upaya, mulai dari aksi demonstrasi ALIANSI PEDULI PENGUSAHA OAP, hingga pendekatan-pendekatan, namun selalu diberikan janji yang muluk-muluk. "Kami bangga dan patut berterimakasih kepada beliau, karena sudah memberikan kepastian untuk pembayaran utang kontraktor OAP, karena pembayaran ini menyelamatkan kami dari utang-utang matrial serta beban-beban yang kami rasakan selama 7 bulan ini," Pungkas Emanuel. Disinggung kenapa terjadi utang Pemda terhadap pengusaha OAP, Emanuel menjelaskan pemberian  pekerjaan atau proyek dari OPD kepada  pengusaha OAP terutama dinas PUPR biasanya diakhir tahun. "Kami Pengusaha OAP meminta PJ Bupati Mimika tolong awasi kinerja panitia lelang, karena ada POKJA yang nakal serta pemain lama yang sudah bertahun- tahun berafiliasi dengan pengusaha big fish di Timika, sehingga terjadi monopoli pengadaan barang dan jasa di Timika, padahal ada pengusaha OAP serta pengusaha lain juga memiliki finansial dan fasilitas yang cukup," Pintanya. Terpisah dari  hasil penelusuran Media ini menyebutkan otak kerja kotor pada POKJA kabupaten Mimika didalangi oleh salah satu oknum PNS atas nama Muhamad  Dirham.(PNO/02) 06 Jul 2023, 18:23 WIT
Pelantikan Bintara Polri Polda Maluku, Anak Buruh Pelabuhan Rangking 1 Papuanewsonline.com, POLDAMALUKU- Seorang anak buruh lepas di pelabuhan berhasil meraih rangking 1 saat mengikuti Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Gelombang Pertama Tahun 2023 di SPN Polda Maluku.Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Relly Astriadi Suat, tidak patah semangat. Ia terus berusaha untuk bisa membanggakan orang tua yang hanya berprofesi sebagai seorang buruh lepas di pelabuhan.Upaya Relly Suat yang berasal dari SMA Negeri 1 Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, untuk membanggakan orang tua tidak sia-sia. Sarjana S1 Teknik Sipil ini sukses meraih ranking 1 dengan menyabet predikat sebagai Intelektual terbaik atau Cendekia di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku.Hal itu diketahui saat Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, akan melakukan penanggalan, penyematan pangkat efektif, pengalungan medali dan pemberian piagam penghargaan kepada tiga peserta terbaik. Prosesi tersebut dilakukan pada kegiatan penutupan pendidikan dan pelantikan Bintara Polri gelombang pertama di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Kota Ambon, Kamis (6/7/2023).Selain Relly, peserta terbaik lainnya juga diraih Candra Can yang berasal dari sekolah SMA Negeri 1 Tual. Anak anggota Polri ini merupakan peraih predikat mental terbaik atau tertama. Pendidikan terakhir yang digelutinya yakni Sarjana jurusan perikanan dan ilmu kelautan.Sementara peraih fisik terbaik atau predikat trenggias, diraih Landa Farigia yang berasal dari SMA Negeri 11 Ambon. Orang tuanya bekerja sebagai seorang wiraswasta.Kapolda Maluku memberikan apresiasi kepada tiga peserta terbaik tersebut. Ia berharap ke depan ketiga Bintara Polri remaja ini bisa terus berprestasi, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Setelah dilantik sebagai anggota Polri, para Bintara muda diharapkan tidak cepat berpuas diri. Teruslah menggantungkan cita-cita sampai kelak dapat menjadi perwira Polri. Bahkan bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara."Tidak semua orang bisa diberi kesempatan menjadi anggota Polri, maka kalian harus terus bersyukur, bersyukur, dan bersyukurlah. Karena dengan bersyukur (kepada Tuhan Yang Maha Kuasa) itu akan menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik, disiplin, maupun pidana," ingatnya.Kapolda pada kesempatan itu juga menyampaikan selamat bergabung di Polda Maluku. Syukuri apa yang telah didapatkan, jalankan tugas dengan penuh keikhlasan, rasa tanggung jawab, dan tidak mengeluh."Jangan setelah dilantik menjadi anggota Polri baru mengeluh, sebelumnya kalian bercucuran air mata, keringat, darah saat latihan. Pelantikan dilakukan di sini supaya kalian punya rasa bangga, rasa bersyukur, dan yang paling penting itu nanti meningkatkan etos kerja kalian, motivasi kalian dalam memberikan pengabdian yang terbaik pada bangsa dan negara," tutupnya. (PNO-19) 06 Jul 2023, 17:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT