Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Resmikan Rumah Kebangsaan Yetelas, Kapolres Pegubin: Jaga Situasi Tetap Aman Dan Kondusif
Papuanewsonline.com, Pegubin – Kepala Kepolisian Resor Pegunungan Bintang AKBP Mohamad Dafi Bastomi, S.H, S.I.K., M.I.K meresmikan Rumah Kebangsaan “Yetelas” Polres Pegunungan Bintang Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (25/8/2023).Rumah Kebangsaan "Yetelas" yang dibangun oleh Polres Pegunungan Bintang merupakan sarana dan prasarana untuk menjalin silahturahmi TNI-Polri bersama seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Pamtas RI-PNG Yonif 310/ Kidang Kencana Letkol Inf. Andrik Fachrizal, Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Micha Toding Potty, S.H., S.I.K., M.H, PJU Polres Pegunungan Bintang, Danpos Kopasgat Oksibil Lettu PAS Hendrik Kharisma, Danpos Maleo Lettu Rifal, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan Kabupaten Pegunungan Bintang.Dalam sambutannya, Kapolres Pegunungan Bintang mengucapkan terimakasih atas kehadiran dari TNI-Polri serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan dalam kegiatan peresmian Rumah Kebangsaan "Yetelas” Polres Pegunungan Bintang.“Rumah Kebangsaan yang kami namakan Yetelas ini dalam hal untuk mencakup semua masyarakat Adat di Kabupaten Pegunungan Bintang, yang pada intinya bersama-sama bersinergi untuk menanamkan kecintaan Tanah Air Kebangsaan Indonesia kepada seluruh Komponen masyarakat dalam hal menciptakan situasi Kamtibmas khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang agar tetap aman dan kondusif,” ucap Kapolres Pegunungan Bintang.Ia berharap setelah diresmikan rumah kebangsaan ini ada nilai-nilai yang dapat diusung sebagai sebuah pemikiran bagi Bangsa dan Negara.“Mari kita jadikan rumah kebangsaan ini sebagai wadah sharing dan bertukar pikiran antar para Tokoh yang ada di Pegunungan Bintang untuk terus melaju Indonesia Maju khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang yang kita cintai ini,” pungkasnya. (PNO-12)
26 Agu 2023, 10:06 WIT
Pasca Aksi Mogok Kerja, Forkopimda Gelar Rakor Bersama Komunitas Pedagang Dan Sopir
Papuanewsonline.com, Nduga – Bertempat di Kantor Bupati Nduga telah dilaksanakan Rapat Koordinasi pasca aksi mogok kerja yang dilakukan oleh komunitas pedagang dan sopir, Kamis (24/8/2023). Aksi mogok ini merupakan bentuk protes terhadap pembunuhan yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 2023 di Kota Keneyam, Kabupaten Nduga.Dalam rapat ini, hadir sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat, termasuk PJ Bupati Kabupaten Nduga, DR Edison Gwijangge, Dandim 1706/Nduga Letkol Wisdah Melala, Kapolres Nduga Kompol V.J. Parapaga, dan beberapa perwakilan komunitas pedagang serta sopir.Dalam penyampaian awal, PJ Bupati Dr. Edison Gwijangge menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun dan menjaga keamanan di Kabupaten Nduga. Ia menegaskan bahwa pemerintah hanya dapat merencanakan pembangunan, tetapi keberhasilan pembangunan tersebut tergantung pada partisipasi dan kesadaran masyarakat setempat.“Sehubungan dengan pertemuan kita hari ini, pemerintah punya nyali yang cukup tajam, saya sampaikan bahwa hari ini Kabupaten nduga aman, mau di distrik pun aman di sini juga aman. Hal ini akan saya tindak lanjut sampai ke Pemerintah Pusat terkait dengan keamanan yang ada di Kabupaten Nduga,” ucapnya.Sementara itu, Dandim 1706/Nduga, Letkol Wisdah Melala, menyoroti perlunya kerjasama antara pemerintah dan aparat keamanan dalam membangun pos-pos keamanan di jalur kritis. Dirinya menggarisbawahi perlunya kepercayaan dari masyarakat terhadap aparat keamanan dan pemerintah.“Kemarin kami sudah sarankan ke bapak Bupati bahwa kita harus membangun pos-pos keamanan di jalan ke batas batu, dan kami meminta kepada pimpinan Pemerintah supaya bisa bekerja sama dengan kami,” tuturnya.Kapolres Nduga, Kompol V.J. Parapaga, juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian pembunuhan yang terjadi serta mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan. “Polri dan TNI tidak bisa bekerkerja sendiri, harus ada bantuan dari masyarakat biar keamanan ini bisa berjalan dengan lancar aman. Mari jadikan keamanan sebagai tanggung jawab Bersama,” ucapnya.Selama rapat, perwakilan komunitas pedagang dan sopir mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait keamanan di daerah tersebut. Mereka menyatakan keprihatinan atas kondisi jalan, biaya operasional yang tinggi, dan tindakan oknum yang merugikan mereka dalam pengangkutan barang.Hasil rapat ini mencakup kesepakatan vertikal antara pemerintah dan masyarakat terkait jaminan keamanan. Selain itu, perwakilan masyarakat dan pemerintah, serta aparat TNI dan POLRI, sepakat untuk menciptakan keamanan yang kondusif di Kabupaten Nduga. Sebagai tindak lanjut, akan diterapkan sistem pengamanan RPU (Rute Pengamanan Utama) pada jalur Keneyam-Batas Batu untuk memastikan keamanan aktivitas transportasi.Dalam rencana tindak lanjut, akan dibangun pos-pos keamanan di sepanjang jalur Keneyam-Batas Batu. Pemerintah juga berencana untuk membangun polsek dan koramil di daerah Batas Batu dalam waktu dekat.Dengan hasil kesepakatan ini, diharapkan situasi keamanan di Kabupaten Nduga dapat membaik dan masyarakat dapat melanjutkan aktivitas mereka dengan lebih aman dan nyaman. Rapat kordinasi ini menjadi tonggak penting dalam membangun kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah. (PNO-12)
25 Agu 2023, 07:48 WIT
Kapolda Maluku Lepas Pangdam Pattimura Di Markas Kodam XVI
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, melepas mantan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa menggunakan Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob Polda Maluku.Pelepasan mantan Pangdam Pattimura bersama Istri ini, merupakan wujud dari sinergitas dan soliditas TNI dan Polri di wilayah provinsi Maluku.Proses pelepasan tersebut dirangkai dengan acara tradisi pedang pora yang dilaksanakan di halaman depan Markas Kodam XVI/Pattimura, Kota Ambon, Kamis (24/8/2023)."Saya atas nama Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih kepada Bapak Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa yang selama ini telah bersinergi dengan kami dalam menjalankan tugas pengamanan di wilayah Maluku," kata Irjen Latif.Kapolda mengaku Mayjen Setyawibawa merupakan sosok pemimpin yang selalu mengedepankan sinergitas dan soliditas dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan, khususnya di wilayah Maluku."Saya juga mendoakan semoga Pak Ruruh dapat menjalankan tugas dengan baik di tempat yang baru, seperti saat bertugas di wilayah Maluku ini," ujarnya. Kapolda juga menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas untuk Pangdam Patimura yang baru, Mayjen TNI Syafrial."Semoga TNI Polri di Maluku semakin sinergi dan solid dalam menjalankan tugas menjaga kamtibmas dan menjaga kedaulatan NKRI yang dalam waktu dekat juga akan melaksanakan Pemilu 2024," harapnya.Untuk diketahui, dalam acara tradisi pelepasan tersebut, selain Kapolda Maluku, juga dihadiri Komandan Satuan TNI di Maluku. Hadir pula anggota perwakilan TNI dan Polri, yang melambangkan kebersamaan, serta kekeluargaan yang tinggi di lingkungan TNI Polri di Maluku.Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa saat ini diangkat dalam jabatan baru sebagai Pasahli Tk.III Kasad Bidang Intekmil dan Siber. (PNO-12)
25 Agu 2023, 07:32 WIT
Pertemuan AMMTC ke-17 Membahas tentang penanganan kejahatan transnasional di negara ASEAN
Papuanewsonline.com, NTT - ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 19-23 Agustus 2023. Acara yang dihadiri oleh 10 negara ASEAN, satu negara observer yaitu Timor Leste dan tiga negara mitra dialog yaitu China, Jepang dan Korea dibuka oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui virtual pada Senin, (21/8/2023).Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan AMMTC ini penting dilakukan untuk memperkuat penanganan kejahatan transnasional di negara ASEAN. Selain itu, untuk kesiapan menghadapi tantangan global, maka negara ASEAN harus berkomitmen memberantas transnasional crime atau kejahatan lintas negara.“Dengan kemajuan teknologi saat ini, kejahatan transnasional semakin masif dan dengan cara yang semakin kompleks. Sehingga, penanganannya juga harus adaptif, terutama tindak pidana terorisme, tindak pidana perdagangan manusia, dan tindak pidana narkotika,” ujar Jokowi.Ditambahkan Presiden, negara ASEAN perlu membangun kerja sama berkelanjutan, pertukaran informasi, pemanfaatan teknologi, serta meningkatkan kapasitas dan profesionalitas aparat penegak hukum. Oleh karenanya, dalam AMMTC ke-17 diharapkan semua itu dapat disepakati bersama.“Saya berharap dalam pertemuan ini dirumuskan akidah kerja sama yang responsif, yang berisi langkah-langkah strategis, sehingga dapat menjaga kawasan ASEAN yang aman, damai, dan sejahtera,” ungkapnya.Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyelenggaraan AMMTC ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti semangat dari KTT ASEAN, yang beberapa waktu lalu dideklarasikan dan dilaksanakan di Labuan Bajo, dimana Presiden Jokowi sebagai Keketuaan."Kebetulan di AMMTC ini, Polri juga mendapatkan Keketuaan yang sama dan ini 10 tahun sekali untuk mendapatkan Keketuaan. Tentunya ini betul-betul akan kita manfaatkan untuk melaksanakan kerja sama dengan negara-negara ataupun kepolisian-kepolisian yang ada di ASEAN," katanya.Ia pun berharap pada penyelenggaraan AMMTC ini nantinya akan ada keputusan yang bisa dikerjasamakan terkait dengan pemberantasan kejahatan transnasional crime, yang dimana sempat disinggung Presiden Jokowi, salah satunya permasalahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Kapolri yang juga menjadi Ketua AMMTC ini menyebut kerja sama yang akan dirumuskan nanti akan menjadi deklarasi yang bersejarah. Apalagi, penyelenggaraannya di Labuan Bajo, salah satu tempat yang saat ini menjadi wisata super prioritas."Kita mendapatkan kesepakatan kerja sama dalam rangka pemberantasan transnasional crime, dan juga tentunya sekaligus kita terus mengangkat Labuan Bajo sebagai wisata prioritas dan bisa dikenal oleh masyarakat dunia," katanya.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menambahkan, penyelenggaraan AMMTC ini juga akan diikuti oleh para Direktur Imigrasi ASEAN, Sekretaris Jenderal ASEAN, dan delegasi lainnya. Total peserta kegiatan ini mencapai lebih dari 250 orang dengan membahas 10 isu prioritas transnasional crime, seperti kejahatan terorisme, kejahatan dunia maya, penyelundupan senjata, perdagangan satwa liar dan kayu ilegal, perdagangan obat-obatan terlarang, pencucian uang, kejahatan ekonomi internasional, pembajakan laut, penyelundupan manusia, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Dalam pembukaan acara ini, Sandi menuturkan, Kapolri menyebut walaupun berada di tengah tantangan global dan krisis dunia saat ini, sangat menggembirakan melihat berbagai kemajuan yang dinikmati oleh negara-negara di kawasan ASEAN. Namun penting untuk tetap waspada karena kejahatan transnasional terus menjadi ancaman bagi kawasan."Maka pertemuan tahunan AMMTC ini akan berfungsi sebagai platform bagi negara-negara ASEAN untuk menilai kemajuan dan kolaborasi masing-masing negara dalam mengatasi tantangan yang ada dan mengembangkan strategi praktis dan arah menghadapi tindakan masa depan," ucapnya.Kapolri, lanjut Sandi, mengharapkan draf deklarasi dalam upaya penanggulangan TPPO, terorisme dan penyelundupan senjata dan lainnya dapat disepakati oleh para menteri pada AMMTC. Jika hal tersebut terjadi, Sandi mengatakan, akan menjadi momentum yang tepat dalam pencapaian konkret dalam upaya menciptakan kawasan ASEAN yang aman, melalui peningkatan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan lintas negara.Hasilkan 4 DeklarasiKepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, dalam pertemuan AMMTC ke-17 yang digelar 21-22 Agustus menghasilkan 16 dokumen yang diantaranya adalah terdapat empat deklarasi, dimana tiga diantaranya inisiatif dari Pemerintah Indonesia."Kegiatan AMMTC ke-17 saat ini kita menghasilkan 16 dokumen berupa 4 deklarasi, di mana 3 merupakan inisiatif dari Indonesia dan 1 merupakan inisiatif dari Kamboja, 1 program kerja terkait penyelundupan manusia dan 5 pernyataan bersama dan 6 pedoman teknis," kata Sandi dikutip Kamis, 24 Agustus 2023.Deklarasi pertama yakni Deklarasi Labuan Bajo. Deklarasi ini tentang memajukan proses penegakan hukum dalam memerangi kejahatan transnasional.Sandi menuturkan, hasil kesepakatan delegasi AMMTC terkait dengan penguatan kerja sama pemberantasan kejahatan lintas-negara dengan semakin efektif dan adaptif."Tentunya pesan yang ingin kami sampaikan dalam pertemuan kali ini adalah tidak boleh lagi ada pelaku yang dapat bersembunyi dari kejahatan yang telah dilakukan," kata Jenderal Sigit.Lebih lanjut, jenderal bintang 2 ini menuturkan, pesan yang ditekankan dalam delapan poin Deklarasi Labuan Bajo, tentang peningkatan kerja sama penegakan hukum dalam memberantas kejahatan transnasional.Dijelaskan, deklarasi itu sebagai landasan untuk melakukan upaya konkret dalam melakukan kegiatan penegakan hukum kejahatan lintas negara."Seperti Police to Police, handling over, joint investigation dan mutual legal assistant. Kemudian meningkatkan pertukaran informasi yang cepat dan aman, meminta barang-barang yang terkait dengan kejahatan transnasional dan memfasilitasi pertukaran ahli dan personel dalam berbagai kegiatan kerja sama antar negara," katanya.Kedua deklarasi ASEAN, salah satu deklarasi yang diinisiasi Indonesia ini berisi kerja sama melindungi saksi dan korban kejahatan transnasional telah disetujui seluruh peserta."Jadi ini adalah komitmen kita bahwa masyarakat merupakan pihak yang dirugikan dari kejahatan tersebut dan kami berkomitmen untuk terus mengembangkan mekanisme perlindungan korban yang efektif dalam bentuk perlindungan fisik pengobatan, psikologis dan pemulihan sosial demi memulihkan hak-hak korban," tuturnya.Lebih dalam, sambung Sandi, deklarasi ketiga yakni deklarasi ASEAN tentang pengembangan kemampuan regional terkait peringatan dini dan respon dini atau early warning dan early respon, terkait dengan pencegahan dan penanggulangan radikalisai dan kekerasan berbasis ekstrimisme yang juga diinisiasi Indonesia.Kemudian satu deklarasi lainnya, yang merupakan inisiatif Kamboja yaitu deklarasi ASEAN tentang pemberantasan penyelundupan senjata api. Deklarasi ini merupakan wujud komitmen ASEAN untuk pemberantasan penyelundupan senjata api melalui kerja sama dan pendekatan komprehensif mulai dari kampanye bahaya penyelundupan senjata api, pertukaran informasi dan berbagai upaya lainnya.Kemudian selain deklarasi, dalam kegiatan ini juga telah dilakukan penandatanganan 6 MoU dengan negara-negara ASEAN yaitu Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam di bidang pencegahan dan pemberantasan kejahatan transnasional hingga pengembangan kapasitas."Kami juga melakukan dua bilateral meeting dengan Malaysia dan Jepang serta pertemuan khusus dengan empat negara yaitu Singapura, Laos, Cina, dan Vietnam terkait kerjasama penegakan hukum, pengembangan kapasitas, pertukaran teknologi dan kegiatan-kegiatan lain untuk meningkatkan stabilitas keamanan di kawasan," katanya.Sandi mengatakan, beberapa hal yang disepakati dalam AMMTC menjadi awal baik untuk bersama-sama, terutama negara-negara ASEAN untuk memerangi dan memberantas transnasional crime ke depan."Sesuai dengan tema ASEAN, 'ASEAN Matters: Epicentrum of Growth', semoga AMMTC kali berkontribusi terhadap stabilitas kamtibmas dan perdamaian di kawasan ASEAN," katanya.Kegiatan AMMTC ke-17 di Labuan Bajo Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur diakhiri penyerahan Keketuaan AMMTC ke-18 dan Keketuaan ASEAN Senior Official Meeting On Transnational Crime (SOMTC) ke-24 tahun 2024 kepada negara Laos.PNO-11
24 Agu 2023, 19:51 WIT
RRI Jayapura Mengadakan Dialog Interaktif Mengenai Peran Polwan Dan Polri Dalam Pemilu 2024
Papua news online.com, Jayapura - Bertempat di Stasiun LPP RRI Pro I Jayapura telah dilaksanakan dialog interaktif dengan tema "Polri Presisi Untuk Negeri, Polwan Siap Dukung Pemilu Damai Indonesia Maju." Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (24/8/2023) pagi tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Kasie Propam Polres Jayapura, Iptu Susan Tecuari dan personel Dit Lantas Polda Papua Briptu Agustina Asmuruf.Iptu Susan Tecuari dalam kesempatannya mengungkapkan implementasi Polri Presisi dalam tugas Polwan. Menurutnya, Polwan menjalankan setiap prinsip dari selogan Polri Presisi, termasuk prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam aktivitas sehari-hari, baik di kantor maupun di lapangan yang berhubungan dengan masyarakat.Iptu Susan juga menekankan bahwa peran Polwan langsung dirasakan oleh masyarakat, dan ini sejalan dengan semangat transparansi yang dianut oleh Polri Presisi.Menyongsong Pemilu 2024, Iptu Susan menyebut bahwa Polwan dan Polri secara keseluruhan telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran pesta demokrasi tersebut. Pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi salah satu prioritas, dengan koordinasi erat antara satuan kerja di Polda Papua.Iptu Susan juga mengingatkan betapa pentingnya keseimbangan antara tugas dinas yang berhubungan dengan masyarakat dan kepentingan keluarga bagi Polwan. “Kami para Polwan yang juga merupakan Polwan juga harus bisa membagi waktu antara kepentingan dinas yang bersinggungan dengan Masyarakat dan kepentingan keluarga sehingga perlu adanya tekad dan komitmen yang serius dalam menjalani keseharian sebagai seorang Polwan,” tuturnya.Sementara itu, Briptu Agustina Asmuruf, menambahkan perspektif dari Ditlantas Polda Papua. Ia menyebut bahwa persiapan untuk Pemilu 2024 telah dimulai jauh-jauh hari, termasuk persiapan logistik yang diperlukan.Briptu Agustina menekankan bahwa peran Polwan di Ditlantas tidak hanya sebatas mengatur arus lalu lintas, tetapi juga turut serta di tengah-tengah masyarakat pada titik-titik Pemilu untuk membantu dalam pengamanan.Selain itu, ia menyoroti pendidikan yang ketat bagi Polwan, yang mencakup pembentukan karakter yang disiplin dan berintegritas. “Dalam Pendidikan Polwan juga dibentuk karakter yang disiplin serta berintegritas, dimana selama beberapa bulan di Sepolwan kami juga diajarkan untuk menanamkan sifat-sifat disiplin serta tegas dalam kehiduap sehari-hari dimana kedepannya akan diterapakan dalam kehidupan berdinas,” kata Agustina.Kedua narasumber juga menekankan pentingnya niat, tekad, persiapan fisik, serta kehidupan beragama bagi calon Polwan. Mereka juga mengajak generasi muda yang berminat bergabung dengan Polwan untuk bersiap dengan baik.PNO-11
24 Agu 2023, 19:15 WIT
Jelang Hari Jadi Polwan Ke-75, Wakapolda Papua Pimpin Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H memimpin Upacara Ziarah dalam rangka Hari Jadi Polwan ke-75 tahun 2023 yang bertempat di Taman Makam Pahlawan, Kamis (24/8/2023). Kegiatan tersebut turut dihadiri beberapa Pejabat Utama dan personel Polwan Polda Papua.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Upacara Ziarah tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi Polwan Republik Indonesia ke 75 tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 1 September.“Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini bertujuan untuk memupuk semangat dedikasi dan loyalitas anggota Polwan dalam menjalankan tugas-tugas, dengan harapan mereka terus berjuang untuk keadilan, keamanan, dan penegakan hukum,” tuturnya.Dimana Wakapolda didampingi Pejabat dan personel juga turut melaksanakan peletakan karangan bunga sebagai wujud mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. (PNO-12)
24 Agu 2023, 18:39 WIT
Peringati Hut Ke-75, Polwan Polda Maluku Gelar Ziarah Di TMP Kapahaha Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75, Polwan Polda Maluku menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon, Kamis (24/8/2023).Upacara ziarah dan tabur bunga di TMP Kapahaha dipimpin Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Maluku, AKBP Rositah Umasugi. Ia didampingi Wakil Pakor Polwan, perwakilan Polwan Polda Maluku, serta Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.Pakor Polwan Polda Maluku mengatakan, ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada para Pahlawan. Mereka rela gugur untuk memperjuangkan Kemerdekaan RI. Perjuangan mereka telah menjadi inspirasi bagi Polwan untuk menjadi abdi negara, serta mampu menerapkan nilai-nilai perjuangan dalam pelaksanaan tugas di masyarakat."Semangat juang nasionalisme dan Patriotisme yang tinggi dari para Pahlawan, selayaknya menjadi teladan bagi segenap Srikandi Polri dalam memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat, institusi, bangsa dan negara," katanya.Ia mengatakan, paradigma Polwan saat ini sudah berubah dan jauh berkembang. Meskipun memegang peran ganda sebagai polisi dengan segala dinamikanya, Polwan juga ibu bagi anak-anak dan istri bagi suami. Namin hal itu tidak mengurangi nilai professionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang aparat Negara."Kami juga sudah melakukan anjangsana ke sesepuh dan keluarga Polwan yang sakit menahun, bhakti kesehatan, bhakti sosial, pengaturan dan patroli di daerah rawan gangguan kamtibmas, donor darah dan olahraga bersama," pungkasnya. (PNO-12)
24 Agu 2023, 14:35 WIT
Dialog Interaktif 60 Menit Menjadi Ajang Diskusi Penting Mengenai Peran Polwan Dalam Pemilu 2024
Papua news online.com, Jayapura - Suasana Stasiun LPP TVRI Papua semakin semarak dengan kehadiran sejumlah narasumber dalam Dialog Interaktif Papua 60 Menit dengan tema "Polri Presisi Untuk Negeri, Polwan Siap Mendukung Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju", Rabu (23/8).Acara yang digelar pada Rabu (23/8) ini menjadi ajang diskusi penting tentang peran Polwan dalam mengamankan Pemilu 2024 dan transparansi dalam rekrutmen Polri Tahun 2023.Ketiga narasumber yang menghiasi panggung diskusi ini adalah Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K, Gadik SPN Polda Papua Ipda Sarah Kafiar, dan Briptu Ivana Mandibodibo, Ba Biro SDM Polda Papua.Dalam dialog yang penuh makna ini, Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota menyampaikan pesan penting mengenai peran Polwan dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa Polwan memiliki peran krusial dalam mengajak masyarakat untuk mendukung Pemilu 2024 secara damai serta mewujudkan program-program pemerintah yang bertujuan memajukan Indonesia."Kami akan mengerahkan seluruh personel untuk mengamankan jalannya Pemilu 2024, termasuk Polwan yang juga akan turut berkontribusi dalam menjalankan tugas ini dengan baik," jelas Kasat Lantas.Ipda Sarah Kafiar, yang merupakan tenaga pendidik di SPN Polda Papua, menjelaskan peran SPN dalam mendidik calon anggota Polri dalam menghadapi Pemilu. Materi khusus seperti pengawalan Pemilu diajarkan guna mempersiapkan para calon anggota Polri secara mental dan fisik dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024.Dalam kesempatan yang sama, Briptu Ivana Mandibodibo menggarisbawahi peran Polwan sebagai abdi negara serta ibu rumah tangga. "Meski memiliki tugas yang tidak mudah, hal ini justru menjadi motivasi bagi kami. Tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas, seiring dengan tanggung jawab sebagai ibu," ungkapnya.Tak hanya membahas Pemilu, Briptu Ivana juga menyoroti rekrutmen Polri yang semakin transparan. Ia berharap generasi putra dan putri Papua yang ingin mengabdikan diri pada Institusi Polri untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Terima kasih juga kami sampaikan kepada pimpinan Polri, Kapolri, dan Kapolda Papua atas dukungan yang diberikan kepada generasi penerus di Tanah Papua,” ucapnya.Dalam kesatuan pendapat, narasumber yang hadir dalam dialog ini mencerminkan semangat dan komitmen Polwan dalam mendukung Pemilu damai dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Dialog Interaktif Papua 60 Menit menjadi wadah penting bagi para narasumber untuk menyuarakan peran Polwan dalam masyarakat dan Institusi Polri.PNO-11
24 Agu 2023, 08:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru