logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Ombudsman RI Apresiasi Polri Atas Perekrutan Difabel Papuanewsonline.com, Jakarta - Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya."Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara."Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh."Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi."Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. "Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi."Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi. (PNO-12) 13 Jun 2024, 11:53 WIT
Kapolda Papua Ajak Semua Tokoh Agama Untuk Wujudkan Pilkada Damai di Yapen Papuanewsonline.com, Yapen – Polda Papua bersama PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan Ibadah KKR oikumene di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (11/06/2024), di lapangan Trikora alun alun Serui.Ibadah KKR Oikumene ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Kunjungan kerja Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, S.I.K,.MH, bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua di Kepulauan Yapen.Dalam sambutannya, Ketua PGGK Pdt Kristiano Tanawani, S.Si, Theol mengatakan bahwa KKR ini dilaksanakan oleh Polda Papua bekerjasama dengan PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen, bersama seluruh jemaat dan tokoh Agama di Yapen.“PGGK juga mengajak semua bersatu hati dan tujuan dalam menyatakan kedamaian di tanah Papua khusus nya di kabupaten kepulauan Yapen, karena inilah yang dikehendaki Tuhan sebagai orang orang percaya di tanah Papua,” ujarnya.Sementara itu, Kapolda Papua mengajak semua umat Tuhan bersyukur kepada Tuhan karena hari ini dapat bersama pemerintah daerah PGGK kembali menggelar KKR dalam mensukseskan Pilkada damai 2024. Ada kerinduan mendalam menjadi satu di dalam Tuhan sesuai iman masing-masing.“Pilkada harus bersikap seimbang, dan menjunjung bineka tunggal Ika, agama tak boleh dijadikan komiditas politik demi kepentingan satu orang apalagi menjelang pilkada 2024. Agama tak harus dibawa bawa untuk menimbulkan kebencian,” ucap Kapolda Papua.Melalui KKR ini, dirinya berharap toko agama harus mengambil peran dalam mempererat kerukunan ditengah keberagaman.Kapolda Papua menyebutkan bahwa Pelaksanaan KKR ini adalah komitmen polri TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah untuk mensukseskan agenda nasional tahun 2024 selain itu KKR ini akan lebih banyak dilaksanakan agar dapat menciptakan atmosfer damai di tanah Papua.“Saya berpesan juga kepada KPU dan Bawaslu agar bekerja jujur untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (PNO-12) 12 Jun 2024, 17:02 WIT
Lakukan Penelitian dan Supervisi, Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polres Keerom Papuanewsonline.com, Keerom – Tim Puslitbang Mabes Polri kunjungi Polres Keerom untuk melaksanakan penelitian dan supervisi, tentang evaluasi penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Polres Keerom, Selasa (11/6/2024). Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K beserta AKBP Katrina J. Ratu, S.sos, Kompol Septi Astuti, S.T., M.A dan Konsultan Universitas Indonesia Dr. Drs. Suryadi., M.T. Dalam sambutannya Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer., S.H., S.I.K. menyampaikan selamat datang kepada Tim Puslitbang atas kehadirannya di Polres Keerom, Semoga dengan terselenggaranya penelitian ini dapat bermanfaat bagi anggota polres keerom dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kami menyadari bahwa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat masih banyak kekurangan dan tantangan yang masih kami benahi sehingga perlu adanya saran dan masukan dari masyarakat untuk kami agar pelaksanaan tugas tersebut dapat berjalan dengan baik serta dapat menciptakan rasa aman dan nyaman," ucap Kapolres. Melalui penelitian ini diharapkan kedepannya Polres keerom dapat lebih baik lagi sehingga menjadikan kantor polisi sebagai rumah bagi masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K dalam sambutannya mengatakan maksud tujuan kedatangan kami dalam rangka Penelitian dan supervisi tentang Evaluasi penggunaan Fixed Phone dilingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien. "Kami datang sesuai dengan petunjuk pimpinan yang mana Polres Keerom menjadi sampel dalam penelitian puslitbang terkait dengan fixed phone dilingkungan Polri,” tuturnya. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi penelitian (wawancara mendalam kepada informan yang sudah mengisi kuesioner online) dan obervasi/pengecekan fixed phone di Satker/ unit kerja yang ditunjuk. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:46 WIT
Kapolda Papua Bersama Wakapolda Bagikan Hewan Qurban Kepada 2 Mesjid Di Nabire Papuanewsonline.com, Nabire - Dalam rangka menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menyerahkan hewan qurban kepada dua masjid di Nabire, Senin (10/6).Kedua masjid yang dikunjungi oleh Kapolda Papua bersama rombongan yakni Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua beserta forkopimda.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengajak semua yang hadir untuk bersyukur dan mendoakan saudara-saudara yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. "Mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan sebagai umat muslim, tak henti-hentinya kita mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berada di tanah suci. Semoga semua rintangan hingga terakhir di padang Arafah bisa diselesaikan dengan baik," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menjelaskan bahwa bantuan hewan qurban ini diberikan dengan harapan dapat didistribusikan kepada umat muslim dan juga umat lainnya yang membutuhkan. "Kami dari Polda Papua dan Polres Nabire memberikan bantuan hewan qurban di kedua masjid ini. Semoga ini dapat didistribusikan sebagaimana mestinya kepada umat muslim maupun umat lain," jelasnya.Meskipun Idul Adha akan dilaksanakan sekitar satu minggu lagi, Kapolda menyempatkan diri untuk memberikan bantuan ini saat melintasi Kabupaten Nabire. "Berhubung kami lewat Kabupaten Nabire, maka di momen ini kami memberikan bantuan dua hewan qurban untuk Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang baik," tambah Kapolda.Kapolda Papua juga berpesan kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Nabire untuk menjaga silaturahmi dan bergandengan tangan dengan semua masyarakat tanpa memandang perbedaan. "Mari kita bergandengan tangan dengan semua masyarakat dan berbaur dengan semua masyarakat tanpa melihat perbedaan. Semoga kebersamaan yang sudah ada di Kabupaten Nabire dapat terus ditingkatkan sampai ke Provinsi Papua Tengah," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Falah Nabire, H. Senen Cahyo Saputro, yang mewakili kedua masjid, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami atas nama pengurus kedua masjid dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire menyampaikan terima kasih yang paling dalam kepada Bapak Kapolda sehingga sore hari ini bisa bertemu dengan kami," ucapnya.H. Senen Cahyo Saputro juga menjelaskan upaya yang telah dilakukan bersama Pemerintah Daerah untuk membangun masjid yang megah di Nabire. "Seperti yang bapak saksikan, kami umat Islam yang ada di Kabupaten Nabire bersama Pemda telah berusaha untuk masjid ini, yang termasuk paling megah di provinsi," ujarnya.Menutup sambutannya, H. Senen Cahyo Saputro mendoakan agar Kapolda Papua beserta jajaran selalu sehat dalam melayani masyarakat Papua. "Kami mendoakan semoga ke depan bapak selalu sehat walafiat untuk melayani masyarakat di Papua dan terima kasih atas bantuan sumbangan sapi ini. Kami pengurus masjid akan menyampaikan kepada yang berhak menerimanya," tutupnya.Penyerahan hewan qurban ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Nabire, serta menjadi contoh kepedulian antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun keharmonisan di Papua. PNO-11 12 Jun 2024, 16:38 WIT
Puslitbang Polri Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di Polres Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang berlangsung di Aula Obhe Reay May Mapolres Jayapura. Selasa, (11/06) pagi.Fixed phone sendiri merupakan jaringan komunikasi dengan menggunakan kabel, salah satu contohnya telepon rumah atau kantor yang tersedia, dikarenakan efektifasnya sudah mulai tergusur dengan adanya komunikasi dengan telpon seluler/ handphone.Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Kombes Pol. Syahril M. Said, S.I.K dan Ketua Tim Supervisi Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H. turut hadir juga bersama Tim yakni Konsultan dari Universitas Indonesia (UI) Dr. Drs. Suryadi, M.T, yang diikuti Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H diwakili Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.Sos serta diikuti anggota Polres Jayapura.Kabag Ops Kompol Septen mengungkapkan Polres Jayapura sendiri diketahui tidak memiliki Fixed Phone, namun digantikan dengan menggunakan handphone atau telepon seluler yang lebih praktis melalui Call Center."Besar harapannya saya agar call center 110 Polri yang ada di Polres Jayapura bisa lebih dioptimalkan untuk memonitor laporan dan kegiatan di wilayah Kab. Jayapura," ujar Kompol Septen.Ketua Tim supervisi Puslitbang Polri. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya evaluasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung tugas Kepolisian. Ia mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti kegiatan dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang belum dipahami."Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif sesuai hasil yang kami dapat dilapangan untuk memaksimalkan penggunaan Fixed Phone dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal," ucap Kombes Pol F.X Surya Kumara, S.H., M.H.Giat pun dilanjutkan dengan Supervisi berupa diskusi antara Personel dan tim yang hadir tentang bagaimana mengevaluasi sarana komunikasi yang tepat tentang kebutuhan yang akan digunakam untuk memaksimalkan pelayanan. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:36 WIT
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Dan Supervisi Serta Evaluasi Mengenai Penggunaan Telepon Tetap Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif dan efisien, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian, supervisi, serta evaluasi penggunaan telepon tetap (fixed phone) di lingkungan Polri, Senin (10/6).Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Kota Jayapura itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto, S.I.K., Sespuslitbang Polri Kombes Pol. Syahrial M. Said, S.I.K., dan Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H.Dalam sambutannya, Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto mengucapkan terima kasih kepada tim supervisi yang hadir di wilayah Polda Papua untuk kegiatan evaluasi dan penelitian ini. "Saya harapkan para peserta dapat memahami materi dan berkontribusi dalam kegiatan ini, karena penelitian ini benar-benar murni untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kinerja Kepolisian," ujarnya.Kombes Pol. Syahrial M. Said menambahkan bahwa di era digitalisasi saat ini, penggunaan telepon tetap memang cenderung menurun, sedangkan penggunaan telepon seluler dan komunikasi data semakin dominan."Meskipun demikian, dalam sektor-sektor yang mengandalkan keamanan dan ketersediaan komunikasi yang terjamin, fixed phone tetap menjadi pilihan utama. Di lingkungan kepolisian, fixed phone digunakan untuk panggilan internal, komunikasi dalam pelayanan kepolisian, dan mendukung tugas kepolisian lainnya," jelasnya.Polri telah menginvestasikan infrastruktur fixed phone secara signifikan, termasuk biaya instalasi, pemeliharaan, dan operasional. Untuk memastikan bahwa investasi ini efektif dan efisien, Puslitbang Polri menganggap penting untuk memastikan bahwa kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh Divisi Teknologi Informasi Kepolisian (Div Tik Polri) sudah dilaksanakan juga di kewilayahan. “Penelitian ini bertujuan memahami efektivitas penggunaan fixed phone dalam konteks komunikasi pelayanan kepolisian sehingga dapat membantu produktivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam pelayanan kepolisian,” tutur Kombes Po. Syahrial.Penelitian ini akan dilaksanakan di 10 Polda sampel, termasuk Polda Papua, dan Poldiharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, s jajaran mulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui pengisian checklist, kuesioner online, dan pengecekan serta observasi langsung oleh tim. Selain itu, wawancara mendalam (in-depth interview) dilakukan kepada pejabat dan personel yang menggunakan fixed phone pada satuan atau unit kerja di Polda dan Polres yang menjadi sampel.Kombes Pol. Syahrial menekankan bahwa penelitian ini bertujuan membantu Polri membuat keputusan strategis terkait infrastruktur jasa telepon sebagai media komunikasi. "Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas dan efisiensi penggunaan fixed phone di lingkungan Polri," tutupnya.Melalui penelitian ini, diharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah penting dalam memodernisasi infrastruktur komunikasi Polri agar tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. PNO-11 12 Jun 2024, 16:05 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Direktur Universiatas Terbuka Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Direktur Universitas Terbuka (UT) Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. Kedatangan Direktur UT Ambon yang didampingi sejumlah stafnya disambut hangat di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/6/2024). Saat pertemuan silaturahmi, Kapolda didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Direktur Polairud, Kasubag Mutjab Bag Binkar Biro SDM, dan Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Maluku. Pertemuan antara Kapolda dan Direktur UT Ambon membahas terkait informasi mengenai peluang pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau di UT Ambon. Tatap muka tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan antara UT Ambon dan Polda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi hari ini," kata Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori. Ia menjelaskan kerjasama antara UT dan Polri telah berlangsung sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah menghasilkan ribuan sarjana yang bekerja di institusi pemerintahan, termasuk TNI-POLRI dan ASN lainnya. Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 700 anggota Polri di Polda Maluku telah berkuliah di UT Ambon, dengan mayoritas memilih jurusan Fakultas Hukum, Administrasi Negara, dan Ekonomi Akuntansi.Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh UT mempermudah anggota Polri dalam menempuh pendidikan tinggi. "Meskipun dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab atau operasional BKO di luar kota, anggota Polri tetap dapat mengikuti perkuliahan dan ujian secara online dengan memanfaatkan jaringan internet," katanya.Kedatangan rombongan UT Ambon disambut baik oleh Kapolda Maluku. Kapolda menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. "Pendidikan sangat penting dalam meningkatkan kwalitas dan kompetensi anggota Polri dari semua golongan pangkat agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat," kata KapoldaKapolda mendorong seluruh personel Polda Maluku untuk melanjutkan pendidikan mereka. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan bermanfaat bagi karir anggota yang bersangkutan ke depannya.Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Polda Maluku ini, bahwa tantangan saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks ,sehingga diperlukan wawasan,skill dan kompetensi yang semakin baik.Kapolda mendorong semua anggota Polri bahkan targetnya seorang Tamtama sekalipun agar dapat mengikuti pendidikan formal pada perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana demi masa depannya dan untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh negatif yang tidak bermanfaat dan merugikan .Lebih baik manfaatkan gaji dan penghasilan anggota digunakan untuk hal hal yang positif seperti menjadi sarjana daripada gaji kalian habis untuk hal dan sesuatu yang negatif dan tidak bermanfaat bahkan bisa merusak karir dalam tugasmu," kata Kapolda.Dalam pertemuan tersebut juga melahirkan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi dalam waktu dekat guna merealisasikan rencana-rencana yang telah dibahas. Diharapkan, langkah kerjasama nanti dapat memperkuat hubungan antara UT Ambon dan Polda Maluku serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kwalitas anggota Polri. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:03 WIT
Polri Kirimkan 7 Polwan Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menerjunkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) ke Arab Saudi untuk menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Pengiriman ini sebagai langkah Polri yang menjadi bagian tugas dan fungsinya sebagai Linjam (Perlindungan Jemaah).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, 7 Polwan yang diberangkatkan berasal dari Lemdiklat Polri, SSDM Polri, Polda Jawa Tengah, Baharkam Polri hingga Polda Metro Jaya."Pengiriman personel Polri sebanyak 7 Polwan adalah bentuk nyata Polri melindungi para jemaah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6/2024).Trunoyudo mengatakan, 7 polwan yang dikirim nantinya akan bertugas melayani jemaah haji WNI diantaranya mengantar jemaah yang tersesat kembali ke hotel. Kemudian memberi tahu jemaah orientasi wilayah Masjid (pintu masuk, WC, Wudhu, area shalat), tempat belanja, tempat makan, ATM, Money Changer, dan lainnya.Selain itu, kata Trunoyudo, Polwan bertugas mengantar jemaah ke raudah, membantu jamaah mencarikan kursi rodanya yang hilang, memberikan pelayanan kesehatan, mengatur dan mengamankan area masuk raudah supaya tidak ada penyusup dan melakukan tindakan preventif cuaca panas di antrean raudah, dan membantu jamaah yang sakit kembali ke hotel."Lalu tugas Polwan juga bekerja sama dengan tim kesehatan membantu jemaah yang pingsan, memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah yang kakinya melepuh, membantu jemaah lansia yang terpisah di Masjid supaya bertemu kembali dengan keluarganya, membantu mengoperasionalkan alat komunikasi jemaah dan membantu jemaah yang diamankan askar," katanya.Berikut daftar 7 Polwan yang berangkat menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH):1. AKP NISWAH WARA PRATIDINA, PAMIN SUBBAGDAYAPOLWAN BAGGASSUS ROBINKAR SSDM POLRI2. IPTU RASMAWAR, PAMIN UR REN SUBBAG RENMIN SEBASA LEMDIKLAT POLRI3. BRIGPOL RESTU FITRI ADRYAN, BHAMINLAK BAGLEKDIK RODALPERS SSDM POLRI4. IPTU ERNY SETYAWATI, Ps PAMIN SUBBAGSIUNLURJA BAGKHIRDIN ROWATPERS SSDM POLRI5. BRIPTU DIAH KUMALASARI, BHAMINLAK POLDA JATENG6. IPTU RULI DIANI, PS PAUR SIFASWASJASPAM DITPOTMAS BAHARKAM POLRI7. IPTU ELFI RYANY, DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA (PNO-12) 11 Jun 2024, 13:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT