Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Ini Sosok , 'Rambo' TNI dari Papua Terima Bintang Sakti Dari Prabowo
Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan bintang kehormatan kepada Letda (Purn) Darius Bayani pada Minggu (10/8).Darius Bayani Putra asli Papua ini menerima tanda kehormatan Bintang Sakti atas jasanya selama berkarier di TNI.Rangkuman Jasa Darius yang disebut sebagai " Rambo dari Papua" yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat (15/8/2025), menyebutkan bahwa Darius Bayani mendapat bintang kehormatan atas jasasnya dalam operasi Mapenduma 1996, dimana Dalam operasi itu, OPM atau disebut Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) kala itu, menyandera 26 anggota Ekspedisi Lorentz ‘95. OPM dikalah itu dipimpin Kelly Kwalik membawa sandera ke Mapenduma, sekitar 160 km barat daya Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya sekarang Provinsi Papua Pegunungan.Rambo Papua Darius saat itu merupakan salah satu tokoh yang mencolok dalam operasi itu. Presiden Prabowo mengatakan , saat operasi dilakukan, Darius Bayani masih berpangkat pembantu letnan satu alias peltu. "Dimana keberanian dan keahlianya sangat luar biasa," ujar Prabowo memuji keberanian Bayani."Jika ada Rambo di TNI, saya kira Bayani bisa memenuhi syarat untuk jadi Rambo," ujar Prabowo dalam tulisannya pada 15 Maret 2023.Presiden Prabowo menyebutkan bahwa Bintang Sakti diberikan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, keperwiraan, dan jasa luar biasa dalam pertempuran atau operasi militer strategis baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Prabowo menganugerahkan Bintang Sakti pada Darius Bayani dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklat Kopassus, Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/8).Ini Sekilas Profil Darius Bayani yang dijuluki Rambo dari PapuaDiketahui, Presiden Prabowo pernah menulis sendiri mengenai sosok Darius Bayani. Prabowo mengatakan, dirinya mengenal Darius Bayani setelah mendapat rekomendasi dari seniornya, yakni Mayor Zacky Anwar. Zacky, kata Prabowo, mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat. "Menurut Pak Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Dia memiliki teknik lapangan yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dia bisa bergerak di hutan secara diam-diam," tulis Prabowo di akun media sosialnya pada 15 Maret 2023.Prabowo lantas menceritakan sepak terjang Peltu Bayani saat operasi pembebasan sandera Mapenduma yang membebaskan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Lorentz ‘95 yang disandera kelompok GPK di daerah Mapenduma, Papua, pada 1996.Berikut kesaksian Prabowo terhadap sosok Darius Bayani dalam tulisannya pada 15 Maret 2023:Hari ini saya ingin berbagi kisah seorang putra daerah Papua namanya Peltu Bayani. Bayani dikenal begitu berani sehingga dia pernah menyusup ke kamp gerilya musuh sendirian tanpa senjata. Dia melewati para penjaga menuju orang-orang yang berkerumun di sekitar api unggun.Dia meraih senapan mereka dan mengalahkan mereka. Ia bawa mereka kembali sebagai tahanan. Dia adalah tentara yang selalu tersenyum, suka bercanda juga. Jika ada Rambo di TNI, saya kira Bayani bisa memenuhi syarat untuk jadi Rambo.Bayani direkomendasikan kepada saya oleh senior saya saat itu, Mayor Zacky Anwar, yang mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat. Menurut Pak Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Dia memiliki teknik lapangan yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dia bisa bergerak di hutan secara diam-diam.Satu kisah yang ingin saya ceritakan tentang Peltu Bayani terkait operasi pembebasan sandera Mapenduma, yaitu operasi militer untuk membebaskan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Lorentz ‘95 yang disandera kelompok GPK di daerah Mapenduma, Papua pada tahun 1996.Dalam upaya membebaskan sandera tersebut, saya membentuk tim inti pembaca jejak yang terdiri dari pasukan Kopassus dan pasukan Kodam Cenderawasih. Mereka semua putra daerah. Kami memberi nama Tim Kasuari, dengan dipimpin langsung Bayani. Tugas mereka adalah masuk ke daerah yang paling sulit.Pada tahun 1996, TNI tidak memiliki satelit, drone, dan pesawat pengintai yang baik sehingga sangat sulit untuk mendapatkan data intelijen yang mutakhir atau real time intelligence. Bahkan kita tidak memiliki peta topografi dengan skala 1:50.000. Yang ada hanya satu peta bagan yang terbuat dari tangan. Peta inilah yang akhirnya kita perbanyak.Menjelang saya memutuskan operasi akan dimulai, saya diberi tahu oleh peninjau dari luar negeri, yaitu dari Inggris. Mereka menyampaikan bahwa mereka telah berhasil menyelundupkan satu alat "beacon" pada saat mereka menitip obat-obatan, makanan, pakaian melalui Palang Merah Internasional kepada para sandera.Menurut mereka, beacon ini bisa memberi sinyal dan menentukan exact location. Mereka menggunakan helikopter untuk mencari sinyal "beacon" tersebut. Setelah sinyal tersebut tertangkap dari atas helikopter, mereka menentukan exact location sasaran.Setelah beberapa saat, mereka pun kembali dengan helikopter yang saya pinjamkan. Lalu mereka memberikan titik koordinat exact location sasaran kepada saya. Setelah kami cek, titik sasaran berada di suatu gunung yang tinggi dan bisa kelihatan dari posko saya. Namun, keberadaan titik tersebut di luar enam sasaran yang diberikan oleh Tim Intelijen saya.Dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda, insting saya kemudian mengatakan lebih baik saya bertanya pada orang yang berpengalaman dan menguasai wilayah tersebut. Akhirnya saya memanggil Bayani. Saya meminta tanggapannya atas informasi yang diberikan oleh pakar dari Inggris tersebut. Bayani menepisnya.Bayani kemudian memberikan penjelasan yang saya tidak pernah lupa setelah sekian puluh tahun. Dengan logat khas Papua dia mengatakan, "Bapak, jangankan Kelly Kwalik, monyet pun tidak mau tinggal di situ. Tidak ada air di situ. Bapak, bagaimana sekian puluh orang berada di atas tanpa air."Inilah kecerdasan dari seorang pribumi, putra daerah. Dia lebih tahu kondisi setempat dibandingkan dengan orang asing yang datang dari jauh walaupun membawa alat yang canggih.Saya pun memutuskan untuk menyerang enam titik sesuai hasil kajian Tim Intelijen saya. Akhirnya kami berhasil membebaskan sandera. Walaupun jatuh korban dari pihak kita dan dari pihak sandera. Dari 26 sandera, tiga orang dibunuh oleh penyandera. Sisanya lepas termasuk semua orang asing.Keberhasilan operasi pembebasan sandera Mapenduma ini telah mengangkat wibawa TNI, Pemerintah Pusat, dan Republik Indonesia.Saya merasa sangat bangga atas keberhasilan ini. Namun, sekarang saya sadar bahwa keberhasilan itu juga karena adanya keberanian dan ketegasan seorang bintara.Dengan percaya diri, dia berhasil meyakinkan seorang jenderal, seorang perwira tinggi Indonesia. Dia telah berperan besar dalam menyelamatkan wajah bangsa Indonesia.Saya bersyukur bahwa naluri saya benar untuk mengikuti anak buah saya sendiri dan tidak terintimidasi untuk terlalu mengandalkan teknologi barat yang canggih.Seorang perwira Inggris bahkan berkomentar: "Hanya James Bond yang bisa melakukan ini. Hanya James Bond yang bisa berhasil dalam jenis operasi ini." Sorotnya.Setelah kami berhasil, mungkin orang asing ini sekarang akan menganggap kami setara dengan James Bond. Perbedaan terbesarnya adalah, James Bond adalah fiksi. Sedangkan Tentara kami Darius Bayani ini nyata. dan kami berhasil dalam kenyataan, bukan dalam film. (Hendrik)
15 Agu 2025, 15:22 WIT
Bupati Mimika Luncurkan “Gerbang Emas” di Perayaan HUT RI ke-80
Papuanewsonline,com, Mimika –
Panggung megah yang dihiasi merah putih dan denting musik rohani menjadi saksi
lahirnya sebuah program ambisius untuk Mimika. Dalam suasana penuh khidmat
perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Mimika Johannes
Rettob memperkenalkan “Gerbang Emas Mimika”, singkatan dari Gerakan Kebangkitan
Masyarakat Ekonomi, Masyarakat Adil dan Sejahtera.
Acara yang digelar di tengah
momentum Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) ini bukan hanya menjadi ajang
refleksi spiritual, tetapi juga titik tolak visi pembangunan lima tahun ke
depan.
Bagi Bupati Johannes Rettob dan
Wakil Bupati Emanuel Kemong, perayaan ini memiliki makna khusus.
“Ini merupakan 17 Agustus yang
pertama dalam pemerintahan saya dan wakil bupati. Kami ingin masyarakat Mimika
memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan menghormati para pahlawan yang telah
berjuang merebut kemerdekaan,” ujar Bupati di hadapan ribuan hadirin.
Salah satu terobosan yang
diperkenalkan adalah kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya di seluruh
wilayah Kabupaten Mimika setiap pukul 10 pagi.
“Walaupun kita ada di hotel,
pasar, atau di mana saja, ketika mendengar lagu Indonesia Raya, mari kita
berdiri dan menyanyikan bersama,” tegas Johannes Rettob, menekankan bahwa
nasionalisme dimulai dari kebiasaan kecil namun konsisten.
Bupati menjelaskan bahwa Gerbang
Emas adalah peta jalan menuju kebangkitan ekonomi dan keadilan sosial di
Mimika.
“Mudah-mudahan kita sama-sama
berjuang. Kita kerja, kita juga berdoa agar Mimika maju, cerdas, dan
masyarakatnya sehat,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu
mendorong sektor ekonomi lokal, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan
masyarakat hingga ke pelosok.
Acara KKR ini dihadiri tokoh
lintas agama, memperkuat pesan keberagaman. Bupati membuka sambutan dengan
salam dari berbagai keyakinan: Shalom, Om Swastiastu, dan Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
“Indonesia bisa merdeka karena
perbedaan. Kita ini Bhinneka Tunggal Ika. Semua harus menjaga rumah bersama dan
saling menghargai,” tegasnya.
Mengacu pada tema nasional “Bersatu,
Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Pemkab Mimika mengusung tema lokal
“Berdoa dan Bekerja”.
Bupati menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diraih melalui kerja keras,
tetapi juga doa yang tulus.
Perayaan HUT RI ke-80 di Mimika
juga diwarnai beragam kegiatan, mulai dari fun run yang digelar Dukcapil, nikah
massal, hingga lomba-lomba tradisional yang melibatkan partisipasi masyarakat
luas.
Puncaknya, KKR menghadirkan Pdt.
Yandi Manobe, pengkhotbah yang populer di TikTok dan YouTube, untuk memberikan
pesan rohani yang menggugah.
Johannes Rettob menutup
sambutannya dengan harapan besar:
“Mari kita jadikan Mimika
kabupaten yang harmonis, toleran, dan maju. Ini rumah kita bersama.”
Penulis : Cori
Editor : GF
15 Agu 2025, 14:15 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Bagikan 20 Ton Beras Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Polda Maluku Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam rangka meringankan beban Masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi Daerah, Polres Kepulauan Tanimbar menggelar Kick of Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) pada, Kamis (14/08/25) siang.Berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Tanimbar, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, para PJU, Kepala Perum Bulog Saumlaki bersama Staf, Danki Brimob, para PJU serta tamu Undangan lainnya.Acara Kick Of Launching Gerakan Pangan Murah Polri (GPM) tersebut diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO, M. Si., Mentri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Prof. Drs. H. MUHAMMAD TITO KARNAFIAN, M.A., Ph.D., Kepala Bappenas Prof. Dr RAHMAD PAMBUDI, M. S., beserta Dirut Utama Perum Bulog Mayor Jenderal (Purn) AHMAD RISA PATRIA.Usai Zoom Meeting, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam GPM ini, Polres Kepulauan Tanimbar yang bekerja sama dengan Bulog Saumlaki telah menyediakan beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram per karung sebanyak 20.000 Kg (20 Ton) dengan harga Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) untuk masyarakat yang hadir.Masyarakat tampak antusias dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa mendapatkan beras yang telah disediakan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kegiatan GPM ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap Masyarakat, sekaligus sebagai upaya dalam menjaga Ketahanan Pangan dan stabilitas harga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Disela-sela kegiatan, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., pada kesempatan itu mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan menekan harga beras, selain itu juga untuk memastikan Masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau.“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban Masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata menjaga stabilitas Pangan khususnya di Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar” terangnya.Selain digelar pada Polres Kepulauan Tanimbar, kegiatan GPM ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sarana Zoom meeting yang diinisiasi oleh Mabes Polri, yang menandai kolaborasi kuat antara institusi Kepolisian dengan Bulog dalam menjawab tantangan stabilitas Pangan Nasional. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan Rakyat. PNO-12
15 Agu 2025, 12:20 WIT
Polri Bersama Bulog Jalin Kerjasama Luncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kick-off kegiatan ini dipusatkan di Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).Acara dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D. (h.c.), serta Direktur Utama Perum Bulog Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani.Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kegiatan ini digelar untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, agar tetap terjangkau masyarakat.“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara serentak. Hingga 13 Agustus, sudah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Khusus hari ini, kami menyalurkan 2.424 ton di 1.552 titik dengan penerima manfaat hampir 485 ribu orang,” ujar Kapolri.Ia menambahkan, harga beras, gula, dan minyak yang dijual dalam program ini dipastikan sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).“Kami terus mendorong penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton agar segera terealisasi sesuai arahan Bapak Presiden. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu untuk memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti peran strategis gerakan ini dalam menjaga stabilitas inflasi nasional.“Target inflasi kita berada di kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Pada Juli kemarin inflasi tercatat 2,37 persen, sesuai target. Namun beras adalah komoditas utama yang harus dijaga. Beberapa wilayah di timur bahkan harganya sempat di atas HET, yakni Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram,” ungkap Mendagri.Ia mengapresiasi sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah yang membuat distribusi lebih cepat dan merata.“Dari 237 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami kenaikan harga beras, kini harga sudah turun menjadi sekitar Rp191 per kilogram. Polri dengan jaringannya hingga daerah sangat membantu stabilisasi ini,” jelas Tito.Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa gerakan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.“Bantuan pangan sudah 90 persen tersalurkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat. Selanjutnya Gerakan Pangan Murah SPHP sebanyak 1,3 juta ton akan terus berjalan hingga Desember,” kata Arief.Ia menambahkan, masyarakat juga bisa memperoleh kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau."Beras dijual Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000, dan tepung Rp10.000. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada Kapolri, jajaran Kapolda, Dirut Bulog, dan semua pihak yang mendukung,” ucapnya.Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan kesiapan Bulog dalam mendukung program nasional ini.“Saat ini Bulog memiliki stok 4,2 juta ton beras. Sebanyak 1,3 juta ton dialokasikan untuk SPHP, dan 0,3 juta ton untuk bantuan pangan. Kami bersinergi dengan Polri, TNI, serta pemerintah daerah agar harga di lapangan bisa ditekan,” jelasnya.Ia menekankan pentingnya soliditas semua pihak dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.“Sinergi TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan di daerah akan meminimalisir kenaikan harga. Dengan arahan Bapak Presiden, kami berupaya semaksimal mungkin menyalurkan pangan ke seluruh Indonesia,” pungkas Dirut Bulog.Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025, dengan target distribusi beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lain ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau. PNO-12
15 Agu 2025, 10:54 WIT
Gerakan Pangan Murah, Kapolda Maluku Tegaskan Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menegaskan komitmen Polda Maluku dan Polres jajaran dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.Komitmen ini disampaikan Kapolda saat menghadiri kick off launching Gerakan Pangan Murah secara serentak yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kapolda mengikuti launching Gerakan Pangan Murah secara daring dari Tribun Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (14/8/2025).Kapolri dalam arahannya memberikan atensi khusus dan menekankan seluruh jajaran untuk tidak ragu menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok di pasar modern maupun tradisional. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan apresiasi tinggi kepada institusi Polri atas inisiasi program ini. Ia menilai program ini strategis dalam upaya pengendalian inflasi nasional.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan, berkesempatan melaporkan kesiapan wilayahnya secara langsung kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), H. Arief Prasetyo Adi.Dalam laporannya, Kapolda memaparkan untuk tahap awal, target penjualan adalah 50 ton beras yang didistribusikan ke 8 titik di Kota Ambon dan pulau-pulau sekitarnya. "Kami laporkan, hasil penjualan yang telah dilaksanakan dari tanggal 11 hingga 13 Agustus sudah mencapai sekitar 500 juta rupiah," ungkap Kapolda.Kapolda juga menjelaskan strategi distribusi untuk menjangkau wilayah kepulauan. "Mengingat kondisi geografis, kami bersinergi dengan para Raja dan Kepala Desa untuk melakukan pendataan masyarakat yang membutuhkan. Setiap hari kami siagakan tiga unit truk untuk memastikan penyaluran berjalan lancar sesuai data yang kami terima," jelasnya.Seusai mengikuti arahan Kapolri, Kapolda Maluku didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau secara langsung pelaksanaan pasar murah. Kapolda juga berdialog dengan masyarakat untuk memastikan harga dan kualitas bahan pangan yang disediakan.Sebagai penutup, Kapolda secara simbolis melepas armada distribusi pangan yang akan bergerak ke titik-titik penjualan. Pelepasan ini menandai dimulainya secara masif operasional Gerakan Pangan Murah oleh Polda Maluku sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.Dalam kegiatan itu turut hadir mendampingi Kapolda yaitu Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, serta unsur perwakilan Forkopimda Provinsi Maluku dan kepala Bulog Kanwil Maluku serta pimpinan instansi terkait. PNO-12
15 Agu 2025, 07:36 WIT
KPK Dorong Pendidikan Jadi Garda Terdepan Pemberantasan Korupsi
Papuanewsonline.com, Yogyakarta –
Pendidikan tidak hanya menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih baik,
tetapi juga tembok kokoh yang melindungi bangsa dari praktik-praktik korupsi.
Kesadaran inilah yang digaungkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam
dua forum diskusi strategis bersama akademisi di Lembaga Layanan Pendidikan
Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada
Selasa (12/8/2025). Ketua KPK, Setyo Budiyanto,
menegaskan bahwa pendidikan adalah salah satu kunci utama pemberantasan
korupsi. Menurutnya, kampus dan dunia pendidikan memiliki peran ganda: mencetak
sumber daya manusia unggul secara akademis, sekaligus membentuk karakter
berintegritas yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. “Orang-orang yang memiliki
kredibilitas dan integritas akan menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai
integritas di lingkungannya,” ungkap Setyo di hadapan civitas akademika FH UGM. Berdasarkan Survei Penilaian
Integritas (SPI) Pendidikan Nasional 2024, indeks integritas pendidikan berada
di angka 69,5 atau kategori korektif. Angka ini menunjukkan masih adanya
praktik-praktik tidak berintegritas di lingkungan akademik, mulai dari
kecurangan ujian hingga penyalahgunaan kewenangan oleh pengajar maupun
pengelola kampus. Bagi KPK, kondisi ini bukan
sekadar catatan masalah, tetapi juga peluang untuk melakukan perbaikan
sistemik. Yogyakarta, yang dikenal sebagai kota pelajar, dinilai memiliki
potensi besar menjadi pusat pengembangan pendidikan antikorupsi di Indonesia. Kepala LLDIKTI Wilayah V, Setyabudi
Indartono, yang membuka kegiatan ini, mengapresiasi peran KPK dalam menggandeng
perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa pada 2023, LLDIKTI Wilayah V berhasil
meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KemenPANRB, dan kini
tengah berupaya menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Jogja sebagai kota pendidikan
dapat menjadi teladan, bahkan menjadikan mata kuliah antikorupsi sebagai bekal
wajib bagi mahasiswa baru,” kata Setyabudi. KPK mendorong penguatan kurikulum
pendidikan antikorupsi mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Langkah ini dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian/lembaga, termasuk Kementerian
Dalam Negeri, untuk membangun zona integritas di berbagai daerah. Ketua Pusat Kajian Antikorupsi
(Pukat) FH UGM, Totok Dwi Diantoro, menyebut bahwa pendidikan antikorupsi harus
menyentuh tiga level: individu, organisasi/lembaga, dan masyarakat. “Ini adalah investasi jangka
panjang yang memerlukan integrasi di semua lini pendidikan,” jelas Totok. Sementara itu, Direktur Caksana
Institute, Wasingatu Zakiyah, menekankan bahwa pendidikan antikorupsi bukan
hanya soal pengetahuan, tetapi juga keterampilan membangun karakter. Ia
mengingatkan pentingnya membentuk pola pikir dan perilaku antikorupsi sejak
dini agar generasi penerus tumbuh dengan fondasi moral yang kuat. Diskusi publik ini menjadi bukti
nyata bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan penegakan
hukum, tetapi harus dimulai dari membangun budaya integritas melalui
pendidikan. Dengan dialog terbuka, kemitraan kelembagaan, dan penguatan kurikulum,
KPK berharap perguruan tinggi mampu menjadi role model dalam membentuk
generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bersih dan berintegritas. “Jika pendidikan menjadi garda
terdepan, kita bisa melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak hanya
pintar, tetapi juga berani menolak dan melawan korupsi,” pungkas Setyo
Budiyanto. Penulis : GF Editor : GF
14 Agu 2025, 17:39 WIT
Kemensetneg Ajak Generasi Muda Semarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia
semakin terasa di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Rabu
(6/8/2025). Melalui Biro Hubungan Masyarakat, Kemensetneg menyambut hangat
kunjungan mahasiswa Program Sarjana Fakultas Hukum Universitas Bengkulu dan Badan
Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya di Gedung
Krida Bhakti, Jakarta Pusat. Kunjungan ini bukan sekadar
agenda tatap muka, melainkan sarana edukasi sekaligus ajakan terbuka bagi
generasi muda untuk ikut terlibat aktif dalam menyemarakkan peringatan
kemerdekaan, sekaligus memahami peran strategis Kemensetneg dalam tata kelola
pemerintahan dan penyiapan agenda nasional berskala besar. Acara dimulai dengan pemaparan
seputar tugas dan fungsi Kemensetneg, yang disampaikan langsung oleh Deputi
Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kemensetneg, Dr. Yuli Harsono,
S.H., LL.M. Dalam paparannya, Yuli menekankan bahwa generasi muda adalah mitra
strategis pemerintah dalam menyukseskan visi Indonesia Emas 2045. “Pemerintah tidak bisa berjalan
sendiri. Kita membutuhkan peran aktif anak muda untuk memberikan ide segar,
kritik konstruktif, dan dukungan moral dalam setiap kebijakan yang
dicanangkan,” ujar Yuli. Para mahasiswa kemudian mendapat
materi dari Kepala Biro Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, yang
memaparkan program-program prioritas pemerintah dalam rangka HUT RI ke-80,
termasuk kegiatan seni, budaya, dan inovasi digital yang dirancang untuk
melibatkan partisipasi publik secara luas. “Peringatan kemerdekaan bukan
hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh rakyat. Mahasiswa sebagai agen
perubahan perlu memanfaatkan momentum ini untuk menebarkan semangat kebangsaan
dan persatuan,” jelas Eddy. Sesi yang menarik perhatian
peserta adalah paparan dari Ani Natalia, S.E., M.Ec., CPS., perwakilan
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Ani menyoroti keterkaitan
antara penerimaan pajak dan pembiayaan program-program pembangunan nasional,
termasuk agenda HUT RI ke-80. “Setiap rupiah pajak yang
dibayarkan masyarakat kembali kepada rakyat dalam bentuk fasilitas publik,
pendidikan, infrastruktur, dan program pemberdayaan. Kesadaran pajak adalah
salah satu bentuk cinta tanah air,” tegas Ani. Kegiatan ini juga memberikan
kesempatan bagi mahasiswa untuk bertanya langsung kepada para narasumber.
Beberapa peserta menyampaikan pandangan dan ide kreatif, mulai dari strategi
kampanye publik yang lebih inklusif hingga pemanfaatan teknologi digital untuk
menyemarakkan peringatan kemerdekaan di daerah masing-masing. Dengan suasana dialog yang hangat
dan inspiratif, para mahasiswa pulang membawa wawasan baru dan semangat untuk
menjadi bagian dari perjalanan panjang Indonesia menuju 2045. Penulis : GF
Editor : GF
14 Agu 2025, 16:40 WIT
Bantu Para Petani Baru, Prajurit Yonif 754 Kostrad Panen Padi di Timika
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana di
sawah SP 4 Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Rabu (6/8/2025) pagi, terlihat
berbeda dari biasanya. Deretan prajurit berseragam loreng Yonif 754 Kostrad
tampak menyatu dengan para petani, memegang sabit dan turun langsung memanen
padi yang menguning. Kegiatan ini merupakan bagian
dari misi Yonif 754 Kostrad untuk mendukung program Ketahanan Pangan sekaligus
memberikan dukungan nyata kepada para petani baru di wilayah Timika. Setelah
sebelumnya sukses melaksanakan panen di homebase mereka, para prajurit kini
memilih untuk berbagi pengalaman, bertukar ilmu, dan memberikan bantuan tenaga
langsung di tengah masyarakat. Danyonif 754 Kostrad, Letkol Inf
Arief H. Usman, menegaskan bahwa kemajuan bersama hanya dapat dicapai bila
masyarakat dan TNI bahu-membahu membangun negeri. “Tanpa adanya kerjasama,
integrasi, dan koordinasi antara masyarakat dengan TNI, kemajuan bersama
pastinya akan terhambat,” ujarnya. Tak sekadar membantu memanen,
prajurit juga berdiskusi dengan para petani mengenai teknik perawatan sawah,
mulai dari pengelolaan air, pemupukan tepat waktu, hingga pengendalian hama
secara alami. Momen ini menjadi ajang transfer pengetahuan dua arah: prajurit
belajar kearifan lokal para petani, sementara masyarakat mendapatkan tips
pertanian yang lebih modern. Pak Imam (40), pemilik sawah
tempat kegiatan berlangsung, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian
dan bantuan para prajurit. “Yah terima kasih sebelumnya
untuk bantuan tenaga yang telah diberikan bapak-bapak tentara. Terima kasih
juga sudah mau bertukar pikiran tentang bagaimana caranya merawat sawah dengan
baik,” ujarnya sambil menikmati makan siang sederhana di pinggir sawah. Kehangatan interaksi ini membuat
batas antara prajurit dan warga seakan menghilang, berganti dengan semangat
kekeluargaan yang kental. Bagi Yonif 754 Kostrad, kegiatan
ini tidak hanya tentang memanen padi, tetapi juga membangun kemandirian pangan
dan memperkuat ketahanan sosial di daerah. Keikutsertaan prajurit dalam
aktivitas pertanian diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus
menggarap lahan, menjaga produktivitas, dan meningkatkan taraf hidup. Selain itu, kegiatan seperti ini
juga menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat—sebuah prinsip yang
selama ini menjadi landasan pengabdian prajurit. Penulis : Hendrik Editor : GF
14 Agu 2025, 14:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru