logo-website
Senin, 29 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Polsek Tayando Tam Amankan Pembukaan MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polsek Tayando Tam melaksanakan pengamanan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX Tahun 1447 H/2025 M tingkat Kecamatan Tayando Tam, Kota Tual, Rabu malam (8/10/2025).Pengamanan MTQ oleh personel gabungan Polsek Tayando Tam dan Koramil 1503 Tual ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tayando Tam, Ipda Syarif Pabisi.MTQ Kecamatan Tayando Tam mengusung tema ''Amalkan Nilai-Nilai Al-Qur'an Perkokoh Toleransi Dalam Mewujudkan Kota Tual yang Maryadat".“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati rangkaian pembukaan MTQ ini dengan nyaman dan khidmat,” kata Kapolsek.Selain melakukan penjagaan di area kegiatan, petugas juga membantu masyarakat, dan memberikan pelayanan keamanan secara humanis sehingga suasana tetap kondusif sepanjang acara.“Kehadiran kami di MTQ ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” tambah Kapolsek.Pelaksanaan MTQ dihelat selama 3 hari hingga 10 Oktober 2025. Kegiatan keagamaan ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tual melalui pemukulan beduk.Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kabag Ops Polres Tual AKP La Ode Arif Jaya, S.H. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ sebagai wadah strategis dalam membina generasi muda agar mencintai Al-Qur’an.“MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi sarana menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari agar terbentuk generasi Qurani yang berakhlak, berbudaya, dan sejahtera," ungkapnya. PNO-12 10 Okt 2025, 19:24 WIT
Kemenko Polkam Tegaskan Dukungan Diplomasi Kedaulatan Lewat Diplomatic Tour 2025 Papuanewsonline.com, Bekasi – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia kembali menegaskan peran strategis diplomasi kedaulatan Indonesia di tingkat internasional. Melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Kemenko Polkam menggelar Rapat Koordinasi Finalisasi Persiapan Diplomatic Tour 2025 di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), khususnya dalam bidang kesehatan. Diplomatic Tour 2025 dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Oktober 2025 di Jakarta, Bandung, dan Bali, dengan menghadirkan perwakilan Wakil Tetap (Watap) negara sahabat di PBB New York. Asisten Deputi Kerja Sama Pasifik, Oseania, dan Afrika, Marsma TNI Parimeng, menjelaskan bahwa Diplomatic Tour 2025 bukan hanya agenda seremonial, melainkan wadah strategis untuk memperlihatkan kemajuan Indonesia dalam sektor kesehatan, teknologi, dan infrastruktur. “Diplomatic Tour 2025 dirancang untuk menampilkan capaian Indonesia di bidang kesehatan, infrastruktur, dan teknologi. Melalui ini, kita ingin menunjukkan kontribusi nyata diplomasi kedaulatan yang konstruktif sekaligus meneguhkan posisi Indonesia di antara negara-negara Selatan,” ujar Marsma Parimeng. Menurutnya, sektor kesehatan menjadi fokus utama karena keberhasilan Indonesia dalam membangun sistem yang tangguh, mandiri, dan inklusif pascapandemi. Dengan menampilkan capaian tersebut, Indonesia berharap dapat mendorong kolaborasi baru sekaligus menjadi role model dalam kerja sama pembangunan global. Rangkaian Diplomatic Tour 2025 akan mencakup berbagai agenda penting, di antaranya, kunjungan kehormatan kepada pejabat tinggi pemerintah Indonesia, pertemuan langsung dengan industri strategis nasional, dialog bersama mitra internasional tentang kesehatan, infrastruktur, dan teknologi dan promosi sektor pariwisata berkelanjutan, terutama destinasi unggulan di Bali. Marsma Parimeng menekankan bahwa rangkaian kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring diplomasi pembangunan serta membuktikan komitmen Indonesia sebagai negara yang berperan aktif dalam KSST. Melalui forum ini, Kemenko Polkam menegaskan bahwa diplomasi kedaulatan Indonesia tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi lintas sektor – baik pemerintah, industri, maupun mitra internasional – mutlak diperlukan untuk memastikan kerja sama pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Diplomatic Tour ini bukan hanya memperluas jejaring kerja sama, tapi juga menjadi sarana membangun momentum diplomasi pembangunan yang berkelanjutan. Harapannya, posisi Indonesia semakin kokoh sebagai pemimpin di antara negara-negara Selatan,” tambah Marsma Parimeng. Dengan mengusung semangat “diplomasi yang memberi solusi”, Kemenko Polkam berharap kegiatan ini akan memperkuat postur diplomasi kedaulatan Indonesia serta menjadi contoh implementasi kerja sama internasional yang saling menguntungkan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas. “Kami berharap Diplomatic Tour 2025 dapat memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang bukan hanya penerima, tapi juga pemberi kontribusi dalam pembangunan global. Ini adalah bentuk nyata diplomasi kedaulatan yang membumi,” pungkasnya.(GF) 10 Okt 2025, 00:22 WIT
Tanam Jagung Serentak, Kapolres Buru Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Ketahanan Pangan Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Buru, Maluku.Demikian disampaikan Kapolres saat menghadiri Penanaman Jagung Kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan Tahun 2025 di Desa Awalinan, Kecamatan Air Buaya, Rabu (8/10/2025).Penanaman jagung yang secara serentak terpusat di Provinsi Banten, ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Turut mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Di Buru, penanaman jagung berjenis Pipil. Ditanam di lahan seluas 2 hektar yang merupakan bagian dari pelaksanaan program pertanian kuartal IV tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional.Dalam sambutannya, AKBP Sulastri Sukidjang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan. "Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Buru," harapnya.Penanaman jagung, kata Kapolres, bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian semua instansi terkait terhadap kebutuhan pangan nasional. "Kami dari Polres Buru siap mendukung penuh program-program pemerintah, khususnya di sektor pertanian, demi kesejahteraan masyarakat," ujar Kapolres.Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buru, Bambang Lalangbuana, juga mengungkapkan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Buru.Program penanaman jagung diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian lokal, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah antisipatif dalam menghadapi potensi krisis pangan global. PNO-12 09 Okt 2025, 14:57 WIT
Ombudsman RI Terima Aduan Jurnalis Papuanewsonline.com Terkait Intimidasi Kasat Reskrim Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Gelombang keresahan melanda dunia pers di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, setelah empat jurnalis dari Papuanewsonline.com melaporkan kasus dugaan teror, intimidasi, dan ancaman yang mereka alami dari Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria, beserta sejumlah anak buahnya. Laporan resmi tersebut disampaikan ke Posko Siaga Ombudsman Republik Indonesia Kabupaten Mimika pada Rabu (8/10/2025). Empat jurnalis yang mengajukan aduan tersebut adalah Ifo Rahabav, Hendrikus Rahalob, Abiem Abdul Khohar, dan Jhoan Mutashim Amrulloh. Mereka menegaskan bahwa tindakan intimidasi yang dialami bukan hanya mencederai kebebasan pers, tetapi juga merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan oleh aparat penegak hukum. Ketua Posko Siaga Ombudsman Kabupaten Mimika, Antonius Rahabav, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, aduan dari para jurnalis telah diterima dan sedang dalam proses kajian serta verifikasi untuk ditindaklanjuti ke Ombudsman RI Perwakilan Papua di Jayapura. “Benar, kami sudah menerima dan menindaklanjuti aduan itu. Proses akan berjalan sesuai ketentuan. Perbuatan yang dilaporkan, berupa intimidasi dan ancaman terhadap jurnalis, jelas merupakan tindakan melawan hukum dan tidak pantas dilakukan oleh seorang penyelenggara negara,” tegas Antonius. Antonius menjelaskan, berdasarkan hasil telaah awal, tindakan yang dilaporkan para jurnalis masuk dalam kategori maladministrasi. Ia menyebut maladministrasi adalah segala bentuk tindakan tidak patut oleh pejabat publik atau penyelenggara negara yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat. “Perbuatan mengancam, menakut-nakuti, menekan agar seseorang diam atau tunduk demi kepentingan pribadi adalah bentuk maladministrasi. Terlebih, jika sampai menggunakan kata-kata kotor, diskriminasi, atau penyimpangan prosedur, itu merupakan bentuk nyata penyalahgunaan wewenang,” jelasnya. Lebih lanjut, Antonius menegaskan bahwa dalam kasus ini jelas ada pelaku dan korban. Pelaku adalah penyelenggara negara, dalam hal ini aparat kepolisian, sementara korban adalah jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya. Dengan demikian, laporan ini memenuhi persyaratan untuk ditindaklanjuti sebagai dugaan maladministrasi. Antonius juga menjelaskan, keempat jurnalis tersebut telah menempuh mekanisme pengaduan sesuai aturan Ombudsman. Mereka mendatangi Posko Siaga Ombudsman, bertemu dengan divisi pengaduan masyarakat, mengisi formulir resmi, membuat kronologi kejadian, serta melampirkan dokumen pendukung berupa identitas dan foto terkait kasus. “Tahapan administrasi sudah dilengkapi dengan baik. Dengan demikian, laporan ini telah memenuhi syarat untuk diteruskan ke Ombudsman Papua agar diproses lebih lanjut secara berjenjang,” tambah Antonius. Diketahui, kehadiran Posko Siaga Ombudsman di Kabupaten Mimika sendiri merupakan implementasi dari Surat Keputusan (SK) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pembentukan Posko Aduan Ombudsman. Posko ini dibentuk untuk memperluas jangkauan pelayanan Ombudsman, khususnya dalam menampung laporan dugaan maladministrasi dari masyarakat di wilayah Papua Tengah. Kasus ini menjadi sorotan lantaran menyangkut kebebasan pers yang dijamin oleh undang-undang. Laporan para jurnalis diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk melakukan evaluasi, sekaligus pengingat pentingnya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas negara. Dengan diterimanya aduan ini, Ombudsman RI kini memiliki tanggung jawab untuk menindaklanjuti laporan secara prosedural, memastikan perlindungan bagi para jurnalis, serta menegakkan prinsip pelayanan publik yang adil, transparan, dan bebas dari intimidasi.     Penulis: PNO-12 Editor: GF 09 Okt 2025, 11:27 WIT
Kapolda Maluku Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M. Si, memberikan apresiasi terhadap kegiatan penanaman jagung kuartal IV yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia, termasuk di Maluku.Kegiatan yang dirangkai dengan peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang didampingi Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si, ini diikuti Kapolda Maluku secara virtual dari Dusun Kemiri, Desa Hative Besar, Kota Ambon, Rabu (8/10/2025).Penanaman jagung secara serentak ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan yang dilaksanakan ini dipusatkan di Tangerang, Banten."Kami memberikan apresiasi atas terlaksananya penanaman jagung kuartal empat di Indonesia, dan peresmian gudang ketahanan pangan Polri oleh Bapak Wakil Presiden," kata Kapolda di sela-sela kegiatan.Secara khusus, apresiasi yang sama juga disampaikan Kapolda atas terlaksananya penanaman jagung secara serentak di sejumlah daerah di provinsi Maluku. "Polda Maluku telah berkomitmen untuk selalu mendukung program Polri dan Pemerintah, khususnya mensukseskan swasembada pangan nasional," ungkapnya.Irjen Dadang juga mengajak semua instansi terkait di Maluku serta seluruh elemen masyarakat agar dapat berkolaborasi, dan bersinergi dalam menyukseskan program Pemerintah, ketahanan pangan nasional.Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya menyampaikan penekanan mengenai pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.Wakil Presiden secara khusus menyampaikan bahwa Kapolri mendapatkan tugas tambahan untuk menggalakkan penanaman jagung. Tugas ini tidak hanya dibebankan kepada Polri, tetapi diperluas kepada semua stakeholder, termasuk institusi pendidikan seperti pesantren, demi menjaga ketahanan pangan.Wapres juga menekankan pentingnya perhatian berkelanjutan kepada para petani. "Saya harap ke depan untuk para Petani jangan sampai merasa ditinggal hingga panen kurang baik. Petani terus harus diperhatikan," tegas Wakil Presiden.Dukungan nyata dari pemerintah telah disalurkan, termasuk bantuan dari Kementerian Pertanian dan inisiatif dari Kapolri, berupa alat-alat pertanian yang modern.Pada kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan jajaran atas suksesnya pelaksanaan program strategis yang diamanahkan oleh Bapak Presiden.Sebagai tindak lanjut dari kegiatan virtual, Kapolda Maluku bersama seluruh tamu undangan melaksanakan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 0,25 Hektar di lokasi tersebut. Sebanyak 8 kilogram bibit Jagung jenis Pipil ditanam sebagai komitmen nyata Polda Maluku dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga ketersediaan komoditas pangan. PNO-12 09 Okt 2025, 07:52 WIT
Dukung Swasembada Pangan 2025, Kapolres Tual dan Wakil Walikota Tanam Jagung Serentak Papuanewsonline.com, Tual - Semangat kemandirian pangan kembali digaungkan di Kota Tual. Bertempat di Kompleks Bugis Makassar, Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Rabu (8/10/2025), dilaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025. Kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan nasional menuju swasembada pangan.Penanaman jagung dihadiri Kapolres Tual, AKBP Adrian Soeharto Yonathan Tuuk, S.I.K., M.H, Wakil Wali Kota Tual, Hi. Amir Rumra, S.Pi., M.Si, bersama unsur Forkopimda dan OPD terkait lainnya.Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sesi zoom meeting nasional yang diikuti oleh Wakil Wali Kota Tual bersama Kapolres Tual, mewakili Kota Tual dalam deklarasi serentak penanaman jagung di seluruh Indonesia.Usai zoom meeting, dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis di lahan pertanian Desa Fiditan, disertai sesi foto bersama dan dialog singkat dengan kelompok tani setempat.Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra menegaskan penanaman jagung yang dilaksanakan merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan.“Swasembada bukan hanya target nasional, tetapi juga tekad daerah untuk menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa,” ujarnya.Sementara itu, Kapolres Tual AKBP Adrian Tuuk menambahkan, dukungan aparat kepolisian terhadap kegiatan produktif masyarakat adalah bagian dari pelayanan keamanan yang menumbuhkan kesejahteraan.“Kami siap mendukung petani, karena pangan adalah fondasi stabilitas sosial,” ungkapnya.Kegiatan penanaman jagung menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kota Tual di sektor pertanian, yang menargetkan peningkatan hasil panen sekaligus pemberdayaan masyarakat desa. PNO-12 09 Okt 2025, 07:43 WIT
Sebanyak 27 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Empat Jenderal Sandang Bintang Tiga Papuanewsonline.com, Jakarta – Malam penuh makna tersaji di Rupattama Mabes Polri, Senin (6/10/2025), ketika sebanyak 27 Perwira Tinggi (Pati) Polri resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh pimpinan Polri. Kenaikan pangkat ini menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier, sekaligus bentuk apresiasi atas pengabdian panjang para perwira dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tanah air. Dalam upacara tersebut, tercatat empat perwira tinggi Polri resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen), delapan perwira naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen), dan lima belas perwira lainnya kini berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen). Empat nama yang naik pangkat menjadi Komjen Pol, yaitu: Komjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. – menjabat sebagai Dankorbrimob Polri. Komjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. – menjabat sebagai Kabaintelkam Polri. Komjen Pol Yudhiawan, S.I.K., S.H., M.H., M.Si. – menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian ESDM RI. Komjen Pol Dr. Dwiyono, S.I.K., M.Si. – menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini tidak hanya bermakna penghargaan, tetapi juga menjadi amanah besar bagi para perwira yang menyandangnya. “Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi merupakan amanah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil dari kerja keras, integritas, serta dedikasi yang tidak pernah surut,” ujar Irjen Sandi dalam keterangannya. Selain empat jenderal bintang tiga, delapan perwira tinggi lainnya resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen), di antaranya: Irjen Pol Reza Arief Dewanto, S.I.K. – Wadankorbrimob Polri. Irjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. – Wakabaintelkam Polri. Irjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.Si., M.H. – Dosen Kepolisian Utama TK. I Akpol Lemdiklat Polri. Sementara itu, sebanyak 15 perwira lainnya mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Mereka berasal dari berbagai satuan dan instansi Polri. Di antaranya: Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, S.I.K., M.Si. – Dirtipideksus Bareskrim Polri. Brigjen Pol Dra. AA Sagung Dian Kartini – Karokerma KL Stamaops Polri. Kenaikan pangkat ini menunjukkan adanya pemerataan karier yang sejalan dengan kinerja serta pengabdian para perwira tinggi di berbagai lini. Lebih lanjut, Irjen Sandi Nugroho berharap agar seluruh perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. “Kami percaya para perwira yang naik pangkat ini akan semakin memperkuat soliditas dan kapasitas organisasi Polri, baik dalam tugas-tugas internal maupun ketika ditugaskan di berbagai kementerian dan lembaga negara lainnya,” pungkasnya. Upacara kenaikan pangkat di Rupattama Mabes Polri berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Para perwira yang menerima kenaikan pangkat berdiri tegap dengan seragam kebesaran mereka, menerima penghormatan sebagai wujud simbolis atas capaian dan tanggung jawab baru yang mereka emban.(GF) 09 Okt 2025, 01:16 WIT
Presiden Lantik Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Matius Fakhiri sebagai Gubernur Papua dan Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen sebagai Wakil Gubernur Papua untuk masa jabatan 2025–2030. Upacara pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 108/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian Penjabat Gubernur dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur serta Wakil Gubernur Papua. Dengan pengucapan sumpah jabatan, keduanya resmi memimpin Papua untuk lima tahun ke depan. Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan bagian dari komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan yang adil dan merata di Tanah Papua. “Papua adalah bagian penting dari Indonesia. Kita harus memastikan pembangunan di Papua berlangsung lebih cepat, lebih merata, dan lebih berkelanjutan. Pelantikan hari ini adalah langkah besar menuju Papua yang maju, aman, dan sejahtera,” ujar Presiden Prabowo. Selain melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Presiden Prabowo juga melantik Ketua dan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua berdasarkan Keppres Nomor 110/P Tahun 2025. Komite ini akan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan di Papua dengan fokus pada tata kelola yang baik, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat asli Papua. Adapun susunan pejabat yang dilantik sebagai Ketua dan Anggota Komite Eksekutif adalah: Velix Vernando Wanggai – Ketua John Wempi Wetipo – Anggota Ignatius Yogo Triyono – Anggota Paulus Waterpauw – Anggota Ribka Haluk – Anggota Ali Hamdan Bogra – Anggota Gracia Josaphat Jobel Mambrasar – Anggota Yanni – Anggota John Gluba Gebze – Anggota Juharson Estrella Sihasale – Anggota Dengan pelantikan kepemimpinan definitif di Provinsi Papua dan pengukuhan Komite Eksekutif, pemerintah pusat berharap sinergi antara pusat dan daerah semakin kuat. Tujuannya jelas: menciptakan Papua yang damai, berdaya saing, serta mampu berdiri sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Gubernur Papua Matius Fakhiri dalam pernyataannya menyampaikan komitmen penuh untuk menjalankan amanah ini. “Kami akan bekerja dengan hati, dengan penuh integritas, untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat Papua,” ungkapnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen menambahkan bahwa fokus utama pemerintah daerah ke depan adalah peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang menjangkau wilayah-wilayah terpencil. Pelantikan ini menjadi momentum penting yang menandai babak baru kepemimpinan di Papua. Dengan dukungan penuh pemerintah pusat melalui Komite Eksekutif Otonomi Khusus, diharapkan Papua dapat lebih cepat keluar dari berbagai tantangan sosial-ekonomi dan bergerak menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.(GF) 09 Okt 2025, 01:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT