logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Bupati dan Kapolres Yalimo Berhasil Lakukan Pembukaan Palang, Ini Hasil Kesepakatannya Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Resor Yalimo Kompol Rudolof Yabansabra, S.H., M.H bersama Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, S.Pd,MM berhasil lakukan pembukaan palang di Kampung Hundilip Km 86 dan Kampung Dombomi Km 74 Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo, Senin (20/03).Pemalangan tersebut dikarenakan tuntutan masyarakat menyangkut turunnya DPT (Daftar Pemilihan Tetap) atau Suara Pada 5 Distrik di Kabupaten Yalimo dan diadakan pertemuan untuk menemukan solusi agar palang bisa dibuka.Pertemuan tersebut dihadiri oleh Bupati KPU Kabupaten Yalimo, pihak Bawaslu Kabupaten Yalimo, pihak Dukcapil dan Kapolres Yalimo.Dalam kesempatannya Bupati Yalimo mengatakan bahwa KPU Kabupaten Yalimo akan kembalikan suara hak pilih seperti semula agar tidak terjadinya persoalan pada pentahapan Pemilihan umum tahun 2024.“Saya harap kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aksi-aksi yang lebih dari pada ini, dikarenakan persoalan ini telah dibicarakan pada hari ini,” ucap Bupati Yalimo.Sementara itu, Kapolres Yalimo mengatakan permasalahan ini akan dibicarakan bersama dengan KPU Yalimo dan dinas kependudukan setempat.“Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Yalimo ini agar selalu aman dan kondusif,” ucapnya.Kini aksi pemalangan tersebut telah  dinegosiasi dan berhasil dibuka serta Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena dapat kembali beraktivitas seperti pada umumnya (Redaksi) 21 Mar 2023, 13:55 WIT
Polda Papua Klarifikasi Beredarnya Video Kecelakaan Truck di Kabupaten Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Jayapura – Beredar video kecelakaan sebuah truck yang masuk ke jurang di beberapa platform media sosial mendapat tanggapan serius dari Polda Papua.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom., saat ditemui membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa benar kejadian tersebut terjadi pada bulan Juli 2022 lalu dimana akibat kejadian tersebut mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 29 orang lainnya mengalami luka-luka.“Kami sudah konfirmasi ke Polres Puncak Jaya bahwa benar kejadian tersebut dimana tepatnya pada Selasa tanggal 5 Juli 2022 sekira pukul 12.13 wit bertempat di Kampung Tukwi Distrik Gurage Kabupaten Puncak Jaya,” ucap Kabid Humas.Kabid Humas menegaskan bahwa beberapa postingan di platform yang beredar kecelakaan truck itu bukanlah kejadian pada hari ini tapi sudah 8 (delapan) bulan yang lalu.“Kejadian kecelakaan tersebut berawal ketika truk yang dikemudikan MW tersebut mengangkut 35 orang dari Distrik Mulia menuju Distrik Waegi untuk mengikuti acara adat yaitu pembayaran denda adat di Distrik Waegi,” tutur Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan saat dalam perjalanan tepatnya saat memasuki turunan di Sanoba, Distrik Gurage, sang sopir mencoba untuk memompa rem kendaraannya, namun hilang kendali (rem blong).“Atas kejadian tersebut, sebanyak enam orang meninggal dunia dan ada 29 orang lainnya mengalami luka-luka,” pungkasnya.“Para korban di bawa ke RSUD Mulia untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis,” imbuhnya.Sat Lantas Polres Puncak Jaya telah menangani kasus kecelakaan tersebut dengan memediasi pihak sopir dan para keluarga korban untuk penyelesaian kasus kecelakaan (Redaksi) 21 Mar 2023, 13:45 WIT
Kepolisian Resor Dogiyai Selidiki Kasus Percobaan Pembakaran Kantor PLN Monamani Papuanewsonline.com, JAYAPURA – Kepolisian Resor Dogiyai saat ini sedang menyelidiki kasus percobaan pembakaran kantor PLN Monamani yang bertempat di jalan Tokapo kampung Mauwa Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai Prov. Papua Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat ditemui di Media Center Bid Humas Polda Papua, Senin (20/03). Kabid Humas mengatakan kejadian berawal pada Senin (20/03) sekitar pukul 04.30 wit, saksi mendengar suara anjing menggongong sebanyak 2 kali. Karena merasa hal itu biasa kemudian saksi mengabaikannya. “Sekitar pukul 07.30 wit saksi melihat adanya barang bukti yang digunakan untuk membakar kantor PLN Dogiyai tersebut,” ucap Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan setelah menemukan barang bukti, saksi melaporkan temuan tersebut ke rekan kerjanya. “Adapun barang bukti yang diamankan 3 (tiga) plastik bening yang berisikan bensin atau pertalite, 9 (sembilan) biji korek api dan potongan obat nyamuk,” kata Kombes Benny. Kombes Benny menjelaskan ruang panel tersebut tidak memiliki pintu sehingga masyarakat bisa dengan leluasa masuk untuk melakukan aksinya. Sementara itu, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju mengatakan saat ini Sat Reskrim Polres Dogiyai masih mendalami kasus percobaan pembakaran kantor PLN Dogiyai. “Saat ini anggota Polres Dogiyai melakukan patroli secara bergantian terutama di areal PLN Monamani untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kompol Sarraju. (Redaksi)     20 Mar 2023, 23:15 WIT
Polisi Selidiki Kasus Percobaan Pembakaran Kantor PLN Monamani di Dogiyai Papuanewsonline.com , Jayapura – Kepolisian Resor Dogiyai saat ini sedang menyelidiki kasus percobaan Pembakaran kantor PLN Monamani yang bertempat di jalan Tokapo kampung Mauwa Distrik Kamu Kabupaten Dogiyai Prov. Papua Tengah.Hal ini sesuai dengan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom., saat ditemui di Media Center Bid Humas Polda Papua, Senin (20/03).Kabid Humas mengatakan kejadian berawal pada Senin (20/03) sekitar pukul 04.30 WIB, saksi mendengar suara anjing menggongong sebanyak 2 kali. Karena merasa hal itu biasa kemudian saksi mengabaikannya.“Sekitar pukul 07.30 saksi melihat adanya barang bukti yang digunakan untuk membakar kantor PLN Dogiyai tersebut,” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan setelah menemukan bukti barang, saksi melaporkan temuan tersebut ke rekan kerjanya.“Adapun barang bukti yang diamankan 3 (tiga) plastik bening yang berisi bensin atau pertalite, 9 (sembilan) biji korek api dan potongan obat nyamuk,” kata Kombes Benny.Kombes Benny menjelaskan ruang panel tersebut tidak memiliki pintu sehingga masyarakat bisa dengan leluasa masuk untuk melakukan aksinya.Sementara itu, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju mengatakan saat ini Sat Reskrim Polres Dogiyai masih mendalami kasus percobaan pembakaran kantor PLN Dogiyai.“Saat ini anggota Polres Dogiyai melakukan patroli secara bergantian terutama di areal PLN Monamani untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kompol Sarraju ( Redaksi ) 20 Mar 2023, 14:57 WIT
Warga Yahukimo Ke Jayapura Menggunakan Pesawat Hercules Akibat Ketiadaaan Layanan Penerbangan Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 261 warga di Yahukimo berangkat ke Jayapura menggunakan pesawat udara Hercules A-1315 tipe C-130 milik TNI-AU, Kamis (16/3/2023) siangTidak beroperasinya pesawat komersil pasca rentetan kejadian di Yahukimo membuat warga yang seharusnya berangkat karena keperluan pribadi, keluarga atau dinas menjadi terhambat, oleh karena itu mereka memanfaatkan pesawat Hercules untuk berangkat ke Jayapura dari Yahukimo.Hal tersebut turut didukung oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom saat dimintai keterangannya.Ia menyampaikan bahwa, ratusan masyarakat yang berangkat tersebut tidak bisa dikatakan jika mereka takut akibat adanya peristiwa yang terus terjadi di Yahukimo, melainkan karena memang adanya keperluan yang tertunda sehingga memanfaatkan kesempatan untuk berangkat dengan pesawat Hercules.“Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga bernama Bur, dirinya berangkat karena akikahan anaknya di Makassar yang seharusnya berangkat pada hari minggu lalu, namun karena tidak ada pesawat ke Yahukimo jadinya tertunda sehingga ini merupakan kesempatannya untuk berangkat,” kata Kabid.Untuk diketahui bahwa warga yang berangkat tidak hanya dari warga Non-Papua saja, melainkan warga asli Yahukimo juga sebagian berangkat, yakni seperti saudara James Mirin yang turun ke Jayapura karena keperluan melanjutkan kuliahnya.“Saya mau lanjut kuliah jurusan Guru di Uncen (Universitas Cenderawasih), karena penerbangan yang susah dan ada kesempatan menggunakan Pesawat Hercules, saya langsung ikut agar tidak tertinggal pada saat melaksanakan kuliah nanti,” ujar James Mirin.Kombes Pol. Ignatius Benny memastikan bahwa tidak semua warga berangkat karena takut dengan banyaknya aksi Kelompok Kriminal Bersenjata, tetapi karena adanya kebutuhan yang mengharuskan untuk melakukan penerbangan ke luar Kabupaten Yahukimo.“Tidak semua warga meninggalkan Kota Dekai karena takut dengan adanya situasi keamanan, tetapi mereka memang ada urusan yang perlu diselesaikan sehingga menunggu pesawat Hercules sebagai moda transportasi Udara,” ungkap Kabid Humas.Soal keamanan di Yahukimo, Kabid Humas mengatakan bahwa Polda Papua telah menambahkan personel untuk membackup Polres Yahukimo dalam pemulihan kamtibmas pasca sejumlah kejadian yang ada.“Sebanyak 40 personel Brimob serta 20 personel TNI telah tiba di Yahukimo dari Jayapura dan Timika hari ini untuk penambahan perkuatan dengan menggunakan pesawat Hercules dan kemudian pesawat tersebut ditumpangi oleh masyarakat Yahukimo untuk turun ke Jayapura,” kata Kombes Benny. (Redaksi) 17 Mar 2023, 07:43 WIT
DPO Kasus Hilangnya Nyawa Anggota Brimob di Bayabiru Paniai, Ditemukan Setelah 8 Tahun Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Paniai akhirnya menemukan Penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa anggota BKO Brimob di Bayabiru, Kabupaten Paniai pada tahun 2015 lalu dan masuk dalam daftar Nomor : DPO/07/XII/2015/Reskrim.Pelaku yang telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang oleh Kepolisian diketahui bernama UMAR Alias ​​RAMADAN yang menjadi incaran Polisi selama 8 tahun akibat kasus tersebut dan berhasil melarikan diri usai melakukan aksinya.Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom saat ditemui oleh awak media, Kamis (16/3).Kabid Humas menjelaskan bahwa kronologi awal ditemukannya pelaku yakni pada saat Kapolsubsektor Bayabiru Ipda Amir bersama personelnya sedang melaksanakan Patroli rutin disekitaran Kampung Bayabiru.“Saat sedang berpatroli, seseorang mencoba mengecek sebuah rumah kosong yang tak berpenghuni disekitaran Kampung dan terlihat ada seseorang yang berada dirumah tersebut hendak melarikan diri lewat pintu belakang namun sambil membawa sebuah parang,” ungkapnya.Dia melanjutkan, saat diamankan, pelaku kemudian balik menyerang anggota menggunakan parang yang dipegangnya yang tidak lama kemudian anggota memberikan peringatan sebanyak 2 kali ke atas namun tak diindahkan oleh pelaku yang semakin menyerang personel.“Saat pelaku semakin dekat dan mengayunkan parangnya ke anggota, kemudian dilakukan tembakan ke arah pelaku hingga terjatuh dan tak sadarkan diri,” terangnya.Saat dilakukan pengecekan kondisi, pelaku kini dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya. Ia diketahui menjadi DPO atas Laporan Polisi: LP/52-a/XII/2015/Papua/Res Paniai, tanggal 20 Desember 2015 atas kasus melakukan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan dikenakan Primer Pasal 338 Subsider Pasal 351 ayat(1), ( 3), (4) KUHPidana.“Jenazah pelaku kini telah diterbangkan ke Kabupaten Nabire dari Kabupaten Paniai untuk selajutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Kabid Humas. (Redaksi) 16 Mar 2023, 20:23 WIT
Kematian Dokter Spesialis di Nabire Dalam Tahap Penyelidikan Sat Reskrim Polres Nabire Papuanewsonline.com, Jayapura – Meninggalnya Dokter Spesialis di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah terus didalami pihak Kepolisian Polres NabireKabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom saat ditemui diruang kerjanya membenarkan bahwa hingga saat ini kasus kematian Dokter Spesialis di Kabupaten Nabire dalam tahan Penyelidikan Sat Reskrim Polres Nabire.Ia menyebutkan, saat ini Kapolres Nabire bersama tim masih melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap motif serta penyebab dari meninggalnya Dokter Spesialis tersebut.“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, selain itu hasil medis oleh pihak terkait masih kami tunggu sehingga dapat kita padukan dengan hasil penyelidikan tim reskrim serta barang bukti yang kami temui di TKP,” tuturnya.Pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin sehingga kasus ini dapat cepat terungkap dan akan disampaikan kepada media, karena hingga kini masih belum bisa dipastikan penyebab dari meninggalnya Almh. Dr. Marwanty Susanty tersebut.“Kepada warga untuk tetap bersabar sambil menunggu hasil penyelidikan oleh personel di lapangan, jangan kita membangun opini yang dapat mengganggu situasi kamtibmas khususnya di Kabupaten Nabire. Percayakan semuanya kepada pihak Kepolisian untuk bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus kematian Dokter Mawar,” imbuhnya.Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Akhmad Alfian, S.I.K., M.H menambahkan bahwa dari hasil visum yang dilakukan petugas medis bahwa ditemukan beberapa lebam dibagian tubuh jenazah yaitu diwajah, leher dan diperut yang dimana hal ini dapat dikatakan tidak wajar.“Temuan tersebut yang saat ini juga sedang kami dalami terus guna mengungkap apa penyebab kematian Dokter Mawar karena diketahui bahwa sebelumnya almarhumah tidak mempunya rekam jejak penyakit,” jelasnya.Menurutnya, kejelasan hingga kini dari Dokter Ahli Forensik secara resmi belum ada namun diketahui bersama bahwa adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami almarhumah dan untuk pelaku juga sedang diselidiki dari keterangan saksi yang diperiksa serta barang bukti yang ditemukan di TKP. (Redaksi) 16 Mar 2023, 18:10 WIT
Polisi Tangani Kasus Kebakaran SMP N 2 Dekai, Kabupaten Yahukimo Papuanewsonline.com, Jayapura – Polres Yahukimo kini tengah menangani kasus kebakarannya bangunan SMPN 2 Dekai, Kabupaten Yahukimo yang terjadi sekitar pukul 01.25 WIB, Kamis (16/3).Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, SH, SIK, M.Si saat dimintai keterangannya.Ia menjelaskan bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 21.30 WIB, aparat Gabungan TNI-Polri sempat melaksanakan Patroli mengelilingi Kota Dekai dan setelahnya kembali ke Mako Polres Yahukimo untuk Konsolidasi.“Saat kejadian tersebut, kemudian terdengar laporan melalui Hanie Talkie (HT) dari Personel Brimob Polda Papua bahwa adanya api yang cukup besar memakan bangunan SMP N 2 Dekai,” ungkapnya.Mendengar laporan tersebut, personel kemudian langsung bergerak untuk merespon ke TKP untuk melakukan pengamanan serta pemadaman api.“Akibat api yang terlalu besar dan kekurangan fasilitas, sehingga upaya pemadaman sulit dilakukan hingga menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya,” ucap Kapolres.Pihaknya juga telah mengamankan 2 orang untuk dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut yakni MW (26) dan EM (14) guna menyelidiki lebih lanjut siapa penyebab dan motifnya.Ia menambahkan, dari hasil Olah TKP ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) lembar seng, 1 (satu) balok kayu dan 1 (satu) komputer yang dalam kondisi hangus terbakar yang diamankan guna proses pengenalan.“Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan pihak sekolah, kerugian yang ditafsir mencapai kurang lebih Rp. 2.000.000.000,- (Dua Miliyar Rupiah)," jelas AKBP Arief Kristanto.Di akhir tuntutannya, Kapolres juga menyebutkan bahwa kedepannya aparat Gabungan akan lebih meningkatkan Patroli di rawan kemacetan serta lebih memperluas lokasi pengecualian terlebih pada area sekolah di Kota Dekai guna mengantisipasi hal seperti itu.“Kami juga telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membantu meningkatkan kamtibmas dengan mengaktifkan Pos Kamling dan pemberlakuan tamu wajib lapor di daerah masing-masing,” tutupnya. ( Redaksi ) 16 Mar 2023, 16:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT