Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Seleksi PAG dan SBP, 118 Anggota Polda Maluku Dinyatakan Lulus
Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 118 anggota Polda Maluku dinyatakan lulus seleksi Perwira Alih Golongan (PAG) Tahun 2025 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun 2026. Seleksi PAG yang dinyatakan lulus berjumlah 12 orang dan SBP sejumlah 106 orang. Ratusan personel dinyatakan lulus melalui sidang Penetapan Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Sidang ini digelar di Aula Basudara Manise Lantai 5, Mapolda Maluku, Jumat, 24 Oktober 2025.Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi PAG 2025 dan SBP 2026 merupakan puncak dari rangkaian seleksi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan personel Polri yang ideal dan mewujudkan postur Polri yang berkualitas.Dalam sidang tersebut hadir para Pejabat Utama Polda Maluku. Turut hadir para peserta seleksi yaitu dari PAG sejumlah 31 orang dan SBP sebanyak 108 orang. Mereka yang hadir setelah melalui proses seleksi ketat meliputi enam aspek penilaian, termasuk Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Psikologi.Untuk seleksi SBP, 106 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari anggota Brimob 103 orang dan anggota Polairud Polda Maluku 3 orang.Wakapolda Maluku dalam amanatnya pertama-tama menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para peserta yang dinyatakan lulus terpilih.Wakapolda juga membagikan kisah historisnya saat mengikuti seleksi hingga bisa mencapai posisi sebagai Wakapolda Maluku saat ini. "Perjalanan karier di Polri penuh perjuangan. Saya juga pernah berada di posisi kalian, menghadapi berbagai seleksi. Kunci utamanya adalah keimanan, menjaga fisik, menyiapkan mental, dan yang terpenting, jangan pernah berhenti belajar," ungkapnya.Secara khusus, Brigjen Imam Thobroni memberikan motivasi dan spirit kepada para peserta yang belum terpilih/tidak memenuhi syarat pada tahun ini.“Bagi yang belum terpilih, saya tegaskan, jangan mudah menyerah. Jadikan hasil hari ini sebagai evaluasi dan dorongan untuk bangkit lebih kuat. Kalian beruntung hidup di era sekarang, di mana segala sesuatu mudah untuk dijangkau dan dipelajari. Manfaatkan teknologi, seperti Google atau YouTube, untuk mempersiapkan diri kalian secara maksimal di seleksi tahun depan,” tegas Wakapolda.Wakapolda berpesan agar peserta yang lulus selalu meningkatkan disiplin dan menghindari pelanggaran selama pendidikan, serta menjunjung tinggi prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis untuk menghasilkan calon personel Polri yang berkualitas.Ia juga menceritakan historis saat mengikuti seleksi hingga bisa sampai saat ini menjadi Wakapolda. Wakapolda juga memberikan motivasi dan spirit kepada peserta yang tidak terpilih/memenuhi syarat. "Jangan mudah menyerah dan selalu semangat untuk mengikuti seleksi di tahun depan," pintanya. PNO-12
25 Okt 2025, 08:00 WIT
Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Satgas Operasi Damai Cartenz Jaga Keamanan di Tanah Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh masyarakat Papua, Denny Alverth Wafumilena, menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas peran dan dedikasinya dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Tanah Papua.“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz yang telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Tanah Papua,” ujar Denny di Jayapura, Rabu (22/10).Ia berharap, kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz dapat terus memberikan kontribusi positif dalam penegakan hukum serta perlindungan masyarakat.“Kami berharap Satgas Operasi Damai Cartenz tetap eksis di tengah-tengah masyarakat, terus memberikan rasa aman, dan penegakan hukum di Papua,” tambahnya.Selain itu, Denny juga mengimbau masyarakat Papua untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing.“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan agar kehidupan masyarakat Papua dapat berjalan dengan aman, damai, dan mendukung pembangunan menuju Papua yang lebih maju,” tutupnya. PNO-12
25 Okt 2025, 07:43 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Serahkan Yopi Balingga ke Kejaksaan Negeri Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Subsatgas Investigasi Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) terhadap satu orang tersangka atas nama Yopi Balingga di Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Kamaruddin, S.H., bersama personel Bripka Jefri J. Thomas dan Briptu Arthur D. Sanadi.Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dengan persiapan awal di Dit Tahti Polda Papua. Selanjutnya pada pukul 09.30 WIT, dilakukan pengeluaran tahanan terhadap tersangka Yopi Balingga, yang kemudian dibawa menuju Kejaksaan Negeri Jayapura. Sekitar pukul 10.51 WIT, tim melaksanakan proses penyerahan tersangka beserta barang bukti berupa 16 butir amunisi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).Tersangka Yopi Balingga sebelumnya ditangkap oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz pada akhir Agustus 2025 di wilayah Kabupaten Lanny Jaya. Yang bersangkutan diduga terlibat dalam jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap melakukan aktivitas distribusi amunisi secara ilegal di wilayah pegunungan tengah Papua.Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui memiliki peran sebagai kurir dan penyimpan amunisi, yang rencananya akan dikirimkan kepada salah satu kelompok KKB di wilayah Kabupaten Nduga.Barang bukti berupa 16 butir amunisi ditemukan saat penangkapan dan telah diamankan sebagai bagian dari proses hukum.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas kinerja tim yang telah menyelesaikan proses hukum hingga tahap II dengan baik.“Langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan transparan merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menegakkan keadilan serta menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” ungkapnya.Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., turut menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan pihak kejaksaan dalam setiap tahapan penegakan hukum.“Proses hukum yang berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur menjadi cerminan bahwa aparat bekerja berdasarkan prinsip hukum dan kemanusiaan,” ujarnya.Pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai.Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz dalam mendukung penegakan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan di wilayah Papua. PNO-12
25 Okt 2025, 07:34 WIT
Sambut HUT Ke-79, Satpomau Lanud YKU Timika Gelar Operasi Gaktib
Papuanewsonline.com, Timika —
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Polisi Militer Angkatan
Udara (Pomau), Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud Yohanis
Kapiyau (YKU) Timika melaksanakan Operasi Penegakan dan Ketertiban (Opsgaktib)
di pintu masuk Markas Komando Lanud YKU, Papua Tengah, Jumat (24/10/2025).
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasiidik Satpom Lanud YKU, Letda Pom Sigit
Sudiono, dan diikuti seluruh jajaran personel Satpomau dengan penuh
kedisiplinan. Opsgaktib kali ini difokuskan
pada pemeriksaan kelengkapan identitas personel, surat-surat kendaraan, serta
kondisi dan kelayakan kendaraan dinas maupun pribadi. Tujuannya jelas:
menegakkan disiplin dan memastikan seluruh prajurit TNI AU menjadi teladan
dalam tertib berlalu lintas. Dansatpom Lanud Yohanis Kapiyau,
Lettu Pom I Made Widhiyasa, S.Tr. Han., menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi
ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momen refleksi
bagi seluruh anggota Pomau untuk terus menegakkan nilai-nilai disiplin di
lingkungan TNI Angkatan Udara. “Opsgaktib ini kami gelar bukan
hanya untuk menyambut HUT ke-79 Pomau, tapi juga untuk menumbuhkan kembali
semangat kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan, SIM, KTA, hingga kondisi
kendaraan itu sendiri,” ujar Lettu Pom I Made Widhiyasa. Menurutnya, Pomau memiliki peran
strategis dalam memastikan setiap anggota TNI AU menjaga citra, kehormatan, dan
profesionalitas militer.
Disiplin bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bentuk
tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai-nilai yang dipegang oleh TNI. Selain untuk meningkatkan
kedisiplinan internal, kegiatan Opsgaktib ini juga diharapkan dapat menjadi
contoh bagi masyarakat umum di sekitar wilayah Timika.
Melalui ketertiban yang dimulai dari lingkungan sendiri, Satpomau Lanud YKU
ingin menunjukkan bahwa TNI AU bukan hanya kuat dalam operasi udara, tetapi
juga menjadi panutan dalam berlalu lintas dan kehidupan bermasyarakat. “Kami ingin seluruh personel
sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan semata untuk menghindari sanksi, tetapi
demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Disiplin di jalan adalah cerminan disiplin dalam tugas,” tegas Lettu Pom I
Made. Operasi yang berlangsung selama
beberapa jam ini berjalan dengan tertib dan lancar. Beberapa personel yang
kedapatan belum lengkap dalam administrasi kendaraan diberikan teguran serta
pembinaan langsung, agar segera melengkapi dokumen dan memperhatikan aturan
berkendara. Perayaan HUT ke-79 Polisi Militer
Angkatan Udara tahun ini mengusung semangat “Pomau Profesional, Modern, dan
Humanis”, yang menjadi inspirasi bagi seluruh satuan Pomau di Indonesia,
termasuk Lanud YKU Timika. Satpomau Lanud YKU menegaskan
komitmennya untuk terus meningkatkan peran sebagai penjaga ketertiban, penegak
hukum, dan pelindung kehormatan TNI AU.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalitas, operasi ini menjadi wujud
nyata dari komitmen Pomau dalam menegakkan disiplin dengan pendekatan tegas
namun tetap humanis. “Kami ingin setiap anggota
memahami bahwa disiplin adalah napas dari militer.
Ketertiban yang kita tegakkan hari ini akan menjadi kebanggaan institusi dan
contoh bagi masyarakat,” tutup Lettu Pom I Made. Penulis: Jid Editor: GF
25 Okt 2025, 02:32 WIT
Nasir Djamil Apresiasi Kinerja Polri Dalam Mengungkap 38 Ribu Kasus Narkoba
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Sebanyak 38.934 kasus berhasil diungkap dengan total barang bukti hampir mencapai 200 ton dan lebih dari 51 ribu pelaku ditangkap di seluruh Indonesia.Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengapresiasi langkah Polri yang dinilai konsisten menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.“Keberhasilan pengungkapan peredaran gelap narkoba oleh Polri dalam jumlah besar sepanjang Januari hingga Oktober, menunjukkan komitmen Korps Bhayangkara untuk menyelamatkan Indonesia dari bahaya narkoba,” kata Nasir kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).Nasir menilai angka tersebut bukan hanya capaian, melainkan juga cerminan bahwa sindikat narkoba masih terus bergerak dan harus dihadapi dengan serius.“Angka 38 ribu kasus dan barang bukti hampir mencapai 200 ton adalah angka yang besar dan realitas bahwa sindikat peredaran gelap narkoba masih eksis,” ujarnya.Ia menekankan pentingnya dukungan negara dalam bentuk peralatan modern, peningkatan kompetensi, hingga penambahan anggaran untuk aparat yang bertugas.Selain itu, Nasir juga mengingatkan agar Polri menjaga integritas internal.“Pimpinan Polri juga diharapkan untuk memastikan jangan pernah ada lagi anggota mereka di semua level yang membeking peredaran gelap narkoba. Keterlibatan oknum polisi itu akan meruntuhkan moral institusi polisi dan masyarakat. Akhirnya mereka tidak total memutuskan mata rantai sindikat peredaran gelap narkoba di Indonesia,” tegasnya.Lebih jauh, Nasir menyebut capaian Polri ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita.“Ini adalah wujud Polri menjalankan program Asta Cita Presiden Prabowo yang salah satunya soal pemberantasan narkoba,” ujarnya.Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menegaskan hal senada. Menurutnya, pengungkapan puluhan ribu kasus ini merupakan bukti nyata Polri menjalankan amanat Asta Cita ke-7 pemerintahan Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar.“Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti,” kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10). PNO-12
24 Okt 2025, 15:49 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Kasus Penganiayaan Berat di Dekai
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polres Yahukimo bergerak cepat menanggapi laporan adanya kasus penganiayaan berat terhadap warga sipil bernama Ambotang (52), seorang warga asal Suku Bugis yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Jalan Sosial, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Peristiwa penikaman yang terindikasi dilakukan oleh simpatisan KKB yang mengaku dirinya dari Kodap XVI Yahukimo tersebut terjadi di Perempatan Pasar Baru, Jalan Sosial, Dekai, pada Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 18.45 WIT.Korban mengalami luka robek pada leher kiri, siku kiri, dan rusuk kiri akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis kapak. Setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui radio (HT), tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz segera menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke UGD RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis. Korban kini dalam keadaan sadar, namun masih mengalami syok berat sehingga belum dapat dimintai keterangan secara detail.Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi, aksi penganiayaan terjadi secara tiba-tiba saat korban sedang duduk di depan kios miliknya. Dua orang pelaku yang diduga merupakan masyarakat asli Yahukimo langsung melarikan diri ke arah Jalan Sosial Kalibonto setelah melakukan aksinya. Di lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kapak yang digunakan pelaku serta sepasang sandal berwarna putih biru.Berdasarkan hasil analisa awal Satgas Ops Damai Cartenz, pelaku diduga merupakan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Tindakan tersebut diperkirakan dilakukan untuk meningkatkan eksistensi kelompok dan memicu situasi kamtibmas agar tidak kondusif di wilayah Yahukimo.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut dan menegaskan bahwa aparat gabungan tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat.“Kami mengecam keras aksi penyerangan terhadap warga sipil ini. Dari hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan pelaku memiliki keterkaitan dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo yang berupaya menebar ketakutan di tengah masyarakat,” tegas Brigjen Pol Faizal.Ia menambahkan, aparat TNI-Polri akan terus meningkatkan langkah-langkah penegakan hukum dan patroli pengamanan di wilayah rawan untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau individu yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Yahukimo.“Kami akan memperkuat patroli dan pengawasan di sejumlah titik strategis. Negara tidak boleh kalah oleh teror dan kekerasan. Kami pastikan masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi,” ujar Kombes Pol Adarma.Hingga kini, situasi di wilayah Dekai dilaporkan aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan pemantauan dan pengumpulan keterangan (pulbaket) dari saksi-saksi di lokasi kejadian.Satgas Ops Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan segera melapor kepada aparat keamanan bila menemukan aktivitas mencurigakan atau orang tidak dikenal di lingkungan sekitar. PNO-12
24 Okt 2025, 15:38 WIT
Gelar Gaktibplin, Polda Maluku Perketat Pengawasan Disiplin & Etika Anggota
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus mengintensifkan langkah pengawasan melekat terhadap seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik personel Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), guna meminimalisir potensi pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana di lingkungan kerja.Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) pada Kamis (23/10/2025), dengan sasaran personel Biro Logistik dan Direktorat Binmas Polda Maluku.Kegiatan Gaktibplin tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Hartib Subbid Provos Bidpropam Polda Maluku, AKP Yabez Payung, bersama sejumlah perwira dan personel pengawas lainnya.Sementara itu Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K. menegaskan, pelaksanaan Gaktibplin merupakan bagian dari strategi Polda Maluku dalam mengoptimalkan pengawasan melekat terhadap PNPP, agar setiap personel senantiasa menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam bertugas.“Gaktibplin bukan hanya rutinitas, tapi bentuk nyata komitmen kami untuk menumbuhkan budaya disiplin dan kepatuhan di internal Polri. Setiap anggota harus menjadi teladan dalam hal kerapian, kepatuhan administrasi, dan perilaku sehari-hari,” tegas Kabid Propam.Dalam kegiatan tersebut, Bidpropam melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap personel di dua satuan kerja, mencakup kelengkapan administrasi pribadi (KTA, STNK, identitas diri), kedisiplinan penampilan (sikap tampang), pemeriksaan senjata api dinas (senpi), penggunaan handphone terkait judi online (judol), serta tes urine.Dari hasil pemeriksaan terhadap total 96 personel, kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Meski sebagian besar personel menunjukkan kepatuhan tinggi, Bidpropam masih menemukan sejumlah pelanggaran ringan, di antaranya:Rambut tidak sesuai ketentuan,Penggunaan papan nama tidak standar,Beberapa personel tidak dapat menunjukkan STNK kendaraan pribadi,KTA yang telah habis masa berlaku.Sementara hasil pemeriksaan terhadap senjata api, penggunaan gawai, dan tes urine menunjukkan nihil pelanggaran, yang mencerminkan kesadaran tinggi anggota terhadap aturan dan tanggung jawabnya.“Bagi personel yang melanggar, kami berikan teguran disiplin dan segera melaporkan hasilnya kepada pimpinan satuan kerja masing-masing. Kami ingin memastikan penegakan aturan berjalan objektif dan konsisten,” ujar Kabid Propam.Pada kesempatan terpisah saat dikonfirmasi menyangkut kegiatan Gaktiblin yang di gelar oleh Bidpropam, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas langkah Bidpropam yang terus menjaga kedisiplinan internal. Menurutnya, pengawasan melekat (waskat) menjadi bagian penting dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih dan profesional.“Keteladanan anggota Polri harus dimulai dari dalam. Disiplin internal adalah fondasi untuk membangun kepercayaan publik. Kami ingin setiap anggota menunjukkan integritas dan tanggung jawab penuh dalam tugasnya,” tegas Kapolda.Kapolda menambahkan, kegiatan pengawasan tidak hanya dimaknai sebagai tindakan penegakan hukum, tetapi juga upaya pembinaan untuk memperkuat karakter dan mental personel Polri agar tetap Presisi dan beretika.Bidpropam Polda Maluku akan terus melaksanakan kegiatan Gaktibplin secara berjenjang, terjadwal, dan berkelanjutan di seluruh satuan kerja. Pengawasan dilakukan tidak hanya dengan pendekatan represif, tetapi juga edukatif dan preventif, agar kesadaran disiplin tumbuh secara alami di setiap individu.“Kami tidak hanya menegur, tapi juga membina. Tujuan akhirnya adalah membentuk personel Polri yang disiplin, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutup Kabid Propam Polda Maluku.Melalui langkah konsisten ini, Polda Maluku terus meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, dan berintegritas tinggi,dengan pengawasan melekat sebagai pilar utama reformasi internal. PNO-12
24 Okt 2025, 08:47 WIT
Gubernur Papua Dukung Penuh Audit BPK dan Ajak ASN Serta BUMD Bersikap Terbuka
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah
Provinsi Papua menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan yang
transparan dan akuntabel dengan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan
audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan
Provinsi Papua. Pelaksanaan audit tersebut secara
resmi dimulai melalui kegiatan Entry Meeting yang dihadiri langsung oleh Gubernur
Papua, Mathius D. Fakhiri, bersama jajaran pejabat eselon II, perwakilan BUMD,
dan tim auditor BPK RI. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah
daerah untuk memperkuat budaya kerja yang jujur, terbuka, dan bertanggung jawab
terhadap pengelolaan keuangan publik. Dalam sambutannya, Gubernur
Mathius D. Fakhiri menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap
pelaksanaan audit BPK, sembari mengajak seluruh perangkat daerah dan Badan
Usaha Milik Daerah (BUMD) di Papua untuk bersikap kooperatif serta terbuka
terhadap proses pemeriksaan. “Audit ini bukan sekadar
formalitas atau rutinitas tahunan. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan
hukum kita sebagai penyelenggara pemerintahan untuk memastikan setiap rupiah
uang rakyat digunakan dengan benar, transparan, dan memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat Papua,” ujar Fakhiri. Gubernur menegaskan bahwa
pelaksanaan audit merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tercantum dalam Pasal
23 ayat (5) UUD 1945, dan diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006
tentang BPK, yang memberikan kewenangan kepada lembaga tersebut untuk memeriksa
pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara menyeluruh. Kepala Perwakilan BPK RI Papua
dalam pemaparannya menyampaikan bahwa audit tahun ini akan difokuskan pada tiga
agenda utama, yakni: Pemeriksaan Kinerja Ketahanan
Pangan — untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan, strategi, serta program
Pemerintah Provinsi Papua dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan
selama tahun anggaran 2020 hingga semester I tahun 2025. Pemeriksaan Kepatuhan atas
Belanja Daerah — yang akan mencakup audit terhadap penggunaan APBD tahun
anggaran 2024 hingga Triwulan III 2025, guna memastikan setiap kegiatan
pembangunan berjalan sesuai prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi. Pemeriksaan Kepatuhan Operasional
BUMD, dengan fokus utama pada PT Irian Bhakti Papua, untuk menilai sejauh mana
perusahaan daerah tersebut menerapkan prinsip good corporate governance dalam
operasionalnya. Dalam arahannya, Gubernur Fakhiri
menekankan bahwa pemeriksaan oleh BPK tidak boleh dipandang sebagai ancaman,
melainkan sebagai sarana introspeksi dan pembelajaran bagi seluruh jajaran
pemerintah daerah. “Kita harus menjadikan hasil
audit sebagai cermin untuk memperbaiki diri. Jika ada catatan dari BPK, segera
tindaklanjuti dengan langkah-langkah perbaikan. Karena pada akhirnya, tujuan
kita adalah membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya
publik,” tegas Fakhiri. Ia juga mengingatkan seluruh
pimpinan OPD agar memberikan dukungan penuh kepada tim auditor, termasuk dengan
menyediakan data, dokumen, serta akses informasi yang lengkap dan tepat waktu. Selain itu, Gubernur berharap
agar hasil audit nantinya dapat menjadi dasar untuk memperkuat sistem
pengawasan internal serta memperbaiki mekanisme perencanaan dan pelaksanaan
anggaran, agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan daerah. Pelaksanaan audit BPK RI ini
menjadi bagian penting dari upaya Pemprov Papua mewujudkan pemerintahan yang
bersih dan berintegritas tinggi. Dengan pengawasan yang baik dan komitmen kuat
dari seluruh jajaran ASN, diharapkan pengelolaan keuangan daerah dapat
memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, peningkatan
pelayanan publik, serta efektivitas pembangunan daerah. “Kami ingin agar Papua dikenal
bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena tata kelola
pemerintahannya yang transparan dan akuntabel. Ini adalah wujud nyata semangat
reformasi birokrasi yang terus kami dorong,” pungkas Gubernur Fakhiri menutup
sambutannya. Penulis: Jid Editor: GF
24 Okt 2025, 00:23 WIT
Gelar Seminar Internasional, Pusdik Binmas Polri: Ciptakan Lingkungan Aman dan Produktif
Papuanewsonline.com, Semarang – Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri menggelar Seminar Internasional bertema “Optimalisasi Peran Polisi dan Masyarakat dalam Pencegahan Kejahatan Guna Terciptanya Keamanan Lingkungan dan Peningkatan Produktivitas Masyarakat Menuju Ketahanan Pangan Nasional”, pada Rabu (22/10/2025).Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Aula Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Semarang.Seminar ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Asops Kapolri Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., JICA Expert Komjen Pol. Jepang Nakanishi Akira, Karojemengar Stamarena Polri / Ketua Ikatan Sakura Indonesia Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., serta sejumlah akademisi dari UKSW, UNDIP, UNS, UNNES, dan UNW.Turut hadir Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., para Dirbinmas Polda di seluruh Indonesia secara virtual, serta Kapolres, Kasat Binmas, Bhabinkamtibmas, tenaga pendidik, dan siswa Dikbangspes Gelombang 3 Pusdik Binmas.Bangun Keamanan dan Produktivitas MasyarakatDalam sambutannya, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Chryshnanda Dwilaksana menegaskan pentingnya peran polisi dan masyarakat dalam mencegah tindak kejahatan serta menciptakan lingkungan yang aman dan produktif.“Lingkungan yang aman tidak hanya menekan angka kriminalitas, tetapi juga membangun kepercayaan dan semangat warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujar Komjen Chryshnanda.Ia menambahkan, konsep community policing atau pemolisian berbasis masyarakat menjadi strategi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat, katanya, bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan produktivitas masyarakat.Ubah Mindset, Jadikan Polisi Humanis dan ModernLebih lanjut, Kalemdiklat Polri menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) anggota Polri agar mampu menjadi polisi yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.“Polisi tidak hanya hadir saat terjadi konflik, tetapi harus mampu mencegah, menjembatani komunikasi sosial, dan memanusiakan manusia,” ungkapnya.Menurutnya, pemolisian sejatinya merupakan refleksi dari kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban. Karena itu, setiap anggota Polri harus memiliki moralitas, literasi, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. PNO-12
22 Okt 2025, 16:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru