Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polda Maluku: Pengamanan Malam Pergantian Tahun 2026 Berjalan Lancar
Papuanewsonline.com, Ambon – Pengamanan malam ganti tahun 2026 berlangsung sukses. Ini setelah situasi kamtibmas di wilayah Maluku terpantau aman dan kondusif.Demikian disampaikan Kamin Operasi Lilin Salawaku 2025, AKBP Umar Sahupala, saat memimpin apel konsolidasi yang berlangsung di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Kamis (1/1/2026)."Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan malam pergantian tahun dengan baik dan penuh tanggung jawab," kata AKBP Umar Sahupala dalam arahannya.Secara umum, Sahupala mengaku situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama malam pergantian tahun terpantau aman dan kondusif.“Alhamdulillah, pengamanan malam pergantian Tahun Baru berjalan aman dan lancar sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.Lebih lanjut, Sahupala menekankan kepada seluruh personel agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Ia menginstruksikan agar pengamanan terus dilakukan, khususnya terhadap masyarakat yang melaksanakan ibadah, serta meningkatkan patroli di tempat-tempat wisata dan pusat perbelanjaan.“Laksanakan pengamanan kepada masyarakat yang beribadah, tingkatkan patroli di lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, serta berikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat,” tegasnya.Mengakhiri arahannya, Kamin Ops Lilin Salawaku 2025 tersebut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Maluku.“Selamat Tahun Baru 2026. Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae,” pungkasnya. PNO-12
02 Jan 2026, 15:36 WIT
Satgas Operasi Lilin Salawaku 2025 Lakukan Pengamanan Ibadah Tahun Baru
Papuanewsonline.com, Ambon - Negara kembali hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam momentum pergantian tahun. Melalui Operasi Lilin Salawaku 2025, aparat gabungan TNI–Polri melaksanakan pengamanan ibadah syukuran Tahun Baru 2026 di sejumlah gereja di Kota Ambon, Kamis (1/1/2026).Pengamanan dilakukan di beberapa titik strategis rumah ibadah, antara lain Gereja Maranatha, Gereja Katedral, Gereja Bethani, Gereja Silo, Gereja Hok Im Tong, serta Gereja Imanuel Galala–Hative Kecil. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.Pelaksanaan pengamanan melibatkan Personel Satgas Preventif dan Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Lilin Salawaku 2025, yang bersinergi dengan TNI serta petugas keamanan internal gereja. Aparat disiagakan di sekitar lokasi ibadah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas yang meningkat pada malam hingga pagi Tahun Baru.Tak hanya fokus pada aspek pengamanan, personel Operasi Lilin Salawaku 2025 juga menjalankan pendekatan humanis. Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu jemaat lanjut usia menyeberang jalan, serta menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir mengikuti ibadah.Kehadiran aparat mendapat respons positif dari jemaat dan pengurus gereja. Masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan ibadah, sekaligus merasakan kedekatan dan pelayanan langsung dari aparat keamanan.Pengamanan ibadah Tahun Baru ini menjadi bagian dari komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya pada momentum perayaan besar keagamaan dan pergantian tahun di wilayah Kota Ambon.Pengamanan ibadah Tahun Baru yang dilakukan dalam rangka Operasi Lilin Salawaku 2025 mencerminkan wajah Polri yang presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak sekadar menjaga keamanan, aparat hadir dengan pendekatan pelayanan yang membangun rasa aman dan kepercayaan publik.Sinergi antara Polri, TNI, dan unsur pengamanan internal gereja menunjukkan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi bersama. Pendekatan persuasif yang ditunjukkan personel di lapangan turut memperkuat pesan toleransi dan kebersamaan, sejalan dengan semangat Ambon sebagai kota damai.Di tengah dinamika pergantian tahun yang rawan gangguan keamanan, keberhasilan pengamanan ini patut diapresiasi sebagai upaya konkret menjaga harmoni sosial, kebebasan beribadah, dan ketertiban umum demi Indonesia yang aman dan rukun. PNO-12
02 Jan 2026, 15:27 WIT
Propam Polda Maluku Menindaklanjuti Laporan Divpropam Mabes Atas Kasus Brigadir HS
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku memastikan bahwa laporan dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan salah satu anggotanya akan ditangani sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menjelaskan bahwa benar Kasus Dugaan Perselingkuhan Brigadir HS telah dilaporkan oleh pelapor melalui Aplikasi Dumas Presisi (Dumasan) ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.“Laporan tersebut telah masuk melalui Aplikasi Dumasan dan ditangani oleh Divpropam Mabes Polri. Selanjutnya, terhitung sejak tanggal 30 Desember 2025, Divpropam Mabes Polri secara resmi melimpahkan penanganan perkara ini kepada Bidang Propam Polda Maluku,” ujar Kabidhumas Polda Maluku dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).Kabidhumas menegaskan, setelah menerima pelimpahan kewenangan dari Mabes Polri, Propam Polda Maluku langsung menindaklanjuti laporan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.“Saat ini Propam Polda Maluku telah melakukan langkah awal berupa penelitian terhadap laporan serta pemanggilan terhadap terduga pelanggar, Brigadir HS, untuk dilakukan klarifikasi,” jelasnya.Ia menambahkan, seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel, serta mengedepankan prinsip presumption of innocence atau asas praduga tak bersalah.“Setiap laporan masyarakat yang masuk akan ditangani secara serius. Polda Maluku berkomitmen menjaga integritas institusi dan memastikan bahwa setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kombes Rositah.Kombes Rositah juga mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayakan proses penanganan laporan kepada mekanisme internal Polri dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.“Polda Maluku terbuka terhadap pengawasan publik dan menjamin bahwa penanganan perkara ini berjalan sesuai prosedur. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kepada publik secara proporsional,” tutupnya. PNO-12
31 Des 2025, 16:59 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 1.031 Jajaran Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 1.031 anggota Polda Maluku dan Polres/ta jajaran dinaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi pada periode 1 Januari 2026.Ribuan personel Polri yang dinaikan pangkat terdiri dari Polda Maluku sejumlah 423 orang. Di antaranya, 12 Perwira Menengah (Pamen), 61 Perwira Pertama (Pama), 297 Bintara, dan 53 Tamtama.Untuk Polres/ta jajaran, personel Polri yang dinaikan pangkat berjumlah 608 orang. Terdiri dari 4 Pamen, 66 Pama, dan 538 Bintara.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si saat memimpin Upacara Kenaikan Pangkat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Rabu (31/12/2026), menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat periode 1 Januari 2026.Kapolda mengingatkan, kenaikan pangkat bukanlah hak setiap anggota pada periode tertentu. Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan institusi kepada personel maupun ASN Polda Maluku yang dianggap atau dinilai layak atas dedikasi dan kinerja pengabdian yang sudah diberikan kepada institusi, bangsa dan negara.Seluruh personel diingatkan, tantangan tugas Polri ke depan semakin berat. Olehnya itu dengan pangkat yang baru satu tingkat lebih tinggi, maka tanggung jawab yang diemban semakin bertambah. Dengan adanya peningkatan tersebut, setiap personel harus terus berlatih dan belajar untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dengan pangkat yang baru di lapangan.Seluruh personel Polda Maluku diingatkan terkait intensitas kejahatan dengan berbagai modus yang semakin meningkat. Begitu juga kejahatan konvensional akan terus terjadi di masa yang akan datang. Di sisi lain, tuntutan masyarakat terkait penegakan hukum terus meningkat. "Olehnya itu dibutuhkan kesiapan dan kemampuan kita untuk menjawab semua itu, sebab kehadiran kita Polisi di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan dengan cepat saat mereka membutuhkan kehadiran kita," tegasnya.Pada momen kenaikan pangkat tersebut, Kapolda berharap dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengintrospeksi diri dalam menjalankan tugas secara profesional, melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat."Mari kita terus meningkatkan kemampuan diri kita untuk berbuat baik sebab tugas Polisi adalah tugas yang mulia, dan ketika tugas itu dapat kita lakukan dengan profesional dan ikhlas maka akan menjadi jalan ibadah bagi kita semua yang akan kita tuai di dunia dan di akhirat nanti," pungkasanya.Untuk diketahui, personel Polri yang naik pangkat periode 1 Januari 2026 berjumlah 1.031 orang. Diantaranya: AKBP KE KOMBES POL: 1 PERS POLDAKOMPOL KE AKBP: 7 (REGULER 3, PENGABDIAN 4) POLDA 6, POLRES 1ΑΚΡ ΚΕ ΚOMPOL: 8 (REGULER 7, PENGABDIAN 1) POLDA 5 PERS POLRES 3 PERS.IPTU KE AKP: 52 PERS (POLDA 20 PERS, POLRES 32 PERS)IPDA KE IPTU: 75 PERS (POLDA 41 PERS, POLRES 34 PERS)AIPDA KE AIPTU: 188 PERS (POLDA 64 PERS, POLRES 124 PERS)BRIPKA KE AIPDA: 358 PERS (POLDA 152 PERS, POLRES 206 PERS)BRIGADIR KE BRIPKA: 53 PERS (POLDA 16 PERS, POLRES 37 PERS)BRIPTU KE BRIGADIR: 131 PERS (POLDA 31 PERS, POLRES 100 PERS)BRIPDA KE BRIPTU: 105 PERS (POLDA 34 PERS, POLRES 71 PERS)BHARAKA KE ABRIPDA: 38 PERS POLDABHARATU KE BHARAKA: 15 PERS POLDASebelumnya, Polda Maluku juga menaikan pangkat PNS Polri periode 1 Oktober 2025 berjumlah 16 personel, 1 diantaranya berasal dari Polres. Di antaranya;PENATA ΚΕ ΡΕΝΑΤΑ TK I: 2 PERS POLDAPENDA KE PENDA TK I: 6 PERS POLDAPENGATUR TK KE PENDA: 6 PERS POLDAPENGATUR KE PENGATUR TKI: 1 PERS POLRESPENGDA TK I KE PENGATUR: 1 PERS POLDAUpacara kenaikan pangkat turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H dan seluruh pejabat utama Polda Maluku beserta pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. PNO-12
31 Des 2025, 16:46 WIT
Edukasi Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Perlindungan Diri Diberikan Densus 88 Kepada Pelajar
Papuanewsonline.com, Ambon – Upaya pencegahan radikalisme dan kekerasan pada anak terus diperkuat sejak usia pelajar. Kasatgas Wilayah (Kasatgaswil) Maluku Densus 88 Antiteror Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi kebangsaan (sosbang) kepada perwakilan Gugus Depan (Gudep) Pramuka tingkat SMP dan SMA se-Maluku dalam rangka Perkemahan Akhir Tahun XI, Selasa (30/12/2025).Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan UIN A.M. Sangadji Ambon ini diikuti oleh 110 peserta, dan dilaksanakan melalui kerja sama antara Densus 88 AT Polri dengan Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon.Kasatgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, KBP I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., hadir langsung sebagai narasumber utama dengan menyampaikan materi bertajuk “Pencegahan Radikalisasi dan Kekerasan pada Anak sebagai Pedoman Literasi Digital serta Upaya Penguatan Keamanan Diri bagi Pelajar.”Dalam paparannya, KBP I Wayan Sukarena mengapresiasi panitia Perkemahan Akhir Tahun XI atas kesempatan dan ruang edukatif yang diberikan kepada Densus 88 untuk berkontribusi dalam penguatan wawasan kebangsaan dan perlindungan pelajar dari pengaruh paham ekstrem.“Pelajar merupakan kelompok rentan yang harus dibekali kemampuan literasi digital, ketahanan mental, serta kesadaran keamanan diri agar tidak mudah terpapar radikalisme dan kekerasan, baik di dunia nyata maupun ruang digital,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menjelaskan secara komprehensif tentang pencegahan radikalisasi dan kekerasan pada anak, termasuk paparan mengenai rangkaian aksi teror di Indonesia, pengertian IRET (Ideologi Radikal, Ekstremisme, dan Terorisme), klaster ekstremisme berbasis kekerasan, hingga tahapan proses radikalisasi yang kerap menyasar generasi muda.Dalam sesi edukatif tersebut, peserta juga diberikan pemahaman terkait tren dan modus baru terorisme, alasan anak menjadi sasaran utama kelompok ekstrem, serta analisis kasus pelaku bom yang melibatkan pelajar, termasuk kasus di SMAN 72 Jakarta Utara.Tak hanya itu, KBP I Wayan Sukarena turut menyoroti perundungan (bullying) sebagai salah satu ancaman serius bagi pelajar. Ia menguraikan dampak psikologis perundungan terhadap anak, regulasi terkait perlindungan peserta didik sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek RI Nomor 46 Tahun 2023, serta keterkaitan antara perundungan dengan potensi kerentanan terhadap paham kekerasan.Materi lainnya meliputi kekerasan dalam permainan daring, tanda-tanda awal teman yang mulai terpapar paham radikal, ciri-ciri narasi berbahaya yang perlu diwaspadai, cara merespons secara tepat, langkah melindungi diri dari konten ekstrem, hingga pentingnya penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab.Kegiatan ditutup dengan imbauan dan pesan pencegahan agar para pelajar senantiasa menjunjung nilai kebangsaan, toleransi, serta aktif menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat.Kegiatan sosialisasi yang dilakukan Densus 88 AT Polri di Perkemahan Pramuka se-Maluku ini menunjukkan pendekatan preventif, humanis, dan edukatif dalam upaya penanggulangan terorisme. Dengan menyasar pelajar SMP dan SMA, langkah ini dinilai strategis untuk membangun ketahanan ideologi dan literasi digital sejak dini.Kolaborasi antara aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan gerakan kepramukaan mencerminkan sinergi lintas sektor yang penting dalam menghadapi tantangan radikalisme di era digital. Edukasi yang disampaikan secara dialogis dan kontekstual diharapkan mampu membentuk generasi muda Maluku yang cerdas, kritis, serta tangguh terhadap pengaruh kekerasan dan ekstremisme. PNO-12
31 Des 2025, 08:57 WIT
Polri Bantu Perbaikan 91 Jembatan, Perkuat Konektivitas Nasional
Papuanewsonline.com, Jakarta - Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional. Melalui Korps Brimob Polri, Polri membantu perbaikan 91 jembatan di berbagai wilayah guna meningkatkan konektivitas antardaerah di pelosok negeri.Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan, upaya tersebut merupakan bagian dari penguatan konektivitas nasional. “Korps Brimob Polri terus memperkuat konektivitas nasional melalui 91 jembatan,” ujarnya dalam konferensi pers rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).Menurutnya, dari total 91 unit jembatan yang dibangun dengan bantuan Brimob Polri, sebanyak 19 unit telah rampung 100 persen. Sementara itu, 13 jembatan masih dalam tahap progres pembangunan dan 59 unit lainnya berada pada tahap persiapan.“Program ini adalah langkah nyata Polri mendukung mobilitas warga dan menjamin keamanan wilayah di seluruh Indonesia,” imbuhnya.Komjen Fadil menegaskan, Brimob merupakan garda terdepan yang menjadi tumpuan Polri dalam penanganan situasi berisiko tinggi. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Brimob mengerahkan 4.085 personel untuk mendukung berbagai operasi besar. Pada 2025, sebanyak 1.951 personel Brimob difokuskan pada Operasi Damai Cartenz serta pengamanan hari raya.Selain itu, Brimob Polri juga mengerahkan ribuan personel untuk mengawal berbagai agenda internasional, mulai dari ajang olahraga, konferensi tingkat tinggi, hingga kunjungan diplomatik. “Polri memastikan Indonesia tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan kondusif bagi komunitas internasional,” katanya.Sepanjang 2025, Korps Brimob juga mencatat keberhasilan dalam penanganan sejumlah kejadian menonjol, termasuk penindakan tegas terhadap DPO KKB dan sindikat senjata, operasi anti-narkoba, serta penanganan insiden radiasi di Cikande.“Kami juga merespons cepat ledakan di Jakarta, evakuasi WNA di Gunung Rinjani, serta penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara,” pungkasnya. PNO-12
31 Des 2025, 08:49 WIT
Sampaikan Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolri Ajak Doakan Korban Bencana di Sumatera
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengawali penyampaiannya dengan mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.“Tentulah dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mengheningkan cipta, khususnya terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban di Sumatera dan tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Sigit.Kapolri juga menyampaikan doa bagi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.Selain itu, Kapolri turut mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan personel dan pegawai Polri yang meninggal dunia sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.“Demikian juga dengan 915 pegawai negeri pada Polri yang saat ini sudah mendahului kita semua di sepanjang tahun 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan balasan atas pengabdian yang terbaik dan keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.Dalam rilis tersebut, Kapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Ia berharap kinerja Polri dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.“Atas nama pimpinan Polri saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh personel Polri yang telah berjuang, telah bekerja keras untuk melaksanakan tugas pengabdian dan tugas sebagai Bhayangkara negara dan semoga tugas dan pengabdian yang saudara-saudara semua betul-betul bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Dan mampu mendukung terwujudnya visi bersama ‘Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045’ yang kita cita-citakan bersama,” katanya.Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus keterbukaan Polri kepada publik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.“Kegiatan ini tentunya menjadi kewajiban Polri sebagai institusi yang selalu terbuka dalam rangka mewujudkan akuntabilitas serta transparansi pada masyarakat,” pungkasnya. PNO-12
31 Des 2025, 08:41 WIT
Kapolri Jabarkan Capaian Operasional dan Perkuat Pendekatan Humanis Berbasis Kepercayaan Publik
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia memaparkan capaian bidang operasional sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun sebagai langkah reflektif dan bentuk akuntabilitas kinerja Polri kepada masyarakat. Paparan ini tidak sekadar menyajikan data dan angka, tetapi menggambarkan kehadiran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang presisi di seluruh penjuru negeri.Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Polri telah melaksanakan 5 operasi terpusat dan 265 operasi kewilayahan. Operasi tersebut tidak hanya berfokus pada agenda nasional berskala besar seperti Operasi Ketupat dan Operasi Lilin, tetapi juga memperkuat kemandirian wilayah melalui ratusan operasi di tingkat polda untuk menjawab tantangan spesifik di masing-masing daerah.“Rilis akhir tahun ini adalah bentuk pertanggungjawaban Polri kepada masyarakat. Ini refleksi kinerja kami sepanjang 2025 dalam mengoptimalkan pemeliharaan kamtibmas, perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang presisi,” ujar Komjen Pol Fadil Imran.Ia menegaskan bahwa keamanan nasional tidak dapat dibangun oleh Polri sendiri. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas yang berkelanjutan. Sepanjang 2025, Polri menjalin kerja sama dengan 5 kementerian, 4 lembaga, dan 2 unsur non-lembaga guna memastikan sistem keamanan nasional yang komprehensif dan inklusif.Menurutnya, stabilitas keamanan juga memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional menjadi bukti bahwa keamanan merupakan investasi strategis.“Keamanan adalah investasi ekonomi. Pengamanan World Water Forum terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali sebesar 8,23 persen. Begitu pula pengamanan kunjungan Paus Franciscus yang menunjukkan Indonesia sebagai negara yang damai dan toleran di mata dunia,” jelasnya.Komjen Fadil menambahkan, Polri memastikan setiap event besar yang diamankan mampu memberikan dampak positif langsung bagi perekonomian rakyat.Dalam aspek reformasi operasional, Polri menegaskan bahwa perubahan tidak hanya menyentuh taktik di lapangan, tetapi juga filosofi mendasar tentang kehadiran negara dalam ruang-ruang demokrasi. Polri menempatkan penyampaian pendapat di muka umum sebagai hak konstitusional warga negara, dengan peran Polri sebagai penjamin dan pelayan keamanan publik.Polri secara terbuka mengakui adanya kritik publik terkait penggunaan kekuatan yang dinilai tidak proporsional serta lemahnya fungsi negosiasi di lapangan. Kritik tersebut menjadi titik balik bagi institusi untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.“Kami berani mengakui kritik sebagai bagian dari proses transformasi. Dari situ kami melakukan pergeseran pendekatan, agar pengamanan tidak lagi berorientasi pada kekuatan semata, tetapi pada kepercayaan,” tegas Komjen Fadil.Dalam dokumen kebijakan terbaru, Polri menetapkan tiga pilar utama pengamanan, yakni pendekatan dialogis berbasis hukum, proporsionalitas penggunaan kekuatan, serta integritas dan legitimasi. Ketiga pilar tersebut ditujukan untuk memastikan akuntabilitas institusi sekaligus menghadirkan sentuhan humanisme dalam setiap pelaksanaan tugas.Sejalan dengan itu, Polri juga menggeser paradigma pengamanan aksi massa. Dari pendekatan crowd control yang represif, menuju crowd management, hingga paradigma ideal berupa mutual respect, di mana polisi hadir sebagai mitra publik dan masyarakat menghormati kehadiran polisi karena merasakan niat baik serta orientasi solusi.“Pengamanan aksi tidak boleh lagi dilihat dari jumlah pasukan, tetapi dari kualitas interaksi antara polisi dan masyarakat. Inilah pendekatan yang lebih manusiawi dan berorientasi ke depan,” ungkapnya.Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Sepanjang 2025 tercatat ribuan kejadian bencana, dengan tanah longsor dan angin puting beliung sebagai bencana yang paling dominan. Jawa Tengah menjadi wilayah dengan frekuensi bencana tertinggi.Fokus utama Polri diarahkan pada kecepatan respons berbasis pemetaan kekuatan personel agar bantuan dapat tiba lebih cepat saat bencana terjadi. Saat bencana melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di akhir tahun, Polri hadir tidak hanya dengan personel, tetapi juga solusi konkret.Di Aceh, tercatat 18 kabupaten/kota terdampak berat, dengan 133.000 rumah rusak dan 377.200 pengungsi. Polri mengerahkan 11.357 personel gabungan, menyalurkan 2.337,6 ton bantuan kemanusiaan, serta membangun 261 sumur bor untuk menjamin akses air bersih bagi masyarakat terdampak.“Polri berkomitmen hadir tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga tahap pemulihan. Karena sejatinya tugas Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan kepercayaan publik,” pungkas Komjen Pol Fadil Imran. PNO-12
31 Des 2025, 08:25 WIT
Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Siap Diamankan Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku siap mengamankan perayaan malam tahun baru 2026 di Maluku. Demikian disampaikan Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Lilin Salawaku 2025, AKBP Agus Joko Nugroho, S.H., S.I.K saat memimpin Apel Operasi Lilin, Senin, 29 Desember 2025.Apel yang dihadiri para Kasatgas dan seluruh personel gabungan tersebut merupakan bagian dari kesiapan pengamanan menjelang perayaan Tahun Baru 2026.Dalam arahannya, AKBP Agus Joko Nugroho menekankan pentingnya kesiapan fisik, kesehatan, serta kondisi kendaraan operasional yang akan digunakan selama pengamanan Tahun Baru.Ia juga menginstruksikan personel untuk terus memantau arus balik pasca perayaan Natal guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.AKBP Agus juga meminta agar patroli ditingkatkan pada lokasi-lokasi keramaian, khususnya pusat perbelanjaan dan tempat wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung. Personel juga diminta melakukan pemetaan terhadap pihak-pihak yang melaksanakan pesta kembang api serta mengantisipasi titik-titik kerawanan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat."Kami harapkan seluruh personel Operasi Lilin Salawaku 2025 dapat melaksanakan tugas dengan maksimal sehingga perayaan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif," pintanya. PNO-12
29 Des 2025, 22:44 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru