Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Yang Dialami Kantor Dinas Pemerintahan Yahukimo
Papuanewsonlime.com, Yahukimo – Polisi tengah mendalami kasus kebakaran yang menghanguskan Gedung Serbaguna yang menaungi Kantor Dinas BPMK, PTSP, dan Dispenda Kabupaten Yahukimo terjadi pada Kamis dini hari, sekitar pukul 00.48 WIT.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, membenarkan insiden kebakaran tersebut. Menurut Kombes Benny, laporan pertama kali diterima oleh aparat gabungan melalui komunikasi HT yang menyebutkan bahwa terjadi kebakaran di Kantor BPMK, Kantor PTSP, dan Kantor Dispenda Kabupaten Yahukimo.Tindakan respons langsung dilakukan oleh personel gabungan dari Polres Yahukimo, Anggota Satgas Damai Cartenz, serta Anggota Brimob Polda Papua Kompi III Yon D Pelopor. Mereka tiba di lokasi dengan segera, namun sayangnya, gedung tersebut sudah terlanjur dilalap api."Saat ini, personel Satuan Reserse Kriminal Polres Yahukimo telah memasang police line di lokasi kejadian kebakaran. Namun, pada kondisi malam hari, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum dapat dilakukan," jelas Kombes Benny.Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Saat ini, penyelidikan intensif tengah dilakukan oleh aparat berwenang. Sayangnya, tidak ada saksi yang melihat langsung peristiwa terjadinya kebakaran ini, mengingat kejadian terjadi pada tengah malam.“Kami akan berupaya dengan maksimal untuk mengungkap penyebab kebakaran ini. Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini sangat besar, dan kami juga akan bekerja keras untuk menghindari adanya insiden serupa di masa mendatang,” tutupnya. (PNO-12)
24 Agu 2023, 18:59 WIT
Polres Puncak Tangani Kasus Penembakan dan Pembakaran Yang Terjadi di Kabupaten Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak -Kepolisian Resor Puncak tengah melakukan penanganan kasus serangan bersenjata yang terjadi di Kompleks Pasar Tradisional Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Seorang warga bernama Lukman Ahmad (32) menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok separatis KKB.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menjelaskan bahwa penembakan terjadi di Kompleks Pasar Tradisional Ilaga dan Korban mengalami luka tembus pada bagian pelipis hingga belakang kepala.“Selain itu, Kelompok Kriminal Bersenjata juga diduga terlibat dalam melakukan aksi pembakaran bangunan di Jalan Pinggir, Kampung Jenggerpaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak,” ucapnya.Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia, S.Sos menambahkan kronologi kejadian berawal sekitar pukul 18.40 WIT saat korban sedang berada di kios miliknya, tidak lama kemudian korban mendengar suara langkah seseorang yang mendekatinya dan dengan cepat melakukan penembakan ke arah korban menggunakan senjata laras pendek.“Saat aparat keamanan TNI-Polri merespons suara tembakan, korban ditemukan terluka dan berdarah di kepala, namun kondisinya masih sadar. Meski aparat keamanan sudah melakukan penyisiran, pelaku tidak ditemukan di area TKP yang kemungkinan telah melarikan diri,” terangnya.Ia menyampaikan, setelah korban berhasil dievakuasi ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis, tidak berselang lama aparat TNI-Polri mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pembakaran terhadap bangunan Gudang Beras milik Pemda Puncak bersamaan dengan suara tembakan pistol yang diduga senjata yang sama untuk menembak korban.“Aparat gabungan hingga saat ini sedang melakukan pengamanan ketat di sekitar RSUD Ilaga dan patrol disekitar Kota Ilaga. kami juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik 2 kejadian ini,” ujar Kapolres.Dalam menghadapi situasi ini, aparat keamanan gabungan TNI-Polri berkoordinasi dan menjaga situasi agar tetap terkendali. Terdapat kekhawatiran bahwa situasi di sekitar Kompleks Pasar Tradisional Ilaga masih rawan, sehingga tindakan pengamanan dan patroli terus dilakukan.“Rencananya korban akan dievakuasi besok pagi menuju RSUD Timika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tutup Kompol I Nyoman.PNO-11
24 Agu 2023, 07:29 WIT
3 Warga Sipil di Nduga Meninggal Akibat Ditembak KKB
Papuanewsonline.com, Nduga - Kepolisian Resor Nduga tengah melakukan penyelidikan intensif terkait insiden penembakan yang terjadi di Komplek Yosoma, Jalan Batas Batu, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Rabu (16/8/2023). Tiga warga sipil diketahui tewas dalam kejadian ini, yang terdiri dari dua warga asli Papua dan satu warga pendatang. Selain itu, dua unit mobil juga dilaporkan terbakar dalam aksi yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut.Kasus ini pertama kali dilaporkan pada pukul 22.06 WIT, ketika personil gabungan TNI-Polri yang tengah melakukan patroli langsung merespon laporan adanya tembakan di Komplek Yosoma. Kontak tembak berlangsung selama beberapa saat antara personil gabungan dan kelompok bersenjata yang diduga sebagai KKB.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyatakan bahwa sebelumnya terdapat tiga warga sipil yang diketahui bergerak dari Batas Batu menuju Kota Kenyam sejak sore hari namun belum tiba di tujuan hingga malam hari. Personil gabungan TNI-Polri segera merespon laporan tersebut dan melakukan penyisiran.“Ketika personil gabungan tiba di TKP, mereka menemukan tiga korban warga sipil dalam kondisi sudah meninggal dunia. Identitas ketiga korban adalah Steven Didiway, Michael Rumaropen, dan Samsul Ahmad. Polisi berhasil mengevakuasi jenazah para korban ke Puskesmas Kenyam untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.Sementara itu, Kapolres Nduga Kompol Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K menyatakan bahwa situasi di Kota Kenyam dilaporkan masih dalam keadaan kondusif, meskipun personil gabungan TNI-Polri tetap berada dalam status siaga 1 untuk mengantisipasi kemungkinan aksi lanjutan. “Selain ditembak, para korban juga dianiaya hingga mengalami luka-luka ditubuhnya yang berawal saat truk yang ditumpangi para korban dihentikan dan dibakar. Kami menekankan bahwa pihak Kepolisian sedang berupaya mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam insiden ini,” tegasnya.Kepolisian Resor Nduga berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengusut tuntas kasus ini untuk membawa pelaku ke pengadilan. Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap latar belakang dan motif di balik kasus ini.PNO-11
23 Agu 2023, 14:38 WIT
Polres Jayawijaya Tangani Kasus Crash Landing Pesawat Cargo Di Bandara Wamena
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Jayawijaya saat ini tengah menangani kasus crash landing pesawat cargo Jayawijaya di Bandara Wamena, Selasa (22/8/2023) sekitar pukul 13.00 wit.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa pesawat Cargo Boeing seri 1200 Jayawijaya Air dengan nomor registrasi PK-JRA yang dipiloti Captain Andika dan Copilot Burckhard WS itu take off dari Bandara Sentani Jayapura tujuan Bandara Wamena dengan berat muatan bagasi seberat 18 ton.“Saat tiba di Bandara Wamena, pesawat mengalami kebocoran pada ban depan pesawat mengakibatkan pesawat berhenti di tengah run way,” kata Kabid Humas.Tim gabungan TNI-Polri, UPBU Wamena dan Damkar turun ke run way dan mengevakuasi Captain dan FO Pesawat Cargo tersebut.“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan saat ini pesawat tersebut telah ditarik dari run way menuju parkiran pesawat di Bandara Wamena,” tambah Kabid Humas. (PNO-12)
22 Agu 2023, 20:37 WIT
Kapolda Papua Resmikan Mako Sat Polairud Polres Sarmi
Papuanewsonline.com, Sarmi – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K meresmikan Mako Sat Polairud Polres Sarmi, Selasa (22/8/2023).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K, PJU Polda Papua, Pj. Bupati Sarmi Markus O. Masnembra, S.H., M.H., Plt. Sekda Kabupaten Sarmi Agus Festus Moar, S.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Sarmi Jumriati, S.H, Dandim 1712/Sarmi Letkol CZI Bagus Marsudi Joko Hartono, Kapolres Sarmi AKBP Timur Santoso, S.I.K., MAP, Para tokoh masyarakat, tokoh adat dan Tokoh agama Kabupaten Sarmi.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sarmi mengatakan dengan berdirinya Mako Sat Polair Polres Sarmi ini tentu memiliki konsekuensi besar khususnya dalam memelihara Kamtibmas, agar harapan ini dapat terwujud tentu Polri meminta kepada seluruh elemen baik pemerintah dan masyarakat dapat memberikan dukungan terbaiknya“Kami akan menjaga amanah yang diberikan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh masyarakat sehingga akan lebih memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan Kepolisian, untuk itu kami akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah setempat untuk efisiensi tugas ditengah masyarakat,” ucap Kapolres Sarmi.Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan dirinya mendukung sepenuhnya langkah konkrit, dari Polres Sarmi untuk berperan aktif menjaga keamanan wilayah perairan melalui pembangunan gedung Kantor Satpolairud ini, sekaligus untuk merespon dan menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat sekitar.“Saya berharap berdirinya kantor ini dapat memberikan tambahan manfaat dan maslahat tidak saja bagi anggota Polri tapi juga bagi masyarakat di sekitar kabupaten sarmi, sebagai sentra dalam menjaga keamanan di wilayah perairan Sarmi,” tutur Kapolda Papua.Lebih lanjut, Kapolda berharap mudah-mudahan pembangunan kantor Satpolairud ini dapat menjawab kebutuhan keamanan perairan Sarmi yang cukup luas ini, dan akan segera dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Sarmi.“Saya yakin dan percaya dengan adanya kantor Satpolairud ini, situasi keamanan di Kabupaten Sarmi semakin membaik, serta saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama memelihara dan meningkatkan keamanan menuju Sitkamtibmas yang aman dan tentram,” pungkas Irjen Pol Mathius D. Fakhiri. (PNO-12)
22 Agu 2023, 20:26 WIT
3 Jenazah Korban Penembakan KKB di Nduga diterbangkan ke Kampung Halaman
Papuanewsonline.com, Nduga - Jenazah ketiga warga sipil yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga telah diterbangkan menuju Kabupaten Mimika pada hari Kamis, 17 Agustus 2023.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan keterangan tentang proses evakuasi ini pada Jumat (18/8/2023).Dirinya menjelaskan Jenazah Samsul Ahmad diterbangkan sekitar pukul 10.30 WIT menggunakan pesawat Smart Aviation dengan kode PK-SNP yang dikemudikan oleh pilot Capt. Rizky. Evakuasi ini dimulai dari Kabupaten Nduga dan berakhir di Kabupaten Mimika, sebelum selanjutnya jenazah akan diterbangkan ke kampung halaman di Makassar Prov. Sulsel."Sementara itu, untuk Jenazah Steven Didiway dan Michael Rumaropen, keduanya diterbangkan dalam penerbangan kedua ke Kabupaten Mimika yang selanjutnya menuju RSUD Timika guna proses pemulasaraan," ungkap Benny.Jenazah Michael Rumaropen akan diterbangkan ke kampung halaman di Kabupaten Biak Numfor. Sedangkan, jenazah Steven Didiway akan dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Jayapura Tanah Merah untuk dimakamkan pada hari ini, tanggal 18 Agustus 2023."Kedua jenazah ini diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-984," tutup Kabid Humas.PNO-11
22 Agu 2023, 20:27 WIT
Gunakan Adat Sauri Sirami 4 Orang Warga Gantikan TNI-Polri Menjaga Bendera Merah Putih
Papuanewsonline.com, Waropen – Ada yang berbeda pada pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-78 tahun 2023 bertempat di Lapangan SMP Negeri Koweda, Distrik Masirei, Kabupaten Waropen Provinsi Papua, Kamis (17/8/2023).Pada umumnya Upacara berjalan seperti biasanya, meskipun di guyur hujan, namun ada yang berbeda yakni saat paskibra selesai mengibarkan Bendera Merah Putih dimana biasanya yang menjaga adalah anggota TNI-POLRI namun kali ini yang menjaga Bendera Merah Putih adalah Masyarakat Adat Sauri Sirami sebanyak 4 orang.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan bahwa hal ini memang dilakukan atas ide Kapolsek Masirei Ipda Jimmy Lufkey, S.I.P, M.H agar mengingatkan kepada masyarakat bahwa bukan Aparat Keamanan saja yang wajib menjaga NKRI namun masyarakat juga punya kewajiban yang sama.“Polsek Masirei memang membuat suatu yang berbeda dari biasanya agar mengajak masyarakat untuk cinta kepada NKRI lewat perayaan HUT RI ke 78 di Distrik Masirei,” ucap Kabid Humas, Minggu (20/8/2023).Sementara itu, Kepala Distrik Masireo Ellen K. Nussis, S.Sos mengatakan bahwa baru kali ini perayaan HUT RI ke 78 di buat berbeda dengan adanya paskbira dari anak asli dari Distrik Masirei untuk mengibarkan bendera Merah Putih.“Bahwa inilah momentum yang sebenarnya bahwa nilai dari perayaan HUT RI di Distrik Masirei adalah belajar untuk lebih mencintai NKRI, seperti yang kita lihat dari ke 4 masyarakat adat yang menjaga bendera merah putih, kami dan seluruh peserta upacara terharu dan senang dengan moment ini,” tuturnya. (PNO-12)
22 Agu 2023, 20:06 WIT
Polda Papua Lakukan Olah TKP Kasus Kebakaran Gedung Pemerintahan Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura – Suatu langkah serius dalam investigasi kebakaran yang menghanguskan gedung Kominfo yang disewa oleh MNC Grup di Jayapura telah diambil oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Papua. Bersama dengan personel dari Polres Jayapura, tim ini telah melaksanakan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang melibatkan gedung Kominfo, kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kantor KPU Kabupaten Jayapura pada Jumat (18/08).Kabid Labfor Polda Papua, AKBP Dr. I Gede Suhartawan, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan olah TKP ini dilaksanakan pada Jumat, 18 Agustus 2023, dimulai sekitar pukul 10.30 WIT dan berlanjut hingga selesai. Proses olah TKP ini melibatkan sejumlah langkah penting, seperti Pengamatan umum dan pemotretan dokumen untuk mendokumentasikan situasi TKP, Pemeriksaan tingkat kerusakan dan arah penjalaran api kebakaran serta penentuan Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK), Pencarian dan pengumpulan sampel barang bukti yang berkaitan dengan kebakaran serta Pengumpulan data dari keterangan para saksi yang hadir pada saat kejadian.AKBP I Gede menegaskan bahwa hasil olah TKP ini memberikan beberapa temuan penting berupa dari pemeriksaan arah penjalaran api kebakaran dan tingkat kerusakan, ditemukan satu titik Lokasi Api Pertama Kebakaran (LAPK) di Kantor MNC.“Dari LAPK, diambil satu bungkus barang bukti berisi abu arang sisa kebakaran. Sampel ini nantinya akan diperiksa lebih detail dalam laboratorium kriminalistik di Bid Labfor Polda Papua,” ucapnya.Menurutnya, penyebab timbulnya sumber api pertama masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut atas abu arang ini menggunakan metode Gas Chromatography Mass Spectrometer (GCMS) untuk menentukan ada tidaknya bahan bakar di lokasi api pertama kebakaran (LAPK).“Langkah rencana tindak lanjut yang diambil adalah melanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti yang berhasil dikumpulkan dari TKP. Tindakan ini akan memberikan wawasan lebih jelas mengenai penyebab kebakaran serta membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin berkontribusi pada terjadinya insiden ini,” terang Kabid Labfor.Dengan ketekunan dan komitmen dari tim investigasi, diharapkan bahwa kebenaran seputar kebakaran gedung Kominfo dan dampaknya yang meluas akan terungkap sehingga memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa tindakan hukum yang tepat akan diambil. (PNO-12)
22 Agu 2023, 19:35 WIT
Konflik Internal KNPB, Saling Serang 2 Orang Alami Luka Tusuk
Papuanewsonline.com, Jayapura - Pertikaian antara 2 simpatisan KNPB yang terjadi di BTN Purwodadi Sentani Kab. Jayapura. Jumat, 18/08 siang.Akibat dari pertikaian tersebut 2 orang simpatisan dari salah satu kubu berinisial OK (30) mengalami luka tusuk di bagian leher dan TS (27) mengalami luka tusuk dibagian bahu dan dada sebelah kanan.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH saat dikonfirmasi membenarkan konflik yang berujung saling serang antar dua kubu simpatisan KNPB yang terjadi di BTN Purwodadi Sentani."Kasus ini berawal dari salah satu kubu yang sedang melaksanakan kegiatan syukuran dalam rangka pemindahan kantor sekretariat KNPB yang berada di BTN Purwodadi. Tiba-tiba datang salah satu kubu lagi yang mempertanyakan dan menuding bahwa kubu yang sedang melaksanakan syukuran mengambil uang sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) sehingga terjadi pertikaian dan saling serang antar kedua kubu tersebut," ungkapnya.Lebih lanjut Kapolres, mendapat laporan tersebut personilnya langsung turun ke TKP sehingga situasi dapat dikendalikan."Akibat dari pertikaian tersebut 2 orang mengalami luka tusuk, ada juga kerugian materil seperti 3 unit rumah yang mengalami kerusakan seperti kaca jendela pecah dan perabotan rumah yang hancur, tidak hanya itu ada 4 unit barang bukti sepeda motor yang dirusak salah satunya dibakar, korban sudah membuat laporan polisi sementara masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan kami, untuk diproses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku," Tutupnya. (PNO-12)
22 Agu 2023, 19:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru