logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
WNA Asal Papua Nugini Ditangkap Karena Bawa Dua Butir Amunisi Ilegal Papuanewsonline.com, Jayapura – Seorang warga negara Papua Nugini berinisial JR (40) diamankan petugas karena kedapatan membawa dua butir amunisi ilegal kaliber 5,56 mm di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.Kabid Humas mengatakan pelaku kedapatan membawa amunisi setelah barang bawaannya diperiksa melalui mesin X-ray oleh petugas Bea Cukai di PLBN Skouw. Kini, ia ditahan di Polresta Jayapura Kota."Memang benar Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 08.00 wit, petugas Bea Cukai di PLBN Skouw mengamankan wanita berkebangsaan Papua Nugini karena saat barang bawaannya diperiksa melalui X-Ray terdapat benda yang mencurigakan dan setelah diperiksa ternyata dua butir amunisi yang tersimpan dalam tas noken," ucap Kabid Humas, Senin (06/04/2024).Selain itu, petugas juga menemukan lima tanda pengenal dengan identitas berbeda di dalam tas WNA tersebut. Petugas Bea Cukai lalu menyerahkan WN Papua Nugini berserta barang bukti amunisi itu ke Pos Kout Satgas Yonif 122/TS. Kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polresta Jayapura Kota."Setelah didata kemudian yang bersangkutan diserahkan ke Polsek Muara Tami untuk diproses lebih lanjut," ungkapnya.Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Victor Dean Mackbon, S.H., S.I.K., M.H., M.Si melalui Kapolsek Muara Tami AKP TB Silitonga mengatakan, pihaknya telah melimpahkan kasus itu ke Polresta Jayapura Kota. Wanita WN Papua Nugini itu kini sudah ditahan di Polresta Jayapura Kota.“Adapun untuk barang bukti yang diamankan 2 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 3 buah hp jadul, 1 tas noken besar, id card dengan 5 (lima) nama yang berbeda namun fotonya sama,” tutur Kapolsek Muara Tami.“Yang bersangkutan dan barang bukti kini sudah diserahkan dan ditahan di Polresta Jayapura Kota guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Silitonga. (PNO-12) 07 Mei 2024, 09:38 WIT
Gelar Apel Gabungan, Kapolda Maluku: Antisipasi Dinamika Masyarakat Jelang Pilkada Serentak Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, kembali mengingatkan personel untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat, soliditas internal serta sinergisitas dengan TNI dan pemda. Personel Polda Maluku juga diingatkan untuk selalu menghindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun.Penekanan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin apel pagi personel gabungan Polda Maluku yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (6/5/2024).Sampaikan arahannya pada Apel pagi gabungan ini, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif meminta agar seluruh personel Polda Maluku dan jajaran dapat menghindari semua bentuk pelanggaran dan selalu bersyukur dengan nikmat yang sudah Tuhan berikan dengan melakukan tugas dengan baik."Rekan-rekan sekalian saat ini kita sudah berada di bulan Mei, tidak terasa kita sudah hampir di pertengahan tahun 2024, waktu berlalu begitu cepat. Mari kita isi waktu kita dengan melakukan tugas yang baik dan melakukan kebaikan-kebaikan, kita hindari semua bentuk pelanggaran," pinta Kapolda.Personel Polda Maluku diingatkan untuk mengantisipasi dinamika kegiatan masyarakat khususnya saat ini sudah memasuki proses tahapan Pilkada serentak di Maluku.Kapolda mengingatkan agar setiap personil tidak melakukan pelanggaran disiplin, pidana maupun kode etik. Kapolda juga meminta semua jajarannya agar senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa."Hindarilah pelanggaran sekecil apapun baik itu kode etik maupun disiplin dan pidana sebab itu merupakan bentuk syukur kita atas apa yang sudah Tuhan berikan dengan tidak melakukan pelanggaran," harapnya.Kapolda mengaku kerap mengingatkan semua personel Polri di Maluku tentang kedisiplinan dalam tugas. "Saat ini tidak semua orang diberikan kesempatan untuk bisa menjadi seperti kita, olehnya itu saya minta dengan segala keterbatasan kita Polri saat ini yang juga belum sempurna namun kita harus terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara," harapnya.Kapolda menjelaskan, tidak ada satupun organisasi yang sempurna di dunia ini, semua pasti memiliki kekurangan. Sehingga apabila ada kekurangan jangan dibiarkan terjadi terus menerus. Sebab, hal itu tidak akan pernah menjadikan sebuah organisasi maju."Maka apabila kita melihat ada kekurangan mari kita benahi, jangan dibiarkan terjadi terus menerus, karena hal itu merupakan ciri-ciri orang yang tidak bersyukur. Mari kita laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, semoga apa yang diamanatkan oleh Tuhan dan pimpinan kepada kita saat ini dapat kita laksanakan dengan baik," jelasnya.Kapolda juga mengingatkan agar Polri meningkatkan soliditas internal serta bersinergi dengan TNI dan pemda serta tokoh masyarakat dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera. (PNO-12) 06 Mei 2024, 15:06 WIT
KKB Serang Gereja dan Rampas Barang Elektronik Milik Jemaat di Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Pegubin - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, melakukan perampasan barang elektronik milik jemaat yang sedang melasanakan ibadah minggu pagi pada hari minggu tanggal 5 mei 2024, sekitar Pukul 11.00 Wit, Di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno S.H.,S.I.K.,M.M., M.H., dalam keteranganya mengatakan, disaat jemaat sedang melaksanakan ibadah minggu pagi, datang empat orang kelompok KKB dengan membawa satu pucuk senjata api dan melakukan pengancaman dan perampasan barang elektronik milik jemaat yang sedang beribadah.AKBP Dr. Bayu Suseno menjelaskan, barang-barang milik jemaat yang sedang melaksanakan ibadah antara lain, 1 unit Handphone milik jemaat atas nama David Korwa (OAP), yang juga merupakan tenaga Kesehatan (Nakes) pada puskesmas distrik borme, 1 Unit Handphone Milik Ferdian Rumansara (OAP), yang juga merupakan tenaga Kesehatan (Nakes) pada puskesmas distrik borme dan 1 unit Laptop milik Kepala Puskesmas atas nama, Andi Wisal (OAP).“Setelah melakukan perampasan kepada jemaat di gereja, KKB kemudian menuju ke kompleks sekolah sehingga membuat para guru-guru ketakutan dan melarikan diri ke arah hutan untuk bersembunyi. Dan hingga saat ini, kami belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa dari peristiwa tersebut”. Ujar AKBP Dr. Bayu Suseno.Ditambahkannya, saat ini para Nakes yang juga merupakan jemaat dari gereja di distrik borme, korban dari aksi KKB, sedang mengamankan diri di rumah Kepala Puskesmas Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan. (PNO-12) 06 Mei 2024, 14:52 WIT
Ketua BMRI Dukung Pemerintah dan Aparat Keamanan Dalam Mengayomi Masyarakat Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam upaya memperkokoh hubungan harmonisasi antara masyarakat Nusantara dan seluruh umat beragama di Provinsi Papua, serta masyarakat adat yang menjadi penjaga keamanan dan kesejahteraan di sana, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMRI)-Papua Max Abner Ohe mengungkapkan dukungannya terhadap pemerintah pusat dan aparat keamanan.Ketua BMRI-Papua Max Abner Ohe, yang juga salah satu pimpinan di Majelis Rakyat Papua (MRP), menyatakan bahwa kerjasama antara pemerintah pusat, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga situasi keamanan serta mendorong pembangunan di tanah Papua.Menurutnya, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, serta lembaga masyarakat seperti Majelis Rakyat Papua (MRP), Badan Percepatan Pembangunan Provinsi Papua, gubernur, DPRP, TNI, dan Polri sangatlah penting dalam membangun Papua. Hal ini ditekankan sebagai upaya bersama untuk menjaga Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."Dalam membangun Papua, tidak ada yang bisa berjalan sendiri. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara semua pihak mutlak diperlukan," ujar Ketua Barisan Merah Putih pada Minggu (5/5/2024) di rumah kebangsaan.Dalam konteks ini, aspirasi masyarakat yang dikumpulkan oleh berbagai lembaga tersebut menjadi titik tolak bagi pemerintah daerah untuk bersama-sama mengambil langkah-langkah positif dalam pembangunan Papua.Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mengayomi seluruh masyarakat Papua.Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, dan organisasi masyarakat, diharapkan Papua tetap menjadi rumah bagi semua warganya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, menuju cita-cita bersama bangsa. (PNO-12) 05 Mei 2024, 19:04 WIT
Jenazah Alexsander Parapak Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Mimika Papuanewsonline.com, Mimika - Personel gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Alexsander Parapak, yang merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Evakuasi tersebut berhasil dilaksanakan pada hari Sabtu, (4/5/2024) pagi.Sebelumnya, pada tanggal 30 April 2024, KKB menyerang Polsek Homeyo yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia. Almarhum Alexsander merupakan warga pendatang dari Suku Toraja yang berusia 20 tahun. Akibat penembakan tersebut, korban meninggal dunia.Menindaklanjuti situasi tersebut, personel gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Alexsander dari Distrik Homeyo menuju Timika, Kabupaten Mimika. Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani menyatakan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri dengan menggunakan sarana Heli Bell Penerbad.“Dalam proses evakuasi, selain jenazah almarhum Alexsander, personel juga mengevakuasi 3 orang warga pendatang yang akan kembali ke kampung halamannya, yakni seorang guru dan dua orang anak-anak,” ucap Ka Ops Damai Cartenz.Lebih Lanjut Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal menyatakan, saat ini personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.“Kita akan kejar dan tindak tegas KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo. Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa,” tegas Ka Ops.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa jenazah almarhum Alexsander Parapak telah tiba pukul 08.50 WIT di Mimika dan saat ini sudah berada di RSUD untuk selanjutnya akan dilakukan Visum dan Otopsi. Namun, proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD, jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” ungkap Bayu. PNO-11 04 Mei 2024, 23:05 WIT
Jenazah Korban Penembakan di Intan Jaya Berhasil Dievakuasi Aparat Gabungan Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi jenazah an. Aleksander Parapak yang merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Selasa (30/04/2024).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi membenarkan evakuasi tersebut.Kabid Humas mengatakan evakuasi korban tersebut dilakukan pada Sabtu (04/05) sekitar pukul 07.30 wit dengan menggunakan Heli TNI jenis Belt yang take off Kabupaten Mimika.“Saat tiba di Distrik Homeyo, aparat gabungan TNI-Polri melakukan evakuasi jenazah korban dan 3 (tiga) warga sipil diantaranya seorang guru dan dua orang anak-anak yakni Simon Petrus Tamonob (37), Helen Jean Vesty Tamonob (6) dan Gadwyn Tamonob (2),” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan jenazah almarhum Alexsander Parapak telah tiba pukul 08.50 WIT di Mimika dan sudah berada di RSUD untuk selanjutnya akan dilakukan Visum dan Otopsi. Namun, proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD Mimika, jenazah korban akan di semayamkan di rumah duka SP2 Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” tutupnya.Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri S.I.K berupaya menambah bantuan personel di Kabupaten Intan Jaya khususnya di Distrik Homeyo.“Saya berharap dengan dikirimnya personel menjadi salah satu langkah yang diambil untuk menghadapi situasi yang memanas dan langkah-langkah taktis serta teknis bisa segera diambil untuk mengatasi situasi di Ibu Kota Intan Jaya, khususnya di Kota Sugapa,” ungkapnya. (PNO-12) 04 Mei 2024, 17:44 WIT
Kabid Humas: Berhati-hati dan Bijaklah Menggunakan Media Sosial Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan imbauan kepada masyarakat Papua untuk lebih bijak dan beretika dalam berinteraksi di media sosial. Menurutnya, penting bagi setiap individu untuk menyebarkan informasi yang benar guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas akibat berita palsu atau hoaks.Dalam era digital yang kian maju, kasus berita palsu menjadi ancaman serius di media sosial. ia mengingatkan bahwa menyebarkan informasi yang tidak benar dapat menyebabkan kekacauan, memicu ketegangan sosial, bahkan merusak reputasi seseorang.“Ketika berinteraksi di media sosial, kita harus ingat bahwa menyebarkan informasi yang tidak benar berpotensi membawa dampak buruk. Penting untuk memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,” ujarnya pada Jumat (3/4/2024).Polisi juga menegaskan bahwa tindakan hukum akan diterapkan bagi siapa pun yang melakukan tindakan menyebarkan ujaran kebencian, penghinaan, atau menyebarkan konten merugikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman hukuman 5 hingga 6 tahun penjara dan/atau denda maksimal Rp. 1 miliar.Kombes Benny berharap agar masyarakat dapat menggunakan media sosial sebagai sarana yang positif dan informatif.“Berinteraksi di media sosial dengan bijak adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun masyarakat yang sehat dan bermartabat,” tandasnya, menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dunia maya. (PNO-12) 04 Mei 2024, 17:21 WIT
Kapolda Papua: Upaya Pemulihan Situasi di Intan Jaya Terus Dilakukan Papuanewsonline.com Jayapura – Kondisi di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, menjadi perhatian utama setelah serangkaian gangguan yang terjadi belakangan ini. Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri S.I.K saat ditemui di Mapolda Papua, Jumat (3/5), menyampaikan harapannya untuk memastikan situasi di daerah tersebut kembali kondusif.Peristiwa penyerangan terhadap Polsek Homeyo yang menyebabkan satu warga meninggal dunia dan pembakaran Sekolah Dasar (SD) Inpres di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, memicu keprihatinan besar. Kapolda Fakhiri menyatakan komitmennya untuk memperbaiki keadaan."Dalam upaya penindakan, kami berharap hari ini bisa lebih tenang. Saya juga berupaya menambah bantuan personel dan helikopter untuk memperkuat penanganan di lapangan," ungkap Kapolda Fakhiri.Dikirimnya personel dari satgas damai cartenz menjadi salah satu langkah yang diambil untuk menghadapi situasi yang memanas. Kapolda berharap dengan kedatangan personel tambahan tersebut, langkah-langkah taktis dan teknis bisa segera diambil untuk mengatasi situasi di Ibu Kota Intan Jaya, khususnya di Kota Sugapa.Namun, kendala dalam penggeseran personel juga turut menjadi perhatian. "Heli kita sedang dalam perawatan dan satunya sedang berada di Boven Digoel. Ketika sudah tiba, kami akan segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan oleh Polres Intan Jaya," tegasnya.Kapolda mengakui bahwa gangguan keamanan di Intan Jaya berpotensi mengganggu pelayanan pemerintahan, bahkan bisa menyebabkan lumpuhnya aktivitas tersebut. Meski demikian, ia menekankan pentingnya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat."Dalam situasi seperti ini, yang bertahan di sana adalah personel Polri/TNI dan satuan tugas lainnya yang ditugaskan. Sementara itu, sebagian pegawai memilih untuk keluar demi keselamatan diri," tutupnya.Dalam konteks ini, upaya Kapolda Papua dan aparat keamanan lainnya sangat diharapkan mampu membawa keadaan di Intan Jaya kembali ke jalur yang aman dan stabil. (PNO-12) 04 Mei 2024, 17:10 WIT
Gelar Operasional TW I, Kapolda Papua: Jangan Anggap Remeh Pilkada Tahun Ini Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan I Tahun 2024 dalam rangka Anev Sitkamtibmas TW I Tahun 2024 dan Anev Operasi Mantab Brata Cartenz 2023-2024 serta Kesiapan Pengamanan Tahapan Pemilukada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Hukum Polda Papua yang dilaksanakan di Aula Ball Room GHB II Hotel Horison Kotaraja Kota Jayapura, Kamis (02/05/2024).Acara tersebut dibuka oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. dan dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., para PJU Polda Papua, para LO Polda Papua di 3 DOB Papua, para Kapolres/ta Jajaran dan para Kabag Ops Polres/ta Jajaran.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengapresiasi kepada seluruh personel Polda Papua atas pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu Presiden dan Pileg 2024, Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, serta terciptanya kondusifitas di Wilkum Polda Papua tetap terjaga, walaupun ada beberapa insiden dan aksi tidak mempengaruhi Sitkamtibmas secara keseluruhan.“Tentunya tugas Polri tidak sampai disitu saja, kurang lebih 200 hari lagi akan diselenggarakan pemungutan suara Pilkada, tentunya eskalasi ancaman akan berbeda dari Pemilu 2024,” ucap Kapolda Papua.Lebih lanjut, ia mengingatkan untuk tidak menganggap remeh Pilkada tahun ini dan jangan biarkan isu menjadi aksi, aksi menghasilkan chaos hingga kerugian material dan korban jiwa.“Tentunya seluruh keberhasilan pengamanan pemilu dan kondusifitas Kamtibmas, Polri tidak dapat berjalan sendiri, rangkul TNI, elemen masyarakat, para tokoh, para paslon, tim sukses maupun simpatisan, namun yang paling utama soliditas internal harus ditingkatkan,” ungkapnya.Selain Pilkada, Irjen Fakhiri mengatakan masih banyak agenda kedepan yang harus dipersiapkan salah satunya peringatan hari Bhayangkara dan Proklamasi Kemerdekaan RI, serta kalender Kamtibmas lainnya yang harus diantisipasi.“Seluruh Personel Polda Papua harus menjaga nama baik dan kewenangan, alhamdulilah indeks kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat, saat ini berada di angka 76,4%,” pungkasnya. (PNO-12) 03 Mei 2024, 17:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT