logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
AKP Makruf Suroto Terima Hoegeng Awards 2023 Kategori Polisi Tapal Batas - Pedalaman Papuanewsonline.com, Jakarta – Kasat Binmas Polres Merauke AKP Makruf Suroto terpilih menjadi penerima Hoegeng Awards 2023 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. AKP Makruf dipilih karena kiprahnya menjaga dan merawat perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.AKP Makruf dianugerahi Polisi Tapal Batas dan Pedalaman dalam acara malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2023) pukul 19.00 WIB malam. Pengumuman penghargaan kepada AKP Makruf dibacakan oleh Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, yang juga Dewan Pakar Hoegeng Awards 2023. Trofi untuk AKP Makruf diserahkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.Malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) serta sederet tokoh penting di pemerintahan, tokoh agama serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.Dikesempatannya, Kapolri mengatakan bahwa masih banyak diluar sana anggota Polri yang memiliki prestasi, memiliki hal hal yang positif dan yang belum terpilih untuk terus berkarya.“Harapan Polri, semua anggota Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat, lebih baik melayani masyarakat dan kita harapkan Polri bisa dicintai masyarakat,” ucap Kapolri saat melakukan Doorstop setelah acara Hoegeng Awards, Jumat (14/07/2023).Kisah AKP Makuf Suroto di perbatasan Indonesia-Papua New Guinea (PNG) begitu heroik. Dia menjaga dan merawat perbatasan negara serta membina masyarakat di Kecamatan Sota, Merauke, lewat pendekatan pertanian.AKP Makruf begitu dicintai masyarakat setempat karena sepak terjangnya berpuluh-puluh tahun di Sota. Ia disebut sebagai polisi pertama menjaga dan merawat cikal bakal Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. AKP Makruf membuka jalur hutan belantara dan membersihkan lahan yang terdapat tugu batas negara Indonesia dan PNG.Tak hanya membersihkan pohon-pohon liar di sekitar tugu perbatasan, AKP Makruf juga merawat, menjaga dan mempercantik wilayah perbatasan Indonesia-PNG itu. Tak jarang AKP Makruf merogoh kocek sendiri untuk menata kawasan dengan ditanami sayuran, pohon buah, dan bunga-bunga. (PNO-12) 15 Jul 2023, 12:11 WIT
Kukuhkan Pokja Bunda Paud Mappi, Ny. Stefanie Gomar: Majukan Paud HI Demi Generasi Berkualitas Papuanewsonline.com, Mappi - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie G.A.P Gomar SH, MH mengukuhkan pengurus Pokja PAUD Kabupaten Mappi masa Bahkti 2023 - 2024.Kegiatan pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Mappi yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan, Jumat (14/7/2023) mengusung tema: Memantapkan Peran Bunda PAUD menuju Paud Holistik Integratif.Hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si, Sekretaris Daerah, Ferdinandus Kainakaimu, Bunda Paud Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie Gomar SH,MH, Sekretaris Umum Pokja Bunda Paud Provinsi Papua Selatan, Daniel J. Taraneno serta Forkopimda di Kabupaten Mappi.Ny. Stefanie Gomar dalam sambutannya mengatakan PAUD merupakan Pendidikan yang sangat fundamental dan investasi yang sangat penting bagi masyarakat karena PAUD ini menyiapkan generasi yang berkualitas dimasa depan. Usia PAUD dari 0-6 Tahun merupakan masa emas perkembangan otak yang luar biasa dengan pertumbuhan sel otak mencapai 80% yang tidak akan terulang pada masa yang akan datang dan harus distimulasi secara optimal.Dikatakan Ny. Stefanie bahwa ada 6 aspek perkembangan yaitu aspek Bahasa, psikomotorik, kognitif, emosional, sosial dan religious. Stimulasi ini dilakukan dengan cara bermain dan belajar yang menyenangkan.Ia menyebutkan, banyaknya PAUD di Kabupaten Mappi sejauh ini ada 3 PAUD yang didirikan oleh Pemerintah Daerah, dan 1 PAUD binaan TP PKK, yang mana sebagian besar Lembaga PAUD yang sudah ada kondisinya masih perlu dibenahi."Hal inilah yang akan kita dorong bersama untuk kedepannya lebih berkualitas dan dapat memberikan layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif yang biasa kita sebut PAUD HI," ungkapnya."Kita berharap para fasilitator PAUD HI yang sudah mengikuti pelatihan dapat berperan aktif dalam memberikan layanan bagi anak PAUD secara terintegrasi. Kepada pengurus yang telah dikukuhkan, semoga kedepannya dapat bekerja sama dan berperan aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan Bunda PAUD,"tambahnya.Ia menuturkan, beberapa bulan terakhir Kemendikbudristek mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Kegiatan ini disebarluaskan secara massif melalui komitmen bersama Bunda PAUD seluruh Indonesia. Latar belakang kegiatan ini digelar sebab pelajaran di level PAUD dan SD Kelas Awal belum saling berkesinambungan. Dimana Pendidikan di bangku awal SD mensyaratkan kemampuan anak untuk baca, tulis dan hitung (calistung) sehingga membuat orangtua terkesan memaksakan anak pada kemampuan calistung melalui bimbingan belajar yang menguras stamina hingga emosional anak. Gerakan ini mendorong perubahan paradigma umum tentang Pendidikan Anak Usia Dini guna memastikan terjaminnya hak anak-anak."Kita harus berhenti memaknai calistung sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar di PAUD dan syarat penerimaan peserta didik di SD. Gerakan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak usia dini yang tidak berkesempatan mengikuti PAUD memiliki hak yang sama untuk dibina dan mendapatkan kemampuan dasar keterampilan dan kematangan yang holistic di SD kelas Awal,"terangnya.Ia menjelaskan, menyikapi hal tersebut, Pokja Bunda PAUD Mappi mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi melalui Dinas Pendidikan untuk melaksanakn kegiatan yang mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Kegiatan-kegiatan yang dimaksud adalah Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang mana sasarannya adalah Guru dan orang tua siswa PAUD dan siswa SD kelas Awal, selanjutnya kegiatan Bimtek Penguatan Transisi PAUD ke SD yang sasarannya guru PAUD dan SD kelas awal dan terakhir akan dilakukan kegiatan monitoring. "Sebagai Bunda PAUD saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungan yang sangat luar biasa ini. Pembentukan Pokja Bunda PAUD ini bertujuan menyukseskan program Nasional dalam gerakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan juga merupakan mitra kerja dalam pengembangan PAUD di Kabupaten Mappi yang nantinya diharapkan dapat menjadi motivasi dalam menghadirkan kondisi penyelamatan dan penyiapan generasi yang akan datang sejak usia dini. Untuk itu Pokja Bunda PAUD tidak bisa bekerja sendiri tapi butuh partisipasi dari berbagai elemen masyarakat," tuturnya."Saya ingin mengajak kita semua yang hadir dalam ruangan ini untuk sama-sama berkomitmen mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, "sebutnya.Adapun komposisi pengurus Pokja Bunda PAUD di Kabupaten Mappi masa Bahkti 2023-2024 yakni, Ketua Sumarno, Sekretaris Aknes Feronika Salimako dan bendahara Fersiana Sande. (PNO-12) 14 Jul 2023, 21:57 WIT
Pj Bupati Bersama Tim, Cek Kesiapan Sekolah Bagi Anak-Anak Mappi Yang Bermasalah Sosial Papuanewsonline.com, Mappi - Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si berkomitmen menekan masalah sosial pada anak seperti putus sekolah, ketergantungan pada zat adiktif seperti lem aibon. Hal itu disampaikan Pj Bupati dalam Rapat Penanganan masalah Sosial Anak yang digelar di Pendopo, Jumat (14/7/2023). Dalam menekan masalah sosial pada anak, Pj Bupati telah membentuk penanganan masalah sosial anak dengan perlindungan khusus. Tim ini diharapkan bisa menjalankan tugas sehingga visi Mappi bebas dari anak aibon dan putus sekolah bisa terwujud. Menurut Pj Bupati, masalah kesejahteraan sosial dan faktor ekonomi dalam keluarga menjadi penyebab utama ini semua bisa terjadi. Maka dari itu pihaknya meminta agar tim yang terlibat dapat bekerja dengan maksimal. "Mari kita bersama-sama mengimplementasikan visi kita. Dimana Mappi Bebas dari anak aibon dan anak putus sekolah," tegasnya.Pj Bupati meminta agar tim dapat memetakan zonasi wilayah yang lebih jelas untuk penanganan anak-anak tersebut, sehingga penanganannya bisa lebih maksimal.Salah satu langkah jangka pendek yang akan ditempuh oleh Pemkab Mappi adalah mengoperasikan sekolah berpola asrama yang sudah dibangun pemerintah namun belum difungsikan. Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar bersama ketua tim, Pastor Vitalis R.A. Letsoin Pr bersama anggota tim langsung mengecek fasilitas sekolah yang terletak di Kilometer 8 Kota Kepi. Sekolah ini dilengkapi asrama, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan. Pj Bupati mengatakan, bangunan ini nantinya akan dijadikan sebagai tempat untuk membina anak-anak yang mengalami masalah sosial. Iapun memerintahkan Dinas Pendidikan segera melengkapi peralatan sekolah agar bisa segera difungsikan. Ketua tim penanganan masalah sosial anak yang membutuhkan perlindungan khusus, Pastor Vitalis R.A. Letsoin, Pr mengatakan hingga saat ini yang sudah terdata sebanyak 116 orang anak yang membutuhkan perlindungan khusus mereka adalah anak-anak putus sekolah dan anak-anak yang menyalahgunakan lem aibon.Dikatakan Pastor Vitalis terkait dengan langkah-langkah penanganan tim sudah terbagi dalam tiga bidang yakni diantaranya, bidang pendataan dan identifikasi, bidang perumus dan rencana penanganan serta bidang pembinaan, penanganan dan rehabilitasi. "Ketiga bidang yang ada sudah mulai bekerja dan kita yang terkibat dalam tim harus terus berkoordinasi, berkolaborasi dengan baik serta dibutuhkan kerjasama yang baik,"tegasnya.Pastor Vitalis menyebutkan, adapun unsur yang terlibat dalam tim yakni mulai dari para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta perwakilan dari organisasi kemasyarakatan dan Pj Bupati Mappi beserta Forkompida terlibat sebagai Pembina.Lebih jauh dikatakan pastor Vitalis dari hasil identifikasi masih ditemukan beberapa anak yang masih menghirup lem aibon. Namun pihaknya terus berusaha untuk mendata serta merangkul semua untuk dibina akan meninggalkan kebiasaan yang dapat merusak masa depan mereka.Pastor Vitalis menambahkan, terkait dengan fasiitas umum atau bangunan yang berada di KM 8 itu sudah sangat bisa untuk difungsikan. "Karena gedungnya tidak dipakai dan untuk program jangka pendek, kita bisa memanfaatkan dengan mengunakan bangunan yang ada ini untuk menampung anak-anak,"ungkapnya. Pastor Vitalis menambahkan, karena ini sifatnya mendesak jadi tim harus memanfaatkan fasilitas yang ada. Guna menyelamatkan nasib generasi penerus kita dari pengaruh negative. (PNO-12) 14 Jul 2023, 20:56 WIT
Hadiri Forum Konsultasi Publik, Pj Bupati Mimika: Data Kependudukan di Timika Harus Akurat Papuanewsonline.com, Timika- Pj. Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, S.IP., M.Si meminta Dinas Kependudukan Catatan Sipil agar agar memperbaiki data kependudukan di Kabupaten Mimika harus akurat.Hal ini disampaikanya, saat  membuka secara resmi kegiatan “Forum Konsultasi Publik” dalam Mewujudkan Pelayanan Adminduk Prima di Kabupaten Mimika, di Timika, Selasa (14/07/2023).Dalam sambutannya PJ Bupati Mimika mengatakan, persoalan data kependudukan menjadi hal yang sangat krusial untuk memberikan arah kebijakan agar tepat sasaran. Data harus akurat apalagi terkait dengan data kependudukan. “Saat ini semua bidang, pendidikan, kesehatan, perbankan atau apapun juga, memerlukan data kependudukan yang akurat. Apabila data tidak akurat, maka dapat dipastikan akan ada masyarakat yang merasa tidak terlanyani dengan baik,” Ucapnya. Lebih lanjut Pj Bupati Valen  mengatakan, pemerintah pusat sangat memberikan perhatian terhadap data kependudukan di Papua. Sudah sejauh mana perkembangan data kependudukan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. “Saya berharap pertemuan seperti ini bukan hanya uji publik, apa yang sudah pemerintah lakukan, tetapi bisa juga saling melengkapi data sehingga ketika dikonsumsi publik data tersebut akurat,” jelas Pj. Bupati. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, S.STP.,M.Si mengatakan, Forum Konsultasi Publik yang digelar bertujuan mendengar masukan dari berbagai pihak terkait dengan pelayanan Disdukcapil.“Pelayanan adminduk kepada masyarakat harus diurus mulai dari lahir sampai meninggal. Begitupun terkait dengan pelayanan harus bisa terintegrasi dengan semua instansi,” ungkapnya.Slamet mengatakan, data penduduk Mimika saat ini berjumlah 312.387 orang yang tersebar di 18 distrik, 19 kelurahan dan 133 kampung.“Pelayanan Dukcapil tidak hanya tersentral di kantor, sudah tiga tahun ini terdistribusi sampai di 7 distrik sampai yang terjauh itu bulan lalu kita launching di Kokonao jadi masyarakat wilayah pesisir barat bisa selesai di sana, masyarakat tidak perlu naik perahu dengan biaya banyak dan jauh-jauh ke kota,” Paparnya.(PNO/02) 14 Jul 2023, 19:23 WIT
KPK Periksa 18 Orang Di Polda Papua Terkait Skandal Korupsi Eks Kadis PUPR Provinsi Papua Papuanewsonline.com, Papua- Lembaga Antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 18 orang sebagai saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi suap dan gratifikasi dan  Dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Gerius One Yoman selaku mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Provinsi Papua sebagai tersangka." Tim Penyidik telah selesai memeriksa 18 orang saksi Hari ini di Polda Papua,  pemeriksaan saksi ini dilaksanakan agar penyidik mendalami  dugaan  Tindak Pidana Korupsi  suap dan Gratifikasi  terkait proyek yang bersumber dari APBD Papua, untuk tersangka GOY dkk,’’ ujar Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui pesan singkat via WhatsApp, Jumat (14/7/2023).Ali menegaskan, Pemeriksaan dilakukan di laksanakan di Polda Papua, dimana 18 Orang yang diperiksa penyidik KPK diantaranya, Kaillin Lalli  Randa, PNS (Staf TU DPR Papua), Adi  Yuwono (PNS/ Staf biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua), Aloysius Nugroho Rahardjo (Wiraswasta/Freelance Konsultan), Drs. Aloysius  Renwarin, SH, MH.(Karyawan Swasta / Pengacara (Penasehat Hukum LUKAS ENEMBE), Andrys Rovael Rohman (Wiraswasta (Mantan General Super Intendent PT Tabi Bangun Papua), Annies Liando (PNS), Arson Wanimbo alias Sony            (Ketua DPRD Tolikara), Bonny Piron (Wiraswasta/ Komisaris PT. TABI BANGUN PAPUA), Mieke (Finance PT. Tabi Bangun Papua), Debora Diana Salosa, S.Hut, MM (PNS/ Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua), Dius Enumbi (Pegawai Negeri Sipil / Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua), Doren Wakerkwa (PNS (Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua), Frans Manibui (Karyawan Swasta) Iriani Yuspita Yanius Yomen Telenggen (Direktris CV WALIBHU), Irma Imelda Irene Mandagi (Karyawan Swasta / Staf Teknik PT Tabi Bangun Papua), Jusak Sarilolo (PNS / Staf Dinas PUPR Prov Papua), Benyamin Tiku (Swasta/PN Melonesia) dan Timotius Enumbi (Swasta/Adik Piton Enumbi)." Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya, antara lain terkait dengan suap dan gratifikasi  tersangka GOY," ujar Ali.Sementara itu diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Provinsi Papua Gerius One Yoman sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur di Papua.Gerius diduga bersama-sama dengan Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe menerima suap dan gratifikasi dari berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.KPK menjerat Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe dan Direktur PT Tabi Bangun Papua Rijatono Lakksa sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mereka dijerat TPPU setelah sebelumnya dijerat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur Pemprov Papua.Kasus suap dan gratifikasi ini bermula saat Rijatono Lakka mendapatkan proyek infrastruktur usai melobi Lukas Enembe dan beberapa pejabat Pemprov Papua. Padahal perusahaan Rijatono bergerak dibidang farmasi.Kesepakatan yang disanggupi Rijatono dan diterima Lukas Enembe serta beberapa pejabat di Pemprov Papua di antaranya yaitu adanya pembagian persentase fee proyek hingga mencapai 14 persen dari nilai kontrak setelah dikurangi nilai PPh dan PPN.Setidaknya, ada tiga proyek yang didapatkan Rijatono. Pertama yakni peningkatan Jalan Entrop-Hamadi dengan nilai proyek Rp14,8 miliar. Lalu, rehabilitasi sarana dan prasarana penunjang PAUD Integrasi dengan nilai proyek Rp13,3 miliar. Terakhir, proyek penataan lingkungan venue menembang outdoor AURI dengan nilai proyek Rp12,9 miliar.Dari tiga proyek itu, Lukas Enembe diduga sudah menerima Rp1 miliar dari Rijatono.Dalam kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Papua, KPK telah menyita dan membekukan uang miliaran rupiah."Tim penyidik telah melakukan penyitaan uang sekitar Rp50,7 miliar. Di samping itu tim juga juga telah membekukan uang dalam rekening sekitar Rp81,8 miliar dan SGD 31.559," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.Ali mengatakan, dalam pengusutan kasus ini tim penyidik sudah memeriksa 90 saksi termasuk ahli didigital forensik, ahli accounting forensik dan ahli dari kesehatan."Tim penyidik juga telah menyita emas batangan, beberapa cincin batu mulia dan empat unit mobil. Penanganan perkara dimaksud kami fokuskan lebih dahulu pembuktian unsur pasal suap dan gratifikasi," kata Ali.Teranyar, KPK menetapkan dua tersangka baru kasus dugaan suap pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua. Mereka yakni Fredrik Banne selaku staf PT Tabi Bangun Papua dan Piton Enumbi selaku pemilik PT Melonesia Mulia.Keduanya dijerat sebagai tersangka pemberi suap terhadap Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE).Sebelumnya, KPK menyita tanah dengan luas sekitar 1.525 M2 yang di atasnya telah dibagun sebuah hotel di Jayapura, Papua.Penyitaan berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe dan penyuapnya, Direktur PT Tabi Bangun Papua Rijatono Lakka.Ali menyebut nilai tanah dan bangunan yang disita tim penyidik ini memiliki nilai sekira Rp40 miliar.(PNO/05)   14 Jul 2023, 18:51 WIT
Dogiyai Kembali Memanas 3 Personil TNI/Polri Kena Panah Warga Papuanewsonline.com, Dogiyai – Massa melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan saat melakukan pengamanan TKP Penjarahan di Kampung Moanemani dan Bandara Moanemani yang akan mengevakuasi 3 (tiga) personel terkena panah dipimpin oleh Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Dr. Wahda J. Saleh, Jumat (14/07/2023) sekitar pukul 09.15 wit.Pagi Tadi.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan saat personel melakukan pengamanan Bandara Moanemani, kelompok Mass melakukan penyerangan terhadap personel yang akan mengevakuasi korban yang terkena panah.“Saat aparat gabungan melakukan pengamanan guna mengevakuasi ketiga korban yang terkena panah dengan menggunakan Hely” ucap Kabid Humas, Jumat (14/07/2023).Saat Hely tiba di Bandara Moanemani untuk mengevakuasi para korban, massa menghujani anggota dengan anak panah dan batu serta melakukan pembakaran terhadap 1 (satu) rumah Warga bernama Balibi.“Hely berhasil take off dari Bandara Moanemani dan membawa para korban untuk dievakuasi ke Nabire,” ungkap Kabid Humas.Kata Kabid Humas, Sebelumnya pada  Kamis (13/07) Aparat Keamanan diserang oleh massa saat melakukan pengamanan TKP Penjarahan di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai.“Saat melakukan pengamanan aparat gabungan diserang oleh massa menggunakan panah,” tutur Kabid Humas.Akibat dari penyerangan tersebut, 3 (tiga) personel yakni 1 (satu) personel Polres Dogiyai an. Bripda Eliezer terkena di lengan kiri tembus kebelakang lengan, 1 (satu) personel Koramil Monomani an. Serka Stewart Tapilatu terkena panah di lengan kanan dan 1 (satu) personel Brimob BKO Dogiyai.Sampai saat ini, Aparat Keamanan masih melakukan pengamanan di sekitaran Dogiyai untuk mencegah massa akan melakukan tindakan-tindakan anarkis kepada warga Nusantara yang berada di Kabupaten Dogiyai dan untuk kerugian materiil masih dilakukan pendataan.“Saat ini situasi sudah berangsung pulih dan aman, kami meminta kepada warga untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum yang dapat merugikan orang lain maupun diri sendiri. Jangan mudah terprovokasi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab dan serahkan proses hukum kepada Aparat Kepolisian,” pungkas Kabid Humas Polda Papua.Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. telah mengerahkan 1 peleton Brimob dari Nabire untuk membantu mengendalikan situasi dan memerintahkan Kapolres Dogiyai melakukan pertemuan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparatur Pemerintahan untuk menyelesaikan permasalahan dengan cepat.(PNO/04) 14 Jul 2023, 16:04 WIT
Lepas Satgas Pamputer XXVI Kodam Pattimura, Kapolda Maluku: Jalankan Tugas Negara Dengan Baik Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum memberikan semangat kepada personel Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer), Kodam XVI/Pattimura tahun 2023.Hal itu disampaikan Kapolda saat menghadiri upacara pelepasan Satgas Pamputer XXVI, Kodam XVI/Pattimura yang digelar di lapangan Kompi Markas Rider 733/Masariku, Kota Ambon, Jumat (14/7/2023).Upacara pelepasan Satgas Pamputer ke-XXVI dipimpin langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa. Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Forkopimda dan stakeholder lainnya.Pangdam Pattimura Ruruh A. Setyawibawa dalam sambutannya meminta seluruh prajurit yang ditugaskan mengamankan Pulau-pulau terluar di wilayah Maluku, agar dapat mengamati dan memperhatikan situasi sekitar dengan cermat untuk dikendalikan."Tugas yang akan kalian laksanakan ini adalah amanah yang diberikan Negara. Olehnya itu laksanakanlah tugas ini dengan baik, jangan arogan dalam pelaksanaan tugas, dan tetap menjaga nama baik Kesatuan. Junjung tinggi Sapta Marga sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas di lapangan nanti," pintanya.Pangdam pun mengingatkan semua prajurit, dalam menjalankan tugas agar tetap menjaga sinergitas dan soliditas dengan personel Polri, maupun seluruh unsur masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing.Sementara itu, Kapolda Maluku Lotharia Latif, saat dilakukan pelepasan pasukan sempat menyapa prajurit yang akan diberangkatkan. Ia memberikan semangat dan motivasi kepada prajurit TNI AD agar dapat mengemban tugas negara dengan sebaik-baiknya."Saya atas nama Kapolda Maluku memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Satgas Pamputer ke-XXVI yang akan menjalankan tugas pengamanan di wilayah Pulau-pulau terluar di Maluku," katanya.Di sisi lain, Kapolda juga memerintahkan personel Polri yang bertugas di wilayah terluar agar dapat bersinergi dengan Satgas Pamputer dalam menjalankan tugas pengamanan."Kami berharap personel TNI dan Polri yang berada di wilayah terluar di Maluku selalu bersinergi dengan baik, termasuk dengan Pemerintah maupun masyarakat setempat," harapnya.Untuk diketahui, jumlah personel Satgas Pamputer XXVI yang diterjunkan di wilayah terluar Maluku sebanyak 147 orang. Seluruhnya berasal dari Batalyon Raider 733/Masariku. (PNO-12) 14 Jul 2023, 14:54 WIT
Buka MUSCAB II Gerakan Pramuka Kwarcab 2613 Mappi, Pj Bupati : Pramuka Jadikan Siswa Berkarakter Papuanewsonline.com, MAPPI- Penjabat Bupati menghadiri dan membuka kegiatan (Musyawarah Cabang) MUSCAB II Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 2613 Mappi Tahun 2023 di aula hotel avista. MUSCAB II dihadiri juga oleh Sekertaris Kwarda Provinsi Papua Indris Khan, S.Sos, M.M, Sekda Mappi, para pimpinan (Organisasi Perangkat Daerah) OPD, Perwira Penghubung, serta seluruh pengurus dan kader gerakan pramuka kwartir cabang 2613 mappi, Kamis (13/7/2023). Dikesempatan itu, Penjabat Bupati Mappi Michael R. Gomar, S.STP, M.Si mengatakan, "sebagai  alumni tentu pernah bergabung bersama gerakan pramuka saat di bangku pendidikan SD dan SMP". Dengan pendidikan luar sekolah, bergabung dan belajar di organisasi gerakan pramuka akan membentuk karakter, pola pIkir  dan kedisplinan secara pribadi. "Pendidikan luar sekolah mampu membawa saya menjadi ketua OSIS di SMP, ketua OSIS di SMA dan mendapatkan juara satu sebagai salah satu siswa teladan di kabupaten Yapen Waropen. Maka semua pencapaian secara pribadi baik pembentuk karakter, pola pikir dan kedisiplinan itu bisa terbawa terus, karena awal terbentuk dari gerakan pramuka, dan puji Tuhan waktu SMP di tahun 1993 saya memimpin rombongan dari kabupaten Yapen Waropen untuk ikut musyawarah nasional gerakan pramuka di waena buper bersama gerakan pramuka dari seluruh cabang," tutur Penjabat Bupati. Penjabat Bupati ingatkan, dampak dan manfaat dari mengikuti gerakan pramuka mampu membentuk karakter, pola pikir dan kedisiplinan secara pribadi, sehingga bisa terbentuk dengan baik. Dan terbukti yang hadir saat ini sekertaris kwarda provinsi Papua, pabung, beberapa kepala-kepala OPD, kepada sekolah dan para guru bisa mendapat kesempatan yang baik, dan bisa menjadi contoh bagi generasi penerus di sekolah-sekolah. Penjabat Bupati menjelaskan, gerekan pramuka merupakan organisasi strategis dan menjadi mitra kerja pemerintah untuk membentuk, membina dan menciptakan pemuda-pemudi yang berkualitas. Sejarah telah mencatat bahwa gerakan pramuka telah memberikan kontribusi dalam perjalanan bangsa Indonesia, tepatnya dalam kongres pemuda pada tanggal 18 Oktober 1928, dan melalui keputusan Presiden republik Indonesia nomor 448 tahun 1961 ditetapkan hari pramuka setiap tahun diperingati pada tanggal 14 Agustus. "Semoga MUSCAB II gerakan pramuka kwartir cabang 2613 mappi dapat berjalan dengan baik, menghasilkan keputusan - keputusan yang baik dan program kerja yang baik sehingga tetap menjadi mitra kerja pemerintah, agar pemerintah bisa membuka diri, mendengar dan menantikan dukungan dari gerakan pramuka kwartir cabang 2613 mappi. Di sekolah-sekolah kalau gerakan pramuka aktif, maka generasi muda yang ada dibangku sekolah akan menjadi generasi muda yang mempunyai  karakter, pola pikir dan kedisiplinan," ungkapnya. Penjabat Bupati mengatakan, pemerintah daerah tetap akan memberikan dukungan kepada gerakan pramuka kwartir cabang 2613 mappi baik melalui Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 maupun APBD tahun 2023. Saat ini perkembangan zaman semakin pesat maka sangat diperlukan pendampingan, pembinaan dan pembentukan karakter baik secara rohani maupun jasmani, agar pemuda-pemudi kita tidak tertinggal dengan perkembangan zaman saat ini. (Redaksi) 14 Jul 2023, 14:02 WIT
Pimpin Apel, Irdam Kasuari: Tingkatkan Persiapan Dan Keamanan Kunker Wakil Presiden Di Manokwari Papuanewsonline.com, Manokwari - Irdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Eko Susetyo, M.M., M.Tr.(Han)., memimpin langsung jalannya acara Apel gelar kesiapan dalam rangka Opspam VVIP kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) ke 13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin beserta istri, Hj. Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin diwilayah Manokwari, Makodam, Trikora, Arfai 1, Papua Barat, pada Kamis (13/7/2023).Dalam mewakili Pangdam XVIII/Kasuari, Irdam dalam arahannya pertama mengingatkan bahwa Wapres RI ke Papua Barat adalah dalam rangka jabatan beliau sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat berdasarkan Kepres Nomor 20 Tahun 2020.“Saat ini, beliau sekarang berada di Fakfak, besok mendarat di Manokwari lusa terbang ke Sorong dan kembali ke Jakarta. Tanggungjawab Satgas di depan saya ini yang dipimpin oleh Dandim 1801/Maokwari, Letkol Inf Sukur Hermanto adalah keselamatan Wapres dan keluarga selama berada di Manokwari dan sekitarnya mulai dari pesawat Landing sampai pesawatnya Take Off menuju Kota Sorong,” ucapnya.Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan beberapa hal kejadian yang pernah terjadi di beberapa waktu lalu saat kunjungan kerja Presiden dan Wapres yang menurutnya tidak boleh terjadi.“Pada tahun 2007 ada insiden pengibaran bendera RMS saat Presiden SBY dan kemudian pada tahun 2011 di Bali, yang kebetulan waktu itu saya bertugas di sana bahwa ada seorang tukang kebun menyerobot masuk melewati Pam Ring 1 yang pada saat itu Presiden dan semua orang sedang menyaksikan demo terjun yang pandangannya ke atas untuk itu kita harus deteksi, seleksi, antisipasi setiap kejadian bagaimana agar tidak akan terjadi hal yang aneh-aneh. Begitupun ditempat kita ini kemungkinan akan terjadi hal yang sama, untuk itu pengamanan ini jangan dianggap bahwa kegiatan ini adalah sebagai kegiatan rutin juga jangan dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka”.Kepada Dansatgas, ia meminta agar pengamanan ini di geladikan, di cek disepanjang jalan jangan sampai kegiatan kunjungan Wapres selama di Manokwari sehingga tidak terjadi insiden yang tidak diharapkan. “Jadi saya harapkan, agar pembagian tugas masing-masing harus jelas. Dansatgas silahkan berkoordinasi dengan baik juga kepada Paspampres terkait dengan tugas masing-masing yang tugasnya dinamis. Dua insiden yang pernah terjadi ini, perlu kita antisipasi dengan sebaik-baiknya. Kita sekarang yang bertugas di wilayah Papua Barat ini, saya ingatkan jangan lengah, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan Komando Pengendalian ada di Pangdam dan Dandim karena itu semuanya harus dalam kendalinya,” tegasnya. Dikesempatan ini, orang nomor tiga dilingkup Kodam XVIII/Kasuari ini menyampaikan terima kasih kepada para personel Kodam, Polda Papua Barat juga kepada instansi Pemda juga yang lainnya atas kesediannya untuk hadir mengikuti apel kesiapan.“Yang saya tau ini mengorbankan waktu dan tenaga tetapi sekali lagi yang terpenting adalah besok kita mengerjakan tugas Negara ini, banyak potensi-potensi yang bisa terjadi, untuk itu mari kita berdoa, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga dengan Kuasanya kita diberikan kemudahan, keamanan dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas ini. Yakinkan anda tidak lengah dan yakinkan kepada diri anda bahwa setiap ada yang di luar daripada nalar agar langsung bertindak dengan tidak ragu-ragu,” kata Irdam dalam arahannya.Apel gelar pasukan ini pada hakekatnya adalah untuk melihat secara langsung kesiapan pasukan TNI dan Polri beserta unsur lainnya yang akan bertugas untuk mengamankan kunjungan kerja residen, dengan harapan agar seluruh agenda kegiatan selama kunjungan dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar. (PNO-12) 14 Jul 2023, 13:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT