logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Menanggapi Pernyataan OPM, Kabidhum: Tewasnya Korban Penyerangan Bukanlah Anggota Kepolisian Papuanewsonline.com, Pegubin – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom memberikan tanggapan terkait pernyataan Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom yang mengatakan bahwa pihaknya telah menewaskan 2 anggota Polisi, Selasa (29/08).Pernyataan Sebby Sambom tersebut dikatakannya mengenai kejadian penyerangan Camp Pendulang Emas di Kampung Kawe, Lokasi Minning Dokter 36, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (27/08) lalu.“Pada pernyataan Sebby Sambom yang banyak beredar di media sosial maupun media online menyampaikan bahwa, penyerangan tersebut dipastikan adalah ulah dari Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) pimpinan almarhum Bocor Sobolim,” terangnya.Sebelumnya, dua warga di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan tewas diserang orang tidak dikenal (OTK). Insiden itu turut mengakibatkan 5 orang yakni OB (45), JM (49), JFB (21), AL (29) dan R (56) dievakuasi ke Kabupaten Boven Digoel usai mengalami luka-luka.Namun dari beberapa pernyataan Sebby Sambom, menyebutkan juga 2 korban yang tewas akibat penyerangan tersebut adalah anggota Kepolisian dan serangan tersebut bertujuan untuk mengusir perusahaan asing dan pendatang di tanah Papua.“Dapat kami pastikan bahwa dari 7 korban serangan, 2 yang tewas adalah Masyarakat sipil dan bukan anggota kepolisian sepertinya yang disebutkan, hal ini telah kami lakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap para pelaku kejadian tersebut,” tegas Kabid Humas.Oleh karena itu, pihak Kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut, sehingga tidak terulang kembali yang dapat menganggu kenyamanan Masyarakat di Tanah Papua. (PNO-12) 29 Agu 2023, 20:19 WIT
Tinjau PAG Polri T.A 2023, Wakapolda Papua: Pastikan Proses Seleksi Berjalan Dengan Baik Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam upaya untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan proses seleksi, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., melakukan peninjauan terhadap uji kesamaptaan jasmani dalam seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri T.A 2023. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mako Polda Papua, Kampung Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura pada Selasa (29/8).Kegiatan seleksi yang berfokus pada aspek kesamaptaan jasmani diikuti oleh 88 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang di Polda Papua. Wakapolda Papua pada kegiatan tersebut didampingi oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Papua, AKBP Penri Erison, S.Pd., M.M dan Kabag Watpers Biro SDM Polda Papua, AKBP Adi Tri Widiyanto, S.I.K., S.H., dalam melakukan peninjauan tersebut.Uji kesamaptaan jasmani PAG T.A. 2023 Polda Papua mencakup sejumlah disiplin, termasuk lari, sit up, push up, shuttle run, dan pull up. Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., dalam kesempatan tersebut mengungkapkan harapannya agar panitia seleksi menjaga keamanan dan keselamatan para peserta serta memberikan penilaian yang adil sesuai dengan kemampuan masing-masing."Tinjauan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan," kata Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H.Menurut Wakapolda, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memantau secara langsung pelaksanaan uji kesamaptaan jasmani seleksi PAG dari Bintara ke Perwira Polri T.A. 2023 di Polda Papua. “Hal ini mencerminkan komitmen Polri dalam memastikan bahwa calon perwira yang dipilih telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk menjalankan tugas-tugas kepolisian di tingkat perwira,” ujarnya.Dengan peninjauan ini, diharapkan proses seleksi berlangsung dengan transparan dan objektif, serta menghasilkan perwira-perwira yang memiliki kualitas dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian di Papua. (PNO-12) 29 Agu 2023, 19:59 WIT
Staf Ahli Bupati Mimika, Bertha Beanal Membuka Secara Resmi PKKMB Universitas Timika TA. 2023/2024 Papuanewsonline.com, MIMIKA – Bertempat di Ruang Kasuari Serayu Hotel, pada Selasa pagi 29/08/2023 digelar Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Timika (UTI) Tahun Akademik 2023/2024. PKKMB tersebut direncanakan berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 29-30 Agustus 2023 sesuai dengan Tujuan dan Sasaran yang telah ditetapkan dengan menghadirkan narasumber Internal maupun Eksternal. Ketua Panitia PKKMB UTI, Stevanus Rahangiar, S.Sos, M.Si pada Laporannya menyampaikan bahwa sasaran utama yang ingin dicapai pada pembentukan karakter Mahasiswa UTI melalui pengenalan Budaya Kampus dengan berlandaskan pada 4 Pilar Kebangsaaan. Sedangkan Rektor Universitas Timika, Marthinus Sahetapy, SP, M.Si,menyampaikan bahwa sejak berdiri tanggal  21 April 2006 dan dikelola oleh Yayasan Pendidikan Penyalur ASpirasi Masa Amungsa Timika (PAMAT). “Era globalisasi dan kemajuan penggunaan teknologi saat ini  telah merubah segalanya, khususnya bagi pemuda saat ini, Maka unutk berperan aktif menjadi pelopor dan dapat menciptakan solusi, harus mempunyai kemampuan, memiliki ilmu dan skill, juga disertai akhlak atau karakter yang baik dan pribadi yang takut Tuhan,” ujarnya. UTI saat ini memiliki 3 Program Studi (Prodi) yaitu agribisnis, Komunikasi dan Psikologi dan dalam waktu dekat akan ditambahkan 2 Prodi lagi yaitu Agronomi dan Peternakan, demi menjawab kebutuhan kampus secara administrasi di LLDIKTI juga guna memenuhi kebutuhan Pendidikan tinggi di Mimika. Sementara itu, mewakili Pj Bupati Mimika, Staf Ahli ibu Bertha Beanal yang turut hadir pada PKKMB tersebut mengakui bahwa UTI adalah Peguruan Tinggi di Mimika yang mahasiswanya lebih dari 90% adalah generasi Amungme Kamoro dan 5 suku kekerabatan lainnya. “Saya sudah lama tahu tentang UTI dan berharap kampus ini tetap ada dan terus maju karena disinilah anak-anak Amungme Kamoro dan suku Papua lainnya memperoleh Pendidikan karena terbukti yang paling banyak mahasiswanya anak-anak negeri, bahkan lebih dari 90%. Maka setelah ini saya akan memberikan laporan kepada Bapak Pj Bupati serta Sekda untuk kita duduk bersama UTI juga YPMAK agar dapat lebih maksimal mendukung Proses Belajar Mengajar di UTI, kata Bertha sebelum membaca Sambutan Pj Bupati Mimika. Dalam sambutan tertulisnya, Pj Bupati Mimika mendukung giat PKKMB ini karena sangat bermanfaat. Dengan segala system yg akan dijalani selama perkuliahan tentunya berbeda dengan kehidupan di Sekolah Menengah. Selain itu PKKMB juga melatih kebersamaan, melatih mental, membangun relasi dengan teman, senior, dosen serta mendapatkan motivasi selama perkuliahan hingga selesai. Seluruh mahasiswa baru TA. 2023/2024 dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan sungguh-sungguh belajar serta menjadi insan intekektual yg berwawasan global, kreatif dan inovatif. Pada kesempatan tersebut Ibu Bertha Beanal secara resmi membuka PKKMB yang ditandai dengan pemukulan Tifa serta Penyematan Tanda Peserta PKKMB UTI kepada 2 Perwakilan Mahasiswa Baru. Menjelang akhir acara Pembukaan PKKMB, para tamu undangan dikejutkan dengan Nyanyian Hymne UTI yang dinyanyikan versi aslinya, Bahasa Amungme. Lagu tersebut diciptakan oleh Pendiri sekaligus Dewan Pembina Yayasan PAMAT yaitu Bapak Gerardus Timang. (PNO-04) 29 Agu 2023, 14:26 WIT
As SDM Tegaskan Pentingnya Peran Polwan Dalam Pengamanan Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen. Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa peran polwan dalam pengamanan Pemilu damai 2024 sangatlah penting. Polwan akan memiliki porsi yang sama dengan polisi laki-laki dalam mengawal pesta demokrasi yang aman dan damai.“Peran polwan sangat besar sama dengan laki-laki, kehadiran di tengah masyarakat, bhabinkamtibmas, di TPS,” ujar As SDM dalam sambutannya di diskusi HUT Polwan, Selasa (29/8/23).Menelisik kembali Pemilu 2019, As SDM menyebut, polwan dalam menjaga keamanan dari tingkat Bhabinkamtibmas sangat diapresiasi. Jajaran polwan bekerja keras tanpa lelah dan takut mengawal serta menghadapi tantangan.Lebih lanjut As SDM menuturkan, tak dipungkiri bahwa tahapan pilkada dan sengketa pemilu menjadi yang sangat memerlukan peran Polri. Sebab, dalam dua tahapan itu, relawan yang sangat militan rentan terjadi gesekan.“Pembekalan pemilu ini temen-teman harus pahami agar selalu siap,” ungkapnya.Tak lupa, Jenderal Bintang Dua ini mengingatkan pesan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo agar seluruh jajaran selalu menambah dan menekankan kompetensi. Bahkan, As SDM memastikan selalu memberikan dukungan penuh kepada anggota yang ingin melanjutkan pendidikan di dalam ataupun luar negeri.Dalam penekanan Jenderal Sigit, seluruh anggota harus memiliki kompetensi etik. Kemudian, yang kedua kompetensi teknis.“Ketiga, kompetensi leadership. Meski perempuan harus bisa mimpin, baik itu diri sendiri, satuan kamu, sampe nanti kamu dikasih kesempatan mimpin seperti bu Ida Utari,” jelas As SDM.PNO-11 29 Agu 2023, 14:21 WIT
Divisi Humas Polri Laksanakan Pelatihan Pengembangan Operasional MediaHub Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Divisi Humas Polri kembali menggelar Pelatihan Operasional Pengembangan MediaHub Polri yang berlangsung di Merlynn Park Hotel, Jakarta, pada tanggal 29-31 Agustus 2023. Pelatihan ini dihadiri oleh para personel operator MediaHUB dari 34 Polda di seluruh Indonesia, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mengelola konten Polri melalui platform MediaHub.Meningkatkan Kemampuan Melalui Pelatihan OperasionalPelatihan ini diinisiasi oleh Divisi Humas Polri sebagai langkah proaktif untuk mengembangkan kemampuan personel dalam mengoperasikan dan mengelola MediaHub Polri. Dalam menghadapi perkembangan dunia digital dan pentingnya penyebaran informasi yang akurat, pelatihan ini menjadi sarana penting untuk memastikan bahwa konten yang disajikan melalui MediaHub Polri memiliki kualitas yang baik.Sebanyak 11 materi pelatihan diberikan kepada para peserta selama acara berlangsung. Materi-materi ini meliputi berbagai aspek pengelolaan konten, teknik penyajian informasi yang efektif, serta strategi untuk menjaga konten yang menarik, informatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.Dalam kesempatan ini, Karo PID Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si, menyampaikan pentingnya peran MediaHub Polri dalam mengamankan situasi kamtibmas, terutama di tengah tahun politik 2023-2024.Dengan berbagai tantangan dan dinamika yang ada, MediaHub Polri diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemilu dengan menyajikan informasi yang akurat dan mendukung terciptanya pemilu yang damai dan berintegritas.Brigjen Pol Drs. Moh. Hendra Suhartiyono, M.Si, juga menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan SDM Polri dalam mengoperasikan dan mengoptimalkan MediaHub. Dalam era di mana teknologi informasi memiliki peran yang semakin besar, SDM Polri perlu memiliki kompetensi yang baik dalam memanfaatkan platform ini sebagai sarana efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.Kombes. Pol. Tjahyono Saputro, S.I.K., Kabag Yaninfodok Ro PID Divhumas Polri, menjelaskan MediaHUB Polri merupakan bagian dari SPIT yang bersifat konten agregator atau pengumpul informasi yang nantinya bisa digunakan oleh Polri maupun masyarkat umum.Kombes. Pol. Tjahyono Saputro, S.I.K., juga menyampaikan hasil rekapitulasi upload konten terbanyak pada periode 2022-2023, dimana Polda Jabar menduduki posisi pertama dengan jumlah konten 2.648.Sementara untuk rekapitulasi user mediaHub Polri, Kombes. Pol. Tjahyono Saputro, S.I.K. menyebutkan untuk posisi pertama user tebanyak ada di Polda Metro Jaya dengan jumlah user 908.Kombes. Pol. Tjahyono Saputro, S.I.K. juga mengapresiasi keapda Polda dan Polres yang telah aktif mengerjakan penugasan di MediaHUB, dan Polda Polres yang masih kurang aktif agar dapat di tingkat kinerjanya.Direktur PT Sarana Teknologi Komunikasi, Tjen Niko, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan pengembangan MediaHub Polri. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelenggaraan acara ini dan memberikan semangat kepada para peserta untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan selama pelatihan.Dengan pelatihan ini, diharapkan personel operator MediaHUB Polri dapat lebih mahir dalam mengelola konten Polri melalui platform MediaHub, serta mampu menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkrit dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara Polri dan masyarakat di era digital saat ini.PNO-11 29 Agu 2023, 14:12 WIT
Damai Secara Kekeluargaan Perselisihan Antar Warga Di SP 1 Distrik Legari, Nabire Dianggap Selesai Papuanewsonline.com, Nabire – Pertemuan kedua belah pihak perselisihan warga yang terjadi di SP 1 Distrik Legari berakhir damai selesai secara kekeluargaan, Senin (28/8/2023).Pertemuan ini bertempat di Polres dan dihadiri oleh Bupati Nabire Mesak Magai S.Sos. M.Si, Forkopimda Nabire serta para Tokoh Masyarakat serta keluarga kedua belah pihak.Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H. menyebutkan bahwa hasil dari pertemuan hari ini memiliki hasil yang baik yakni para pihak berbesar hati saling meminta maaf dan memaafkan karena menurut keterangan dari kedua belah pihak bahwa menyadari kejadian tersebut ialah murni karena kesalahpahaman."Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan oleh para pihak bahwa permasalahan tersebut tidak ada kaitannya dengan permasalahan lain atau konflik-konflik sebelumnya. Dengan adanya pertemuan hari ini maka perselisihan yang terjadi di Legari beberapa waktu yang lalu sudah di anggap selesai,” ucap Kapolres Nabire."Kita tidak ingin kesalahpahaman ini menjadi pemicu tersebarnya konflik yang ada, kesepakatan hari ini telah diselesaikan secara kekeluargaan,” imbuhnya.Lebih lanjut, Kapolres Nabire mengharapkan dengan telah disepakatinya perdamaian oleh keduabelah pihak hari ini maka tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari.“Semoga tidak ada lagi pihak-pihak lain yang memanfaatkan kejadian ini dengan maksud dan tujuan tertentu. Dan dalam pertemuan tersebut telah diserahkan bantuan dana kepada pihak korban," tutup AKBP I Ketut Suarnaya. (PNO-12) 29 Agu 2023, 08:45 WIT
Menkumham Dan Menko Polhukam Berikan Peluang Repatriasi Korban Pelanggaran HAM Berat Di Ceko Papuanewsonline.com, Praha – Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengunjungi Ceko untuk memberikan peluang repatriasi bagi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu. Para korban itu, khususnya eks Mahasiswa Ikatan Dinas (Mahid) diberi kemudahan melalui prioritas layanan visa, izin tinggal, dan izin masuk kembali secara gratis.Kepada eks Mahid di Ceko, Menteri Hukum dan HAM menegaskan kembali layanan prioritas eks Mahid untuk mendapatkan dokumen kewarganegaraan dan dokumen keimigrasian ketika ingin berkunjung ke Indonesia, atau bahkan kembali menjadi warga negara Indonesia. “Dari 14 eks Mahid di Ceko, 13 di antaranya memiliki kewarganegaraan Ceko sedangkan satu orang lagi kewarganegaraan Indonesia. Kemenkumham menjamin layanan prioritas jika ingin kembali ke Indonesia,” ujar Yasonna di Praha, Senin (28/08/2023) waktu setempat.Yasonna menuturkan, Kemenkumham telah mengeluarkan peraturan yang memungkinkan 14 eks Mahid di Ceko bisa mendapatkan layanan visa, izin tinggal, dan izin masuk kembali secara gratis.“Korban peristiwa pelanggaran HAM berat diberikan tarif nol rupiah atas layanan keimigrasian,” ucap Yasonna dalam kunjungannya bersama Menteri Polhukam, Mahfud MD.Untuk wilayah Ceko, layanan prioritas untuk eks Mahid dapat diperoleh melalui permohonan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ceko. Selanjutnya KBRI akan melanjutkan permohonan tersebut hingga mendapatkan rekomendasi dari Kemenko Polhukam.Per hari ini, Kemenkumham telah memberikan Prioritas Pelayanan Keimigrasian terhadap 5 (lima) orang eks Mahid sejak Kick Off Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu di Pidie Aceh pada tanggal 27 Juni 2023, yakni kepada:1. Ing. Jaroni Soejomartono, berupa Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang berlaku selama 1 (satu) tahun.2. Prof. Sudaryanto Yanto Priyono, berupa Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang berlaku selama 1 (satu) tahun.3. Sri Budiarti Tunruang, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Visa) dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.4. Wahjuni Kansilova, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Visa) dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.5. Siswartono Sarodjo, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Visa) dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.Secara keseluruhan, berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, total eks Mahid yang masih ada hingga kini berjumlah 139 orang. 138 tersebar di 10 negara Eropa dan 1 di negara Asia. Belanda merupakan negara dengan eks Mahid terbanyak (67 orang), disusul Ceko (14 orang). Di Rusia, eks Mahid yang ada 1 orang, tetapi terdapat 38 orang keturunan eks Mahid di negeri beruang tersebut. Sementara itu satu-satunya negara non Eropa tempat eks Mahid tinggal adalah Suriah dengan jumlah eks Mahid 1 orang.Salah seorang eks Mahid kini sedang mengalami sakit keras. Yang bersangkutan berharap dapat dimakamkan di Indonesia jika meninggal nanti. Kunjungan Yasonna ke Ceko merupakan upaya pemerintah menindaklanjuti penyelesaian HAM berat secara non-yudisial. Perwakilan Pemerintah dipimpin oleh Menko Polhukam bersama Menteri Hukum dan HAM didampingi Duta Besar RI di Ceko, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Stafsus Menkumham bidang HLN, Dir Izin Tinggal Imigrasi, Dir Yankom Ham.Hadir pula dalam pertemuan tersebut Perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat Masa Lalu (PPHAM). (PNO-12) 29 Agu 2023, 08:09 WIT
Gelar Konferensi Pers, Bupati Teluk Bintuni Klarifikasi Tuduhan Terkait Penggelapan Dana Otsus Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Bupati teluk bintuni didampingi para pimpinan OPD dan sejumlah kepala distrik se kabupaten teluk bintuni menggelar konferensi pers terkait tuduhan dirinya bersama kepala Bappeda dituduh menggelapkan dana Otsus.Bertempat di gedung woman center kali kodok Bintuni, pada senin 28/08/2023, Bupati teluk bintuni dengan tegas mengatakan " saya akan menyampaikan tanggapan bahwa terhadap tuduhan atas penggelapan dana otsus, maka hari ini kita gelar konferensi pers, yang pertama bahwa pada bulan juli dan agustus 2023 telah beredar beberapa berita yang disebarkan secara individu melalui blog pribadi dan melalui portal media di beberapa whatsApp grup yang menuduh terjadi penggelapan dana otsus di teluk bintuni, tuduhan ini dilayangkan kepada bupati teluk bintuni dan kepala Bappeda teluk bintuni, jadi tuduhan ini seakan telah menggiring bahkan membentuk opini di tengah masyarakat atau publik bahwa bupati dan perangkat daerah pengelola dana otonomi khusus telah menggelapkan dana otsus " Pemberitaan tersebut juga telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat, saya katakan bahwa pemerintah kabupaten teluk bintuni tidak anti kritik bahkan kami mempersilahkan masyarakat menyampaikan masukan aspirasi dan kritik karena dengan demikian pemerintah daerah kabupaten teluk bintuni dapat memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di teluk bintuni, tapi harus diingat bahwa masukan dan kritik itu berbeda dengan tuduhan, apalagi tuduhan yang dilayangkan kepada pemerintah daerah bintuni yang merupakan tuduhan tidak berdasar.Hal seperti itu disebarkan secara tidak bertanggung jawab maka konsekuensinya yang membuat dan menyebarkan harus bisa mempertanggung jawabkan tuduhan tersebut, karena telah disebar luaskan di media sosial, yah saya hanya mengingatkan bahwa ada rambu-rambu ada aturan hukum yang akan diterima oleh pihak yang sengaja menyebarkan berita bohong atau Hoaks dan melakukan tuduhan yang berujung pada pencemaran nama baik, ujar Bupati.Setelah membaca pada portal kanguru 23 blogspot, saya telah berusaha untuk menghubungi narasumber pada kegiatan bimtek pada tanggal 4 agustus 2023 di hotel fujita manokwari, terkait berita dimaksud, di mana yang bersangkutan mengatakan tidak pernah bertemu dengan 115 kepala kampung dan bahkan tidak pernah diwawancarai terkait isi berita di blogspot kangguru 23 tersebut, yang bersangkutan menyampaikan tidak pernah menyampaikan berita sebagaimana dimaksud dalam portal berita kanguru 23, bahkan yang bersangkutan bersedia untuk mengklarifikasi hal tersebut, pemerintah sedang mempertimbangkan langkah-langkah hukum selanjutnya terhadap oknum yang menyebarkan informasi sesat tersebut.Lanjut Bupati, sedangkan terkait dengan dana otonomi khusus yang diwacanakan semuanya telah diatur secara runtut dalam undang-undang otsus peraturan pemerintah dan peraturan menteri keuangan mulai dari penerimaan, penggunaan, pengalokasian, pencairan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggung jawaban dan pelaporan dana otonomi khusus. hal tersebut secara tegas telah diatur dalam undang-undang otonomi khusus nomor 2 tahun 2021 dan peraturan pemerintah 107 tahun 2001 dan peraturan menteri keuangan nomor 18 tahun 2023 tentang atas peraturan menteri keuangan nomor 76 tahun 2022 karena itu secara tegas bahwa tuduhan terkait dana otonomi khusus yang dibuat dan disebar oleh penulis blogspot kanguru 23 tidak benar, dan merupakan informasi yang sesat yang akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.Kalau ada hal yang belum dipahami oleh masyarakat terkait dengan pengelolaan dana otsus silakan tanya langsung ke pemerintah daerah bisa ke kantor keuangan atau BPKAD, disana akan terdapat kebijakan-kebijakan pro rakyat yang juga dibiayai dari dana otonomi khusus, beberapa diantaranya pelayanan pendidikan bebas biaya, pelayanan kesehatan bebas biaya, bantuan mahasiswa di 34 fakultas dan studi bantuan pendidikan umum semua berjalan karena adanya dukungan dari dana otsus, nah sedangkan kalau dana tersebut digelapkan maka tidak ada yang bisa berjalan kebijakan di kabupaten ini, justru kita berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bahwa kebijakan dana otsus kali ini langsung turun ke kabupaten.Karena itu saya berharap penulis di blogspot harus mempertanggungjawabkan pemberitaannya, apakah dia mau minta maaf di media atau seperti apa ?, dan apabila dalam jangka waktu tiga hari berturut-turut kami belum menerima jawaban, maka saya akan proses hukum, saya akan siapkan langkah hukum apa yang harus dilakukan.Dalam perubahan regulasi terbaru otsus, tidak ada lagi yang namanya respek dan itu sudah hilang dari program provinsi, bukan berarti dana dari respek di provinsi itu sudah dialihkan ke kabupaten, bukan, tapi kabupaten berdasarkan mandatori spending sudah melakukan atau menyusun program-program yang dikonsultasikan secara bertingkat ke Bappeda provinsi dan sampai di pusat.Jadi apa yang dinarasikan oleh oknum tersebut pada dasarnya tidak benar, saya tegaskan akan saya undang oknum tersebut, dan kalau oknum itu dia mau datang lalu kita suruh dia tunjukkan dimana dana yang kami pakai itu, sesungguhnya tidak ada lagi program tersebut dan provinsi juga sepakat mulai melakukan penajaman program kegiatan dalam rangka memberikan warna yang berbeda dan terfokus untuk pemanfaatan dana otsus sesuai dengan amanat undang-undang nomor 2 dan PP 107, dan sesungguhnya, sekali lagi saya sampaikan bahwa pernyataan dan kebijakan dari Bapak Gubernur Papua barat bahwa dana dan program itu sudah tidak ada.Itu yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini dan saya sangat berharap teman-teman wartawan dapat menyebar luaskan berita ini, dan bagi yang bersangkutan saya mau dia Insaf jangan jadi provokator ya, tutup Bupati teluk bintuni. (PNO-12) 29 Agu 2023, 07:44 WIT
Bupati Teluk Bintuni Ingatkan ASN Terhadap Sistem Kinerja Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw marah terhadap kinerja bawahannya yang dianggap bekerja tidak maksimal, hal tersebut disampaikan dalam apel gabungan yang diikuti pimpinan OPD, ASN dan honorer, di lapangan kantor Bupati, Distrik manimeri, senin (28/8/2023).Dengan tegas Bupati mengatakan " sejumlah permasalahan yang ada di sejumlah OPD baik yang tidak bekerja dengan baik maupun masalah lainnya, pimpinan OPD harus mengkordinir bawahannya, jangan ketika bupati tidak ada, masing-masing bikin dia punya aturan sendiri yang melebihi dari bupati lagi, percuma juga pengadaan pegawai kalau seperti ini kita berjuang setengah mati, setelah jadi PNS malah jadi pemalas.Pengumuman apel pagi telah di umumkan sejak hari minggu, komunikasi dengan bawahan tidak nyambung, pimpinan OPD punya jalur sendiri, anak buah punya jalur sendiri, saya sengaja buat untuk apel hari ini mendadak agar melihat kesiapsiagaan kita seperti apa untuk melayani masyarakat. Lanjutnya, "saya akan lakukan perombakan besar-besaran sebelum mengakhiri masa jabatan, saya akan rombak semua jangan coba-coba dengan saya, ada yang mau main jadi penghianat di belakang saya, nanti kita akan lihat, kita kerja ini satu tim bukan jalan sendiri-sendiri, kalau ada penghianat di belakang kita, pemalas dan sebagainya model ini tidak akan di pakai, saya kerja habis-habisan sedangkan kalian santai saja.Kesempatan ini saya ingatkan sekali lagi, kepada pimpinan OPD di rakor lintas OPD saya sudah ingatkan mari bekerja dengan baik, jujur maka kita akan melihat tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain kalau kita kerja tidak baik maka penjara menunggu atau ada hal-hal lain yang membuat kita kerja tidak jujur maka hidup kita tidak akan pernah sejahtera.Setiap saya serahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) saya selalu ingatkan ini bukan uangmu, ini uang negara, agar di pertanggung jawabkan, kerjakan sesuai dengan ketentuan jangan kerja dengan kamu punya akal sendiri, jangan sampai kita semua di periksa, saya juga diperiksa oleh ulah satu orang, jadi jangan kamu menikmati itu uang rakyat, tegasnya.Jadi apabila sekarang ada masalah di kejaksaan silahkan pergi sudah tanggung jawab karena itu adalah tujuanmu, jangan rakus duit pada akhirnya kau sengsarakan keluarga mu, ketika pegang (DPA) jangan pikir itu uang kita, ini adalah uang rakyat ada aturan yang harus dijalankan dan kita harus siap mempertanggung jawabkan itu. Saya harap pimpinan OPD jangan hanya taunya dari anak buah kalimat "bapa beres "tapi tau-tau polisi dan kejaksaan panggil, pimpinan OPD sebagai penanggung jawab penguna Anggaran bertanggung jawab langsung terhadap kegiatan, jangan ada model kerja yang dana pengawasan sudah habis sedangkan proyek belum jalan, ini terbalik, kerja begini ni itu sama dengan ko antar nyawa, stop dengan kerja begitu, ungkap Bupati.Pembangunan kabupaten Teluk Bintuni ini di mata orang cukup baik, lebih cepat dari daerah pemekaran yang lain, tapi kalau perilaku kita santai duduk saja makan pinang cerita omong kosong yang tiada artinya, bicara di medsos hebat, kerjo nol persen, kalau kritik nomor satu tapi coba suruh dia kerja, perilaku begini biar ganti bupati sama saja, satu hal lagi bahwa kalau memang sudah tidak mampu jadi kepala Dinas, PPTK atau Kabid lebih baik undur diri, dari pada kalian kaya dengan cara mengambil uang rakyat, yang ada rakyat makin menderita. Saya berharap, mari kita kerja dengan baik, untuk ASN dan honorer yang hadir pada hari ini yang senantiasa melaksanakan tugas dalam melayani masyarakat, semoga kita semua selalu dalam lindungan tuhan yang maha kuasa, tutup Bupati. (PNO-12) 29 Agu 2023, 07:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT