Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satgas Yonif 122/TS Pos Waris Temukan Narkoba Jenis Ganja Seberat 462 Gram Di Perbatasan RI-PNG
Papuanewsonline.com, Keerom - Setelah rutin pelaksanaan Patroli Jalur Tikus (Jalur Tidak Resmi) Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sektor Utara Yonif 122/TS, yang berada di bawah naungan Korem 172/PWY Pos Waris melaksanakan Patroli di sekitar Pos Lintas Batas Tradisional Waris menghubungkan ke Perbatasan RI - PNG berhasil temukan Narkoba jenis Ganja, Kp. Banda, Distrik Waris, Kab Keerom, Porvinsi Papua. Kamis kemain (15/09/2023).Kegiatan Patroli Jalur Pelintasan dilaksanakan bagi masyarakat yang melintas/ melewati Gapura Lintas Batas RI - PNG dikarenakan perbatasan tersebut sering dilintasi oleh masyarakat baik dari PNG ke RI dan sebaliknya dari RI ke PNG dengan tujuan berkebun ataupun menjual hasil kebunnya dari PNG ke Indonesia tanpa ada identitas apapun.Hal tersebut bermula pada saat berlangsung pemeriksaan dan dengan keberadaan kami di tempat tersebut ada 1 orang pemuda dari PNG (OTK) tidak berani turun jalan kaki bersama masyarakat lainnya ke depan Kantor Pos Lintas Batas Tradisional tempat kami melaksanakan pemeriksaan, pemuda tersebut hanya berdiri diam di seputaran Gapura Perbatasan, Adapun jarak tempat kami melaksanakan pemeriksaan di Kantor Pos Lintas Batas ke Gapura Perbatasan (Tempat berdiri OTK) kurang lebih 150 meter, Hal tersebut dikatakan Danpos Waris Letda Inf Hasan Basri.Lanjutnya menerangkan, karena merasa curiga keberadaan pemuda tersebut tidak berani melintasi sedangkan masyarakat lain mereka melintasi pemeriksaan," melihat hal tersebut timbul kejanggalan, dan kami berinisiatif untuk mendatangi pemuda tersebut berjalan kaki mengarah Gapura Perbatasan dengan tujuan berkomunikasi/bertanya, namun pada saat kami baru jalan ke arah Gapura, Pemuda (OTK) tersebut langsung kabur meninggalkan Gapura Perbatasan dengan berlari masuk wilayah PNG, kamipun melaksanakan pengejaran tetapi dikarenakan sudah tidak masuk wilayah negara Indonesia, kami mengejar OTK hanya sampai batas Gapura Perbatasan saja"Terangnya.Setibanya di Gapura Perbatasan, kemudian Danpos memerintahkan anggota untuk melaksanakan pemeriksaan/pembersihan disekitar Gapura tempat pemuda tersebut berdiri untuk memastikan apa ada barang barang yang ditinggalkan OTK tersebut dikarenakan setiap masyarakat yang melintas Gapura Perbatasan dan Kantor Pos Lintas Batas Tradisional Waris selalu membawa barang bawaannya dengan tas, karung yang dijinjing atau di pikul di badan, sedangkan pemuda tersebut lari tidak membawa barang apapun.Pada saat berlangsung pemeriksaan disekitar Gapura Perbatasan, anggota menemukan benda mencurigakan seperti karung beras warna kuning yg sudah kusam di sembunyikan atau tersamar di tumpukan rumput, kemudian anggota mengamankan karung dan dibuka untuk di cek isi dari karung tersebut dengan hasil terdapat bagian atas diisi dengan Daun ubi dan dibawahnya terdapat Ganja yang sudah di pelastik bentuk paketan berjumlah 9 bungkus.Dikarenakan barang tersebut merupakan barang terlarang jenis Narkoba (Ganja), maka diamankan dibawa ke Pos Waris dan dilaporkan hasil penemuan ke Komando atas serta ditimbang jumlahnya sebesar 462 gram.Pelaksanaan Patroli Jalur Pelintasan selesai pada Pukul 17.15 WIT dalam keadaan aman dan selama melaksanakan Patroli serta personel dan materil aman dan lengkap. (PNO-12)
15 Sep 2023, 16:18 WIT
Mangkir Dari Panggilan Saksi, Gugun Diamankan Tim Pusintelad Di Daerah Jatirangga
Papuanewsonline.com, Bekasi - Gunun adalah saksi kunci dalam perkara tindak pidana pemalsuan surat-surat tanah milik Mabes TNI yang terletak di Kelurahan Jatikarya Kecamatan Jatisampurna Bekasi Kota, akhirnya pada hari Kamis 14 September 2023, pukul 15.00 WIB diamankan oleh Tim Pusintelad dari tempat persembunyiannya di daerah Jatirangga Kecamatan Jatisampurna Bekasi Kota.Sebelum Sdr. Gunun diamankan oleh Tim Pusintelad, Dandenma Mabes TNI Brigjen TNI Mar Nawawi, S.E., M.M. telah memberikan himbauan kepada Sdr. Gunun agar segera datang untuk memenuhi panggilan dari Bareskrim Polri, guna memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara pemalsuan surat-surat tanah milik Mabes TNI. Namun himbauan tersebut tidak pernah dipatuhi oleh Sdr. Gunun Sehingga Dandenma Mabes TNI selaku Dansatgas Anti Mafia Tanah membentuk 2 (Dua) tim untuk membantu Bareskrim Polri mencari Sdr. Gunun untuk bisa dihadirkan dan selanjutnya diserahkan kepada Penyidik Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri. Menanggapi Ditemukannya Sdr. Gunun pada sore hari ini, Satgas Tim Hukum Anti Mafia Tanah Mabes TNI Kolonel Chk Agus Hari Suyanto, S.H. membenarkan bahwa Tim Pusintelad dalam pencarian Sdr. Gunun telah memetakan lokasi keberadaan Sdr. Gunun selama yang bersangkutan mangkir dari panggilan Bareskrim Polri.Sementara itu, Tim Penyidik Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri yang dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan tentang telah ditemukannya Sdr. Gunun dan telah hadir untuk menjalani pemeriksaan secara maraton mulai sore hingga malam hari di Subdit II Dittipidum Bareskrim Polri.Menanggapi hal tersebut, Komandan Detasemen Markas Mabes TNI Brigjen TNI Mar Nawawi SE MM, sangat mengapresiasikan kerja keras dari Tim Pusintelad dan Tim Satgas Anti Mafia Tanah Mabes TNI yang telah menemukan Sdr. Gunun di persembunyiannya guna memberikan keterangannya sebagai saksi, agar perkara mafia tanah yang sudah cukup lama yaitu selama 23 tahun dan telah menjadi perhatian masyarakat luas, dan penyelesaian perkara terlapor Sdr. Dani Bahdani segera mendapatkan Kepastian Hukum, keadilan dan memberikan Azas Kemanfaatan. “Kami akan terus mempertahankan sejengkal tanah Aset Mabes TNI seluas 485.030 M² (48,5) Hektar, yang dipermasalahkan oleh mafia tanah akan saya kejar dimanapun mereka berada karena telah merugikan Mabes TNI,” ujar Dandenma.Selaku Ketua Tim Anti Mafia Tanah Mabes TNI, Dandenma juga akan terus memantau proses perkembangannya, karena permasalahan ini sudah cukup lama sehingga diharapkan permasalahan ini dapat segera tuntas. “Kami juga berharap agar yang bersangkutan dalam memberikan keterangan kooperatif,” pungkasnya. (PNO-12)
15 Sep 2023, 16:00 WIT
Polisi Temukan 5 Jenazah Yang Diduga KKB Di Kali Brasa, Kabupaten Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan Olah TKP dan mengevakuasi 5 jenazah yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ditemukan di Kali Brasa Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah tersebut.Kabid Humas mengatakan kelima jenazah tersebut telah dilakukan Olah TKP oleh Kepolisian di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (14/9/2023) sekitar pukul 14.50 WIT.“Kelima jenazah tersebut dievakuasi setelah kejadian kontak tembak antara TNI dan KKB. Saat ini kelima jenazah sudah ada di RSUD Dekai untuk dilakukan otopsi,” ucap Kabid Humas, Jumat (15/9/2023).Terkait barang bukti, Kabid Humas mengatakan antara lain 2 (dua) magazen senjata api, 4 (empat) butir peluru, serta barang bukti milik pribadi.“Semua barang bukti kini telah diamankan di Polres Yahukimo guna kepentingan penyelidikan,” ungkapnya.“Polri dibantu TNI tetap konsisten melakukan penegakan hukum kepada siapa saja yang melakukan aksi kriminal,” tutur Kombes Benny. (PNO-12)
15 Sep 2023, 14:36 WIT
Tim Kesehatan Keladi Sagu Tangani Masyarakat Yang Terkena Penyakit Kulit, ISPA Dan Stunting
Papuanewsonline.com, Puncak - Satgas Rasaka Polda Papua secara rutin melaksanakan pelayanan kesehatan gratis melalui program Keladi Sagu di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kali ini masyarakat mendapatkan layanan kesehatan di Kampung Kago pada Rabu (13/09/2023).Program kesehatan di Kampung Kago ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz-2023 Kompol Yosep Tato. Ia dibantu tiga personel dalam kegiatan tersebut. Kompol Yosep Tato mengatakan pelayanan kesehatan ini difokuskan kepada masyarakat setempat yang mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, ISPA dan Stunting.Adapun dalam kegiatan di Kampung Kago, tim menemukan dua orang anak bernama Erlince Tabuni dan Egu Alom yang berusia 5 tahun mengalami stunting. Dari hasil pelayanan tim kesehatan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai permasalahan Stunting dan juga melakukan pendataan identitas untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut tentang perkembangan kesehatan anak-anak tersebut.“Kami melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat sesuai dengan hasil diagnosis, serta memberikan vitamin untuk meningkatkan kesehatan masyarakat setempat,” ucap Kasubsatgas.Sementara itu, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, mengungkapkan bahwa Program Keladi Sagu adalah inisiatif Polri yang bertujuan mendukung upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak untuk meningkatkan taraf hidup penduduk.Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Puncak masih memiliki tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah, dengan nilai di bawah 60."Melalui Program Keladi Sagu, kami berupaya memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah ini," ujar Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.Ia juga menekankan bahwa misi kemanusiaan yang dilakukan oleh Kompol Yosep dan timnya adalah bukti konkret dari komitmen Polri untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah terisolasi seperti Kampung Kago, Papua Tengah.PNO-11
14 Sep 2023, 16:30 WIT
Mengusung Tema "Street Crime", Polda Papua Gelar Dialog Interaktif
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Stasiun RRI Papua, Kota Jayapura telah dilaksanakan dialog interaktif yang mengangkat tema Penanganan Kejahatan Jalanan (street crime), Kamis (14/9/2023). Hadir sebagai narasumber utama dalam acara tersebut, Wadir Samapta Polda Papua, AKBP Tonny Ananda, S.H.Menurut AKBP Tonny Ananda, S.H., dalam dialognya, kejahatan jalanan atau yang dikenal dengan sebutan street crime, seringkali terjadi pada jam-jam rawan, ketika aktivitas masyarakat sedang meredup. Namun, dirinya juga mengungkapkan bahwa tindak jambret telah mengalami penurunan, meskipun masih ada kekhawatiran terkait kejahatan yang melibatkan individu yang tengah dalam pengaruh alkohol. “Pelaku-pelaku street crime ini cenderung mencari lokasi yang strategis, yang jauh dari pantauan aparat keamanan,” ucapnya.Untuk menanggulangi permasalahan ini, AKBP Tonny mengatakan bahwa pihak kepolisian dalam hal ini Polda Papua telah menerapkan langkah-langkah konkret. Salah satunya adalah pelaksanaan patroli rutin di wilayah tersebut. “Selain itu, kami juga aktif melakukan patroli dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Tujuan dari patroli dialog ini adalah untuk memahami kondisi wilayah serta gangguan keamanan yang dapat mengganggu ketentraman Masyarakat,” tambah AKBP Tonny.Selama pelaksanaan patroli, selain menemukan pelanggaran yang berkaitan dengan minuman keras (miras), pihak kepolisian juga berhasil mengungkap kasus narkoba jenis ganja. Mayoritas pelaku yang tertangkap adalah pemuda dan pengangguran, dan barang-barang tersebut ditemukan berasal dari negara tetangga, Papua New Guinea (PNG).Wadir Samapta Polda Papua itu lantas mengatakan, pentingnya kerja sama antarinstansi terlihat dalam patroli gabungan yang dilakukan pada siang dan sore hari. “Patroli ini selalu berkoordinasi dengan Bagian Pembinaan Masyarakat (Binmas) untuk melakukan penggalangan masyarakat. Upaya edukasi juga dilakukan dengan mengajarkan anak-anak di sekolah tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan saling menghormati dalam berlalu lintas,” katanya.Tentunya, kata Tonny, pihak kepolisian sangat mendukung partisipasi aktif dari masyarakat dalam upaya mengatasi kejahatan jalanan. “Kita membutuhkan informasi dan masukan dari masyarakat untuk menjalankan patroli presisi yang melibatkan polisi wanita (polwan) sebanyak 12 orang. Masyarakat juga diharapkan turut membantu tugas kepolisian dengan melaksanakan siskamling (sistem keamanan lingkungan),” harap Wadir Samapta Polda Papua.Dengan kerja sama yang erat antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di wilayah tersebut dapat terjaga dengan baik. Patroli dialog antara tokoh-tokoh masyarakat juga akan terus dilakukan secara rutin untuk membahas situasi kamtibmas di sekitar wilayah dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua. (PNO-12)
14 Sep 2023, 15:38 WIT
Polres Puncak: Kasus Pembakaran Perumahan Nakes RSUD Ilaga Masih Terus Diselidiki
Papuanewsonline.com, IIaga – Kepolisian Resor Puncak saat ini tengah mendalami kasus pembakaran bangunan Perumahan Nakes RSUD Ilaga di Kompleks RSUD Ilaga, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga yang terjadi pada hari Senin tanggal 11 September 2023, sekitar pukul 12.47 WIT.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi Kamis (14/9/2023) memberikan keterangan perihal peristiwa tersebut. Dirinya menyebutkan, pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak pimpinan Titus Murib.“Peristiwa ini berawal ketika asap hitam mulai muncul dari arah RSUD Ilaga, terlihat dari Pasar Tradisional Ilaga pada pukul 12.47 WIT. Personel gabungan TNI/Polri segera merespon dengan melakukan pemantauan dari kejauhan,” tuturnya.Hasil pemantauan tersebut yang dilakukan pada pukul 12.56 WIT mengindikasikan bahwa salah satu bangunan di Kompleks RSUD Ilaga, yaitu Perumahan Nakes, terbakar. Aparat gabungan TNI-Polri yang dipimpin oleh Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, langsung menuju lokasi aksi pembakaran menggunakan kendaraan.“Ketika personel tiba di TKP pada pukul 13.03 WIT, terpantau dua orang yang diduga merupakan anggota KKB Puncak melarikan diri dari RSUD Ilaga menuju Bukit Teletubies dan selanjutnya ke Kampung Eromaga. Namun, upaya pengejaran oleh aparat keamanan belum membuahkan hasil,” ucapnya.Kombes Benny mengatakan, akibat pembakaran ini, empat bangunan Perumahan Nakes RSUD Ilaga mengalami kerusakan parah, dengan perkiraan kerugian mencapai 1 miliar rupiah. “Kejadian ini menggambarkan eksistensi Kelompok KKB Puncak yang masih terus melakukan tindakan kekerasan dan teror terhadap aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat Kabupaten Puncak,” kata Benny.Aparat keamanan akan melakukan pendalaman terkait aksi pembakaran bangunan RSUD Ilaga guna mengungkap pelaku serta mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Sebagai upaya menjaga kondusifitas, aparat gabungan juga melakukan patrol rutin di seputaran kota Ilaga. (PNO-12)
14 Sep 2023, 15:16 WIT
Polres Nabire Berhasil Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja
Papuanewsonline.com, Nabire - Sat Reserse Narkoba Polres Nabire berhasil menangkap seorang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja pada hari Rabu, 13 September 2023, sekitar pukul 20.00 WIT. Pelaku yang berinisial SAD, ditangkap di Jalan Belakang Kodim 1705 Nabire, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire.Kasat Narkoba Polres Nabire Iptu Suparmin, S.H., mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Karang Tumaritis. “Setelah menerima laporan itu, pada pukul 20.00 WIT, anggota Satuan Reserse Narkoba dipimpin Aipda Hendi Hneur bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Belakang Lapangan Kodim 1705 Nabire. Di TKP, pelaku, Salim Alfian Djakiman, keluar dari rumah kosnya. Anggota segera mengamankan pelaku beserta barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis Ganja,” jelasnya.Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku meliputi 1 bungkus paket besar ganja, 23 bungkus paket kecil ganja, kartu identitas, kartu ATM Bank BRI, 1 buah Kartu SIM A, 1 buah ponsel jenis OPPO, serta 1 buah dompet.“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1. undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya..Kasat Narkoba Polres Nabire, Iptu Suparmin, S.H., menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan langkah serius dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Nabire. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi yang dapat membantu dalam mengungkap dan mengatasi kasus-kasus penyalahgunaan narkotika untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh warga,” imbaunya. (PNO-12)
14 Sep 2023, 15:07 WIT
Kapolri: Kami Terus Berupaya Memperbaiki Indeks Persepsi Korupsi
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri selalu berupaya memperbaiki Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Sebagaimana sebelumnya diumumkan salah satu lembaga survei transparansi internasional menyatakan IPK Indonesia menurun.Dalam upaya memperbaiki hal itu, Jenderal Sigit menggelar seminar yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi mengenai evaluasi dalam proses ekspor dan impor. Hal itu dilakukan guna mencegah masih adanya celah-celah perbuatan melanggar hukum dalam proses ekspor-impor.“Untuk melakukan perbaikan terhadap indeks presepsi korupsi yang beberapa waktu lalu telah disampiakan oleh salah satu lembaga survei transparansi internasional di mana poin poin temuan itu harus kita jawaban dengan melakukan perbaikan-perbaikan,” ujar Kapolri dalam konferensi pers, Kamis (14/9/23).Tak dipungkiri Jenderal Sigit, banyak hal yang perlu diperbaiki, namun seluruh stakeholder harus bersinergi untuk memperbaikinya. Dengan begitu, diharapkan IPK akan semakin baik lagi.Terkait dengan ekspor-impor, Kapolri memaparkan, kegiatan tersebut mempengaruhi nilai Indonesia di mata internasional. Bahkan, menjadi tolak ukur investasi masuk ke dalam negeri.“Ini akan mempengaruhi penilaian internasional terhadap kemudahan berusaha dari negara maju untuk terus menerus meningkatkan investasi tentunya juga menjaga dan mengawal ekspor impor,” jelasnya.Lebih lanjut Jenderal Sigit mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Keuangan terdapat fenomena banjirnya barang masuk ke Indonesia akibat dari konstelasi global. Akibatnya, kondisi industri dalam negeri harus bersaing dan dioptimalkan.“Di sisi lain postur negara postur APBN kemudian potensi kebocoran dan juga income bagi negara baik dari sektor pajak dan sektor lain bisa kita perkuat, sehingga pondasi Iindonesia tetap kuat dan ke depan akan semakin baik. Mudah mudahan kegiatan ini bermanfaat,” ungkap Kapolri. (PNO-12)
14 Sep 2023, 14:54 WIT
Kapolda Papua Pimpin Pembekalan Dan Pelatihan Bagi Pegawai Negeri Di Lingkungan Polri, Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi pegawai negeri di lingkungan Polri Polda Papua. Acara ini digelar dengan sukses di Ball Room Hotel Horison Kota Jayapura pada hari Rabu (13/09/2023), dihadiri oleh 88 peserta yang segera memasuki masa purna tugas di wilayah Papua dan sekitarnya.kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H, para Pejabat Utama Polda Papua, Motivator dari Jakarta, Bpk. H. Mulyadi Mukromi, Pimpinan Bank BTPN Jayapura, Bpk. Leonardo Letsoin, Kepala Kancab PT. ASABRI Jayapura, Bpk. Charlis Belson, S.Sos dan Ketua Pengurus Purnawirawan Polri Daerah Papua, AKBP (purn) Rudolof Prawar.Dalam sambutannya, Kapolda Papua menekankan bahwa pangkat tertinggi dalam pengabdian di Polri tidak hanya terwujud saat seseorang meraih pangkat jenderal. Menurutnya, puncak prestasi sejati terletak pada kemampuan seseorang untuk mencapai garis finish dari perjalanan pengabdian mereka dengan perasaan senang dan bahagia."Oleh karena itu, menghadapi masa purna tugas, ada tiga hal yang harus diperhatikan secara esensial, yaitu investasi dalam kesehatan, kesejahteraan, dan ibadah," ungkap Kapolda.Selain itu, Kapolda Papua juga memberikan pesan kepada para peserta yang segera memasuki masa purna tugas agar menjadi teladan dan ikon perubahan yang positif di tengah masyarakat."Teruslah berkontribusi untuk kemajuan institusi Polri dengan memberikan saran, masukan, dan pemikiran yang positif dan bermanfaat. Jangan pernah berhenti untuk peduli dan menjaga nama baik Polri," tegasnya.Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri juga mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan dan pembekalan ini secara maksimal, dengan harapan mereka dapat memberikan manfaat yang signifikan dengan menghasilkan karya berkualitas dan membuka peluang lapangan kerja."Selamat mengikuti pelatihan keterampilan purna tugas ini, semoga apa yang disampaikan hari ini akan berguna bagi rekan-rekan sekalian," pungkas Kapolda Papua, mengakhiri acara dengan semangat. (PNO-12)
14 Sep 2023, 08:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru