logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Lakukan Post Assesment, Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melakukan post assesment, pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertempat di Kamari Hotel, Kota Ambon, Senin (13/11/2023).Kegiatan yang dihadiri 10 assesor dan diikuti 20 orang peserta ini dibuka oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Bony J.S Sirait, yang diwakili Kabag Binkar Biro SDM Polda Maluku, AKBP Romi Agusriansyah. Kabag Binkar AKBP Romi Agusriansyah, saat membacakan sambutan Karo SDM Polda Maluku mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menilai kompetensi manajerial seseorang, salah satu metode yang handal dan mendapat penerimaan luas adalah metode asesmen center. Menurutnya, hasil asesmen center tidak bersifat statis namun dinamis, artinya bisa berubah dalam kurun waktu tertentu apabila mendapatkan program pengembangan yang tepat yakni proses asesmen.Dikatakan, post asesmen merupakan terminologi yang digunakan untuk kegiatan pengembangan bagi peserta yang telah mengikuti asesmen center, namun memerlukan program pengembangan lebih lanjut terkait dengan kompetensi yang disajikan saat mengikuti asesmen center.Pada dasarnya, lanjut dia, post asesmen berupaya untuk menumbuhkan kesadaran atau wawasan bagi peserta terhadap perilaku-perilaku kunci apa yang harus ditingkatkan berkaitan dengan kompetensi manajerial yang mendukung perbaikan performance sesuai dengan kriteria yang ditetapkan untuk masing-masing target job."Perlu diketahui oleh para peserta pelatihan, tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat kapabilitas manajerial peserta dengan cara menumbukan insight peserta terhadap aspek-aspek yang perlu dikembangkan terkait dengan kompetensi manajerial reformasi birokrasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good Governance). Untuk itu perlu dikembangkan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi guna meningkatkan kualitas pelayanan prima dan kepercayan publik kepada kepolisian negara Republik Indonesia," katanya. Karo SDM berharap kepada seluruh peserta agar dapat terus semangat dalam mengikuti kegiatan semaksimal mungkin. "Kita bikin kegiatan ini supaya teman teman meningkatkan kemampuan atau kompetensi manajerialnya dan bagian dari pembinaan karir nanti," tambah Kabag Binkar.PNO-11 14 Nov 2023, 15:30 WIT
KPK Gelar Konferensi Pers Terkait OTT Pj Bupati Sorong, Begini Kronologisnya Papuanewsonline.com, Jakarta- Lembaga Antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), secara resmi mengumumkan 6 orang sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana  korupsi suap dan gratifikasi, hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih, Selasa (13/11/2023).Ketua KPK, Firli Bahuri dalam keteranganya mengatakan, kegiatan tangkap tangan ini, tim penyidik KPK mengamankan 10 Orang pada Minggu  12 Nofember 2023, dimana penangapan itu berada di dua wilayah berbeda, yakni Kabupaten Sorong dan Jakarta.Firli menjelaskan,  Para pihak yang diamankan adalah, 1.ES (Efer Segidifat, Red) Kepala BPKD Kabupaten Sorong2. MS (Maniel Syatfle, Red) Staf BPKAD Kabupaten Sorong3. YPM (Yan Piet Mosso, Red) Pj Bupati Kabupaten Sorong4. AH (Abu Hanifa, Red) Kasubaud BPK Provinsi Papua Barat5. DP (David Patasaung, Red) ASN Ketua Tim Pemeriksa6.DFD (Dsul F Dengo, Red) ASN BPK Anggota Tim Pemeriksa7. PLS (Patrice Lumumba Sihombing, Red) Kepala Perwakilan BPK Provinsi Papua Barat8.DM (David Martumbur, Red) Staf BPK  perwakilan Provinsi Papua Barat9. EP (Eko Purwanto, Red) Sicurity BPK Perwakilan Papua Barat10. FJ (Febian Julias, Red) Tenaga ahli BPK.Ketua KPK Firli Bahuri menguraikan, penangkapan itu dilakukan atas laporan masyarakat mengenai adanya penyerahan sejumah uang kepada penyelenggara Negara untuk mengkondisikan temuan hasil pemeriksaan BPK di Kabupaten Sorong.Lanjut Firli dari laporan tersebut, Tim penyidik KPK pada Minggu 12 Nofember memperoleh informasi akurat terkait penyerahan sejumlah uang tunai dari YPM kepada AH, DP dan DFD sebegai perwakilan PLS bertempat di salah satu Hotel di Kabupaten Sorong."Saat itu Tim KPK langsung bergerak cepat dan terbagi menjadi dua tim untuk menggelar Operasi dan berhasil mengamankan YPM, ES, MS, AH dan DP di Sorong, sedangkan PLS diamankan di Jakarta," ujar Firli.Lanjut Firli Bahuri dari operasi tangkap tangan tersebut, Tim Penyidik KPK juga mengamankan uang tunai senilai 1,8 Miliar Rupiah dan satu buah jam tangan mereka Rolex." Dari rangkaian operasi tangkap tangan ini, para pihak yang diamankan dibawa ke Gedung merah putih KPK kemudian dilakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan dan menetapkan 6 Orang sebagai tersangka," ucap Firli.Firli menyebutkan Ke-6 tersangka itu yakni, YPM, ES,MS,PLS, AH dan DP.Konstruksi Perkara:Berdasarkan kewenangan BPK RI dalam Undang-Undang yang diantaranya, berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan diseluru Pemerintah Daerah dan salah satunya di Provinsi Papua Barat Daya.Selanjutnya, Pimpinan BPK Papua Barat PLS menerbitkan surat tugas melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) yang lingkup pemeriksaanya diluar keuangan dan pemeriksaan kinerja.Dalam surat tersebut, komposisi PLS sebagai penanggung jawab, AH selaku pengendali tehknis dan DP selaku ketua Tim untuk melakukan pemeriksaan kepatuhan atas belanja daerah tahun 2022 dan tahun 2023 pada Pemerintah Daerah Sorong.Atas temuan dimaksud, sekitar bulan agustus 2023,   mulai terjalin rangkaian komunikasi antara ES dan MS sebagai representasi dari YPM dengan AH dan DP yang juga representasi dari PLS." Adapun rangkaian komunikasi tersebut diantaranya pemberian sejumlah uang agar hasil pemeriksaan  BPK menjadi tidak ada temuan," jelas Firli.Lanjut kata Firli, dari uraian komunikasi para pihak yang disebutkan, bahwa  pemberian uang dilakukan bertahap dengan lokasi yang berpinda di kota Sorong." Jadi secara bergantian, ES dan MS menyerahkan uang kepada AH dan DP," tandas Firli.Lanjutnya, dalam setiap  transaksi uang dari ES dan MS,  AH dan DP langsung melaporkan kepada PLS selaku pimpinan, sama juga dengan YPM selaku Pj Bupati juga menerimah laporan dari   ES dan MS usai memberikan uang." Istila mereka dalam transaksi dalam penyerahan uang tersebut  adalah "titipan" kemudian disepakati bahwa penyerahan awal uang dari YPM melalui ES dan MS pada PLS, AH dan DP senilai Rp 940 juta dan satu buah jam tangan merek Rolex," tegas Firli.Firli menyebutkan, penerimaan  PLS bersma-sama  AH dan  DP sebagai bukti awal senilai Rp 1,8 Miliar." Uang awal senilai Rp 1,8 Miliar, tentunya terkait besaran uang yang diterimah maupun diberikan para tersangka, Tim penyidik masih terus melakukan penelusuran dan pendalaman lanjutan dan akan dikembangkan dalam penyidikan," Terangnya.Kata Firli untuk kepentingan penyidikan, penyidik KPK melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 14 November 2023 sampai dengan tanggal 3 Desember 2023 di Rumah Tahanan KPK." Tersangka YPM, ES dan MS sebagai pihak pemberi suap, disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan  tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi," Pungkasnya.Sedangkan untuk penerima, Firli menjelaskan, PLS bersama-sama dengan AH dan DP sebagai pihak penerimah disangkakan dengan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.(Redaksi) 14 Nov 2023, 15:05 WIT
Bhabinkamtibmas Humanis di Perbatasan RI-PNG Dedikasikan Diri Untuk Kemajuan Kampung Rawa Biru Papuanewsonline.com, Merauke – Di perbatasan Republik Indonesia - Papua New Guinea, terdapat sosok polisi Bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, tetapi juga berperan aktif dalam memajukan Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Polisi ini yang telah mengabdi di kampung tersebut puluhan tahun, yang terletak dalam wilayah hukum Polsek Sota dan dihuni mayoritas oleh warga asli Papua.Sosok polisi humanis ini adalah Bripka Lutfi. AP, S.Pd, yang telah menciptakan berbagai inovasi untuk kemajuan kampungnya. Salah satu karyanya adalah pengembangan Wisata Pelangi Rawa Biru sebagai objek wisata lokal. Selain itu, ia juga aktif dalam membina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam pembuatan ikan asin gastor dan minyak kayu putih.Saat ditemui, Bripka Lutfi mengungkapkan bahwa UMKM yang ia bina adalah kelompok Pelangi Rawa Biru, dimana tiga aspek ini dibuat untuk mengangkat nama kampung rawa biru sehingga masyarakat dapat mengenal Kampung Rawa Biru.Menurut masyarakat setempat saat ditemui, Senin (13/11), menyampaikan bahwa sosok Polisi tersebut tidak hanya berperan sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai tenaga pengajar yang membantu guru-guru di SD Kampung Rawa Biru. “Pak Lutfi juga memberikan motivasi dan pesan-pesan keamanan kepada siswa-siswi sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih positif,” ucap Wellem, salah satu warga kampung Rawa Biru.Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas tersebut, mengakui bahwa Kampung Rawa Biru memiliki peran penting sebagai penyuplai sumber air PDAM untuk kota Merauke. “Dedikasi Bripka Lutfi dapat menjadi contoh positif bagi Polisi lainnya di daerah perbatasan yang sehingg dapat lebih menjalankan tugasnya dengan berdaya dan berempati terhadap masyarakat setempat,” tutupnya. (PNO-12) 14 Nov 2023, 14:09 WIT
Pasca Ancaman KKB, TNI-Polri Perketat Keamanan Di Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com, Puncak – Pada Minggu (13/11), sebanyak 200 warga dari berbagai kampung di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dikonfirmasi sempat mengamankan diri ke aparat TNI-Polri sebagai respon terhadap gangguan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata beberapa waktu lalu. Kedatangan para warga dari Kampung Jenggernok, Wako, Ninggabuma, Agiyome, Upaga, Gome, Jonggong Golawi, Kilanungin, Misimaga, dan Tigibalok, dikawal dan diterima langsung oleh aparat TNI-Polri dari Polres Puncak dan Satgas Pamtas Mobile Yonif R 300/BJW.Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom seusai menerima laporan situasi dari aparat dilapangan.Menurut Kabid Humas, mengingat kondisi geografis dan jarak Polres yang cukup jauh, sehingga para warga tersebut diarahkan untuk mengamankan diri di Gereja Bethel Jenggernok dan Honai-Honai sekitaran Distrik Gome diantar oleh Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Bapak Pius Abelom Kogoya, bersama dengan kepala kampung lainnya."Hal ini terjadi akibat dari gangguan beberapa waktu lalu yang disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata, sehingga masyarakat merasa perlu mendapatkan perlindungan dari ancaman tersebut," ungkapnya.Meskipun demikian, situasi ini tidak berlangsung lama, setelah beberapa jam masyarakat merasa aman, akhirnya dapat kembali ke kediaman masing-masing seusai aparat TNI-Polri memberikan jaminan keamanan di Kabupaten Puncak. “Tidak hanya itu, aparat keamanan juga membagikan bahan makanan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan setiba di rumah masing-masing. Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Puncak berangsur aman kondusif dengan pengamanan ketat di seluruh wilayah,” ujar Kombes Benny.Ia mengungkapkan bahwa hal ini merupakan keutamaan sinergitas yang baik dan tindakan cepat dari aparat TNI-Polri serta dukungan kepala suku maupun kepala kampung yang turut berkontribusi dalam menstabilkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Puncak. (PNO-12) 14 Nov 2023, 13:58 WIT
Wakapolda Papua Gelar Tatap Muka Bersama LMA Port Numbay Di Rumah Adat Obhe Warke Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patridge R. Renwarin, S.H., M.Si, melaksanakan acara tatap muka dengan Lembaga Musyawarah Adat (LMA) Port Numbay, Senin (13/11), yang berlangsung di Rumah Adat Obhe Warke, kediaman Ketua LMA Port Numbay. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, termasuk George Arnold Awi selaku Ketua LMA Port Numbay, Ka Distrik Heram Boby J. Awi, S.STP., M.Si, Tokoh Muslim Papua Taha Alhamid, dan Kepala Suku Sembekra Nafri Daniel Awi, serta Para Ondoafi LMA Port Numbay.Tatap muka ini diadakan dengan tujuan untuk mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat, khususnya para tokoh adat dan masyarakat di wilayah Port Numbay. George Arnold Awi, dalam sambutannya, menyambut baik kehadiran Wakapolda Papua, mengucapkan selamat datang, dan mengajak untuk mendukung tugas-tugas beliau agar berjalan lancar."Wakapolda Papua ini datang ke tempat ini sebagai anak adat, sehingga kita harus mendukung tugas-tugas beliau kedepannya agar berjalan lancar," ujar George Arnold Awi.Dalam responsnya, Wakapolda Papua menyampaikan kebanggaannya atas amanah yang diberikan Tuhan kepadanya sebagai orang asli Port Numbay yang menjabat sebagai Wakapolda Papua. Beliau menegaskan tanggung jawabnya yang besar dalam menjaga Kamtibmas, terutama menjelang Pemilu tahun 2024."Saya berharap untuk tempat ini agar kita sering ke sini membicarakan hal-hal yang penting dan saling memperkenalkan diri. Saya berharap juga untuk kemajuan daerah Port Numbay dan tanah Papua tercinta kita," ungkap Wakapolda Papua.Dalam momen ini, Wakapolda Papua juga berbagi cerita tentang perjalanan karirnya, termasuk lulus dari Akpol pada tahun 1991 satu angkatan dengan Kapolri saat ini, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan mengajak para hadirin untuk saling mengenal dan bersinergi demi kemajuan daerah. (PNO-12) 14 Nov 2023, 08:42 WIT
Cooling System Jelang Pemilu 2024, Polres SBB Gelar Kebaktian Kebangunan Rohani Papuanewsonline.com, SBB - Kepolisian Resort Seram Bagian Barat (Polres SBB) menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani. Kegiatan ibadah ini dilaksanakan di halaman Markas Polres SBB, Sabtu (11/11/2023) malam. Kebaktian Kebangunan Rohani yang turut dihadiri Kapolres SBB AKBP Dennie A. Dharmawan ini, dipimpin oleh Pdt. Yandi Manobe. Turut hadir Forkopimda SBB, tokoh agama, tokoh masyarakat dan stakeholder lainnya.Ibadah kebaktian yang dilaksanakan tersebut selain memanjatkan puji-pujian kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, juga dalam rangka cooling system menjelang perhelatan Pemilu Tahun 2024.Kapolres SBB dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Pdt. Yandi Manobe di bumi saka mese nusa. "Malam hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita bisa berkumpul untuk kegiatan kebaktian kebangunan rohani ini," katanya.Kapolres berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten SBB."Malam ini mari kita memuji Tuhan melalui ibadah kebaktian hari ini dengan sungguh-sungguh agar kedamaian di Bumi Saka Mese Nusa tetap terjaga," harapnya.Pemilu serentak sudah di depan mata. Kapolres pun mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif."Beberapa saat lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi, Pemilu 2024. Saya menitipkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga Kamtibmas di kabupaten SBB," pintanya. PNO-11 13 Nov 2023, 20:59 WIT
Kapolda Papua Hadiri Safari Pemilu untuk Sukseskan Pemilu 2024 di Provinsi Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri kegiatan Safari Pemilu TNI, Polri, Pemda, dan Penyelenggara Pemilu Provinsi Papua di Aula Atumakuri Hotel Suni Abepura, Sabtu (11/11/2023).Kegiatan yang bertema "Sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan Penyelenggara Pemilu Dalam Mensukseskan Pemilu 2023-2024 Guna Terwujudnya Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Provinsi Papua" ini Kapolda turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari berbagai instansi terkait.Diantarnnya Pj. Sekda Provinsi Papua, Y. Derek Hegemur, S.H., M.H., Kapoksahli Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., dan sejumlah pejabat utama Polda Papua. Juga turut hadir beberapa pejabat dari Lanud Silas Papare dan Lantamal X Jayapura, Forkopimda Kabupaten dan Kota se-Provinsi Papua, Ketua FKUB Provinsi Papua Pdt. Lipiyus Biniluk, S.Th., para Kapolres/ta se-jajaran Provinsi Papua, dan berbagai tokoh agama, adat, dan masyarakat.Dalam paparannya, Kasubbag Opsin Binda Papua, Herri Sunandar, S.E., S.Sos., menyampaikan kondisi politik dan keamanan di Provinsi Papua secara umum terkendali. Namun, ia juga mengidentifikasi empat potensi kerawanan pada penyelenggaraan Pemilu 2024, meliputi praktek money politik, netralitas penyelenggara pemilu dan aparatur negara, serta politik identitas.Pentingnya mencermati Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024, yang menempatkan Provinsi Papua dalam kategori kerawanan sedang dengan nilai 39.00, Herri Sunandar menyoroti isu-isu potensial, termasuk money politics, black campaign, kondisi geografis, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), independensi dan profesionalitas penyelenggara, netralitas ASN dan Apkam, penggunaan sistem noken, keberadaan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP), dan konflik antar pendukung."Guna memastikan Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar diperlukan strategi pengamanna yang meilputi pemetaan kerawanan, koordinasi dengan penyelenggara pemilu, koordinasi dengan apkam, penggalangan tokoh prominen dan viralisasi konten positif,” tuturnya.Dalam konteks keamanan, ancaman dari KSTP yang diperkirakan akan memanfaatkan berbagai momentum dan isu untuk menganggu pelaksanaan Pemilu 2024, menjadi perhatian serius. “Strategi pengamanan yang mencakup pemetaan kerawanan, koordinasi dengan penyelenggara pemilu dan aparat keamanan, penggalangan tokoh prominent, dan viralisasi konten positif dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilu,” tambahnyaKapoksahli Kodam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., menegaskan keterlibatan TNI dalam mendukung pelaksanaan Pemilu dengan netralitas sebagai prinsip utama. Kodam XVII/Cen memiliki tugas pokok untuk menangkal, mencegah, dan menanggulangi ancaman dari dalam dan luar negeri di seluruh wilayahnya. Fauzi menekankan perlunya memperkirakan tingkat ancaman dengan mencermati situasi politik sosial budaya hankam, terutama dalam menghadapi sistem noken di Papua. “Tentunya ini Pemilu yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia yang dilakukan secara serentak, sehingga perlu sinergitas bersama disetiap tahapan agar dapat mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan jujur, dimana Papua menjadi barometer atau sorotan di Indonesia,” ungkapnya.Dalam konteks mitigasi risiko, Fauzi menyampaikan beberapa langkah, termasuk penyiapan personel TNI, persiapan cadangan, patroli rutin, pemetaan daerah rawan konflik, koordinasi dengan Polri, dan perbantuan maksimal kepada KPU. Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI dan mendorong partisipasi aktif dalam mendukung kesuksesan Pemilu 2024.Pj. Sekda Provinsi Papua, Y. Derek Hegemur, S.H., M.H., memberikan paparan terkait aspek aktor, sistem pemilihan, manajemen, dan pelaksanaan serta penegakan hukum dalam Pemilu. Hegemur mengakui pentingnya dukungan pemerintah dan Pemda dalam memberikan anggaran, menugaskan personel, menyediakan sarana dan prasarana, serta melaksanakan sosialisasi untuk memastikan suksesnya Pemilu.“Sesuai ketentuan dasar tersebut, Pemda Provinsi Papua telah melaksanakan amanat ketentuan undang-undang yang merupakan kewajiban pemda dalam mendukung pelaksanaan Pilkada melalui penandatangan NPHD pada tanggal 2 November 2023 kepada KPU dan Bawaslu Provinsi Papua, Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih,” terangnya.Dalam sambutannya, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menyampaikan kegembiraannya atas kehadiran para pihak terkait dalam Safari Pemilu. Ia mengamati peningkatan signifikan dalam situasi keamanan di Provinsi Papua, yang menyebabkan lonjakan kasus dari 3.052 menjadi 7.061. Peningkatan tersebut, menurut Fakhiri, harus diantisipasi dengan baik untuk memastikan jalannya Pemilu yang aman dan kondusif.“Hal terpenting yang perlu diwaspadai bahwa pemilu kali ini bisa dilakukan dengan baik dan saya yakin dengan kerjasama yang baik dari waktu ke waktu ini stabiliatas kamtibmas bisa semakin kondusif dan proses pembangunan serta seluruh agenda nasional dapat berjalan dengan aman dan lancer,” ungkap Fakhiri.Fakhiri juga menegaskan bahwa Polri dan TNI siap mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi logistik Pemilu hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ia meminta KPU dan Bawaslu untuk menjaga netralitas dan fokus pada penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. “Saat ini juga kita di Polda Papua telah menyelenggarakan Operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024 yang diselenggarakan selama 222 hari dengan melibatkan sebanyak 8.522 personel untuk mewujudkan sitkamtibmas yang kondusif di wilayah Papua,” tambahnya.Kapolda juga menyinggung keberadaan tim cyber yang dibentuk untuk penegakan hukum selama Pemilu 2024.“Tentunya kunci dari semuanya harus sinergi dengan baik tanpa mempengaruhi masing-masing pelaksana sehingga berbagai hambatan bisa atasi bersama karena Pemilu ini punya makna bagi kita semua yang ada di Papua,” tutup Kapolda.Kegiatan juga menyiapkan sesi tanya jawab bersama forkopimpda, pimpinan partai serta para tokoh yang dilanjutkan dengan pemaparan oleh masing-masing Narasumber.Dalam mencapai tujuan mewujudkan Pemilu yang jujur, aman, dan demokratis di Provinsi Papua, Kapolda Papua bersama Pj. Sekda Provinsi Papua, Kapoksahli Kodam XVII/Cenderawasih, Kasubbag Opsin Binda Papua, Ketua KPU Provinsi Papua, Ketua Bawaslu Provinsi Papua membacakan nota kesepakatan bersama mewujudkan Pemilu tahun 2024 jujur, aman dan demokratis di Provinsi Papua yang diikuti oleh para seluruh peserta.PNO-11 13 Nov 2023, 20:47 WIT
Pj Bupati Sorong Tertunduk Lesu Saat Dibawa Penyidik KPK Ke Jakarta Papuanewsonline.com, Sorong-  Lima terduga korupsi suap dan gratifikasi hasil operasi tangkap tangan (OTT)  Lembaga Antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Sorong Papua Barat Daya,  digelandang dan tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.Sala- satunya Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso. dari sejumlah dokumentasi yang diterimah  Media Papuanewsonline.com, Yan Piet Mosso terlihat tertunduk lesu saat digelandang ke Jakarta dari Bandara Sorong, Senin (13/11/2023) Siang.Pj Bupati  Piet Mosso tampak menggunakan celana warnah hitam, Jacet berwarna biru dan topi hitam, wajahnya juga ditutupi masker berwarnah hitam.Diketahui, Pj Bupati Yan Piet Mosso digerebek tim penyidik KPK bersama dua pejabat teras pemkab Sorong dan dua orang pejabat BPK perwakilan Papua Barat, Minggu (12/11/2023) dini hari.Sesuai Informasi, Kelimanya hingga kini masi diperiksa secara intensif oleh penyidik KPK, di gedung Merah Putih, ada sinyal kuat dari dalam gedung KPK kalau 5 Orang ini, termasuk Yan Piet Mosso sebentar lagi akan keluar dari ruang pemeriksaan dengan tanganya  diborgol dengan meggunakan rompi tahanan, mereka  akan dipampang di depan awak Media. Juru bicara penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan Para pihak yang ditangkap saat ini sementara menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK di Gedung Merah Putih." Tim KPK Selain menangkap beberapa penyelenggara Negara, tim KPK juga mengamankan uang dalam bentuk rupiah, dimana Jumlah bukti uang masih terus dikonfirmasi Kembali kepada para terperiksa, ujar Ali Fikri melalui sambungan telepeon selulernya, Senin (13/11/2023) malam.Ali Fikri menyebutkan, Sejauh ini ada 5 orang yang ditangkap tim KPK , diantaranya 3 Pejabat dari Kabupaten Sorong dan 2 Orang pemeriksa BPK perwakilan Propinsi Papua Barat." Operasi tangkap tangan ini, Atas dugaan korupsi pengkondisian temuan dalam Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu BPK untuk wilayah Propinsi Papua Barat Daya Tahun 2023," ujar Ali Fikri.Tokoh yang dikenal dekat dengan awak media ini menjelaskan, hingga soreh ini para pihak yang ditangkap, Masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK." Informasi selanjutnya tentang perkara ini, secepatnya  akan kami sampaikan perkembangannya," Ucapnya.(Redaksi) 13 Nov 2023, 19:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT