logo-website
Sabtu, 07 Feb 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Terima Hasil Penilaian Pelayanan Publik 2023 dari Ombudsman Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menerima hasil penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (KPPP) Tahun 2023 dari Ombudsman RI Perwakilan MalukuHasil PKPPP tersebut diterima Irwasda Maluku Kombes Pol Marthen Luther Hutagaol, SIK., M.M di ruang rapat Itwasda Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (4/6/2024).Irwasda Maluku menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Ombudsman atas penyerahan hasil KPPP Tahun 2023."Ini merupakan suatu kehormatan serta kebanggaan bagi kami keluarga besar Itwasda Polda Maluku," kata Kombes Marthen.Mengacu pada Undang-undang nomor 2 Tahun 2022, Polri harus hadir dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tujuan ini hanya dapat terwujud ketika penyelenggaraan pelayanan publik mampu menyediakan pelayanan berkualitas, bersih, cepat melayani, transparan dan akuntabel. Selain itu, pelayanan yang diberikan oleh Polri harus mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, dan tidak berbelit belit. Hal ini menjadi cerminan bahwa polri telah hadir di tengah masyarakat. "Kondisi inilah menjadi salah satu indikator keberhasilan reformasi birokrasi," ungkapnya.Kombes Marthen berharap Ombudsman dapat tetap bersinergi dengan Polri, khususnya Polda Maluku dalam meningkatkan pelayanan publik yang semakin terdepan, sehingga terus bekerja menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Maluku.Sementara itu, Ketua Ombudsman RI perwakilan Maluku, Hasan Slamat, mengaku penyerahan hasil KPPP setiap tahun dilakukan. Kendati begitu, kegiatan ini jangan dianggap sebagai serimonial belaka. "Hasil kepatuhan ini biarlah menjadi alat ukur dan menjadi semacam alat evaluasi untuk melihat sampai sejauh mana Polres-polres dalam melakukan kegiatan dan pelayanan publik kepada masyarakat," jelasnya. Hasan Slamat juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyerahan ini. "Meskipun ini merupakan kegiatan rutin tapi kita begitu bersemangat, saya juga melihat tim yang dari Polres sangat luar biasa perhatiannya semoga harapan kita dengan adanya penyerahan ini bisa dapat mengubah apa yang hijau lebih meningkatkan lagi sehingga pengumuman ini dapat di umumkan di tingkat pusat, Jakarta," katanya.Untuk diketahui, Ombudsman memberikan Piagam penghargaan kepada Polres Maluku Tengah dengan kualitas tinggi, kategori hijau. Sementara kepada Polri Daerah Maluku dengan nilai 77, 27 (kuning). Sedangkan Itwasda Maluku mendapatkan kategori C (kualitas tinggi). (PNO-12) 05 Jun 2024, 09:05 WIT
Kapolda Papua Sambut Kedatangan Wakil Presiden RI di Kabupaten Merauke Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, S.H., M.H. dan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han, menyambut kedatangan Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma'ruf Amin beserta ibu dan rombongan yang tiba di Bandara Mopah Merauke Distrik Merauke Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan, Senin (03/05/2024).Turut mendampingi Ibu Wapres RI, Hj. Wury Ma'ruf Amin, Kaset Wapres, Ahmad Erani, plh. Deputi Bid Duk kebijakan, Suprayoga Hadi, Deputi bidang Administrasi, Sapto Harjono, beserta staf khusus Kepresidenan.Rombongan tiba pukul 18.00 WIT, Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800 Business Jet TNI Angkatan Udara Reg Pswt A-7305 dari Bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar landing Bandar Udara Mopah MeraukeKabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa Kapolda Papua menyambut hangat kedatangan Kapolri dan rombongan dalam rangka mendampingi kegiatan kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Wilayah Papua, diantaranya menghadiri Panen Raya, Diskusi interaktif dengan tokoh agama, Peletakan batu pertama kantor Gubernur Papua Selatan, Kantor MRPS dan DPRP dan juga kunjungan ke Sekolah Yapis Merauke.“Sejumlah agenda terkait keamanan dan kelancaran kegiatan Wapres RI menjadi fokus dalam kunjungan ini, menandai komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan keamanan di Kabupaten Merauke,” jelas Kombes Benny. (PNO-12) 04 Jun 2024, 19:52 WIT
486 Siswa Ikuti Sosialisasi Sejarah Kepahlawanan Komjen Pol Dr. H. M. JASIN dan Polisi Istimewa Papuanewsonline.com, Jayapura – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Papua melaksanakan sosialisasi kepada Siswa Diktukba Polri Tahun Anggaran 2024, untuk meneladani Nilai-nilai Kepahlawanan dan Perjuangan Komjen Pol (P) M. Jasin dan Polisi Istimewa.Kegiatan Sosialisasi di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua dipimpin oleh Ka Korsis Kompol Penghibur Harahap dan sebagai narasumber yakni PS. Ka Bagjarjat AKP Rasdy dan Bripka Rois Eko. Kegiatan Sosialisasi di ikuti oleh 486 Siswa Diktukba Polri TA. 2024 SPN Polda Papua, Senin (03/06/2024)Dalam kesempatannya, Ka Korsis mengatakan Pemerintah menobatkan Komjen Pol (P) Dr. H. M. Jasin sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2015. Beliau adalah Polisi pertama yang mendapat gelar Pahlawan Nasional dan dikenal sebagai sosok pembentuk Satuan Brigade Mobile (Brimob) menjadi Satuan Elite dan tertua di Kepolisian RI.“Beliau turut berjuang melawan penjajah pada pertempuran 10 November 1945. Saat itu ia memimpin Pasukan Polisi Istimewa yang menjadi cikal bakal dari Pasukan Brimob Polri,” ucap Kakorsis.Sementara itu, Bripka Rois menyampaikan Perjuangan Polisi istimewa yang kemudian berganti nama menjadi Mobile Brigade (Mobrig) dan selanjutnya berganti nama menjadi Brigade Mobile (Brimob) seperti saat ini, dalam menghadapi dan menanggulangi Penjajah, Pemberontakan serta Kejahatan berintensitas tinggi di Indonesia.“Sebagai Anggota Polri kita harus bisa meneladani dan menjadi teladan dengan menghayati sejarah perjuangan para pahlawan. Sebagai pengingat perjuangan Polisi di masa silam dan sebagai penyemangat dalam melaksanakan Tugas serta meningkatkan Kinerja Kepolisian Kedepan,” pungkasnya. (PNO-12) 04 Jun 2024, 19:35 WIT
Kabur Ke Jayapura, Resmob Yapen Berhasil Menangkap Pelaku Penganiayaan Berat Papuanewsonline.com, Yapen – Pelaku penganiayaan yang terjadi di seputaran taman pelataran Serui pada bulan Maret 2024 beberapa waktu lalu, berhasil di amankan oleh Resmob Yapen tim Opsnal Satreskrim Polres Kepulauan Yapen.Penangkapan tersebut, di pada hari Sabtu 1 Juni 2024 sekitar pukul 23.30 di Penginapan Kunume, Jl. SMK 8, Gang Kangkung, Distrik Heram, Kota Jayapura. Pelaku berinisial RNI berusia 22 Tahun, dengan kejam melakukan penikaman kepada korban seorang perempuan dengan menggunakan gunting setelah awalnya melakukan penganiayaan terhadap korban."pada saat pelapor ingin menjemput suaminya di taman pelataran, lalu datanglah terlapor atau pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap pelapor dengan termus Es Batu, setelah Itu pelapor melaporkan persitiwa tersebut Ke Polsek KP3 Laut".ungkap Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih melalui Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede. Senin (3/5/24).Untuk motif penganiayaan sendiri, pelaku saat itu sedang mabuk jadi sudah di pengaruhi oleh minuman keras namun dari pelaku maupun korban tidak adanya permasalahan."ini faktor mabuk yang bikin ketidaksadaran apa yang di lakukan, namun apapun itu ceritanya tetap sudah melakukan penganiayaan dan melakukan pelanggaran hukum yang tetap akan di proses secara hukum kepada pelaku",Anggota Unit Opsnal SatReskrim Polres Kepulauan Yapen menyerahkan 1 (Satu) pelaku penganiayaan untuk dititipkan di Sel Polresta Jayapura Kota, Sebelum di berangkat ke Kota Serui untuk di lakukan proses hukum pada Polres Kepulauan Yapen. (PNO-12) 04 Jun 2024, 19:18 WIT
Rekrut 2.000 Personel Polri,Masyarakat Berharap Kepolisian Bisa Memberikan Pelayanan Yang Baik Papuanewsonline.com, Jayapura - Kepala kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K menyampaikan terkait dengan rekrutmen yang disiapkan oleh pimpinan Polri bagi tanah Papua, ini sudah sangat luar biasa.Hal tersebut diungkapkan Kapolda setelah selesai memimpin upacara hari Lahir Pancasila di Mako Polda Papua lama, Kota Jayapura, Sabtu (01/06/2024).Kapolda mengatakan baik yang di Papua Barat maupun di Papua, jumlah keseluruhannya ada 3500 orang, dengan 1000 di Papua Barat dan 1500 di Papua.“Kami berharap, inisiatif dari Papua ini bisa berjalan dengan baik. Rencana dari pimpinan Polri yaitu 2000 orang pada tahun 2024, mungkin juga 2025, hingga 2028, sehingga penambahan personil di Polda Papua akan mencapai 10.000 orang. Dengan penambahan tersebut, secara total, personil Polri di Papua akan menjadi 24.000 orang,” ucap Kapolda.Secara struktural, Kapolda mengatakan Polda Papua hampir mencapai sempurna dengan jumlah tersebut. Namun, karena tiap tahun ada yang pensiun, ia berharap jumlah ini dapat terus ditambah pasca 2028 untuk memenuhi kebutuhan struktural dan penguatan Polda, termasuk Polda baru dan Polres yang ada di tanah Papua.“Jika Polri dapat hadir sampai ke tingkat distrik melalui Polsek yang kuat, pelayanan kepolisian yang diharapkan oleh masyarakat bisa segera terwujud,” ungkapnya.Lebih lanjut, ia berharap adanya koreksi dari masyarakat tentang pelayanan kepolisian, karena ini adalah bagian dari upaya Polda Papua menghadirkan Polisi yang lebih baik.“Kami berharap, anak-anak yang dididik ini dapat mewujudkan pelayanan Kepolisian yang diinginkan oleh masyarakat dan membawa pengalaman baik dari luar untuk melayani masyarakat di Papua,” beber Irjen Fakhiri.Program rekrutmen akan dievaluasi terus-menerus untuk perbaikan di masa mendatang. Jika masih ada kekurangan dalam rekrutmen ini, ia selaku Kapolda Papua, bertanggung jawab penuh.“Jika ada pelanggaran atau permainan dalam pelaksanaan rekrutmen, saya akan mengevaluasi dan memprosesnya. Saya berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. PNO-11 04 Jun 2024, 19:09 WIT
Asisten Ahmad Dhani ingin Masuk Akpol, Polri: Tidak Dipungut Biaya, Gratis! Papuanewsonline.com, Jakarta - Salah satu asisten musisi Ahmad Dhani berkeinginan menjadi anggota Polri lewat jalur pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Hal itu terungkap dalam vlog Ahmad Dhani yang tayang pada Rabu (29/5/2024) kemarin, di kanal YouTube Ahmad Dhani Dalam Berita.Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan bahwa untuk menjadi anggota Polri lewat jalur Akpol, Bintara dan Tamtama tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. "Demikian juga selama seleksi penerimaan Calon Taruna Akpol tidak dipungut biaya atau gratis. Mulai pendaftaran sampai pendidikan di Akpol tidak dipungut biaya sama sekali," kata Trunoyudo dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).Untuk menghindari adanya kecurangan selama proses seleksi penerimaan, Polri kata Trunoyudo telah menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Pendafataran seleksi Taruna Akpol juga dilaksanakan secara langsung - online melalui website Polri : https://penerimaan.polri.go.id. Trunoyudo melanjutkan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan hasilnya diumumkan secara langsung yang diawasi oleh pihak internal maupun eksternal. Sebagai contoh, untuk ujian psikologi dan akademik dilaksanakan secara serentak dari Aceh hingga Papua secara online dengan menggunakan sistem CAT (computer assisted test). "Hasilnya juga secara langsung diketahui oleh peserta seleksi sebagai bagian dari prinsip transparasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan seleksi penerimaan Akpol," kata jenderal bintang satu yang merupakan lulusan Akpol 1995.Lebih lanjut, dari rangkaian seleksi yang telah dilakukan kemudian hasilnya akan diumumkan secara terbuka melalui sidang kelulusan. Baik para peserta, dan Tim Pengawas Internal dan Eksternal menghadiri sidang tersebut. Bahkan para orang tua bisa menyaksikan secara langsung melalui siaran langsung di YouTube."Hal tersebut sebagai komitmen pimpinan Polri dan seluruh panitia Seleksi bahwa penyelenggaraan seleksi calon Taruna Akpol maupun penerimaan Bintara dan Tamtama Polri yang diselenggarakan dengan prinsip BETAH dan tidak dipungut biaya sama sekali," tandas Trunoyudo.Tidak hanya sampai proses seleksi, seluruh akomodasi selama 4 tahun mengikuti pendidikan Akpol juga ditanggung oleh negara, baik kelengkapan seragam, konsumsi, fasilitas pendidikan. Bahkan Taruna juga diberikan uang saku hingga lulus.Ia menambahkan, bahwa Polri memiliki komitmen untuk menindak pelaku yang melakukan penyalahgunaan dalam proses penerimaan calon Taruna Akpol, baik yang melakukan praktek pencaloan, penipuan maupun penyalaggunaan proses seleksi secara tidak pandang bulu baik yang dilakukan oleh panitia seleksi, Oknum anggota Polri maupun masyarakat yang melakukan pelanggaran hukum baik secara hukum pidana maupun kode etik profesi Polri. Untuk diketahui, bahwa pendaftaran Akpol Tahun Anggaran 2024 telah ditutup. Saat ini telah masuk tahap Uji Kesamaptaan Jasmani. Tahap ini telah diikuti 3.325 calon Taruna/Taruni di 34 Polda se-Indonesia. Mereka sebelumnya telah mengikuti tes CAT Akademik. PNO-11 04 Jun 2024, 19:03 WIT
Kehadiran Al-Quran Akbar di Mimika, Bukti Soliditas dan Toleransi Umat Beragama Papuanewsonline.com, Timika - Al-Quran Akbar, sebagai ikon Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXX Provinsi se-Tanah Papua, tiba di Mimika pada Minggu (2/6). Kedatangan Al-Quran Akbar ini menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, yang diterbangkan dari Pangkep, Makassar, Sulawesi Selatan.Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Letkol Pnb Kamto Adi Saputra, S.T., M.M.S., secara resmi menyerahkan Al-Quran besar berbahan kayu cendana dari Jepara kepada Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.Si., di Kantor UPBU Mimika.Setibanya di Timika, Al-Quran besar tersebut langsung diserahterimakan dan diarak dalam pawai menuju tempat penyimpanan yang disiapkan oleh pengurus LPTQ Mimika. Prosesi penyambutan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang turut serta memeriahkan acara.Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyambut kedatangan Al-Quran Akbar dengan penuh antusias. Ia mengucapkan selamat datang Al-Quran Akbar di bumi Amungsa tanah Kamoro.L Menurutnya, Al-Quran Akbar adalah sebuah prestasi luar biasa yang memberikan dampak signifikan bagi umat Islam di Kabupaten Mimika, terutama dalam memperkokoh identitas keagamaan."Kami berharap kehadirannya tidak hanya menjadi kenang-kenangan dalam MTQ ke-XXX se-Tanah Papua di Kabupaten Mimika, tetapi juga menjadi sumber inspirasi umat Islam sebagai Islam Rahmatal Lil’Alamin. Semoga Al-Quran Akbar ini menjadi hadiah yang berarti atas perjuangan umat Islam di Kabupaten Mimika, menjadi penyejuk di tengah kemajemukan, dan pendorong bagi perdamaian serta terjalinnya kerukunan umat beragama," tambahnya.Ketua MUI Kabupaten Mimika, KH. Muh Amin, AR, S.Ag, S.Pd, MM, menambahkan bahwa Al-Quran Akbar ini adalah yang ketiga di tanah Papua, setelah Kabupaten Biak dan Kabupaten Fak-Fak. Al-Quran ini terbuat dari kertas berkualitas tinggi yang mampu bertahan hingga 200 tahun. Penulisannya dimulai pada 8 Oktober 2003, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Mimika, dan selesai pada peringatan Hari Kartini di Timika. Proses penulisan menghabiskan tinta sebanyak 9 liter dan berat keseluruhannya mencapai 273 kilogram, sehingga memerlukan pesawat Hercules A-1330 untuk pengangkutannya."Alhamdulillah, dukungan luar biasa dari umat Islam dan umat beragama, serta dari Danlanud YKU Timika, membuat Al-Quran Akbar ini bisa sampai di Timika. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusiasme Bapak Ibu sekalian dalam menyambut Al-Quran ini. Kegiatan ini merupakan pra-MTQ dan Al-Quran Akbar akan dibuka saat pembukaan MTQ dan ditutup saat penutupan MTQ," kata KH. Muh Amin.Al-Quran Akbar ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan toleransi, serta memperkuat semangat keagamaan di tanah Papua. Sebagai bagian dari persiapan MTQ ke-XXX, kehadiran Al-Quran ini menandakan dimulainya rangkaian acara yang akan mempererat tali silaturahmi dan memupuk nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Papua. PNO-11 04 Jun 2024, 18:55 WIT
Kapolres Buru dan Dandim 1506 Namlea Pimpin Operasi Penertiban PETI Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru AKBP. Sulastri Sukidjang dan Dandim 1506 Namlea, Letkol Arh Agus Nur Fujianto memimpin operasi penertiban terhadap Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Senin (3/6/2024).Penertiban yang dilakukan dengan sandi Operasi PETI Salawaku ini berlangsung di sejumlah kawasan di Gunung Botak, petuanan Desa Dafa, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru. Dalam apel konsolidasi, Kapolres Buru AKBP Sulastri mengingatkan personil terkait cara bertindak di lapangan. Di antaranya menggunakan langkah-langkah preemtif, preventif dan penegakan hukum kepada masyarakat. Tindakan preemtif akan dilaksanakan sejak tanggal 3-5 Juni 2024. Sementara tindakan preventif tanggal 6-7 Juni 2024. Untuk penegakan hukum diambil pada tanggal 8-9 Juni 2024."Penegakan hukum diambil apabila masyarakat penambang tidak menghiraukan himbauan yang sudah disampaikan oleh petugas," pinta Kapolres.Kapolres juga mengingatkan personel agar sebisa mungkin menghindari terjadinya gesekan dengan masyarakat. "Tidak boleh ada kekerasan terhadap masyarakat, lakukan langkah-langkah humanis, kegiatan penindakan hukum adalah upaya terakhir," ucapnya.Sementara itu, Dandim 1506 Namlea Letkol Arh Agus Nur Fujianto, mengaku pihaknya akan mendukung dan membantu Polres Buru dalam kegiatan Operasi tersebut. "Inilah bentuk sinergitas Kami TNI-POLRI," katanya.Untuk diketahui, Operasi PETI Salawaku melibatkan personel gabungan sebanyak 94 orang. Terdiri dari personel Polres Buru, Kompi 3 Yon A Pelopor Satuan Brimob, Kodim 1506 Namlea, Kompi 735 Nawasena, Sub Den Pom Namlea, dan Satpol PP 2.Di lokasi pertambangan, terpantau para PETI dengan sadar meninggalkan lokasi pertambangan. Kurang lebih 1000 penambang emas turun dan membongkar sendiri tenda-tenda mereka. (PNO-12) 04 Jun 2024, 13:41 WIT
Kapolri Buka Rakernis Gabungan 4 Satker Polri Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, membuka rakenis gabungan 4 satuan kerja (satker) Polri yakni Pusdokkes, Puskeu, Puslitbang, dan Pusjarah di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/6/2024) sore.Kapolri turut mengapresiasi atas seluruh kinerja 4 satker Polri. Kinerja tersebut membuat institusi Polri semakin baik dari hari ke hari."Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan telah mewujudkan kerja keras dan kontribusi rekan-rekan sehingga institusi Polri tentunya semakin hari semakin baik di dalam melaksanakan tugas pokoknya," ujar Kapolri.Kapolri dalam kesempatan ini meminta jajaran untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo pada Rapim TNI-Polri beberapa waktu lalu. Yakni untuk terus menjaga proses demokrasi serta kerukunan dan keamanan masyarakat.Sebab, Polri kini masih menjalankan Operasi Mantab Brata hingga pelantikan Presiden-Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang. Polri juga akan melakukan Operasi Mantab Praja untuk pengamanan Pilkada Serentak yang dihelat November mendatang."Kenapa ini saya ingatkan, karena kita masih melaksanakan rangkaian dari Operasi Mantab Brata, di satu sisi kita sudah masuk ke Operasi Mantab Praja," terang Kapolri.Selain menyukseskan Operasi Mantab Brata dan Operasi Mantab Praja, Kapolri meminta jajaran untuk turut menyukseskan berbagai agenda strategis berskala internasional. Lalu Kapolri juga meminta agar selalu waspada terhadap perkembangan lingkungan strategis. "Jadi tidak hanya yang melaksanakan tugas di bidang operasional, namun juga teman-teman yang berada di fungsi pembinaan juga mau tidak mau harus tetap mengikuti. Sehingga kemudian kita memiliki sense frekuensi yang sama terkait dengan perkembangan lingkungan strategis yang memang dinamikanya sangat luar biasa," jelasnya.Atas berbagai tugas itu, Kapolri meminta agar jajaran selalu adaptif terhadap perubahan dan menyesuaikan dengan berbagai perkembangan yang ada."Sehingga kita harus siap, bagaimana nilai-nilai yang kita tanamkan," katanya.Kapolri dalam kesempatan ini menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri untuk mengawal program pemerintah. Hal ini guna mewujudkan Indonesia Emas 2045."Itu yang selalu menjadi pegangan, yang harus kita bisa pedomani dan kita tindaklanjuti di dalam pelaksanaan tugas pokok kita secara umum selaku institusi Polri dan juga rekan-rekan yang juga memiliki tugas pokok sesuai dengan bidang dan fungsi masing-masing," tuturnya.Pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Mendikbudristekdikti Nadiem Makarim, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, beserta Pejabat Utama Mabes Polri. (PNO-12) 04 Jun 2024, 13:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT