Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Irwasda Polda Papua Hadiri Soft Launching Si Duli dan SP4N Lapor Satgas Saber Pungli
Papuanewsonline.com, Jayapura - Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Drs. Yosi Muhamartha didampingi Dirilntelkam Polda Papua, Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.I.K dan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menghadiri Giat zoom meeting dalam rangka Soft Launching Interoperabilitas Si Duli dan SP4N Lapor Satgas Saber Pungli. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Saber Pungli Pusat, Komjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si.Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Media Center Diskominfo Provinsi, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (5/6/2024).Dalam sambutannya, Komjen Dofiri menyampaikan bahwa launching Interoperabilitas SI DULI dan SP4N Lapor ini merupakan program dari Presiden RI untuk memperdayakan aplikasi tersebut. “Tujuannya adalah agar masyarakat lebih mudah mengakses dan dapat berperan aktif membantu mengawasi kejadian-kejadian di lapangan yang tidak bisa dimonitor setiap saat oleh aparat. Beliau menekankan perlunya sinergitas dari semua stakeholder terkait untuk berperan penuh menyukseskan program SI DULI ini,” ucap Komjen Dofiri.Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa aplikasi SI DULI diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di pelayanan publik. “Dengan adanya kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pemberantasan pungli dapat berjalan lebih efektif dan pelayanan publik semakin bersih dari praktik-praktik tidak terpuji tersebut,” ungkapnya.Soft Launching Interoperabilitas Si Duli dan SP4N Lapor ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas kinerja Satgas Saber Pungli dalam memberantas praktik pungli di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Papua. PNO-11
07 Jun 2024, 18:29 WIT
Ijin Demo IMM dan PERMAHI Ilegal, Ini Sikap Polisi
Papuanewsonline.com, Ambon - Surat ijin permintaan aksi yang diajukan sekelompok orang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum (PERMAHI) Ambon dan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon diduga ilegal.Aparat kepolisian dalam hal ini Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Rabu (5/6/2024) langsung bersikap dan melakukan pertemuan dengan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kota Ambon. Pertemuan berlangsung di ruang Kerja Kasat Intelkam Polresta P. Ambon & P. P. Lease siang kemarin pukul 14.00 WIT.Dalam pertemuan itu, dijelaskan soal adanya rencana aksi mengatasnamakan IMM dan PERMAHI yang dilaksanakan Jumat besok (7/6/2024). Hadir dalam pertemuan tersebut, Kabag Ops Polresta P. Ambon & P. P. Lease Kompol Johanis Titus, Kasat Intelkam Polresta P. Ambon & P. P. Lease AKP Marthin Wenno, Wakasat Intelkam Polresta P. Ambon & P. P. Lease Iptu Aris, Kanit 2 Sat Intelkam Polresta P. Ambon & P. P. Lease Iptu Fehrizal, KBO Sat Intelkam Polresta P. Ambon & P. P. Lease IPDA Thomas J. muskitta, Kasihumas Polresta P. Ambon & P. P. Lease IPDA Janet Luhukay.Sementara pihak IMM dihadiri langsung Arjun Booy (Ketua PC IMM), Rizky Gunawan (Ketua PERMAHI), Dandi A. Hakim (IMM), Syahrul Renhoat, Ali Usemahu, Liprent Odepila.Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease IPDA Janete S Luhukay menjelaskan, dari pertemuan itu, dihasilkan apabila Permahi versi Yunasril La Galeb akan melakukan aksi maka Ketua Permahi Rizki Gunawan dan Ketua IMM Kota Ambon Arjun Booy akan menempuh jalur hukum."Dari hasil penggalangan Ketua IMM dan Ketua Permahi akan nengkonsolidasi semua Anggota IMM untuk tidak melakukan Aksi pada hari Jumat tanggal 7 Juni 2024," jelas Kasi Humas.Selain itu pada Jumat 7 Juni 2024 besok Ketua IMM dan Ketua Permahi akan mengundang media massa untu membuat konferensi perss dalam rangkaian menangkal Isu-isu provokatif mengatasnamakan OKP/Etnis tertentu yang dapat menganggu situasi kamtibmas di Kota Ambon dan sekitarnya."Ketua Permahi dan Ketua IMM akan melakukan pendekatan kepada pihak Permahi yang ilegal untuk tidak melakukan Aksi dan mendukung pihak Kepolisian untuk sama-sama menjaga sitkamtibmas di Kota Ambon," ungkap kasi humas.Sementara itu, satuan Intelkam Polresta P.Ambon & P. P. Lease akan melakukan penggalangan dengan Yunasril La Galeb karena tidak jelas keberadaan di Permahi.Bahkan untuk memastikan perbuatannya yang mengatasnamakan IMM dan PERMAHI itu ilegal, Ketua PERMAHI dan Ketua IMM telah membuat Testimoni dalam bentuk Video singkat mendukung pihak Kepolisian untuk sama-sama menjaga situasi Kamtibmas. PNO-11
07 Jun 2024, 18:21 WIT
Kapolri Diberi Gelar Adat-Pusaka oleh Dewan Adat dan Kerajaan di Sulawesi Selatan
Papuanewsonline.com, Makassar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dianugerahi gelar Raja atau Karaeng dan Pusaka Supakala dari Dewan Adat dan Kerajaan di Sulawesi Selatan (Sulsel). Penghargaan diberikan berbarengan dengan kegiatan pembukaan Rakernis Baharkam Polri, di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sulsel, Rabu (5/6/2024).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penghargaan pertama yang diberikan kepada Kapolri yakni gelar I Mannaungi Daeng Parani dari dewan adat Kerajaan Gowa. Gelar ini mempunyai arti pemimpin yang senantiasa mengayomi dan melindungi masyarakat serta pemberani dalam melaksanakan tugas."Gelar untuk Kapolri ini sebagai tanda pengakuan menjadi keluarga besar Kerajaan Gowa dan Masyarakat Adat Gowa. Hal ini tertuang dalam sertifikat ditetapkan di Sungguminasa pada tanggal 5 Juni 2024 oleh Raja Gowa ke-38," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/6/2024).Penghargaan kedua datang dari Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone. Berdasarkan surat keputusan nomor 1.024/l.a Bone menganugerahkan gelar nama Bugis yaitu La Pateddungi Daeng Pasampo kepada Kapolri, yang artinya seorang pemimpin yang arif dan melindungi Bangsa dan Negara."Hal ini tertuang dalam sertifikat ditetapkan di Watampone pada tanggal 5 Juni 2024 oleh Ketua Adat Saoraja Kabupaten Bone," ujarnya.Selain itu, Kapolri juga diberikan pin emas, sertifikat dan pusaka Luwu yang berjenis sapukala dengan nama La Sumange’ Getteng yang artinya semangat yang tegas, konsisten, tidak ragu dan bimbang dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.Pemberian pusaka ini diiringi doa untuk Kapolri semoga dipanjangkan umurnya dan diberikan kelimpahan berkah kesehatan dan kesejahteraan agar bsia menjadi suri tauladan bangsa."Hal ini tertuang dalam sertifikat yang ditetapkan di Palopo 5 Juni 2024 oleh Datu Luwu ke-40 Yang Mulia H La Maradang Mackulau, S.H., M.kn Opu To bau," katanya.Trunoyudo menuturkan, pemberian gelar dan pusaka kepada Kapolri adalah wujud kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri. Hal ini juga menjadi penyemangat institusi Polri agar tetap bekerja melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.Prosesi penyerahan gelar ditandai dengan pembacaan narasi oleh MC, pembacaan SK penganugerahan gelar kebangsawanan, serta pemberian gelar kebangsawanan dan simbolik kerajaan kepada Kapolri. Acara ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan penghargaan dari Kapolri kepada kepala daerah, diikuti dengan foto bersama penerima penghargaan.Acara ini dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri, Kapolda dari berbagai daerah, Forkopimda Provinsi Sulsel, rektor universitas se-Sulsel, serta tokoh adat dan masyarakat yang turut menyaksikan momen bersejarah ini. PNO-11
07 Jun 2024, 18:16 WIT
Gelar Evaluasi Data Gangguan Kamtibmas, Kapolda Maluku: Tingkatkan Siskamling dan Patroli Terbuka
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Rapat Analisa dan evaluasi kinerja untuk wilayah Hukum Polda Maluku dan jajaran, Rabu,(5/6/2024).Rapat Analisa dan Evaluasi yang digelar rutin setiap bulan ini menyangkut "Analisa dan Evaluasi Gangguan Kamtibmas Polda Maluku dan jajaran selama bulan Mei 2024 berlangsung di Ruang Rapat PJU lantai 2 Polda Maluku.Anev Rutin tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Maluku Inspektur Jenderal Polisi Drs. Lotharia Latif S.H., M.Hum. didampingi Wakapolda Maluku Brigadir Jenderal Polisi Stephen M. Napiun S.I.K, S.H, M.Hum dan dihadiri pula oleh seluruh Pejabat Utama Polda Maluku serta seluruh Kapolres jajaran Polda Maluku secara daring melalui Zoom meeting.Selain membahas kesiapan Polda Maluku dalam menghadapi peringatan ke-78 Bhayangkara, Kapolda Maluku juga melakukan evaluasi terhadap kinerja Polda Maluku dan jajaran dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.Dari hasil evaluasi diketahui bahwa situasi Kamtibmas Polda Maluku dan jajaran selama bulan Mei 2024 dalam keadaan aman dan kondusif, untuk tingkat gangguan Kamtibmas mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya."Berdasarkan data Gangguan Kamtibmas selama tahun 2024 terhitung bulan Januari- Mei 2024 berjumlah 1908 kasus, dibandingkan periode yang sama (Januari-Mei) di tahun 2023 berjumlah 2012 kasus, ini berarti mengalami penurunan sebesar 5%, jadi dapat disimpulkan bahwa situasi Kamtibmas Polda Maluku dan jajaran sampaai dengan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, walaupun ada beberapa kejadian/kasus menonjol yang terjadi dan menjadi atensi bersama untuk diantisipasi, untuk itu dorong masyarakat untuk meningkatkan siskamling dan Polri melakukan patroli terbuka di daerah rawan kejahatan", tegas Kapolda.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personil Polda Maluku dan jajaran serta seluruh Masyarakat Maluku yang telah berpartisipasi aktif mendukung Polda Maluku dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif"."Saya selaku Kapolda Maluku menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personil Polda Maluku dan jajaran atas kinerjanya serta seluruh masyarakat Maluku yang telah berpartisipasi aktif mendukung Polda Maluku dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Maluku.""Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Maluku agar situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif ini tetap kita jaga dan pelihara, tingkatkan Siskamling di masing-masing wilayah, cegah potensi-potensi yang cenderung berpotensi terjadinya kejahatan seperti kumpul-kumpul yang tidak ada tujuannya, penyalahgunaan miras dan perjudian serta kejahatan dijalanan.""Polda Maluku sudah melakukan semua langkah baik dari pembinaan sampai penegakan hukum, tapi tentu saja masih ada muncul satu dua hal yang seperti itu di lapangan yang memerlukan partisipasi masyarakat untuk mencegah dan menolak perilaku seperti itu di tengah masyarakat.""Selanjutnya kepedulian orang tua terhadap aktifitas pergaulan anak-anak, cek keberadaan anak dan jangan biarkan bebas tanpa batas , yang kemudian malah menjadi pemicu terjadinya perselisihan bahkan pertikaian antar warga," himbau Kapolda.Pada kesempatan yang sama, Kapolda mengajak agar menghindari perbuatan-perbuatan provokasi baik secara langsung maupun melalui medsos bila ada kejadian yang perlu di cek kebenarannya, sehingga tidak langsung mengkaitkannya ke isu SARA , bila ada pelangaran hukum maka itu tanggung jawab perorangan dan jangan dibawa bawa atas nama kelompok atau suku.Kapolda juga menyampaikan agar kita semua menjaga kerukunan dan menghentikan pertikaian dan konflik yang tidak perlu ,sehingga Maluku aman dan menarik investor untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Maluku. (PNO-12)
06 Jun 2024, 15:56 WIT
Wujudkan Kamtibmas, Polwan Polda Maluku Yasinan Bersama Ibu-Ibu Majelis Taklim di Kawasan Stain
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menggelar yasinan bersama Ibu-ibu Majelis Taklim di kawasan Stain, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Kegiatan yang bertujuan untuk cooling system atau mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di kawasan itu telah dilaksanakan sejak tanggal 30 Mei hingga saat ini.Sejumlah Majelis Taklim yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Majelis Taklim Mar'atus Sholehah di Rt 02 dan Majelis Taklim Amanah di Rt 05 Rw 17 Stain.Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Direktur Bimbingan Masyarakat (Wadir Binmas) Polda Maluku, AKBP. Rositah Umasugi, bersama Polwan Polda dan Polresta Ambon, Bhabinkamtibmas Batu Merah 3- Stain dan anggota Ditbinmas Polda Maluku. Saat kegiatan yang digelar bersama Majelis Taklim Mar'atus Sholeha turut dihadiri oleh Dr. Maimuna Tuatubun beserta 30 anggota majelis taklim. Sedangkan bersama MajelisTaklim Amanah turut dihadiri oleh Ketua Umi Gamar Assegaf dan Wakil ketua Eva Difinubun anggota berjumlah 20 orang.Maimuna Tuatubun pada saat kegiatan menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kegiatan sosialisasi yang dilakukan Polwan terhadap ibu-ibu Majelis Taklim.Tuatubun mengaku, sinergitas bersama kepolisian dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. "Selain sinergitas, peningkatan rohani yang kuat dapat meningkatkan ukhuwah persaudaraan dan hubungan silaturrahmi," katanya.Terpisah, Ketua Majelis Taklim Amanah Umi Gamar Assegaf juga menyampaikan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Polwan Polda Maluku.Sementara itu, Wadir Binmas Polda Maluku, Rositah Umasugi, mengatakan, kegiatan yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian dari cooling system. Hal ini selaras dengan penjabaran dari program "Basudara Manise" Kapolda Maluku untuk mewujudkan Maluku aman, damai dan sejahtera.Menyikapi perkembangan situasi kamtibmas di Stain, Rositah berharap agar persoalan yang melibatkan orang secara pribadi tidak boleh membawa-bawa nama suku atau golongan."Ibu-ibu adalah seorang guru dalam mendidik anak-anak di rumah oleh karena itu, apabila ada masalah jangan ibu-ibu melakukan tindakan yang memanas-manasi situasi yang dapat mengakibatkan bapak-bapak dan anak-anak muda menjadi semakin emosional, Ibu-ibu harus jadi pendingin situasi yang panas tersebut," pintanya.Rositah menghimbau kepada para ibu-ibu agar dapat menjaga anak dan keluarga sehingga tidak terlibat dalam bentrokan. Ini diminta agar tidak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana."Selalu membimbing dan mengontrol anak-anak apabila malam hari, jangan sampai mereka keluar rumah hingga tengah malam," ingatnya.Mantan Kapolres Maluku Tengah ini juga mengingatkan para ibu-ibu agar tidak mudah percaya dengan sebuah pemberitaan yang beluk tentu kebenarannya atau hoax."Kalau ada berita yang diterima melalui medsos agar cukup sampai di ibu ibu saja tidak disebar luaskan. Apabila ada masalah kamtibmas agar melaporkan kepada bhabinkamtibmas Stain untuk dicarikan solusi bersama," katanya.Rositah juga mengajak para ibu-ibu agar dapat membuatkan suatu komunitas yang melibatkan anak muda. Ini untuk mendukung terciptanya situasi kmtibmas yang aman dan kondusif. "Ibu-ibu juga diharapkan dapat mengajak anak anaknya untuk memakmurkan masjid dengan melibatkan anak anak dalam pengurus remaja masjid setempat," pintanya. (PNO-12)
06 Jun 2024, 15:48 WIT
Selepas Kunker di Merauke, Kapolda Papua Antar Keberangkatan Wakil Presiden RI
Papuanewsonline.com, Merauke – Usai mengunjungi Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., mengantar keberangkatan Wakil Presiden RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan rombongan di Bandara Mopah Merauke, Rabu (5/6/2024).Selama berkunjung di Provinsi Papua Selatan, agenda kunjungan kerja Wapres Ma'ruf Amin mendapat pengamanan yang ketat oleh aparat TNI- Polri.Diketahui agenda kunjungan kerja Wapres antara lain, pertemuan dengan Pj. Gubernur Papua Selatan, para Bupati, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat se-Papua Selatan, Pencanangan Pembangunan Sentra Sarana dan Prasarana Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan Peninjauan Kawasan Perkebunan Tebu Sermayam, Kampung Ngutti Bob, Kecamatan Tanah Miring, Kabupaten Merauke.Bertolaknya Wapres RI ke Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan turut diantarkan dan dilepas Kapolda Papua, bersama Pj. Gubernur Papua Selatan, Danrem 174/ATW, Danlantamal XI Merauke, Danlanud JA Dimara serta unsur Forkopimda.“Alhamdulillah seluruh rangkaian kunjungan kerja Bapak Wakil Presiden RI berjalan lancar, aman dan kondusif. Semua ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar Irjen Pol Fakhiri. (PNO-12)
06 Jun 2024, 14:22 WIT
Polres Nduga Cegah Pertikaian Antar Kelompok Masyarakat
Papuanewsonline.com, Nduga – Kepolisian Resor Nduga berhasil menggagalkan kasus pertikaian antar kelompok yakni kelompok masyarakat Ikabus Gwijangge dengan Tarni Wandikbo.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.Kabid Humas mengatakan keberhasilan tersebut berawal dari Polres Nduga yang melakukan patroli gabungan di sekitaran Kota Kenyam, Kabupaten Nduga pada Rabu (05/06/2024)."Sekitar pukul 14.30 WIT, Kelompok masyarakat Ikabus Gwijangge melakukan penyerangan kepada kelompok masyarakat Tarni Wandikbo namun personel Polres Nduga diback up Satgas Tindak ODC berhasil menghalau dua kelompok masyarakat tersebut sehingga bentrokan dua kelompok masyarakat tidak terjadi,” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, ia mengatakan salah satu pimpinan kelompok masyarakat Ikabus Gwijangge yang hendak melakukan penyerangan ke kelompok Tarni Wandikbo berinisial EU diamankan oleh Polres Nduga.Sementara itu, Kapolres Nduga, AKBP V.J. Parapaga mengatakan berbagai upaya saat ini terus dilakukan untuk menghentikan pertikaian antar kelompok."Memang benar upaya mendamaikan kedua kelompok yang bertikai akibat belum tuntasnya pembagian suara hasil pemilu legislatif lalu yang menyebabkan dua orang meninggal," ujarnya.“Kabupaten Nduga merupakan salah satu wilayah di Papua Pegunungan yang saat pemilu menggunakan sistem noken,” imbuhnya.Kapolres Nduga mengatakan akibat pertikaian antarkelompok, yakni kelompok Ikabus Gwijangge dengan Tarni Wandikbo mengakibatkan dua orang meninggal, yakni Lingganus Gwijangge yang meninggal Sabtu (1/6), dan Delius Gwijangge tewas pada 28 Mei lalu.Tercatat enam kali kedua kelompok bertikai, yaitu tanggal 15 Februari, tanggal 16 Februari, tanggal 4 Maret, tanggal 23 Maret, tanggal 14 April dan Sabtu (1/6).Untuk menghindari makin banyaknya korban jiwa maka pihaknya menggandeng para tokoh melalukan pendekatan ke kedua kelompok.Selain itu juga Polres Nduga juga menggalakkan patroli dan melakukan razia senjata tajam yang dibawa seperti busur dan anak panah guna memberikan rasa aman di masyarakat.“Saat ini Situasi kota kenyam dalam keadaan aman dan terkendali, masyarakat lainnya beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (PNO-12)
06 Jun 2024, 14:13 WIT
777 Casis Bintara & Tamtama Polri Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap Dua
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 777 calon siswa Bintara & Tamtama Polri dinyatakan lulus dan berhak melaju ke tahapan berikutnya yaitu pemeriksaan kesehatan tahap dua.Ratusan casis Polri ini terdiri dari 27 Rekpro, 9 Bakomsus, 629 tugas umum, dan 112 casis Tamtama Brimob dan Polairud.Sebanyak 777 casis Bintara & Tamtama Polri dinyatakan lulus dan mengikuti tahapan selanjutnya melalui sidang terbuka menuju pemeriksaan kesehatan tahap dua di gedung Plaza Presisi Manise, Kota Ambon, Rabu (5/6/2024).Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigadir Jenderal Polisi Stephen M. Napiun Sik saat memimpin sidang terbuka meminta seluruh casis agar tetap semangat dan percaya kepada kemampuan diri masing-masing dengan tetap berusaha dan berdoa."Pelaksanaan sidang ini agak sedikit tertunda sebab ini bukan disengaja namun karena panitia daerah Polda Maluku harus menunggu informasi kuota yang disampaikan SSDM Polri," katanya.Wakapolda menegaskan, tidak ada seorangpun yang dapat meloloskan peserta seleksi kecuali usaha sendiri dan restu dari Tuhan Yang Maha Kuasa."Saya tegaskan adik-adik semua harus percaya pada kemampuan diri sendiri dangan berusaha maksimal dan berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa agar semua usah dalam seleksi penerimaan Bintara Polri dapat berjalan dengan baik dan lancar," katanya.Brigjen Stephen yakin, para peserta seleksi telah memberikan yang terbaik, namun penerimaan anggota Polri dibatasi dengan kuota. "Tentunya pada sidang ini ada yang dinyatakan berhak mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap dua dan ada yang tidak," ungkapnya.Kepada para peserta yang tidak bisa melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, Wakapolda meminta untuk jangan berkecil hati. Sebab, kuota penerimaan anggota polri baik yang Bintara maupun Tamtama ditentukan Mabes Polri."Jadi yang tidak bisa ikut pemeriksaan kesehatan agar jangan berkecil hati sebab itu adalah kesuksesan yang tertunda dan kalau memang ada yang nantinya sudah tidak bisa mengikuti seleksi di tahun mendatang maka itu tandanya Tuhan telah menyiapkan kesuksesan anda pada tempat dan profesi yang lain," katanya.Para peserta saat ini, lanjut Wakapolda merupakan generasi gemilang yang akan membangun Maluku. "Untuk adik-adik yang dinyatakan berhak mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap dua maka jangan bersenang hati dulu namun tetap berusaha dan berdoa agar kalian bisa lolos sampai pada akhir seleksi," pintanya.Untuk diketahui, sidang terbuka turut dihadiri Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol Sik, Kepala Biro SDM Polda Maluku Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang Sik, Kabid Dokes Polda Maluku Kombes Pol dr. Bambang Prasetya, KA SPN Polda Maluku Kombes Pol Romi Agusriansyah Sik, Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Dostan Matheus Siregar Sik dan Kepala Bidang Hukum Polda Maluku. (PNO-12)
06 Jun 2024, 09:22 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru