logo-website
Jumat, 03 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolri Tekankan Peran Penting Pemuda Muhammadiyah Dalam Wujudkan Indonesia Emas Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Seminar Kebangsaan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), Sabtu(23/11/2024).Dalam materi yang disampaikan Jenderal Sigit disinggung mengenai peran Pemuda Muhammadiyah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kapolri menyebut, Pemuda Muhamaddiyah memiliki peran mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, dan diberkahi Tuhan Yang Maha Esa."Peran Pemuda Muhammadiyah untuk mewujudkan Indonesia 'Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur', negara yang adil, makmur, dan sejahtera, serta diberkahi oleh Allah SWT," jelas Jenderal Sigit di lokasi acara.Jenderal Sigit menerangkan, pemuda perlu ikut berkontribusi dalam mewujudkan Asta Cita yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Kontribusi itu, ujar Kapolri, akan berdampak positif pada upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045."Pemuda berkontribusi dalam mendukung misi Asta Cita guna mencapai Visi Bersama Menuju Indonesia Emas 2045, diantaranya mewujudkan Indonesia yang mandiri, penanggulangan judi online dan narkoba, serta memperkuat demokrasi dan menjadi agen cooling system," ujar Kapolri.Ditekankan juga oleh Kapolri mengenai semangat persatuan dan kesatuan. Jenderal Sigit menegaskan, persatuan dan kesatuan menjadi modal utama bangsa dalam menghadapi tantangan zaman."Semangat persatuan dan kesatuan harus dipertahankan karena merupakan modal utama perjuangan bangsa menghadapi berbagai tantangan ke depan," ungkap Kapolri. PNO-12 24 Nov 2024, 19:50 WIT
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Ke Almarhum Akp Ulil Ryanto Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menyampaikan rasa duka atas insiden penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari.Korban meninggal setelah ditembak oleh rekannya, Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar. Sebagai bentuk penghormatan terakhir pada korban, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.Kapolri menaikkan pangkat korban setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, yakni ajun komisaris polisi (AKP) menjadi komisaris polisi (kompol). Kompol Anumerta Ulil dinyatakan gugur saat melaksanakan tugas."Ya benar, Bapak Kapolri memberikan KPLB pada korban yang gugur saat bertugas," ungkap Irwasum Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Sabtu (23/11/24).Kenaikan pangkat luar biasa Kompol Anumerta Ulil diberikan berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1926/XI/2024 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keputusan itu diteken Kabag Pangkat Biro Pembinaan Karier Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, Kombes Fadly Samad atas nama Kapolri.Sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (22/11/24) dini hari. Peluru dari senjata api AKP Dadang mengenai wajah korban, yakni bagian pelipis dan pipi. AKP Ryanto lalu tewas di tempat akibat penembakan itu.Kapolri pun memastikan penyidikan kasus itu akan dilakukan transparan. Ia telah memberikan arahan kepada jajarannya untuk menindak tegas pelaku tanpa melihat pangkat yang melekat."Apalagi kalau kemudian motifnya ternyata dilakukan terhadap hal-hal yang selama ini kita anggap menciderai institusi. Jadi saya minta siapapun, apapun pangkatnya, tindak tegas secara kode etik," tegas Kapolri.Lebih lanjut, Div Propam Mabes Polri juga telah diterjunkan dalam mengusut perbuatan pelanggaran etik dari AKP Dadang. Kapolri mengatakan pengusutan secara pidana juga beriringan sedang dilakukan."Propam sedang kita turunkan, yang jelas kalau hal-hal yang sifatnya bisa diproses dengan hal-hal yang bersifat etik, ini secara umum ya, ini akan kita lakukan dan tentunya semuanya bisa berjalan dengan baik. Namun terhadap pelanggaran yang tidak bisa ditolerir saya inta tindak tegas," ujar Kapolri. PNO-12 24 Nov 2024, 19:44 WIT
Kasatgas Opswil Papua Pegunungan Imbau Anggota OMPC II-2024 Terkait Netralitas dan Soliditas Papuanewsonline.com, Wamena - Menjelang pemungutan suara Pilkada serentak 2024, Kasatgas Opswil Papua Pegunungan Kombes Pol. Andi Yoseph Enoch, S.I.K. mengimbau anggotanya untuk bersikap netral dan solid dalam menjalankan tugas pengamanan.Imbauan tersebut disampaikan usai apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Kantor Bupati Jayawijaya, Sabtu (23/11/24).Kasatgas Opswil Papua Pegunungan mengatakan, pihaknya telah berkomitmen netralitas baik itu TNI-Polri dan ASN. Oleh sebab itu ia meminta agar anggota OMPC untuk melaksanakan itu dengan baik."Terkait dengan netralitas, jangan kita bermain main, jangan kita berpihak kepada pasangan calon mana pun juga. Siapapun yang menjadi pemimpin itu merupakan amanat dari tuhan yang maha kuasa," ujarnya.Selain itu ia juga menyampaikan agar seluruh anggota paham dengan tugasnya masing-masing dan mengamankan seluruh tahapan Pilkada ini dengan baik."Kita sudah diberikan amanat oleh negara Untuk mengamankan seluruh tahapan terkait dengan proses pemilukada yang akan dilaksanakan tanggal 27 November, maka laksanakan tugas itu dengan penuh tanggungjawab," ucap Kombes Enoch.Kombes Enoch juga menekankan tentang solidaritas dalam melaksanakan tugas pengamanan karena menurutnya itu penting saat bertugas dilapangan."Saya tekankan di sini terkait dengan solidaritas, dalam melaksanakan atau mengamankan Pilkada ini sangat penting jangan kita ada ego sektoral. Kita harus menghilangkan ego sektoral, harus sama sama kita solid untuk mengamankan pemilukada ini," katanya.Diakhir arahanya Kombes Enoch menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh anggota, jalakan tugas dengan semangat tetap menjaga kesehatan, utamakan solidaritas dalam seluruh pelaksanaan tugas ini."Selamat bertugas semoga dalam pelaksanaan tugas ini semua berjalan lancar, aman dan sukses," tutupnya.Selanjutnya anggota OMPC II -2024 Wilayah Papua Pegunungan melaksanakan Show Of Force keliling Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. PNO-12 24 Nov 2024, 19:34 WIT
Hadiri Pergeseran Logistik Pilkada, Kapolres Minta Warga Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, SBB - Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melakukan pelepasan pendistribusian logistik Pilkada ke empat kecamatan. Pelepasan dilakukan di gudang logistik KPU dengan mendapat pengawalan ketat dari Polres SBB. Pelepasan tersebut juga dihadiri Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I K., Penjabat Bupati SBB, Achmad Jais Ely, S.T., M.Si Ketua KPU SBB, Abuani Kasilaya, M.Pd bersama seluruh komisioner KPU, Bawaslu dan tamu undangan lainnya.Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, S.I.K., meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan sepanjang pelaksanaan minggu tenang, pencoblosan dan perhitungan suara."Mari kita sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan yang ada. Pergeseran logistik dari kabupaten ketingkat kecamatan, dan selanjutnya di distribusi kepada desa dan dusun sudah dilaksanakan hari ini,"kata dia, kepada media saat menghadiri kegiatan pergeseran logistik tersebut, Sabtu (23/11/2024).Menurut Kapolres, pergeseran logistik ini dilakukan dalam dua tahap."Untuk hari pertama ini dilaksanakan pada 4 kecamatan yakni, Kecamatan Manipa, Kecamatan Elpaputih, Kecamatan Inamosol, dan Kecamatan Taniwel. Kegiatan Pendistribusian menggunakan Kendaraan Roda 6 sebanyak 4 unit,"ungkap Kapolres.Dikatakan, untuk tahap kedua akan dilaksanakan pada 7 kecamatan lainnya yang ada di kabupaten SBB."Besok akan dilakukan distribusi logistik ke 7 kecamatan yakni, Kecamatan Amalatu, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Taniwel Timur, Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Huamual, dan Kecamatan Huamual Belakang, serta Kecamatan Seram Barat,"beber Kapolres.Pendistribusian itu, lanjut Kapolres dikawal ketat oleh personil Polres SBB, pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten."Kita pastikan logistik Pilkada ini akan sampai di kecamatan, kemudian akan didistribusi lagi ke KPPS dalam pengawalan yang ketat oleh kami. Begitu juga selama pelaksanaan tahapan Pilkada ini berlangsung,"tandas Kapolres. PNO-12 23 Nov 2024, 20:48 WIT
Personel Polres Puncak Jaya Bersama Tim PMI Evakuasi 2 Jenazah Korban Penembakan Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya telah melaksanakan proses evakuasi bersama Tim PMI terhadap 2 Jenazah Korban Penembakan masyarakat sipil yang dilakukan oleh OTK yang terjadi di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak Ke Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.Proses evakuasi berlangsung pada Jumat (22/11/2024), dan rencananya Korban akan di evakuasi ke Kota Makassar lewat Kota Timika Pada hari Sabtu esok, adapun nama jenazah korban yakni, Asrun Putra Eko Alias Accung, dan Imran.Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Tim PMI Puncak Jaya dengan menggunakan 2 (dua) Unit Sepeda Motor dan 1 (satu) Unit Ambulance bergeser dari Kota Mulia menuju Distrik Sinak, Kabupaten Puncak."Saat Tim PMI tiba di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, dengan sigap bergerak menuju Pos TNI Pintu Jawa dan segera mengevakuasi 2 Jenazah Korban, setelahnya Tim PMI yang mengevakuasi Korban bergeser dari Distrik Sinak, Kabupaten Puncak menuju Kota Mulia," jelasnya.Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa saat Tim PMI tiba di RSUD Mulia, sesaat Tim tiba di RSUD Mulia, kemudian Jenazah di letakkan diruang Tindakan untuk dilakukan tindakan medis sekaligus Pengecekan Luka-luka Pada Ke 2 (dua) Jenazah tersebut.“Perlu diketahui bahwa, Ke 2 (dua) Korban merupakan warga masyarakat Sipil yang berprofesi sebagai Tukang Ojek di Kota Mulia, Puncak Jaya yang menjadi Korban Penembakan oleh Kelompok OTK di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak pada hari Kamis, tanggal 21 November 2024,” ujar Kapolres. PNO-12 23 Nov 2024, 20:27 WIT
Polres Mimika Gelar Apel OMPC dan Doa Bersama Papuanewsonline.com, Mimika – Guna melancarkan pelaksanaan Pilkada 2024 di tanggal 27 November nanti agar berjalan damai, lancar, aman dan sukses, Polres Mimika menggelar apel Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) dan Doa bersama. Apel OMPC yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto, S.H., S.I.K., M.H., dan Doa bersama yang dibawakan oleh FKUB ini digelar di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (22/11/2024). Usai kegiatan, Kompol Hermanto menyampaikan bahwa apel OMPC yang dilaksanakan ini dalam hal personil yang akan bergeser ke titik-titik TPS."Sementara untuk doa bersama ini agar personil yang dalam pelaksanaan tugas dilapangan nanti itu berjalan dengan lancar, aman, damai dan sukses, serta sekembali dari melaksanakan tugas pengamanan dalam keadaan selamat, dan kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa patutnya kita serahkan dan taruh semua rencana ini kedalam tangan Tuhan," ujarnya.Terkait dengan keberangkatan personil yang akan melakukan pengamanan di TPS-TPS, itu sudah dijadwalkan dan sudah dikoordinasikan dengan KPU Mimika maupun dengan pihak ketiga.  "Nanti ada yang berangkat dari tanggal 23 - 26 November, namun itu tentatif karena kita melihat dari situasi dalam hal ini cuaca, makanya kita koordinasi lagi dengan BMKG karena nantinya pergeseran personil dan logistik melalui perairan dan udara," katanyaDisampaikan Wakapolres Mimika, kesiapan personil yang akan bergeser melakukan pengamanan juga sudah dibekali dengan buku panduan terkait dengan pelaksanaan pengamanan. "Selain itu juga sesuai arahan bahwa setiap personil juga harus sudah mengetahui wilayahnya untuk melakukan pengamanan, dan harus berkoordinasi dengan pihak setempat, kemudian jika terjadi sesuatu harus segera koordinasikan dengan Perwira Pengendali yang sesuai dengan sprintnya," ujar Hermanto. PNO-12 23 Nov 2024, 20:22 WIT
Ungkap 397 Kasus TPPO, Polri Amankan 482 Tersangka Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam upaya tegas memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Bareskrim Polri bersama Polda jajaran berhasil mengungkap 397 kasus TPPO sepanjang periode 22 Oktober hingga 22 November 2024. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 482 orang tersangka berhasil diamankan, sementara 904 korban berhasil diselamatkan.Keberhasilan ini disampaikan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. Wahyu Widada. “Perdagangan manusia adalah kejahatan serius terhadap kemanusiaan. Kami berkomitmen untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi pelaku TPPO di Indonesia. Dengan sinergi seluruh pihak, kami terus melindungi masyarakat dari eksploitasi,” tegas Komjen Wahyu Widada saat konferensi pers siang ini, Jum'at (22/11).Keempat modus operandi utama yang diungkap oleh Bareskrim Polri meliputi pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Timur Tengah dan Asia Tenggara, eksploitasi seksual anak dan dewasa, pernikahan anak secara paksa atau pengantin pesanan, serta eksploitasi pekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK).Menurut data yang dirilis, keberhasilan tersebut turut mencegah potensi kerugian negara hingga Rp284,76 miliar. Tiga wilayah yang mencatat pengungkapan terbesar adalah Polda Kepulauan Riau, Polda Kalimantan Utara, dan Polda Kalimantan Barat.Keberhasilan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, Bapak H. Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya reformasi hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisir, termasuk TPPO. "Kita harus memperkuat pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan yang merusak tatanan sosial dan martabat manusia, seperti perdagangan orang. Ini adalah salah satu prioritas kita," ujar Presiden Prabowo.Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. juga memberikan arahan tegas kepada jajarannya. "Maksimalkan penangkapan pelaku dan prioritaskan penyelamatan korban. TPPO adalah kejahatan serius yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak harkat dan martabat manusia," ungkap Jenderal Listyo.Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Polri dalam mengungkap kasus-kasus ini juga tidak terlepas dari sinergi antara berbagai lembaga dan instansi terkait. Komjen Wahyu Widada menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. "Tidak ada masalah di negeri ini yang bisa diselesaikan oleh satu institusi saja. Kolaborasi adalah kunci untuk memberantas kejahatan ini secara tuntas," ujar Wahyu.Bareskrim Polri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait TPPO agar penindakan dapat dilakukan lebih cepat. "Indonesia harus bebas dari perdagangan manusia. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan hal ini demi generasi yang lebih baik," tambah Wahyu.Dengan komitmen kuat dari Polri dan sinergi berbagai pihak, Indonesia terus bergerak maju menuju cita-cita besar menjadi negara yang bebas dari perdagangan manusia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. PNO-12 23 Nov 2024, 19:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT