Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satgas Ops Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB di Puncak Jaya
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Satgas Ops Damai Cartenz berhasil melakukan penegakan hukum terhadap jaringan pemasok senjata dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (29/9/2025).Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan dua anggota KKB, yakni Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip. Dari keduanya, Hugon Gire alias Yemiter Murip tertangkap tangan membawa amunisi. Berdasarkan pengakuan mereka, amunisi itu rencananya akan diserahkan kepada KKB Ternus Enumbi alias Tesko, yang juga beroperasi di wilayah Puncak Jaya.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. membenarkan penangkapan tersebut.“Dari tangan pelaku kami menyita barang bukti berupa enam butir amunisi kaliber 9 mm, dua butir amunisi kaliber 7,62 mm, empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu kantong plastik biru, dua lembar daun pisang, serta satu unit telepon genggam merek Tecno Spark,” ujar Brigjen Pol Faizal."Sementara itu, asal-usul amunisi yang disita dari tangan pelaku masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satgas Ops Damai Cartenz." Tambah Brigjen Pol Faizal.Di tempat terpisah, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa saat ditangkap, pelaku kedapatan membawa amunisi.Lanjutnya, Satgas Ops Damai Cartenz akan terus menindak tegas jaringan pemasok senjata dan amunisi ke KKB di Papua.“Kami menghimbau masyarakat apabila menemukan aktivitas mencurigakan segera melapor ke aparat kepolisian. Tetap tenang, percayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada kami,” tutup Kombes Pol Adarma Sinaga. PNO-12
30 Sep 2025, 21:47 WIT
Resmikan Kerja Sama, Polri dan AFP Perkuat Penanggulangan Penyelundupan Manusia
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Australian Federal Police (AFP) secara resmi menyepakati dan menandatangani Rencana Kerja (Workplan) Indonesia-Australia People Smuggling Cooperation Program (IAPSCP), sebagai bentuk komitmen kedua lembaga dalam memperkuat kerja sama penanggulangan tindak pidana penyelundupan manusia, Selasa (30/9).Program ini merupakan turunan dari perjanjian kerja sama antara Polri dan AFP yang telah tertuang dalam Outcomes Senior Officers Meeting (SOM) Polri-AFP pada 7 Maret 2023 di Sydney, Australia. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas investigasi, koordinasi operasional, dan pertukaran informasi intelijen lintas negara, serta mendukung perlindungan hak asasi para migran.Setelah melalui proses dialog intensif, kedua pihak sepakat merumuskan 10 poin utama rencana kerja yang meliputi pendirian kantor pendukung di Pusat Pelatihan Misi Internasional (IMTC) Serpong, pengembangan kapasitas penyidik, dukungan operasional, penyelenggaraan pelatihan dan lokakarya, hingga penguatan kampanye pencegahan melalui media sosial.Penandatanganan naskah dilakukan secara sirkuler di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Melbourne. Dari pihak Polri, penandatanganan dilakukan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si. pada 26 September 2025, disaksikan langsung oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra J.B., S.H., M.H. serta Kabag Perjanjian Internasional Divhubinter Kombes Pol Ferly Rosa Putra, S.I.K. Selanjutnya, penandatanganan oleh pihak AFP dilakukan oleh Deputy Commissioner Lesa Gale pada 30 September 2025 di Melbourne, Australia, bertepatan dengan SOM AFP-INP ke-13.Kadivhubinter Polri, Irjen Pol Amur Chandra J.B., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dan AFP dalam memerangi kejahatan lintas negara, khususnya penyelundupan manusia.“Rencana kerja IAPSCP ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi Polri dan AFP. Melalui program ini, kami tidak hanya memperkuat kemampuan teknis dan investigatif, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama intelijen untuk menekan praktik penyelundupan manusia yang merugikan kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Amur Chandra.Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung strategi nasional dan regional untuk menjaga keamanan perbatasan, melindungi migran, serta menegakkan hukum secara efektif dan humanis.“Kami berupaya memastikan setiap langkah dalam program ini memberikan dampak nyata, baik dalam pencegahan, penindakan, maupun perlindungan korban. Kolaborasi ini juga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dalam upaya pemberantasan kejahatan transnasional,” tegasnya.Dengan adanya Workplan IAPSCP ini, diharapkan penanganan kasus penyelundupan manusia antara Indonesia dan Australia dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan terukur, sekal. PNO-12
30 Sep 2025, 21:31 WIT
Serangkaian Penemuan Mayat di Jayapura Guncang Warga, Polisi Intensifkan Penyelidikan
Papuanewsonline.com, Jayapura — Ketenangan
masyarakat Jayapura terusik oleh serangkaian kasus penemuan mayat yang terjadi
dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Kasus-kasus ini tidak hanya memicu
keprihatinan mendalam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kondisi
keamanan di wilayah tersebut. Catatan kepolisian menyebutkan
sejumlah kasus mencolok, di antaranya penemuan jasad seorang balita dan anak
perempuan pada April lalu, penemuan mayat seorang guru di bulan Juli, hingga
beberapa temuan lainnya pada September. Setiap kasus menimbulkan duka mendalam,
baik bagi keluarga korban maupun masyarakat yang mengikuti pemberitaan. Kapolres Jayapura menegaskan
bahwa pihaknya telah menurunkan tim penyidik terbaik untuk mengurai benang
kusut kasus-kasus ini. “Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan setiap kasus
dan memastikan keadilan ditegakkan. Saat ini penyelidikan terus berjalan,
termasuk identifikasi forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta
mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” ungkapnya. Pihak kepolisian juga
mengintensifkan kerja sama dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah,
tokoh masyarakat, hingga organisasi kemanusiaan. Tujuannya adalah membangun
sinergi agar penyelidikan lebih cepat sekaligus mengembalikan rasa aman di tengah
masyarakat. Sementara itu, warga diimbau
untuk tetap waspada namun tidak panik. Kepolisian meminta dukungan berupa
laporan dari masyarakat apabila mengetahui informasi yang dapat membantu
penyelidikan. “Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam mengungkap
kasus-kasus ini. Bersama-sama, kita bisa menjaga Jayapura tetap aman,” tambah
Kapolres. Pengamat hukum dan kriminalitas
di Papua menilai bahwa kasus beruntun semacam ini membutuhkan pendekatan
menyeluruh. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya pencegahan melalui
peningkatan pengawasan lingkungan serta edukasi masyarakat tentang pentingnya
melaporkan kejadian mencurigakan. Dengan penyelidikan yang kini
berjalan intensif, masyarakat berharap jawaban segera ditemukan. Lebih dari
itu, mereka mendambakan agar kejadian-kejadian serupa tidak kembali terulang di
masa mendatang. Penulis: Hend Editor: GF
30 Sep 2025, 21:42 WIT
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 26 Ribu KPR FLPP: Wujud Nyata Negara Hadir untuk Rakyat Kecil
Papuanewsonline.com, Bogor —
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan secara langsung akad
massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan
Perumahan (FLPP) serta serah terima kunci rumah di Pesona Kahuripan 10,
Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025). Acara ini digelar secara hybrid
dan diikuti serentak dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden
menegaskan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat kecil,
salah satunya dengan memastikan akses kepemilikan rumah yang layak dan
terjangkau. “Saya sangat bahagia, hari ini kita bisa menyaksikan bersama bahwa
target awal 25 ribu unit telah terlampaui. Nyatanya, kita berhasil mencapai 26
ribu unit. Ini bukan hanya angka, tapi bukti kerja nyata kita semua,” ujar
Prabowo disambut tepuk tangan hadirin. Menurut Presiden, capaian
tersebut merupakan refleksi dari perubahan pola pikir para pejabat dan
birokrasi yang kini lebih berorientasi pada hasil. Program perumahan rakyat ini
hadir sebagai terobosan besar yang berpihak pada Masyarakat Berpenghasilan
Rendah (MBR). Sejumlah kebijakan pemerintah
turut mendukung keberhasilan program ini, antara lain, bea Perolehan Hak atas
Tanah dan Bangunan (BPHTB) gratis bagi MBR, percepatan dan penggratisan Persetujuan
Bangunan Gedung (PBG) dan serta peningkatan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi
350 ribu unit, jumlah terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, pemerintah juga
memastikan bunga FLPP tetap berada di angka 5 persen tanpa kenaikan, sehingga
cicilan rumah tetap terjangkau bagi masyarakat kecil. Presiden Prabowo menegaskan, rumah
bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi pondasi bagi kesejahteraan keluarga,
pendidikan anak, serta stabilitas sosial bangsa. Oleh karena itu, program ini
akan terus ditingkatkan agar lebih banyak rakyat kecil bisa merasakan
manfaatnya. “Rumah adalah hak dasar rakyat.
Negara wajib hadir dan memastikan bahwa setiap keluarga di Indonesia memiliki
kesempatan untuk hidup layak,” tegas Kepala Negara. Acara peresmian tersebut dihadiri
berbagai pejabat tinggi, perwakilan pengembang, perbankan, serta ribuan
masyarakat yang mengikuti secara langsung maupun daring. Suasana penuh haru
terlihat ketika secara simbolis kunci rumah diserahkan kepada perwakilan
penerima KPR, menandai dimulainya kehidupan baru bagi ribuan keluarga
Indonesia.(GF)
30 Sep 2025, 21:39 WIT
Pesawat Charter Air North Mendarat di Biak, Membawa Wisatawan Asing untuk Menjelajahi Keindahan Alam
Papuanewsonline.com, Biak – Suasana
Bandara Frans Kaisiepo, Biak, terasa berbeda pagi ini ketika pesawat charter
Air North dari Darwin, Australia, resmi mendarat membawa rombongan wisatawan
mancanegara. Kedatangan mereka menjadi awal perjalanan panjang menyusuri
keindahan Papua dengan Kapal Pesiar Heritage Explorer. Rombongan wisatawan tersebut akan
singgah di sejumlah destinasi unggulan Papua, mulai dari Raja Ampat, Manokwari,
Teluk Wondama, hingga Jayapura. Perjalanan laut ini dijadwalkan berakhir pada 14
Oktober 2025 di Jayapura, sebelum rombongan kembali ke negara asal. Menurut Oswald, Direktur Cruise
Heritage Explorer, Biak dipilih sebagai pintu masuk karena memiliki posisi
geografis strategis yang menghubungkan Pasifik dan Indonesia. “Biak bukan hanya gerbang udara
yang ideal, tetapi juga punya nilai sejarah dan budaya yang kuat. Dari sini,
wisatawan dapat menikmati perpaduan keindahan alam laut, pegunungan, dan
kearifan lokal masyarakat Papua,” jelas Oswald. Biak sendiri menawarkan daya
tarik wisata mulai dari snorkeling, diving di spot bawah laut yang masih alami,
hingga menjelajahi gua-gua peninggalan Perang Dunia II yang menjadi saksi
sejarah penting pulau tersebut. Kunjungan wisatawan mancanegara
ini bukan yang terakhir. Pada April 2026 mendatang, Air North akan kembali
mengoperasikan penerbangan charter dari Darwin menuju Jayapura dengan membawa 150
wisatawan asing. Gelombang kunjungan wisata ini diproyeksikan akan memberikan
kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan dipastikan
membuka peluang besar bagi sektor ekonomi masyarakat setempat. Mulai dari
pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengrajin suvenir tradisional
diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dari geliat pariwisata ini. Pemerintah daerah bersama pelaku
usaha pariwisata juga tengah menyiapkan infrastruktur pendukung, baik fasilitas
transportasi, penginapan, maupun sarana wisata lainnya. Hal ini bertujuan agar
Papua mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga
kelestarian alam dan budaya lokal. Dengan panorama laut biru Raja
Ampat, keindahan terumbu karang Teluk Wondama, pesona sejarah Biak, serta
kekayaan budaya Jayapura, Papua semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu
destinasi unggulan dunia. Kunjungan wisatawan melalui penerbangan charter Air
North ini membuktikan bahwa Papua semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata
internasional. Penulis: Hend Editor: GF
30 Sep 2025, 21:32 WIT
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi di Penutupan Munas VI PKS
Papuanewsonline.com, Jakarta – Suasana
hangat mewarnai Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, saat Presiden
Prabowo Subianto menghadiri acara Peresmian Penutupan Musyawarah Nasional
(Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (29/9/2025). Kehadiran Kepala
Negara disambut meriah oleh para kader PKS, tokoh masyarakat, dan undangan yang
hadir memenuhi ruangan. Dalam sambutannya, Presiden
Prabowo menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa
bangsa ini memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berdiri dan berkembang
sebagai negara maju. “Selama 80 tahun perjalanan, kita
telah menghadapi pasang surut, perang ideologi, dan berbagai tantangan besar.
Namun, Indonesia tetap utuh, semakin kuat, dan mampu berdiri tegak,” ujar
Presiden dengan penuh keyakinan. Presiden Prabowo kemudian
memaparkan berbagai capaian yang telah berhasil diwujudkan pemerintah dalam
kurun waktu 11 bulan terakhir. Salah satu program yang mendapat sorotan utama
adalah Program Makan Bergizi Gratis, yang telah menjangkau hampir 30 juta
penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain itu, pemerintah juga
mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa
Merah Putih di 80 ribu desa dan kelurahan. Koperasi ini diharapkan menjadi
tulang punggung ekonomi rakyat sekaligus wadah gotong royong modern. Di sektor perumahan, Presiden
menyebut peningkatan kuota dan fasilitas pembiayaan hingga 350 ribu penerima
untuk perumahan rakyat. Tak hanya itu, pemerintah juga telah membangun 100 desa
nelayan dan menargetkan peningkatan hingga 2.000 desa nelayan pada tahun depan. Pada bidang ketahanan pangan,
Presiden Prabowo mengumumkan keberhasilan pemerintah dalam mencetak 480 ribu
hektare sawah baru, dengan 280 ribu hektare di antaranya sudah rampung.
Dampaknya, produksi beras Indonesia kini menembus rekor tertinggi sepanjang
sejarah, memperkuat posisi negara dalam mewujudkan swasembada pangan. Presiden juga menegaskan bahwa
sektor pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menyoroti kebijakan
baru berupa pembayaran tunjangan bagi guru non-ASN yang kini langsung
ditransfer ke rekening penerima tanpa potongan. Selain itu, pemerintah telah
membangun 20 Sekolah Unggul Garuda, 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi, 6
SMA Taruna Nusantara, serta merencanakan pembangunan 20 politeknik di daerah
tertinggal. Hingga saat ini, 165 sekolah rakyat telah berdiri dan ditargetkan
mencapai 500 titik dalam beberapa tahun ke depan. Melalui pidatonya, Presiden
Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi rakyat, penyediaan perumahan,
serta peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci utama mewujudkan keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menutup sambutannya dengan
ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bekerja keras, dan menjaga
optimisme demi masa depan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat
di mata dunia.(GF)
30 Sep 2025, 21:27 WIT
Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias
Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana
Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor
balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat
berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang
balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot
perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang
datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi. Bentot, selaku panitia pelaksana,
menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama.
Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk
official, tim crew, dan pembalap. “Akses ke paddock sekarang kami
perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk
menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot. Selain itu, panitia juga
memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton
yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton
sepenuhnya gratis tanpa terkecuali. “Untuk nonton masuk gratis, baik
tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya
bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot. Kejurnas Motoprix tidak hanya
sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda
Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa
bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan lintasan non permanen yang
penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang
mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam
maupun trek lurus berkecepatan tinggi. Sorakan penonton yang memenuhi
tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran
masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki
tempat istimewa di hati warga Papua Tengah. Ajang ini diharapkan tidak hanya
menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan
ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut
merasakan manfaat dari ramainya penonton. Final Kejurnas Motoprix Papua
Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling
ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan
masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan
juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu
pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur. Penulis: Hend Editor: GF
30 Sep 2025, 20:57 WIT
Kemenko Polkam Dorong Implementasi Smart Security System untuk IKN
Papuanewsonline.com, Tangerang –
Pemerintah terus memperkuat persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),
tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek keamanan. Kementerian
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat
Koordinasi Perumusan Rekomendasi Kebijakan Pengawalan Desain Sistem Keamanan
IKN, Senin (29/9/2025), di Tangerang. Rapat strategis ini dipimpin
langsung oleh Asisten Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Konvensional dan
Kejahatan terhadap Kekayaan Negara, Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan
Ketertiban Masyarakat (Bidkoor Kamtibmas), Brigjen Pol. Irwansyah. Dalam paparannya, Irwansyah
menegaskan bahwa IKN harus memiliki sistem keamanan modern dan terintegrasi,
mengingat kawasan tersebut akan menjadi pusat pemerintahan sekaligus
infrastruktur vital nasional. “IKN akan menjadi pusat
pemerintahan dan infrastruktur vital nasional. Karena itu, dibutuhkan sistem
keamanan cerdas berbasis teknologi modern seperti integrasi sensor, CCTV
analitik, hingga command center berbasis AI. Tujuannya adalah memastikan
deteksi dini, respons cepat, serta perlindungan optimal bagi masyarakat dan
investor,” ujarnya. Pembangunan IKN membawa peluang
besar, namun juga konsekuensi terhadap dinamika keamanan. Sejumlah isu yang
harus diantisipasi antara lain sengketa lahan, kriminalitas umum, peredaran
narkoba, aktivitas pertambangan ilegal, hingga pembalakan liar yang dapat
mengancam kelestarian lingkungan. Selain itu, ancaman kejahatan
siber juga menjadi sorotan utama. Dengan konsep kota pintar (smart city), IKN
akan sangat bergantung pada teknologi digital, sehingga kerentanan terhadap
serangan siber harus diantisipasi sejak dini. Melalui forum koordinasi ini,
Kemenko Polkam bersama kementerian dan lembaga terkait sepakat bahwa penguatan
keamanan IKN tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi
lintas sektor. Aspek yang dibahas mencakup pencegahan,
penegakan hukum, perlindungan infrastruktur strategis, hingga penguatan
kapasitas intelijen dan siber. Rapat ini turut dihadiri oleh perwakilan
Kementerian Dalam Negeri, Asisten Operasi (Astamaops) Polri, Polda Kalimantan
Timur, Otorita Ibu Kota Nusantara, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Menurut Brigjen Pol. Irwansyah,
kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem
keamanan yang modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Dengan perumusan kebijakan ini,
pemerintah menargetkan agar sistem keamanan IKN dapat menjadi model keamanan
perkotaan modern di Indonesia, yang mampu memberikan rasa aman tidak hanya bagi
aparatur negara, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan investor asing. Kemenko Polkam optimis bahwa
melalui langkah konkret ini, IKN akan tumbuh sebagai pusat pemerintahan yang aman,
berkelanjutan, dan dipercaya dunia internasional.(GF)
30 Sep 2025, 20:42 WIT
Eksploitasi Tambang Emas Blok Wabu di Intan Jaya Menimbulkan Kekhawatiran Rakyat Papua
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Rencana besar pemerintah Indonesia untuk melakukan eksploitasi tambang emas
Blok Wabu di Intan Jaya, Papua, kini semakin jelas arahnya. Berdasarkan hasil
rapat gabungan antara Kementerian ESDM, Komite II DPD RI, dan Komisi XII DPR RI
pada 15 November 2024, diputuskan bahwa operasi tambang akan dimulai pada Maret
2026. Lima perusahaan besar
dipersiapkan untuk menjalankan proyek ambisius ini, termasuk PT ANTAM dan PT
Freeport Indonesia. Blok Wabu sendiri dikenal memiliki cadangan emas bernilai
ratusan triliun rupiah, menjadikannya salah satu potensi tambang terbesar di
Indonesia bahkan dunia. Untuk mendukung kelancaran
proyek, pemerintah telah melakukan pengerahan militer dalam skala besar. Saat
ini terdapat 31 pos TNI aktif di Intan Jaya, sebuah jumlah yang mencerminkan
konsentrasi kekuatan negara di wilayah tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya
untuk menjaga keamanan, baik dari potensi gangguan kelompok bersenjata maupun
dinamika sosial-politik di lapangan. Namun, pengerahan militer juga menimbulkan
pertanyaan serius: apakah pengamanan ini benar-benar demi rakyat Intan Jaya
atau justru lebih banyak untuk kepentingan eksploitasi tambang emas? “Tanah kami kini dijaga ketat
bukan untuk kepentingan rakyat Papua, melainkan untuk kepentingan kolonial
Indonesia dan dunia internasional,” kata Marten Hagisimijau, Aktivis Mahasiswa
Papua, dalam keterangannya. Masyarakat Intan Jaya, yang
sebagian besar menggantungkan hidup dari pertanian tradisional, kini dihadapkan
pada ancaman hilangnya ruang hidup dan ketidakpastian masa depan. Kehadiran
tambang emas berskala besar berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius,
mulai dari kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga memicu gelombang
pengungsian akibat konflik bersenjata. Di sisi lain, pemerintah pusat
berargumen bahwa proyek ini akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional
sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua. Namun, pengalaman
dari proyek-proyek tambang sebelumnya membuat sebagian warga skeptis, lantaran
manfaat ekonomi sering kali tidak sebanding dengan kerugian sosial dan
lingkungan yang ditanggung masyarakat lokal. Rencana eksploitasi Blok Wabu
mencerminkan persimpangan besar bagi Papua. Di satu sisi, ada harapan akan
peningkatan ekonomi nasional dan regional. Namun di sisi lain, ada ancaman
terhadap keberlangsungan hidup masyarakat adat dan kelestarian lingkungan. Dengan segala dinamika ini,
keputusan pemerintah untuk melanjutkan eksploitasi Blok Wabu pada 2026
dipastikan akan terus menjadi perdebatan hangat, baik di tingkat lokal,
nasional, maupun internasional. Penulis: Hendrik Editor: GF
30 Sep 2025, 20:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru