logo-website
Rabu, 01 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Ops Damai Cartenz Bongkar Jaringan Pemasok Amunisi KKB di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Satgas Ops Damai Cartenz berhasil melakukan penegakan hukum terhadap jaringan pemasok senjata dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (29/9/2025).Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan dua anggota KKB, yakni Erek Enumbi alias Udara dan Hugon Gire alias Yemiter Murip. Dari keduanya, Hugon Gire alias Yemiter Murip tertangkap tangan membawa amunisi. Berdasarkan pengakuan mereka, amunisi itu rencananya akan diserahkan kepada KKB Ternus Enumbi alias Tesko, yang juga beroperasi di wilayah Puncak Jaya.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. membenarkan penangkapan tersebut.“Dari tangan pelaku kami menyita barang bukti berupa enam butir amunisi kaliber 9 mm, dua butir amunisi kaliber 7,62 mm, empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu tas selempang, satu kantong plastik biru, dua lembar daun pisang, serta satu unit telepon genggam merek Tecno Spark,” ujar Brigjen Pol Faizal."Sementara itu, asal-usul amunisi yang disita dari tangan pelaku masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satgas Ops Damai Cartenz." Tambah Brigjen Pol Faizal.Di tempat terpisah, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa saat ditangkap, pelaku kedapatan membawa amunisi.Lanjutnya, Satgas Ops Damai Cartenz akan terus menindak tegas jaringan pemasok senjata dan amunisi ke KKB di Papua.“Kami menghimbau masyarakat apabila menemukan aktivitas mencurigakan segera melapor ke aparat kepolisian. Tetap tenang, percayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada kami,” tutup Kombes Pol Adarma Sinaga. PNO-12 30 Sep 2025, 21:47 WIT
Resmikan Kerja Sama, Polri dan AFP Perkuat Penanggulangan Penyelundupan Manusia Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Australian Federal Police (AFP) secara resmi menyepakati dan menandatangani Rencana Kerja (Workplan) Indonesia-Australia People Smuggling Cooperation Program (IAPSCP), sebagai bentuk komitmen kedua lembaga dalam memperkuat kerja sama penanggulangan tindak pidana penyelundupan manusia, Selasa (30/9).Program ini merupakan turunan dari perjanjian kerja sama antara Polri dan AFP yang telah tertuang dalam Outcomes Senior Officers Meeting (SOM) Polri-AFP pada 7 Maret 2023 di Sydney, Australia. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas investigasi, koordinasi operasional, dan pertukaran informasi intelijen lintas negara, serta mendukung perlindungan hak asasi para migran.Setelah melalui proses dialog intensif, kedua pihak sepakat merumuskan 10 poin utama rencana kerja yang meliputi pendirian kantor pendukung di Pusat Pelatihan Misi Internasional (IMTC) Serpong, pengembangan kapasitas penyidik, dukungan operasional, penyelenggaraan pelatihan dan lokakarya, hingga penguatan kampanye pencegahan melalui media sosial.Penandatanganan naskah dilakukan secara sirkuler di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Melbourne. Dari pihak Polri, penandatanganan dilakukan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si. pada 26 September 2025, disaksikan langsung oleh Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra J.B., S.H., M.H. serta Kabag Perjanjian Internasional Divhubinter Kombes Pol Ferly Rosa Putra, S.I.K. Selanjutnya, penandatanganan oleh pihak AFP dilakukan oleh Deputy Commissioner Lesa Gale pada 30 September 2025 di Melbourne, Australia, bertepatan dengan SOM AFP-INP ke-13.Kadivhubinter Polri, Irjen Pol Amur Chandra J.B., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dan AFP dalam memerangi kejahatan lintas negara, khususnya penyelundupan manusia.“Rencana kerja IAPSCP ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi Polri dan AFP. Melalui program ini, kami tidak hanya memperkuat kemampuan teknis dan investigatif, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama intelijen untuk menekan praktik penyelundupan manusia yang merugikan kemanusiaan,” ujar Irjen Pol Amur Chandra.Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung strategi nasional dan regional untuk menjaga keamanan perbatasan, melindungi migran, serta menegakkan hukum secara efektif dan humanis.“Kami berupaya memastikan setiap langkah dalam program ini memberikan dampak nyata, baik dalam pencegahan, penindakan, maupun perlindungan korban. Kolaborasi ini juga memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dalam upaya pemberantasan kejahatan transnasional,” tegasnya.Dengan adanya Workplan IAPSCP ini, diharapkan penanganan kasus penyelundupan manusia antara Indonesia dan Australia dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan terukur, sekal. PNO-12 30 Sep 2025, 21:31 WIT
Serangkaian Penemuan Mayat di Jayapura Guncang Warga, Polisi Intensifkan Penyelidikan Papuanewsonline.com, Jayapura — Ketenangan masyarakat Jayapura terusik oleh serangkaian kasus penemuan mayat yang terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Kasus-kasus ini tidak hanya memicu keprihatinan mendalam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kondisi keamanan di wilayah tersebut. Catatan kepolisian menyebutkan sejumlah kasus mencolok, di antaranya penemuan jasad seorang balita dan anak perempuan pada April lalu, penemuan mayat seorang guru di bulan Juli, hingga beberapa temuan lainnya pada September. Setiap kasus menimbulkan duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun masyarakat yang mengikuti pemberitaan. Kapolres Jayapura menegaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim penyidik terbaik untuk mengurai benang kusut kasus-kasus ini. “Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan setiap kasus dan memastikan keadilan ditegakkan. Saat ini penyelidikan terus berjalan, termasuk identifikasi forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” ungkapnya. Pihak kepolisian juga mengintensifkan kerja sama dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemanusiaan. Tujuannya adalah membangun sinergi agar penyelidikan lebih cepat sekaligus mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat. Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik. Kepolisian meminta dukungan berupa laporan dari masyarakat apabila mengetahui informasi yang dapat membantu penyelidikan. “Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam mengungkap kasus-kasus ini. Bersama-sama, kita bisa menjaga Jayapura tetap aman,” tambah Kapolres. Pengamat hukum dan kriminalitas di Papua menilai bahwa kasus beruntun semacam ini membutuhkan pendekatan menyeluruh. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga upaya pencegahan melalui peningkatan pengawasan lingkungan serta edukasi masyarakat tentang pentingnya melaporkan kejadian mencurigakan. Dengan penyelidikan yang kini berjalan intensif, masyarakat berharap jawaban segera ditemukan. Lebih dari itu, mereka mendambakan agar kejadian-kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.     Penulis: Hend Editor: GF  30 Sep 2025, 21:42 WIT
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 26 Ribu KPR FLPP: Wujud Nyata Negara Hadir untuk Rakyat Kecil Papuanewsonline.com, Bogor — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan secara langsung akad massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta serah terima kunci rumah di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025). Acara ini digelar secara hybrid dan diikuti serentak dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat kecil, salah satunya dengan memastikan akses kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau. “Saya sangat bahagia, hari ini kita bisa menyaksikan bersama bahwa target awal 25 ribu unit telah terlampaui. Nyatanya, kita berhasil mencapai 26 ribu unit. Ini bukan hanya angka, tapi bukti kerja nyata kita semua,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin. Menurut Presiden, capaian tersebut merupakan refleksi dari perubahan pola pikir para pejabat dan birokrasi yang kini lebih berorientasi pada hasil. Program perumahan rakyat ini hadir sebagai terobosan besar yang berpihak pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sejumlah kebijakan pemerintah turut mendukung keberhasilan program ini, antara lain, bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) gratis bagi MBR, percepatan dan penggratisan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan serta peningkatan kuota FLPP dari 220 ribu menjadi 350 ribu unit, jumlah terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, pemerintah juga memastikan bunga FLPP tetap berada di angka 5 persen tanpa kenaikan, sehingga cicilan rumah tetap terjangkau bagi masyarakat kecil. Presiden Prabowo menegaskan, rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi pondasi bagi kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, serta stabilitas sosial bangsa. Oleh karena itu, program ini akan terus ditingkatkan agar lebih banyak rakyat kecil bisa merasakan manfaatnya. “Rumah adalah hak dasar rakyat. Negara wajib hadir dan memastikan bahwa setiap keluarga di Indonesia memiliki kesempatan untuk hidup layak,” tegas Kepala Negara. Acara peresmian tersebut dihadiri berbagai pejabat tinggi, perwakilan pengembang, perbankan, serta ribuan masyarakat yang mengikuti secara langsung maupun daring. Suasana penuh haru terlihat ketika secara simbolis kunci rumah diserahkan kepada perwakilan penerima KPR, menandai dimulainya kehidupan baru bagi ribuan keluarga Indonesia.(GF)  30 Sep 2025, 21:39 WIT
Pesawat Charter Air North Mendarat di Biak, Membawa Wisatawan Asing untuk Menjelajahi Keindahan Alam Papuanewsonline.com, Biak – Suasana Bandara Frans Kaisiepo, Biak, terasa berbeda pagi ini ketika pesawat charter Air North dari Darwin, Australia, resmi mendarat membawa rombongan wisatawan mancanegara. Kedatangan mereka menjadi awal perjalanan panjang menyusuri keindahan Papua dengan Kapal Pesiar Heritage Explorer. Rombongan wisatawan tersebut akan singgah di sejumlah destinasi unggulan Papua, mulai dari Raja Ampat, Manokwari, Teluk Wondama, hingga Jayapura. Perjalanan laut ini dijadwalkan berakhir pada 14 Oktober 2025 di Jayapura, sebelum rombongan kembali ke negara asal. Menurut Oswald, Direktur Cruise Heritage Explorer, Biak dipilih sebagai pintu masuk karena memiliki posisi geografis strategis yang menghubungkan Pasifik dan Indonesia. “Biak bukan hanya gerbang udara yang ideal, tetapi juga punya nilai sejarah dan budaya yang kuat. Dari sini, wisatawan dapat menikmati perpaduan keindahan alam laut, pegunungan, dan kearifan lokal masyarakat Papua,” jelas Oswald. Biak sendiri menawarkan daya tarik wisata mulai dari snorkeling, diving di spot bawah laut yang masih alami, hingga menjelajahi gua-gua peninggalan Perang Dunia II yang menjadi saksi sejarah penting pulau tersebut. Kunjungan wisatawan mancanegara ini bukan yang terakhir. Pada April 2026 mendatang, Air North akan kembali mengoperasikan penerbangan charter dari Darwin menuju Jayapura dengan membawa 150 wisatawan asing. Gelombang kunjungan wisata ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan dipastikan membuka peluang besar bagi sektor ekonomi masyarakat setempat. Mulai dari pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengrajin suvenir tradisional diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dari geliat pariwisata ini. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha pariwisata juga tengah menyiapkan infrastruktur pendukung, baik fasilitas transportasi, penginapan, maupun sarana wisata lainnya. Hal ini bertujuan agar Papua mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya lokal. Dengan panorama laut biru Raja Ampat, keindahan terumbu karang Teluk Wondama, pesona sejarah Biak, serta kekayaan budaya Jayapura, Papua semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu destinasi unggulan dunia. Kunjungan wisatawan melalui penerbangan charter Air North ini membuktikan bahwa Papua semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata internasional.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 21:32 WIT
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi di Penutupan Munas VI PKS Papuanewsonline.com, Jakarta – Suasana hangat mewarnai Golden Ballroom, The Sultan Hotel, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Peresmian Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (29/9/2025). Kehadiran Kepala Negara disambut meriah oleh para kader PKS, tokoh masyarakat, dan undangan yang hadir memenuhi ruangan. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa bangsa ini memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berdiri dan berkembang sebagai negara maju. “Selama 80 tahun perjalanan, kita telah menghadapi pasang surut, perang ideologi, dan berbagai tantangan besar. Namun, Indonesia tetap utuh, semakin kuat, dan mampu berdiri tegak,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan. Presiden Prabowo kemudian memaparkan berbagai capaian yang telah berhasil diwujudkan pemerintah dalam kurun waktu 11 bulan terakhir. Salah satu program yang mendapat sorotan utama adalah Program Makan Bergizi Gratis, yang telah menjangkau hampir 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 80 ribu desa dan kelurahan. Koperasi ini diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat sekaligus wadah gotong royong modern. Di sektor perumahan, Presiden menyebut peningkatan kuota dan fasilitas pembiayaan hingga 350 ribu penerima untuk perumahan rakyat. Tak hanya itu, pemerintah juga telah membangun 100 desa nelayan dan menargetkan peningkatan hingga 2.000 desa nelayan pada tahun depan. Pada bidang ketahanan pangan, Presiden Prabowo mengumumkan keberhasilan pemerintah dalam mencetak 480 ribu hektare sawah baru, dengan 280 ribu hektare di antaranya sudah rampung. Dampaknya, produksi beras Indonesia kini menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah, memperkuat posisi negara dalam mewujudkan swasembada pangan. Presiden juga menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menyoroti kebijakan baru berupa pembayaran tunjangan bagi guru non-ASN yang kini langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa potongan. Selain itu, pemerintah telah membangun 20 Sekolah Unggul Garuda, 80 Sekolah Unggul Garuda Transformasi, 6 SMA Taruna Nusantara, serta merencanakan pembangunan 20 politeknik di daerah tertinggal. Hingga saat ini, 165 sekolah rakyat telah berdiri dan ditargetkan mencapai 500 titik dalam beberapa tahun ke depan. Melalui pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi rakyat, penyediaan perumahan, serta peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci utama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu, bekerja keras, dan menjaga optimisme demi masa depan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat di mata dunia.(GF) 30 Sep 2025, 21:27 WIT
Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi. Bentot, selaku panitia pelaksana, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama. Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk official, tim crew, dan pembalap. “Akses ke paddock sekarang kami perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot. Selain itu, panitia juga memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton sepenuhnya gratis tanpa terkecuali. “Untuk nonton masuk gratis, baik tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot. Kejurnas Motoprix tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan lintasan non permanen yang penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam maupun trek lurus berkecepatan tinggi. Sorakan penonton yang memenuhi tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki tempat istimewa di hati warga Papua Tengah. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut merasakan manfaat dari ramainya penonton. Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 20:57 WIT
Kemenko Polkam Dorong Implementasi Smart Security System untuk IKN Papuanewsonline.com, Tangerang – Pemerintah terus memperkuat persiapan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek keamanan. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Perumusan Rekomendasi Kebijakan Pengawalan Desain Sistem Keamanan IKN, Senin (29/9/2025), di Tangerang. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan terhadap Kekayaan Negara, Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bidkoor Kamtibmas), Brigjen Pol. Irwansyah. Dalam paparannya, Irwansyah menegaskan bahwa IKN harus memiliki sistem keamanan modern dan terintegrasi, mengingat kawasan tersebut akan menjadi pusat pemerintahan sekaligus infrastruktur vital nasional. “IKN akan menjadi pusat pemerintahan dan infrastruktur vital nasional. Karena itu, dibutuhkan sistem keamanan cerdas berbasis teknologi modern seperti integrasi sensor, CCTV analitik, hingga command center berbasis AI. Tujuannya adalah memastikan deteksi dini, respons cepat, serta perlindungan optimal bagi masyarakat dan investor,” ujarnya. Pembangunan IKN membawa peluang besar, namun juga konsekuensi terhadap dinamika keamanan. Sejumlah isu yang harus diantisipasi antara lain sengketa lahan, kriminalitas umum, peredaran narkoba, aktivitas pertambangan ilegal, hingga pembalakan liar yang dapat mengancam kelestarian lingkungan. Selain itu, ancaman kejahatan siber juga menjadi sorotan utama. Dengan konsep kota pintar (smart city), IKN akan sangat bergantung pada teknologi digital, sehingga kerentanan terhadap serangan siber harus diantisipasi sejak dini. Melalui forum koordinasi ini, Kemenko Polkam bersama kementerian dan lembaga terkait sepakat bahwa penguatan keamanan IKN tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor. Aspek yang dibahas mencakup pencegahan, penegakan hukum, perlindungan infrastruktur strategis, hingga penguatan kapasitas intelijen dan siber. Rapat ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Asisten Operasi (Astamaops) Polri, Polda Kalimantan Timur, Otorita Ibu Kota Nusantara, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Menurut Brigjen Pol. Irwansyah, kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan sistem keamanan yang modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Dengan perumusan kebijakan ini, pemerintah menargetkan agar sistem keamanan IKN dapat menjadi model keamanan perkotaan modern di Indonesia, yang mampu memberikan rasa aman tidak hanya bagi aparatur negara, tetapi juga masyarakat, pelaku usaha, dan investor asing. Kemenko Polkam optimis bahwa melalui langkah konkret ini, IKN akan tumbuh sebagai pusat pemerintahan yang aman, berkelanjutan, dan dipercaya dunia internasional.(GF) 30 Sep 2025, 20:42 WIT
Eksploitasi Tambang Emas Blok Wabu di Intan Jaya Menimbulkan Kekhawatiran Rakyat Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Rencana besar pemerintah Indonesia untuk melakukan eksploitasi tambang emas Blok Wabu di Intan Jaya, Papua, kini semakin jelas arahnya. Berdasarkan hasil rapat gabungan antara Kementerian ESDM, Komite II DPD RI, dan Komisi XII DPR RI pada 15 November 2024, diputuskan bahwa operasi tambang akan dimulai pada Maret 2026. Lima perusahaan besar dipersiapkan untuk menjalankan proyek ambisius ini, termasuk PT ANTAM dan PT Freeport Indonesia. Blok Wabu sendiri dikenal memiliki cadangan emas bernilai ratusan triliun rupiah, menjadikannya salah satu potensi tambang terbesar di Indonesia bahkan dunia. Untuk mendukung kelancaran proyek, pemerintah telah melakukan pengerahan militer dalam skala besar. Saat ini terdapat 31 pos TNI aktif di Intan Jaya, sebuah jumlah yang mencerminkan konsentrasi kekuatan negara di wilayah tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya untuk menjaga keamanan, baik dari potensi gangguan kelompok bersenjata maupun dinamika sosial-politik di lapangan. Namun, pengerahan militer juga menimbulkan pertanyaan serius: apakah pengamanan ini benar-benar demi rakyat Intan Jaya atau justru lebih banyak untuk kepentingan eksploitasi tambang emas? “Tanah kami kini dijaga ketat bukan untuk kepentingan rakyat Papua, melainkan untuk kepentingan kolonial Indonesia dan dunia internasional,” kata Marten Hagisimijau, Aktivis Mahasiswa Papua, dalam keterangannya. Masyarakat Intan Jaya, yang sebagian besar menggantungkan hidup dari pertanian tradisional, kini dihadapkan pada ancaman hilangnya ruang hidup dan ketidakpastian masa depan. Kehadiran tambang emas berskala besar berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius, mulai dari kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga memicu gelombang pengungsian akibat konflik bersenjata. Di sisi lain, pemerintah pusat berargumen bahwa proyek ini akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua. Namun, pengalaman dari proyek-proyek tambang sebelumnya membuat sebagian warga skeptis, lantaran manfaat ekonomi sering kali tidak sebanding dengan kerugian sosial dan lingkungan yang ditanggung masyarakat lokal. Rencana eksploitasi Blok Wabu mencerminkan persimpangan besar bagi Papua. Di satu sisi, ada harapan akan peningkatan ekonomi nasional dan regional. Namun di sisi lain, ada ancaman terhadap keberlangsungan hidup masyarakat adat dan kelestarian lingkungan. Dengan segala dinamika ini, keputusan pemerintah untuk melanjutkan eksploitasi Blok Wabu pada 2026 dipastikan akan terus menjadi perdebatan hangat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.     Penulis: Hendrik Editor: GF  30 Sep 2025, 20:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT