Presiden Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Rapat dan Tinjau Langsung Lokasi Karhutla
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Segera setelah mendarat, Kepala Negara tidak menunda waktu dan langsung memimpin rapat terbatas.
Papuanewsonline.com - 23 Agu 2026, 08:39 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Kubu Raya — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Segera setelah mendarat, Kepala Negara tidak menunda waktu dan langsung memimpin rapat terbatas bersama para menteri, pimpinan lembaga terkait, serta jajaran pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut digelar guna mendapatkan gambaran terkini mengenai situasi kebakaran hutan dan lahan yang sedang melanda wilayah Kalimantan.
Dalam pemaparan yang disampaikan, Tenaga Ahli Kepala BNPB, Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo, melaporkan hasil pemantauan titik panas selama 24 jam terakhir melalui pantauan satelit.
Selain itu, juga disampaikan prakiraan cuaca yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas ringan diperkirakan turun di wilayah timur Kalimantan Barat pada rentang tanggal 21 hingga 27 Agustus 2026.
Informasi ini menjadi bekal penting bagi pemerintah dalam merencanakan langkah penanganan selanjutnya.
Usai memimpin rapat, Presiden Prabowo langsung berangkat menuju Desa Limbung untuk meninjau secara langsung lokasi-lokasi yang terdampak kebakaran.
Di sana, Kepala Negara berjalan menyusuri lahan yang terbakar guna melihat dengan mata kepala sendiri kondisi di lapangan serta upaya pemadaman yang tengah dilakukan oleh petugas gabungan.
Kehadiran nya di lokasi menjadi bukti perhatian serius negara terhadap penanganan bencana lingkungan ini.
Presiden pun memberikan arahan yang tegas kepada seluruh jajaran yang hadir.
Ia menekankan agar penanganan kebakaran hutan dan lahan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan terkoordinasi dengan baik.
Tujuannya agar api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas hingga merambah ke wilayah-wilayah lain yang masih terjaga.
Pemerintah terus mengerahkan segala kemampuan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah kerusakan yang lebih luas.
Penulis: Jid
Editor: OF