Kebakaran Lahan Melanda Ilaga, Api Sempat Mengancam RSUD, Pasien Dievakuasi
Kebakaran lahan melanda wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIT. Api yang berkobar dengan cepat sempat merambat mendekati lingkungan RSUD Ilaga.
Papuanewsonline.com - 23 Agu 2026, 09:03 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jayapura — Kebakaran lahan melanda wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIT. Api yang berkobar dengan cepat sempat merambat mendekati lingkungan RSUD Ilaga dan mengancam keselamatan gedung serta seluruh yang berada di dalamnya.
Angin kencang yang bertiup menjadi penyebab utama meluasnya kobaran api hingga ke area pinggiran rumah sakit.
Dokter RSUD Ilaga, Ertinus Weya, menyampaikan bahwa berkat kesiapsiagaan dan kerja sama yang erat antara tenaga kesehatan, warga masyarakat, serta aparat keamanan, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum sempat menghanguskan bangunan rumah sakit.
Namun peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pasien dan petugas medis.
Sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan, sejumlah pasien pun dievakuasi sementara ke Puskesmas Ilaga guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan aman.
Kebakaran ini juga menimbulkan kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Ilaga hingga Gome. Tak sedikit warga yang dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat terpapar asap tebal hasil pembakaran lahan.
Kondisi cuaca yang kering dan panas akibat fenomena El Niño membuat vegetasi di sekitar permukiman menjadi sangat mudah terbakar, sehingga api merambat dengan sangat cepat dan berisiko meluas ke pemukiman warga maupun fasilitas umum.
Ketua Komisi I DPRK Puncak, Denilson Wonda, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ia meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar rumput atau lahan, mengingat kondisi tanah yang sangat kering dapat memicu kebakaran besar dalam sekejap.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis data resmi terkait luas lahan yang terbakar maupun kerugian materiil yang dialami.
Penulis: Jid
Editor: OF