logo-website
Senin, 17 Agu 2026,  WIT

Menembus Batas Alam Ugimba: Koops TNI Habema Hadirkan Kembali Negara di Bawah Kaki Gunung Cartenz

Kehadiran Koops TNI Habema di Ugimba membuka kembali akses keamanan dan komunikasi setelah masyarakat bertahun-tahun menghadapi keterisolasian.

Papuanewsonline.com - 16 Agu 2026, 22:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Ugimba — Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, selama lebih dari satu dekade menghadapi keterisolasian akibat kondisi geografis yang ekstrem, keterbatasan transportasi, serta dinamika keamanan. Medan pegunungan yang sulit, hutan lebat, cuaca yang berubah-ubah, suhu hingga 4 derajat Celsius, serta jauhnya wilayah dari pusat pemerintahan membuat masyarakat menghadapi berbagai keterbatasan.

Kondisi tersebut semakin kompleks dengan adanya aktivitas kelompok bersenjata OPM yang memanfaatkan wilayah terpencil sebagai ruang pergerakan. Situasi keamanan turut berdampak terhadap mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga hubungan sosial dengan wilayah di luar Ugimba.

Selama kurang lebih 15 tahun, masyarakat Ugimba disebut hidup dalam berbagai keterbatasan. Keterisolasian yang dialami tidak hanya berkaitan dengan jarak dan kondisi alam, tetapi juga terbatasnya akses masyarakat untuk merasakan pelayanan serta kehadiran negara secara langsung.


Kehadiran prajurit Koops TNI Habema menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi keamanan sekaligus membuka kembali ruang aktivitas masyarakat. Dengan menghadapi medan pegunungan yang berat, suhu dingin ekstrem, dan akses yang sulit, prajurit menjalankan operasi pengamanan selama tujuh hari sejak titik pendaratan helikopter hingga mencapai Distrik Ugimba.

Selain menjalankan tugas pengamanan, Koops TNI Habema juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat. Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga bersama Dansatgas Habema Brigjen TNI Persada Alam dan Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang menyerahkan bantuan berupa 200 kilogram sembako, tiga ekor babi, 50 kilogram ayam, serta berbagai mainan untuk anak-anak.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat komunikasi antara prajurit dan masyarakat Ugimba. Kehadiran TNI di wilayah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dukungan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan dan perhatian negara di wilayah Papua Tengah.

Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan, kehadiran prajurit di Ugimba merupakan bentuk komitmen negara untuk menciptakan keamanan dan rasa aman bagi masyarakat. Menurutnya, keamanan menjadi dasar agar masyarakat dapat kembali menjalankan berbagai aktivitas secara normal.

“Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi memastikan masyarakat dapat menjalankan kehidupan secara aman dan normal. Keamanan menjadi fondasi agar pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan. Kami hadir untuk membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, dan memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara,” ujar Yudha.

Ia menegaskan, kondisi geografis dan dinamika keamanan tidak boleh menjadi penghalang bagi prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian. Yudha juga menyebut masyarakat Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan hingga ke wilayah terpencil.

Kepala Distrik Ugimba, Penias Kogoya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Pangkoops TNI Habema bersama rombongan. Ia mengatakan, selama ini Ugimba menghadapi tantangan geografis, keterbatasan akses pemerintahan, serta situasi keamanan yang cukup rawan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan kepada negara. Selama ini Ugimba merupakan daerah yang jauh dari pemerintahan dan memiliki banyak keterbatasan, namun hari ini TNI telah hadir dan rombongan Pangkoops TNI Habema dapat sampai ke wilayah kami. Kami masyarakat dan pemerintah Distrik Ugimba sangat bangga menerima kehadiran ini sebagai bentuk nyata perhatian negara,” ujar Penias.

Penias juga mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada masyarakat, termasuk sembako dan tiga ekor babi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat Ugimba.

Kehadiran Koops TNI Habema di Distrik Ugimba diharapkan menjadi momentum untuk membuka kembali akses masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan. Melalui pengamanan wilayah, komunikasi dengan masyarakat, serta bantuan sosial, pemerintah berharap kehadiran negara semakin dirasakan masyarakat di wilayah Papua Tengah.


Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE