Kontak Tembak Di Tolikara, Pemuda Palopo Tertembak di Kompleks Pertamina Lama
Insiden penembakan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.
Papuanewsonline.com - 16 Agu 2026, 22:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Tolikara - Insiden penembakan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata kembali terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Kontak tembak antara TNI dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pecah di Distrik Wenam pada Sabtu malam, 16 Agustus 2026.
Insiden bermula dari serangan mendadak terhadap warga sipil di Kompleks Pertamina Lama, Distrik Wenam.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan lapangan yang diterima redaksi, serangan terjadi pada pukul 19.25 Waktu Indonesia Timur (WIT) di koordinat 54M 219377 95990052.

Pelaku yang teridentifikasi sebagai anggota TPNPB Front Bersenjata melakukan aksi penembakan menggunakan 1 pucuk pistol.
Korban diketahui bernama Aryo Saputra (25), laki-laki, suku Palopo, beralamat di Komplek Pertamina Lama, Kabupaten Tolikara. Korban mengalami luka tembak pada bagian betis kaki kiri.
Pasca kejadian, korban langsung dievakuasi oleh aparat keamanan. Saat ini korban telah berada di Pos Kout Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY untuk mendapatkan penanganan medis.
Aparat Bergerak Cepat
Merespons peristiwa tersebut, aparat keamanan gabungan langsung bergerak ke lokasi kejadian.
Sebanyak 20 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel Kodim 1716/Tolikara dan 10 personel Satgas Rajawali V, di bawah pimpinan Lettu Inf Imam Eko Santoso selaku Pasi Intel Kodim 1716/Tolikara, dikerahkan menuju Komplek Pertamina Lama untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku dan pengamanan wilayah.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Komplek Pertamina Lama masih dalam pemantauan ketat aparat. Aparat mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
TPNPB Klaim Bertanggung Jawab
Terpisah, Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas aksi tersebut.
"Ya, laporan lengkap akan kami umumkan, Botak Wanimbo dan pasukannya yang tembak," ucap Sebby Sambom.
Menurut Sebby, aksi tersebut dilakukan oleh pasukan kombatan TPNPB di bawah pimpinan Botak Wanimbo.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Kodam XVII/Cenderawasih terkait perkembangan pengejaran dan kondisi terkini korban.
Penulis: Hendrik
Editor: OF