Layanan ONE–Samudera Mulai Beroperasi Di Pelabuhan Patimban, Konektivitas Logistik Makin Luas
Kehadiran MV Sinar Bintan menambah pilihan layanan peti kemas sekaligus menandai dua kapal dapat dilayani bersamaan di Terminal Peti Kemas Patimban.
Papuanewsonline.com - 12 Agu 2026, 11:45 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Subang — Layanan peti kemas di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali bertambah setelah kapal MV Sinar Bintan melakukan kunjungan perdana atau maiden call pada 10–11 Agustus 2026.
MV Sinar Bintan merupakan kapal yang melayani rute ONE–Samudera. Kapal berbendera Singapura tersebut tiba dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dan bersandar di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban pada Senin (10/8/2026).

Kapal tersebut memiliki panjang keseluruhan atau Length Overall (LOA) 147 meter dengan Gross Tonnage (GT) mencapai 12.563. Setelah tiba di Patimban, kapal menjalani kegiatan pemuatan komoditas untuk kebutuhan ekspor.
Dalam kunjungan perdananya, MV Sinar Bintan memuat 95 peti kemas atau setara 190 TEUs. Komoditas yang diangkut terdiri atas suku cadang otomotif serta produk pulp dan kertas.
Setelah seluruh kegiatan pemuatan selesai, MV Sinar Bintan meninggalkan Pelabuhan Patimban pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 08.54 WIB. Kapal kemudian melanjutkan perjalanan menuju Singapura.
Kunjungan perdana layanan ONE–Samudera tersebut berlangsung bersamaan dengan pelayanan MV MSC Independent III. Kapal peti kemas berbendera Portugal itu memiliki LOA 208,90 meter dan GT 26.435.
MV MSC Independent III merupakan bagian dari layanan rutin MSC di Pelabuhan Patimban. Pada kunjungan kali ini, kapal tersebut melayani rute dari Singapura menuju Pasir Gudang, Malaysia, dan masih menjalani kegiatan pelayanan di terminal pada Selasa (11/8/2026).

Kehadiran dua kapal peti kemas secara bersamaan menjadi perkembangan baru dalam aktivitas operasional Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban. Kedua kapal menempati posisi tambat yang berbeda sehingga dapat dilayani pada waktu yang sama.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, mengatakan bertambahnya layanan pelayaran menjadi perkembangan positif bagi Pelabuhan Patimban. Menurutnya, peningkatan konektivitas akan memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna jasa.
“Masuknya layanan ONE–Samudera menjadi perkembangan positif bagi Pelabuhan Patimban. Yang ingin terus kita dorong bukan hanya bertambahnya jumlah kapal yang datang, tetapi semakin banyaknya pilihan layanan dan konektivitas yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna jasa,” ujar Arief.
Ia menilai pelayanan dua kapal peti kemas secara bersamaan menunjukkan bahwa aktivitas terminal terus berkembang seiring dengan meningkatnya pemanfaatan infrastruktur yang tersedia.
“Ini mungkin merupakan pemandangan yang biasa di pelabuhan yang sudah matang, tetapi bagi Patimban merupakan perkembangan penting. Artinya, aktivitas terminal mulai tumbuh dan infrastruktur yang tersedia semakin dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan operasional yang berkembang,” katanya.
Bertambahnya layanan ONE–Samudera diharapkan memperluas alternatif konektivitas logistik bagi industri dan pengguna jasa, khususnya di Jawa Barat serta kawasan hinterland Pelabuhan Patimban. KSOP Kelas II Patimban bersama badan usaha pelabuhan, operator terminal, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan terkait akan terus mendorong peningkatan pelayanan sejalan dengan pertumbuhan trafik dan layanan pelayaran di Pelabuhan Patimban.
Editor: OF