logo-website
Sabtu, 14 Feb 2026,  WIT

Imlek 2577 di Timika: PSMTI Gelar Festival Harmoni Nusantara dengan Pasar UMKM dan Kegiatan Sosial

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Mimika akan meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026

Papuanewsonline.com - 13 Feb 2026, 12:07 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Pamflet festival perayaan Imlek 2577 yang digagas oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kabupaten Mimika.

Papuanewsonline.com, Timika – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika akan meramaikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan mengusung tema “Harmoni Nusantara Cahaya Imlek”. Acara yang terbuka untuk seluruh masyarakat lintas suku dan etnis ini akan menghadirkan beragam kegiatan mulai dari festival budaya, pasar UMKM, hingga aksi sosial yang bertujuan mempererat tali persaudaraan.


Perayaan tahun ini jatuh pada Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa, atau masuk pada tahun ke-2577.

Ketua Panitia Imlek 2026 PSMTI Timika, Joesoef Kurniawan, menyampaikan bahwa simbol api dalam Tahun Kuda Api melambangkan semangat perkembangan, keberanian menghadapi tantangan, serta energi positif yang ingin disebarkan ke seluruh lapisan masyarakat.

Rangkaian acara akan digelar mulai 15 hingga 17 Februari 2026 dengan Festival Pasar Imlek di Jalan Budi Utomo, depan Cafe Mulo. Sebanyak 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendapatkan fasilitas stan secara cuma-cuma.

"Kami merancang festival ini untuk memberikan dorongan ekonomi bagi masyarakat Timika, oleh karena itu tidak ada biaya yang dikenakan kepada pelaku UMKM yang berpartisipasi," jelas Joesoef.

Di samping aktivitas yang mendukung perekonomian lokal, PSMTI juga akan melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekretariat Yayasan Himpunan Peduli Kasih Tionghoa (HPKT) sebagai bentuk komitmen organisasi dalam berkontribusi pada pembangunan daerah.


Nilai Harmoni Nusantara diwujudkan melalui penggunaan simbol budaya lokal, dimana kuda lumping dijadikan sebagai logo utama perayaan ini.

Koordinator Acara Imlek 2577, Rusli Limpo, menekankan bahwa perayaan tidak hanya fokus pada hiburan, melainkan juga mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial antar warga masyarakat.

Kegiatan lainnya meliputi kunjungan hormat kepada tokoh-tokoh sesepuh komunitas Tionghoa, pertunjukan dari berbagai sekolah dan komunitas selama tiga hari festival, serta layanan bakti sosial yang mencakup pemeriksaan kesehatan umum gratis, kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), pemeriksaan mata secara cuma-cuma, dan pembagian kacamata.

Atraksi budaya seperti pertunjukan wushu, barongsai, fashion show, standup comedy, serta berbagai doorprize dari para sponsor juga akan menghiasi setiap hari acara. Puncak perayaan Imlek 2577 sekaligus Cap Go Meh akan berlangsung pada 3 Maret 2026 di Graha Eme Neme Yauware sebagai puncak dan penutup dari seluruh rangkaian kegiatan.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE