logo-website
Jumat, 22 Mei 2026,  WIT

4 Warga Sipil Korban Akibat Ledakan Bom Di Depan Gereja Katolik Bilogai Intan Jaya

Empat warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka akibat ledakan di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, Distrik Sugapa

Papuanewsonline.com - 21 Mei 2026, 16:47 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Warga sipil di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya yang mengalami luka-luka akibat ledakan di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, pada Minggu (17/5/2026).

Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Empat warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka akibat ledakan di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (17/5/2026).


Informasi tersebut disampaikan tim pastoral Paroki Bilogai dalam rilisnya kepada redaksi. Menurut tim pastoral, ledakan terjadi ketika warga berada di sekitar halaman gereja. Hingga saat ini penyebab ledakan masih dalam dugaan dan belum dapat dipastikan.

Keempat korban diidentifikasi sebagai Pit Pogau, Robert Nabelau, Pius Pogau, dan Piter Nabelau. Berdasarkan keterangan tim pastoral, para korban mengalami luka akibat serpihan ledakan.

Dua korban telah dievakuasi ke RSUD Bilogai, Distrik Sugapa, untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, evakuasi dua korban lainnya direncanakan menyusul.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim pastoral Paroki Bilogai di bawah pimpinan Pastor Dekan Dekenat Moni Puncak, Yanuarius Yance Yogi, PR.

Peristiwa ini kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sipil di Intan Jaya yang selama beberapa tahun terakhir berada dalam situasi konflik bersenjata. Menurut keterangan warga yang disampaikan melalui tim pastoral, aktivitas militer dinilai semakin mendekati permukiman dan fasilitas sipil, termasuk rumah ibadah.

Sejumlah tokoh gereja dan masyarakat sipil di Papua kembali menyerukan penghentian operasi militer di wilayah konflik. Mereka meminta jaminan perlindungan bagi warga sipil, khususnya perempuan, anak-anak, dan tempat ibadah yang seharusnya menjadi zona aman.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum menerima pernyataan resmi dari TNI maupun Polri terkait laporan tersebut. Redaksi telah berupaya menghubungi Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua untuk meminta konfirmasi. Ruang hak jawab tetap terbuka bagi pihak terkait sesuai Pasal 5 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Penulis: Hend

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE