logo-website
Minggu, 07 Jun 2026,  WIT

Bekali Taruna Akmil, Menko Polkam: Sby Baca Buku Di Medan Tempur, Prabowo Punya Perpustakaan

Literasi jadi sorotan utama saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memberi pembekalan di Akademi Militer Magelang

Papuanewsonline.com - 07 Jun 2026, 21:51 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago saat memberi pembekalan di Akademi Militer Magelang Jumat, (5/6/2026).

Papuanewsonline.com, Magelang – Literasi jadi sorotan utama saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memberi pembekalan di Akademi Militer Magelang, Jumat, (5/6/2026_. Di hadapan calon perwira TNI, Menko Polkam menyebut kegemaran membaca sebagai kunci kualitas pemimpin militer.


Djamari mencontohkan dua Presiden RI alumni Akmil: Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subianto. "Tiga Presiden kita dari tentara. Dua lahir dari Akmil ini. Kesamaannya: mereka pembaca buku," kata Djamari.

Ia lalu mengungkap cerita SBY saat operasi. Meski situasi tempur, SBY muda tetap menyelipkan buku di ransel. "Istrinya bahkan kirim buku dari belakang ke daerah operasi," ujar Menko Polkam mengenang.

Soal Presiden Prabowo, Djamari menyebut koleksi buku di kediaman Presiden sangat besar. "Perpustakaannya satu setengah lantai. 80 persen isinya buku perang dari seluruh dunia, 15 persen ekonomi, sisanya ilmu lain," ungkapnya.


Bagi Djamari, pangkat adalah cermin kualitas. "Kapten harus lebih berkualitas dari letnan. Terus belajar, jadi teladan," tegasnya ke taruna-taruni.

TNI-Polri Tulang Punggung Negara 

Menko Polkam mengingatkan taruna soal soliditas. "Masuk Akmil kalian beda-beda. Keluar dari sini kalian satu. TNI kuat karena kompak," pesannya.

Sinergi TNI-Polri juga ditekankan. "Negara ini tegak karena ditopang TNI dan Polri. Kalau tulang punggung ini rapuh, negara sulit," kata Djamari.

Pesan Tak Biasa: Perwira Harus Bisa Menyanyi 

Ada kelakar yang disampaikan Menko Polkam: perwira harus gagah di tempur, bijak saat latihan, tekun belajar, dan pandai menyanyi.

"Kenapa menyanyi? Supaya dekat dengan prajurit dan rakyat. Pendekatan ke masyarakat itu menentukan peran kita," jelas Djamari.

Ia menutup dengan pesan emosional soal ikatan komandan dan anak buah. "Saat kamu gugur di operasi, yang angkat jenazahmu dan balut lukamu pertama kali adalah anggotamu. Jaga kedekatan dengan mereka," ucapnya.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar mengapresiasi kunjungan itu. "Di tengah kesibukan, Bapak Menko Polkam sempat ke Akmil. Ini bekal wawasan luar biasa bagi taruna dan civitas akademika," kata Rano.

Turut mendampingi Menko Polkam antara lain Seskemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi I, III, V, serta staf ahli dan staf khusus. Dari Akmil hadir Wagub Akmil, Dirbindik, Dirbinlem, Danmentar, para Kadep, Wadanmentar, dan Danyon Taruna.

 

Penulis: Hend

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE