Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Polda Papua Gelar Esport Tournament 2024 Sambut Hari Bhayangkara ke-78
Papuanewsonline.com, Jayapura – Menjelang perayaan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024, Polda Papua siap menggelar Kapolda Papua Esport Tournament 2024. Turnamen ini akan menampilkan dua kategori game populer, yaitu Mobile Legend dan PUBG Mobile, yang akan memperebutkan Piala Kapolda Papua serta hadiah uang pembinaan dengan total sebesar 37 juta Rupiah.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., selaku panitia penyelenggara, menjelaskan tujuan dari penyelenggaraan turnamen ini. "Kapolda Papua Esport Tournament 2024 diadakan sebagai upaya preventif dan edukatif terhadap remaja usia produktif yang rentan terhadap tindakan kriminal, penyalahgunaan narkoba, dan kejahatan siber," ujar Kombes Pol Ignatius pada Sabtu (22/6).Dalam turnamen ini, pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akan disisipkan di setiap sesi pertandingan, baik secara offline maupun online. Pesan-pesan tersebut akan mencakup imbauan untuk menghindari tindakan kriminal, penyalahgunaan narkoba, dan kejahatan siber."Turnamen ini terbuka untuk umum. Tim-tim yang telah terbentuk dapat mendaftarkan diri kepada panitia dengan menghubungi contact person yang tertera pada flyer lomba," tambah Kombes Pol Ignatius.Penyelenggaraan Kapolda Papua Esport Tournament 2024 ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mendidik dan mengedukasi para remaja mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif. "Dengan adanya turnamen ini, kami berharap para remaja dapat terlibat dalam kegiatan positif yang tidak hanya mengasah keterampilan bermain game, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka tentang bahaya kejahatan dan narkoba," tegas Kombes Pol Ignatius.Esport Tournament ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-78, yang menjadi momentum penting bagi Polda Papua untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih baik, yang tidak hanya mahir dalam bidang teknologi dan permainan digital, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya hidup sehat dan bebas dari pengaruh negative,” pungkas Kabid Humas.Turnamen ini diharapkan mampu menarik minat banyak tim dari berbagai daerah untuk berpartisipasi, sekaligus menjadi ajang untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka dalam dunia esports. Dengan total hadiah yang menggiurkan, turnamen ini dipastikan akan menjadi salah satu acara yang paling dinantikan oleh para penggemar game Mobile Legend dan PUBG Mobile di Papua. (PNO-12)
24 Jun 2024, 08:01 WIT
Wakapolri Minta Lulusan S1, S2 dan S3 STIK Tahun 2024 Mampu Jadi Agen Perubahan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Lemdiklat Polri menggelar acara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana ilmu Kepolisian Program Pendidikan Strata Satu (S-1) angkatan ke-81/Widya Wira Satya dan Program Pascasarjana (S-2) serta Doktoral (S-3) di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Kamis (20/6/2024).Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum membacakan pesan dari Kapolri, Agus mengingatkan para wisudawan untuk menjaga kehormatan institusi dan menjadi agen perubahan dalam pelayanan untuk masyarakat.Menurut orang nomor dua di Korps Bhayangkara, apa yang dikerjakan pada masa lalu atau masa yang akan datang akan berdampak pada institusi kepolisian "Pada rekan-rekan sekalian yuk kita jaga institusi yang kita cintai ini bersama-sama. Bukan hanya tugas pak Kapolri. Hak institusional kepolisian kita semua sama, dari pak Kapolri hingga pangkat yang paling rendah sama, setiap kita mempunyai kewajiban menjaga institusi ini bersama-sama," kata Wakapolri.Oleh karena itu para wisudawan yang telah mendapatkan ilmu dari Lemdiklat Polri jangan hanya sekedar dipelajari dan diucapkan. "Tadi rekan-rekan telah mengucapkan ikrar wisuda S1, S2 dan S3. Apa yang rekan-rekan tulis dan ucapkan tidak ada gunanya, kalau tidak diimplementasikan. Menjunjung tinggi kebenaran, prakteknya itu saja sudah hebat," kata Wakapolri.Komjen Agus berujar bahwa program Kapolri dengan Polri Presisi mengharapkan dan mencita-citakan institusi ini harus sempurna tidak boleh ada yang meleset sedikit pun. "Rekan-rekan dituntut untuk menjadi agen-agen perubahan di dalam institusi ini, banyak masalah yang harus diselesaikan, banyak PR yang harus kita kerjakan," ucapnya. Ilmu pengetahuan dan kepandaian yang didapat oleh wisudawan kata Agus merupakan amanah atau titipan dari Yang Maha Kuasa. Dirinya berharap bisa digunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat."Begitu besar kewenangan yang dititipkan oleh negara kepada kita, yang bisa kita gunakan untuk menjadi bagian yang bisa memberi solusi permasalahan yang ada di masyarakat," tandasnya.Menurutnya dengan konsistensi dan komitmen para calon pimpinan Polri di masa depan ini bisa membangun karakter perorangan yang dapat berkontribusi bagi institusi Polri. "Kalau tidak mampu berprestasi, jangan buat masalah," ucapnya.Agus juga mengingat apa yang disampaikan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Idham Azis. Bahwa apa yang diambil oleh seorang pimpinan adalah tanggung jawab. "Yang boleh diambil masing-masing pimpinan hanya tanggung jawab. Tidak boleh ambil yang lain dari anggota. Sampaikan hak-hak anggota, berikan hak-hak masyarakat, apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita kerjakan, sehingga kita kita mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat pada masanya," pungkasnya.Selanjutnya Wakapolri menyampaikan amanat dari Kapolri dan berterima kasih atas mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman, Kalemdiklat Polri, seluruh pejabat utama Mabes Polri, Sestama Lemhanas Komjen Panca Putra Simanjuntak, Komisioner Kompolnas, guru besar, para dosen dan civitas akademika STIK Lemdiklat Polri.Kapolri mengucapkan selamat dies natalis ke-78 STIK Lemdiklat Polri. Sigit berharap, STIK Polri dapat mencetak perwira sarjana ilmu kepolisian yang profesional dan bermoral serta menjadi pusat pengkajian permasalahan kepolisian, pengembangan ilmu dan teknologi kepolisian."Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kalemdiklat Polri, Ketua STIK, Senat, para guru besar, dosen beserta civitas akademika STIK Lemdiklat Polri atas keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan baik S1, S2 dan S3 yang telah memberikan kemajuan bagi perkembangan Lemdiklat Polri," kata Agus mewakili Kapolri.Berbagai terobosan telah diberikan kepada institusi Polri, diantaranya; meningkatkan kualitas pengajaran dengan menambah kapasitas dosen, memperbaiki sistem belajar dan penilaian ujian, pengembangan akreditasi jurnal STIK Polri dan kemampuan penyelesaian masalah.Selain itu juga menetapkan pembangunan zona integritas, kemudian merevisi kurikulum pendidikan yang diseleraskan dengan perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat, melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas gedung perkuliahan, menyelenggarakan seminar bertaraf internasional, mengadakan kerjasama dengan Universitas Bina Nusantara, lalu mengadakan kerjasama dengan pihak luar negeri seperti New Zealand, Inggris dan Korea Selatan dalam bentuk short course."Atas nama pimpinan Polri, selamat dan sukses kepada 180 wisudawan S1, 31 wisudawan S2 dan lima wisudawan S3 karena telah berhasil menyelesaikan pendidikan," kata Kapolri dalam amanatnya."Bagi yang mendapatkan penghargaan janganlah berpuas diri dan bagi yang belum tetap bersemangat. Yang terpenting bagaimana rekan-rekan bisa mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sebagai bekal ketika kembali bertugas di lapangan, sehingga mampu mendapat penghargaan dari masyarakat," tandasnya.Selain pesan dari Wakapolri dan amanat dari Kapolri, dalam acara penutupan pendidikan dan wisuda mahasiswa STIK, sebelumnya juga ada orasi ilmiah oleh Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwi Laksana. Orasi berjudul "Implementasi Ilmu Kepolisian Dalam Mendukung Grand Strategy Polri Melalui Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas" yang merupakan tema dalam upacara wisuda pada tahun ini. (PNO-12)
22 Jun 2024, 17:10 WIT
Polda Maluku Gelar Rikmin Akhir Seleksi Penerimaan Bintara Polri Gelombang Kedua 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Daerah Polda Maluku melakukan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) akhir dalam seleksi penerimaan Bintara Polri gelombang kedua Tahun 2024.Rikmin akhir yang diikuti oleh 354 orang Calon Siswa (Casis) Bintara Polri ini dilaksanakan di Aula SPN Polda Maluku, Passo, Kota Ambon, Rabu (19/6/2024).Ratusan casis Bintara Polri baik Polwan maupun Polki tersebut, terdiri dari calon Bintara PTU, Bintara Repro, Bintara Bokomsus Kehumasan/TI dan Bokomsus Hukum.Plt Kabid Humas Polda Maluku AKBP. Aries Aminnullah, mengatakan, saat pelaksanan Rikmin akhir, melibatkan pengawas internal maupun pengawas eksternal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, maupun Dinas Pendidikan."Pelibatan pengawas eksternal bertujuan untuk memastikan keaslian dan kelengkapan berkas administrasi peserta seleksi," kata AKBP Aries.Rikmin akhir sendiri meliputi verifikasi domisili dan umur, ijazah dan nilai, serta pemindaian berkas. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh berkas yang diserahkan oleh para calon siswa adalah asli dan lengkap.Saat tahapan tersebut, Kepala Biro SDM dan Kepala SPN Polda Maluku hadir untuk meninjau jalannya pemeriksaan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi dari pihak kepolisian dalam memastikan proses seleksi berjalan dengan transparan dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. (PNO-12)
20 Jun 2024, 13:52 WIT
Ingin Mengabdi Pada Negeri, Atlet Esport Ridel Daftar Casis Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Atlet eSports Ridel Yesaya Sumarandak menjadi salah satu calon siswa (Casis) Tamtama Polri T.A 2024. Ridel sendiri mendaftar sebagai Casis Tamtama dari Polres Minahasa. Adanya Ridel dalam pendaftaran Casis Tamtama tersebut menambah rentetan anak bangsa berprestasi di rekrutmen tahun ini.“Saya memang bercita-cita jadi polisi sejak kecil,” ujarnya, Jumat (14/5/24).Dia mengaku, meski menekuni eSports, tidak melunturkan niatnya untuk menjadi anggota Korps Bhayangkara. Dia tetap bertekad mengabdi kepada negeri ini dengan menjadi polisi.“Yang pertama ingin menjadi berkat buat banyak orang lewat polisi, ingin membanggakan orang tua, ingin berbakti kepada bangsa dan negara juga membantu sesama manusia dengan menjadi polisi,” jelasnya.Disebutkan Riedel, setahun terakhir dia menggencarkan olahraga, mencari tips, hingga belajar akademis demi lolos rekrutmen anggota Polri ini. Sebagai yang berlatarbelakang dari keluarga biasa, dia mengaku, seleksisi anggota Polri ini sangat mudah dimengerti tahap demi tahapnya.“Masuk Polri ini kan gratis, saya cari tipsnya di internet juga mudah, saya belajar. Dengan persiapan yang matang, siapapun akan mudah melewatinya,” ujar dia.Dalam riwayat prestasinya, Riedel pernah memenangkan ajang Asian Games 2018. Dia menyabet medali emas dan mengharumkan nama bangsa tersebut.Dia juga pernah meraih juara satu Asia dalam rangka Tour eSport di Korea pada 2019. Kemudian juara dia eSport se-dunia yang diselenggarakan di China 2019.Terakhir, dia mengikuti Clash Royal tingkat Asia dan memenangjan juara 3 pada 2020. Semuanya diraih dalam kompetisi tim. (PNO-12)
15 Jun 2024, 08:20 WIT
Bhayangkari Peduli Tembus Zona Merah Di Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Dalam upaya menebarkan kebaikan di tengah daerah konflik, Ketua Bhayangkari Cabang Intan Jaya, Ny. Yati Afrizal Asri, bersama Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, mengunjungi anak-anak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, yang dikenal sebagai zona merah konflik Kelompok Kriminal Bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).Di tengah situasi yang menantang, kegiatan Bhayangkari Peduli ini menghadirkan sentuhan kasih dalam bentuk pembagian makanan serta pelajaran tentang kebersihan kepada anak-anak di daerah tersebut. Ny. Yati Afrizal Asri menegaskan pentingnya peran Bhayangkari dalam memberikan dukungan tidak hanya kepada suami anggota Polri, tetapi juga untuk turut aktif dalam masyarakat."Dimanapun tugas suami, sebagai Bhayangkari kita turut serta dalam pengabdian. Kami peduli terhadap kesehatan anak-anak, oleh karena itu selain memberi makanan tambahan, kami juga mengajarkan pentingnya cuci tangan sebelum makan," ungkap Ny. Yati.Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada bantuan materi, tetapi juga memberikan pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di daerah tersebut."Kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap bentuk bantuan kepada sesama tidak harus dipilih dan terbatas. Kami berharap anak-anak ini bisa memahami pentingnya pola hidup sehat," tambah AKBP Afrizal Asri.Kunjungan Bhayangkari Cabang Intan Jaya dan Kapolres Intan Jaya ini tidak hanya menjadi momen untuk menyebarkan kebaikan, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di wilayah yang rawan konflik. (PNO-12)
14 Jun 2024, 15:01 WIT
Gelar Penghargaan He For She Award, SSDM Polri: Dorong Kemajuan Perempuan Di Lingkungan Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan _He For She_ 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. “Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women. (PNO-12)
14 Jun 2024, 14:46 WIT
Ombudsman RI Apresiasi Polri Atas Perekrutan Difabel
Papuanewsonline.com, Jakarta - Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya."Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara."Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh."Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi."Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. "Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi."Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi. (PNO-12)
13 Jun 2024, 11:53 WIT
8 Pelajar Mimika Ikut Seleksi Beasiswa Universitas Terkemuka di Arab Saudi
Papuanewsonline.com, Mimika,
Papua Tengah - Sebanyak 8 (delapan) pelajar asal Kabupaten Mimika, Provinsi
Papua Tengah, berpartisipasi dalam seleksi penerimaan beasiswa kuliah di Arab
Saudi. Dari 25 universitas yang menawarkan beasiswa bagi pelajar di seluruh
dunia, para pelajar Mimika memilih beberapa universitas unggulan seperti
Universitas Islam Madinah, Universitas Tabuk, dan Universitas King Saud Riyadh.
Program studi yang diminati meliputi Syari'ah, Arsitektur, Komputer dan Sistem
Informasi, Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, serta Pariwisata. Ketua Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Kabupaten Mimika, KH. Muhammad Amin AR, S.Ag., M.Pd., MM, menyatakan
dukungan penuh dan terus mendorong para pelajar di Mimika untuk melanjutkan
pendidikan mereka, khususnya di luar negeri. "Kami berkomitmen untuk
mendukung generasi muda Mimika agar dapat mengembangkan potensi mereka di
kancah internasional," ujar beliau. Tampak Pembekalan/Persiapan seleksi Beasiswa Studi di Arab Saudi kepada para pelajar calon mahasiswa beserta orang tua yang diselenggarakan di masjid Darussalam Auto Samudera, Timika. Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri
dan Kerjasama Internasional, H. Azzam Mujahid Izzulhaq, S.Sn., MBA.,
mengungkapkan bahwa MUI Kabupaten Mimika telah dan akan terus menjalin kerja
sama dengan berbagai kampus luar negeri. "Kami telah bekerja sama dengan
pemerintah dan universitas di Arab Saudi, Turki, Mesir, Pakistan, Yordania,
India, Malaysia, China, Jepang, serta beberapa universitas di Inggris, Jerman,
hingga Amerika Serikat," jelas Azzam. Kerjasama ini merupakan upaya
serius dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung
pembangunan di Kabupaten Mimika. Diharapkan dengan adanya peluang beasiswa ini,
pelajar Mimika dapat membawa ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi daerah
mereka. MUI Kabupaten Mimika berkomitmen
untuk terus meningkatkan akses pendidikan bagi pelajar Mimika, membuka peluang
untuk pendidikan di luar negeri, dan memperluas jaringan kerjasama internasional
demi kemajuan bersama. (Admin)
13 Jun 2024, 09:36 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Direktur Universiatas Terbuka Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Direktur Universitas Terbuka (UT) Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. Kedatangan Direktur UT Ambon yang didampingi sejumlah stafnya disambut hangat di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/6/2024). Saat pertemuan silaturahmi, Kapolda didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Direktur Polairud, Kasubag Mutjab Bag Binkar Biro SDM, dan Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Maluku. Pertemuan antara Kapolda dan Direktur UT Ambon membahas terkait informasi mengenai peluang pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau di UT Ambon. Tatap muka tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan antara UT Ambon dan Polda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi hari ini," kata Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori. Ia menjelaskan kerjasama antara UT dan Polri telah berlangsung sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah menghasilkan ribuan sarjana yang bekerja di institusi pemerintahan, termasuk TNI-POLRI dan ASN lainnya. Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 700 anggota Polri di Polda Maluku telah berkuliah di UT Ambon, dengan mayoritas memilih jurusan Fakultas Hukum, Administrasi Negara, dan Ekonomi Akuntansi.Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh UT mempermudah anggota Polri dalam menempuh pendidikan tinggi. "Meskipun dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab atau operasional BKO di luar kota, anggota Polri tetap dapat mengikuti perkuliahan dan ujian secara online dengan memanfaatkan jaringan internet," katanya.Kedatangan rombongan UT Ambon disambut baik oleh Kapolda Maluku. Kapolda menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. "Pendidikan sangat penting dalam meningkatkan kwalitas dan kompetensi anggota Polri dari semua golongan pangkat agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat," kata KapoldaKapolda mendorong seluruh personel Polda Maluku untuk melanjutkan pendidikan mereka. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan bermanfaat bagi karir anggota yang bersangkutan ke depannya.Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Polda Maluku ini, bahwa tantangan saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks ,sehingga diperlukan wawasan,skill dan kompetensi yang semakin baik.Kapolda mendorong semua anggota Polri bahkan targetnya seorang Tamtama sekalipun agar dapat mengikuti pendidikan formal pada perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana demi masa depannya dan untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh negatif yang tidak bermanfaat dan merugikan .Lebih baik manfaatkan gaji dan penghasilan anggota digunakan untuk hal hal yang positif seperti menjadi sarjana daripada gaji kalian habis untuk hal dan sesuatu yang negatif dan tidak bermanfaat bahkan bisa merusak karir dalam tugasmu," kata Kapolda.Dalam pertemuan tersebut juga melahirkan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi dalam waktu dekat guna merealisasikan rencana-rencana yang telah dibahas. Diharapkan, langkah kerjasama nanti dapat memperkuat hubungan antara UT Ambon dan Polda Maluku serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kwalitas anggota Polri. (PNO-12)
12 Jun 2024, 16:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru