Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Satgas OMB Salawaku Polda Maluku Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Pengecekan Kaporlap
Papuanewsonline.com, Ambon - Ratusan personel Satuan Brimob Polda Maluku yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku tahun 2024 mengikuti apel kesiapsiagaan dan pengecekan kelengkapan lapang untuk perorangan (Kaporlap). Apel yang digelar di lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (3/2/2024), dipimpin Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku Kompol Denny Sandera.Dalam arahannya Kompol Denny meminta seluruh personel yang terlibat dalam satuan tindak OMB Salawaku selalu siap sedia apabila sewaktu-waktu digerakan melaksanakan tugas penebalan pada satuan jajaran di Polda Maluku."Kita tau bersama bahwa saat ini situasi jelang pelaksanaan pemilu khususnya untuk wilayah Maluku masih terpantau aman terkendali," katanya.Kendati terpantau aman terkendali, Denny berharap agar semua personel tidak lengah. Semuanya diminta selalu siap bila sewaktu-waktu dibutuhkan secara tiba-tiba. "Jika ada gejolak dan permasalahan yang memiliki intensitas tinggi, rekan-rekan semua akan digeser oleh pimpinan untuk membantu Satuan jajaran. Maka dari itu saya minta rekan-rekan semua tetap siap sedia, siapkan semua kelengkapan perorangan yang dibutuhkan serta tetap menjaga kesehatan rekan-rekan semua agar tetap vit dan siap untuk melaksanakan tugas," pintanya.Di sisi lain, Denny menyampaikan khusus untuk kota Ambon merupakan daerah sentral di Maluku. Personel Brimob yang bertugas di Kota Ambon, juga dapat dikerahkan melakukan penebalan ke daerah lainnya di Maluku."Saya minta agar semua personel dapat menyiapkan diri. Kita adalah personel Polri yang profesional, mahir, taat hukum dalam pelaksanaan tugasnya dalam memelihara kamtibmas," harapnya. PNO-11
06 Feb 2024, 06:30 WIT
Wakapolres Keerom Laksanakan Program Minggu Kasih Bersama Jemaat Gereja
Papuanewsonline.com, Keerom – Polres Keerom selengarakan Program Minggu kasih pada pelaksanaan Ibadah Minggu pagi Bersama Jemaat Gereja GKI Petra Kamp. Bibioshi Kab. Keerom. Minggu (04/02/24).Pada Kegiatan Minggu Kasih yang diselenggarakan Polres Keerom dipimpin oleh Wakapolres Keerom KOMPOL D. Pieter Kalahatu,SH didampinggi Personil Sat Binmas Polres Keerom serta dihadiri oleh Pdt.Lina Batubara S.si dan Para Jemaat Gereja Petra Kamp. Bibioshi yang berjumlah sebanyak kurang lebih 60 Orang yang terdiri dari Bapak, Ibu, Anak-anak dan Para Lansia.Ibu Pdt.Lina Batubara S.si sebagai Pelayan Firman membacakan alkitab terambil dari Perjanjian Baru Kitab 1 Korintus 5 Ayat 1-5.Wakapolres Keerom pada kesempatannya menyampaikan kepada para jemaat bahwa, kehadiran Polres Keerom pada pelaksanaan Ibadah Minggu pagi hari ini, dalam rangka Program Minggu Kasih yang dilaksanakan Polri sebagai Pembinaan Umat Beragama dalam mengajak turut serta Sukseskan Pemilu 2024 agar berjalan aman dan damai."saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Pdt. Lina Batubara S.si serta para jemaat Gereja GKI Petra atas kesempatan yang diberikan kepada kami, yang mana pada inti dari kedatangan kami adalah untuk mengajak masyarakat menjelang Momen Pemilu 2024 agar turut serta menjaga kedamaian dan rasa toleransi umat beragaman di Kab. Keerom" Kata Wakapolres."tanggal 14 Februari nanti silahkan kepada bapak ibu, untuk tentukan pilihan masing-masing, namun perlu diingat bahwa beda pilihan bukan berarti menjadi pembedaan bagi kita semua dalam menjalankan hidup bermasyarakat dan beragama, kita jadikan pemilu sebagai pesta demokrasi bagi kita semua" Tambah Wakapolres.Selain Pelaksanaan Minggu Kasih yang dilaksanalan setiap minggunya pada Ibadah Minggu Pagi, Polres Keerom juga mengelar Program Jumat Keliling yang dilaksanakan disetiap hari jumatnya pada pelaksanaan Ibadah Sholat Jumat.Usai melaksanakan Ibadah, Polres Keerom memberikan bingkisan berupa Snack kepada jemaat gereja yang mana bingkisan snack tersebut merupakan dukungan langsung dari Bapak Kapolda Papua. (PNO-12)
05 Feb 2024, 21:48 WIT
Kapolres Puncak Jaya dan PJ. Bupati Tinjau Dampak Banjir Bandang
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Setelah musibah banjir bandang yang melanda Distrik Gurage, Kabupaten Puncak Jaya pada Jumat (02/02), Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H, turut mendampingi Penjabat (PJ) Bupati Puncak Jaya, H. Tumiran, S.Sos., M.Ap, dalam melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian pada Sabtu (03/02).Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma, S.Hub.Int, Danyon Satgas Raider 753/AVT Mayor Inf. Noval Darmawan, S.H., M.Ip, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Daud T. Wendamily, S.T., M.Kp, serta para Kepala Distrik Tingginambut dan Gurage.Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, menyampaikan bahwa kejadian banjir bandang tersebut dipicu oleh hujan lebat pada pukul 18.00 WIT. Hujan deras menyebabkan sungai di Distrik Gurage meluap, dan banjir bandang terjadi di sekitar wilayah tersebut.Dari data yang diperoleh di lapangan, terungkap bahwa satu jembatan yang menghubungkan Distrik Gurage dan Distrik Tingginambut, yang juga merupakan jalur utama trans Wamena - Mulia, hanyut tertimpa derasnya arus. Selain itu, 5 honai dan 1 bangunan lama milik PT. Modern juga terbawa arus."Sampai saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Pagi ini, kami bersama PJ. Bupati dan Dandim 1714/PJ melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian, dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sekitar sungai karena arus yang masih deras," ucap Kapolres Puncak Jaya.Ia menambahkan bahwa Pemerintah Daerah sedang mencari solusi agar jalan penghubung ini dapat segera dibangun kembali. Mengingat saat ini, akses jalur darat dari dan menuju Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, lumpuh total. Hal ini disebabkan oleh musibah tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di Distrik Kalome. (PNO-12)
05 Feb 2024, 09:05 WIT
Kapolda Papua Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Oikumene, Masjid dan Pura Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K secara simbolis mengawali Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Oikumene, Masjid dan Pura Polda Papua, yang berlangsung di depan Venue Volly Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Jumat (02/02/2024).Kegiatan yang dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin beserta para Pengurus. Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Drs. Yosi Muhamartha, para Pejabat Utama Polda Papua, Ketua Klasis GKI Muara Tami Pdt. Abraham Mayor, S.Si,Teol, Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia Provinsi Papua I Komang Alit Wardana, S.E., M.M, Ketua MUI Kota Jayapura KH Zulham Ma’mun, Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia Kota Jayapura I Wayan Nugati, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Jayapura Moh. R.Irji Matdoan, ST.,MT.Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan rasa Syukur karena hari ini bisa diacarakan setelah diresmikannya Kantor Mapolda Papua dibeberapa tahun lalu. Dimana berdasarkan master plan pembangunan rumah ibadah ini berada di Polda Lama.“Namun saya tidak berkehendak karena kita ingin membangun di pinggir jalan agar masyarakat bisa memakai bangunan ini, sehingga saya meminta kepada senior anggota untuk mencari lokasi sekaligus sebagai sarana membatasi areal kawasan Mapolda Papua Baru yang luasnya 150 Hektar ini,” ucap Kapolda Papua.Kapolda berharap bahwa setelah Pemilu 2024 mudah-mudahan adanya dukungan dari pemerintah dan diharapkan pembangunan ini bisa berjalan dengan baik.“Saya berharap rumah ibadah ini akan merepresentasikan kemajemukan Indonesia dan sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Tempat yang nyaman bagi umat muslim, umat kristiani, umat hindu untuk melakukan berbagai aktivitas keagamaan, aktivitas sosial lainnya, dan menjadi simbol untuk memperkuat toleransi dan moderasi beragama khususnya kita di Polda Papua,” harapnya.Ia juga berpesan agar rumah ibadah yang akan dibangun ini bisa menjadi contoh bagi pembangunan rumah ibadah di jajaran Polda Papua yang dapat menampilkan kekhasan Polri, serta menampilkan kekhasan tanah Papua.“Mari kita jaga dan bersama kita makmurkan tempat ini, saya juga berterimakasih karena kita sudah mempunyai niat untuk membangun dan mudah-mudahan ini bisa menjadi barokah bagi kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri. PNO-11
03 Feb 2024, 19:34 WIT
Polri Jamin Netralitas Dalam Pemilu, Ini yang Jadi Pedoman
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen penuh untuk menjaga netralitas dalam Pemilu 2024. Hal itu bisa dilihat dari pengamanan seluruh rangkaian tahapan pemilu."Dalam rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat serta profesionalisme, Polri berkomitmen untuk bersikap netral dan tidak melakukan kegiatan politik praktis dalam setiap kontestasi Pemilu 2024," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis, Jumat (2/2/2024).Trunoyudo membeberkan berbagai hal yang telah dilakukan Polri mulai dari memberikan pengawalan melekat (walkat) Paslon Capres dan Cawapres, menjaga situasi Kamtibmas, pengamanan logistik berupa surat dan kotak suara hingga nanti saat pencoblosan di TPS."Hal tersebut dilaksanakan untuk memberi pengamanan dan memastikan pemilu berjalan aman, damai dan bermartabat," tandasnya.Trunoyudo juga menjelaskan yang menjadi dasar netralitas Polri dalam pesta demokrasi yakni sebagai berikut;- UU No.2 Tahun 2002 Tentang Polri Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2) , Anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih. - UU No.2 Tahun 2002 tentang Polri Pasal 5 Ayat (1) bahwa Polri merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri.- PP No.2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri Pasal 5 Huruf B, Dalam Rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat, Anggota Poiri dilarang melakukan kegiatan Politik Prastis. - Peraturan Polri No.7 Tahun 2022 Pasal 4 Huruf H, Setiap Pejabat Polri dalam etika kenegaraan wajib bersifat netra dalam kehidupan politik -Surat Telegram No : STR/246/III/OPS.1.3/2022 tgl 22 Maret 2022 tentang Dalam rangka menjaga Profesionalisme dan Netralitas Polri dalam kehidupan berpolitik- Surat Telegram Netralitas Polri, Surat Telegram Kapolri No: ST/2407/X/HUK 7.1/2023 tanggal 20 Oktober 2023, tentang Pedoman Perilaku Netralitas Anggota Polri dalam Tahapan Pemilu 2024 - Lembar Penerangan Kesatuan, Nomor: 4/I/HUM.3.4.5/2023/Pensat. Netralitas Polri Dalam Pemilu 2024. - Lembar Penerangan Kesatuan Nomor: 54/X/HUM 3.4.5/2023/Pensat, Arahan Bagi Personel Polri Jelang Pesta Demokrasi- STR No ST/2505/X/HUK.7.1/2023 Tanggal 31 Oktober 2023 tentang mencegah/menghindari pelanggaran anggota Polri dan menjaga netralitas Polri dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.Jenderal bintang satu ini mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk mendukung Polri agar Pemilu 2024 terselenggara aman dan damai. Truno berujar bahwa persatuan dan kesatuan harus selalu dijunjung tinggi terutama selama proses pemilihan hingga nanti pencoblosan yang berlangsung pada dua pekan nanti."Kita imbau masyarakat turut mensukseskan pemilu ini berjalan dengan aman dan damai. Masyarakat harus menghindari segala isu hoax, SARA, politik identitas yang dapat memecah-belah persatuan bangsa. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa," imbuhnya. (PNO-12)
03 Feb 2024, 10:09 WIT
Polda Papua Gelar Dialog Interaktif 60 Menit Bahas Tangkal Hate Speech Jelang Pemilu
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Stasiun LPP TVRI Papua telah dilaksanakan Dialog Interaktif Papua 60 Menit dengan tema "Tangkal Hate Speech Jelang Pemilu 2024", Rabu (31/01/2024) malam.Acara ini bertujuan untuk menangkal ujaran kebencian yang ada di media sosial saat menjelang Pemilihan Umum 2024Dialog Interaktif tersebut menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Kasubdit V Tipidsiber Ditkrimsus Polda Papua, AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H, S.I.K, Kabid PKP Dinas Kominfo Prov Papua, Anshar Irianto dan Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Papua/ Penggiat Media Sosial Eveerth Z. Joumilen.Pada sesi pembuka, AKBP Wisnu menyampaikan Langkah langkah yang dilakukan oleh Polda Papua sudah jauh mulai dari tahapan pemilu dan sudah siap dalam menyongsong pemilu damai.“Di Polda Papua sendiri kami sudah mencanangkan operasi Kepolisian, dengan sandi Operasi Mantap Brata Cartenz 2024, dan sudah dimulai dari tahapan awal pemilu yang terlibat dalam rangka operasi kami itu bukan hanya siber saja dan semua ikut andil dalan menghadapi pemilu,” ucap AKBP Wisnu.AKBP Wisnu mengatakan banyak orang menganggap bahwa hate speech ini merupakan hal yang lumrah dalam mengemukakan pendapat, yang dapat ia tekankan disini adalah hate speech is not freedom of speech, ujaran kebencian itu bukan kebebasan berpendapat.“Kami dari awal tahapan pemilu kami mencoba mengubah pola pikir masyarakat mind set dimana kita memiliki 1 fungsi Kepolisian Humas dan juga Binmas yang mana melakukan sosialisasi dalam rangka pencegahan dan juga pemberian masukan kepada masyarakat serta penyuluhan terkait dengan penggunaan media sosial yang baik,” ungkapnya.Sementara itu, Anshar Irianto mengatakan pihaknya sendiri sudah melakukan deklarasi yang dimana bersifat netral tidak ada tindakan khusus terkait penyebaran hate speech ini sendiri.“Kami melakukan beberapa kegiatan literasi literasi digital kepada anak anak muda dan juga komunitas, dengan harapan seminimal mungkin bisa membantu memperkecil ujaran ujaran kebencian dan bagaimana menggunakan kata kata yang baik di media sosial,” tuturnya.Di kesempatan yang sama, Eveerth Z. Joumile mengatakan pihaknya hanya fokus pada media dimana media media yang tergabung di dalam komunitasnya.“Jadi bagaimana caranya apabila ada berita yang tidak benar kami langsung melakukan pemberitaan yang sebenarnya atau mengcounter berita yang beredar tersebut menjadi berita yang sebenarnya,” pungkas Eveerth Z. Joumile. (PNO-12)
02 Feb 2024, 10:01 WIT
Jelang Hari Pencoblosan, Satgas OMB Salawaku Polda Maluku Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
Papuanewsonline.com, Ambon - Seluruh personel Satgas Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku dan Polres jajaran diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjelang 13 hari pencoblosan Pemilu 2024 di wilayah masing-masing.Permintaan tersebut disampaikan Kepala Analisa dan Evaluasi (Anev) Satgas OMB Salawaku Polda Maluku, AKBP. Robert Ferdinandus dalam rapat anev yang digelar pada Kamis (1/2/2024).Rapat Anev yang dilaksanakan di Posko OMB Salawaku Polda Maluku ini turut dihadiri Kepala Posko OMB Polda Maluku Kompol Ganesa Sinambela, dan seluruh perwira dari masing-masing Satuan Tugas (Kasatgas), serta semua Kabag Ops Polres jajaran bersama stafnya."Kepada seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan jelang pelaksanaan pencoblosan pemilu nanti," pinta AKBP Robert Ferdinandus dalam arahannya.Robert juga berharap kegiatan cooling sistem, patroli dialogis dan sosialisasi kamtibmas dapat terus ditingkatkan dalam menjaga kestabilan situasi baik menjelang hingga selesai pelaksanaan pemilu serentak. "Situasi kamtibmas harus menjadi perhatian kita bersama kemudian juga untuk satgas agar tetap melaksanakan tugas pokoknya dengan baik sehingga angka kriminal pada beberapa kasus saat ini yang naik bisa ditekan kalau bisa dikurangi," harapnya.Agar kelancaran pelaksanaan tugas OMB berjalan baik, dibutuhkan komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan semua pihak terkait. "Olehnya itu saya minta alat komunikasi yang ada dapat digunakan sesuai peruntukannya agar sewaktu-waktu kalau pimpinan ingin mengecek situasi dengan melakukan apel udara maka semua jajaran sudah siap," pintanya.Seluruh personel satgas juga diharapkan terus meningkatkan sinergitas yang baik dengan rekan-rekan TNI, Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait lainnya."Kami berharap Pemilu serentak dapat berjalan dengan aman dan lancar," pungkasnya. (PNO-12)
01 Feb 2024, 18:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru