Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Wakaops Damai Cartenz-2025 Berbagi Keceriaan Dengan Anak-Anak Yalimo
Papuanewsonline.com, Yalimo – Dalam Operasi Damai Cartenz, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga menunjukkan sisi humanisnya dengan bercengkerama bersama anak-anak di Mako Polres Yalimo, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Kamis (25/01). Momen penuh kehangatan ini terjadi ketika Kombes Adarma mengajak anak-anak setempat menikmati tayangan edukatif melalui gawai elektronik yang dipinjamkannya.Anak-anak terlihat antusias mengerumuni gawai tersebut, menghabiskan waktu bersama menikmati tayangan yang disuguhkan. Dalam suasana penuh keceriaan ini, Kombes Adarma tak hanya berbagi kebahagiaan, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada generasi muda Kabupaten Yalimo."Anak-anak adalah masa depan bangsa. Saya berharap mereka terus giat belajar, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan bagi agama, orang tua, bangsa, dan negara," ujar Kombes Adarma.Sebagai bagian dari Operasi Damai Cartenz-2025, kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis yang menjadi salah satu pilar utama operasi untuk menciptakan kedamaian di Papua. Kombes Adarma juga menegaskan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama anak-anak, agar tumbuh rasa saling percaya antara aparat keamanan dan masyarakat."Kami ingin menunjukkan bahwa kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus Papua. Mereka harus merasakan kehadiran kami sebagai sahabat yang selalu mendukung," tambahnya.Kegiatan semacam ini diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat Papua, sehingga kepercayaan terhadap pemerintah dan upaya menciptakan kedamaian dapat semakin meningkat.Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini pun tampak senang dan termotivasi. "Saya ingin menjadi polisi seperti bapak," ujar salah satu anak dengan wajah berseri-seri.Operasi Damai Cartenz-2025 terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis demi menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Papua. Kombes Adarma menutup kegiatan tersebut dengan doa dan harapan besar untuk masa depan cerah anak-anak Papua. PNO-12
26 Jan 2025, 19:02 WIT
Komitmen Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Polri Pastikan Identifikasi Jenazah Kebakaran Glodok
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polisi memastikan identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza akan terus berjalan. Sebab, identifikasi jenazah ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan Polri. "Misi kemanusiaan ini kami lakukan agar dapat segera mengidentifikasi orang hilang berdasarkan barang bukti, berdasarkan jejak jenazah yang ditemukan dari 12 kantong jenazah," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam Indradi, Sabtu (25/1/25).Sejauh ini, tim disaster victim identification (DVI) Polri masih mengidentifikasi 9 dari total 12 jenazah yang ditemukan. Terakhir, tiga jenazah korban kebakaran di Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, telah teridentifikasi.Menurut Kabid Humas, tujuan utama proses identifikasi ini adalah untuk memastikan identitas para korban. Sehingga, jenazah dapat segera dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak."Sehingga, hasil proses identifikasi yang dilakukan Tim DVI ini tujuan utamanya agar jenazah dapat didentifikasi dan dapat segera dikembalikan kepada keluarganya untuk dapat dimakamkan secara layak," jelasnya.Ditambahkan Kombes. Pol. Ade Ary, misi kemanusiaan Polri ini dilaksanakan mulai dari proses pencarian jenazah, penyisiran di TKP dan evakuasi korban ke RS Polri untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim DVI."Identifikasi dilakukan berdasarkan data dari antemortem yang diserahkan oleh keluarga yang melaporkan kehilangan keluarganya, kemudian dilakukan proses identifikasi dan akhirnya didapatkan data postmortem," ujarnya.Kemudian, dilakukan rekonsiliasi hingga akhirnya disimpulkan bahwa jenazah atau body part sudah teridentifikasi atau tidak. Sehingga, selanjutnya dapat segera dikembalikan atau diserahkan ke keluarga untuk dilakukan pemakaman secara wajar.Kombes. Pol. Ade Ary pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kebakaran tersebut. Ia menyatakan, Polri berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus kebakaran maut ini."Tentunya kami menghaturkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan komitmen kami untuk mengusut tuntas kasus ini secara prosedural, proporsional dan profesional," ujarnya. PNO-12
26 Jan 2025, 18:43 WIT
Bertegur Sapa Dengan Warga, Kombes Pol Yusuf: Kenyamanan Kalian Mewujudkan Papua Aman dan Harmonis
Papuanewsonline.com, Papua – Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyapa masyarakat Yalimo di Bandara Elelim pada Jum'at pagi (24/1/2025) untuk menciptakan suasana penuh kehangatan dan keakraban. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat, yang tampak antusias berbagi senyuman dalam momen yang mencerminkan harmoni dan kedamaian.Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan bahwa Polri, melalui Operasi Damai Cartenz, hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman dari berbagai ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua."Kehadiran Polri melalui Ops Damai Cartenz membawa kedamaian untuk masyarakat Papua. Kami hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangannya.Momen bahagia semakin terasa ketika para pedagang lokal, terutama penjual pinang, menyambut kedatangan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz dengan senyum hangat yang menghiasi wajah mereka. Interaksi sederhana ini mencerminkan hubungan erat antara aparat keamanan dan masyarakat Papua, sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran Polri di Papua tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kepercayaan masyarakat.Dengan Operasi Damai Cartenz, Polri berkomitmen untuk terus menciptakan kedamaian dan harmoni di tengah masyarakat Papua, menjaga Bumi Cenderawasih tetap aman dan damai. PNO-12
26 Jan 2025, 18:25 WIT
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Perkuat Silaturahmi Bersama Warga
Papuanewsonline.com, Nilulat – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Pos Nilulat melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah salah satu warga, Bapak Ose, di Desa Nilulat, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan ini dipimpin oleh Wadanpos Sertu Kukuh Dwi P. bersama tiga orang anggota pos.Anjangsana ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara personel Satgas dan masyarakat setempat, sekaligus mendengarkan aspirasi dan kebutuhan warga. Dalam suasana yang penuh keakraban, personel Satgas disambut dengan hangat oleh keluarga Bapak Ose dan masyarakat sekitar.Bapak Ose, mewakili warga Desa Nilulat, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan ini. "Kami sangat senang dan merasa diperhatikan dengan kehadiran anggota Pos Nilulat. Kehadiran mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa kedekatan dan kepedulian terhadap kami sebagai masyarakat di wilayah perbatasan," ujarnya.Wadanpos Sertu Kukuh Dwi P. menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. "Kami tidak hanya bertugas menjaga perbatasan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat dengan menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik. Anjangsana ini adalah salah satu cara kami mendekatkan diri dan memahami kebutuhan warga," ujar Sertu Kukuh.Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Satgas untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga keamanan dan persatuan di wilayah perbatasan, sekaligus memperkuat rasa saling percaya antara personel TNI dan masyarakat. PNO-12
26 Jan 2025, 08:14 WIT
Kunjungi Sumut, Anggota Komisi I DPR RI Serap Kendala Diskominfo
Papuanewsonline.com, Medan - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Trinovi Khairani Sitorus, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk menyerap kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut).Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut), Ilyas Sitorus di kantor Diskominfo Sumut, Jalan HM Said Medan, Jumat (24/1). Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nias Utara Terpilih, Yusman Zega, Sekretaris Diskominfo Sumut, Achmad Yazid Matondang, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Sumut, Rismawati, Kepala Bidang Statistik Sektoral Diskominfo Sumut, Porman Mahulae dan Kadis Kominfo Nias Utara, Raradodo Waruwu.Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPR RI. Dikatakannya, ini merupakan kunjungan kerja pertama sekali anggota DPR RI di tahun 2025 ke kantor Dinas Kominfo Sumut. Ilyas juga menyampaikan beberapa permasalahan komunikasi dan informasi yang ada di Sumut.“Kami berterima kasih atas kunjungan kerja ibu ke sini. Satu kendala komunikasi di Sumut saat ini adalah masih ada beberapa daerah di Sumut yang blankspot seperti Nias Utara. Kita berharap ke depannya ini bisa dibantu sehingga tidak ada lagi daerah yang blankspot di Sumut,” ujar Ilyas.Permasalahan blankspot ini menurut Ilyas menjadi hal yang penting, mengingat program Presiden RI yang bertujuan membangun Indonesia dari desa ke kota. “Bagaimana informasi pemerintah mau cepat sampai hingga ke desa, jika komunikasi terkendala karena blankspot. Proses pembelajaran siswa juga terkendala karena hal ini, padahal proses pembelajaran sekarang semua sudah melalui internet,” kata Ilyas.Ilyas juga menyampaikan harapannya kepada anggota DPR RI komisi I yang juga secara tugas membidangi urusan Komunikasi dan informasi untuk ikut menyuarakan bahaya dari judi online. Sebab, judi online akan berdampak buruk terhadap aspek finansial, sosial, psikis, kesehatan, akademik, keagamaan dan kepribadian pelakunya. "Memang penuntasan masalah judi online ini akan sangat bergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Yang bisa menghentikannya adalah diri kita sendiri, namun perlu dukungan dari Komdigi selain mentakedown situs- situsnya juga tak kalah pentingnya memblokir marketnya, ujar Ilyas. Masih menurut Ilyas, sudah banyak situs judi online yang sudah diblokir Pemerintah bahkan di takedown, Namun faktanya situs judi online masih saja terus bertambah dan memenuhi ruang daring masyarakat. Oleh karenanya, Ilyas berharap melalui DPR RI Komisi I agar Komdigi juga memblokir marketnya.Selain itu, Ilyas juga menyampaikan permasalahan terkait infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang membutuhkan support dari pusat. Begitu juga dengan dukungan pusat untuk satu data Indonesia dan bantuan lainnya seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dapat disalurkan kepada kabupaten/kota di Sumut. “Harapan kami kendala yang ada di Sumut ini bisa diperjuangkan di tingkat pusat,” harap Ilyas.Kunjungan kerja daerah pemilihan (Kunker Dapil) Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumut II ini mengatakan, kunjungan yang dilakukannya bertujuan untuk mendengar aspirasi Diskominfo Sumut dan daerah terutama terkait dengan kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara.“Segala aspirasi dan keluhan yang ada di provinsi Sumut dan daerah nantinya akan saya coba perjuangkan di pusat. Seperti ada keluhan terkait jaringan internet, ini akan kita perjuangkan dalam rapat kerja nantinya, karena masalah komunikasi ini sangat penting. Apalagi dalam menjalankan pemerintahan saat ini semua harus sudah terintegrasi dari pusat hingga ke daerah,” ujar politisi dari Partai Golkar ini.Wakil Bupati Nias Utara terpilih, Yusman Zega dalam kesempatan tersebut mengatakan, masih terdapat sekitar 42 wilayah blankspot jaringan internet di Nias Utara. Padahal di wilayah tersebut sudah terbangun tower telekomunikasi, tapi tetap saja masih ada daerah yang blankspot dan masyarakat Nias Utara masih kesulitan untuk mendapatkan akses internet.“Saat ini sekitar 85 persen masyarakat Nias Utara menggunakan handphone. Namun karena masih susah jaringan, banyak masyarakat yang berkumpul di satu titik di jembatan untuk mengejar sinyal. Kami mengalami kesulitan, apalagi saat ini semua program pemerintah berbasis aplikasi, pembelajaran siswa berbasis internet. Kami mohon sekali untuk dibantu pembangunan jaringan internet di Nias Utara,” harap Yusman. PNO-12
26 Jan 2025, 08:05 WIT
Kemenkumham dan Prancis Gelar Pengaturan Praktis Untuk Terpidana Serge Atlaoui
Papuanewsonline.com, Jakarta-
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis telah menandatangani Pengaturan
Praktis terkait pemindahan narapidana warga negara Prancis, Serge Areski
Atloui. Penandatanganan tersebut
dilakukan secara daring pada Jumat (25/1/2025). Mewakili Indonesia Menteri Koordinator Kumham Imipas, Yusril
Ihza Mahendra, menandatangani dokumen tersebut di Gedung Kemenko Kumham Imipas,
dengan disaksikan oleh Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia. Sementara
itu, Pemerintah Prancis menandatangani dokumen tersebut di Ministry of Justice,
melalui Gérald Darmanin, Minister of State, Keeper of the Seals, Minister of
Justice. Kesepakatan ini menandai komitmen
kedua negara untuk menghormati kedaulatan dan yurisdiksi masing-masing sesuai
dengan instrumen internasional yang relevan dan mengikat. "Pemerintah Indonesia
menegaskan bahwa tidak ada satu pun ketentuan dalam Pengaturan Praktis ini yang
dapat ditafsirkan sebagai tindakan yang merugikan kedaulatan negara," kata
Yusril. Diketahui, Pemindahan Serge
Atloui dijadwalkan berlangsung pada Selasa 4 Februari 2025, dan akan dilakukan
sesuai dengan kebijakan yang berlaku di kedua negara. Setelah dipindahkan,
pelaksanaan hukuman Serge Atloui akan sepenuhnya diatur oleh hukum dan prosedur
di Prancis, termasuk kebijakan terkait pemberian grasi, remisi, atau amnesti. Terkait hal ini, Pemerintah
Prancis juga berkomitmen untuk memberikan akses informasi kepada Pemerintah
Indonesia mengenai kelanjutan pelaksanaan hukuman Serge Atloui setelah pemindahan
dilakukan. Kesepakatan ini diharapkan dapat
menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih erat antara kedua negara dalam
berbagai bidang, khususnya di ranah hukum dan penegakan keadilan.
Dengan terwujudnya pengaturan ini, hubungan
diplomatik antara Indonesia dan Prancis semakin menunjukkan semangat saling
menghormati dan kerja sama yang konstruktif.(Red)
25 Jan 2025, 22:15 WIT
Satgas Yonif 642/Kps Beri Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan Yankes di Kampung Jagiro
Papuanewsonline.com, Bintuni - Peduli kesehatan warga Kampung Jagiro, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 642/Kps memberikan pelayanan kesehatan (yankes) keliling kepada masyarakat di Kampung Jagiro , Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. (24/1/2025).Program layanan kesehatan Satgas Yonif 642/Kps ini dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan untuk memelihara kesehatan masyarakat dan mengobati warga yang sedang sakit. Selain itu, personel kesehatan TNI Satgas Yonif 642/Kps juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat.Pada kesempatan tersebut, Danpos Jagiro Letda Inf Fadli Siregar berharap, semoga kehadiran Satgas Yonif 642/Kps benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami warga. “Kami juga mengunjungi warga dari rumah ke rumah untuk memastikan bahwa masyarakat di Kampung ini semua dalam keadaan sehat."Danpos juga menyampaikan, bahwa sejauh ini pelayanan kesehatan yang diberikan anggota Satgas Pamtas Yonif 642/Kps ini cukup efektif dan membantu masyarakat.“Kami senang dapat membantu warga untuk berobat tanpa harus pergi ke Rumah Sakit atau Puskesmas,” tutupnya. (Pen Yonif 642/Kps) PNO-12
25 Jan 2025, 14:52 WIT
Gelar Diskusi Panel, Komjen Pol Dedi Prasetyo: Polri Terbuka Terhadap Masukan Guna Perbaikan Kinerja
Papuanewsonline.com, Jakarta - SSDM Polri menggelar diskusi panel peningkatan kinerja Kapolsek di Polda Jajaran, Jumat (24/01/25). Diskusi yang dipandu pengamat sosial Devie Rahmawati ini menghadirkan narasumber Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi, guru besar universitas airlangga Prof Nur Basuki, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo, dan jurnalis senior TVOne Totok Suryanto.Saat membuka diskusi, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan perlunya Polri untuk terus memperbaiki diri. Untuk itu, Polri merasa perlu menggelar diskusi dengan menghadirkan narasumber eksternal. “Mengelola personel Polri yang jumlahnya mencapai 490 ribu lebih memerlukan keseriusan dan ini butuh waktu yang tidak sebentar. FGD ini sangat penting dan masukan dari narasumber dan jajaran akan sangat membantu untuk membenahi permasalahan di tubuh Polri,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.Lebih lanjut Irwasum Polri mengakui banyak kejadian menonjol di akhir tahun 2024 yang memengaruhi public trust terhadap polri menjadi salah satu yang terendah.“Polsek adalah ujung tombak dari organisasi. 46% pengaduan masyarakat yang masuk ditujukan untuk Polsek. Saya tegaskan seluruh laporan dari masyarakat harus diterima, tidak boleh ditolak, “lanjut Komjen Pol Dedi Prasetyo.Komjen Pol Dedi yakin dengan membenahi masalah-masalah di satuan kewilayahan, 80% permasalahan lembaga akan teratasi.Senada dengan Irwasum Polri, Ketua Harian Komisi Kompolnas Irjen (P) Arief Wicaksono Sudiutomo mengatakan Polsek merupakan garda terdepan dalam menghadapi permasalahan di tengah masyarakat.Masyarakat, terutama di kota-kota besar, banyak menyoroti pemasalahan yang terjadi di tubuh kepolisian. Arief melihat setiap Polsek memiliki permasalahan berbeda sehingga perlu langkah mitigasi yang berbeda. “Polsek dapat diklasifikasi menjadi beberapa kelompok yaitu, Polsek perkotaan, Polsek perbatasan dan Polsek pedalaman. Setiap polsek harus bisa mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di wilayahnya, “ujar Arief Arief Wicaksono Sudiutomo.Sementara itu Kabareskrim Polri periode 2009–2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi melihat lembaga Polri saat ini sedang disudutkan oleh masyarakat dan media. “Membenahi masalah di tubuh kepolisian merupakan wujud kecintaan terhadap Polri. Perlunya kesadaran dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik dan kita sangat berharap Polri dapat menjadi lembaga yang disegani, dihormati dan dipercaya,” kata Ito. Kemajuan teknologi yang membuat dunia seperti menjadi tanpa batas adalah tantangan baru yang harus diantisipasi. Prof Nur Basuki Minarno dalam diskusi ini mengatakan Polisi harus adaptif dan partisipatif terhadap perkembangan yang terjadi. “Kualitas SDM setiap polisi harus terus ditingkatkan. Masih banyak anggota Polri yang lulusan SMA. Pendidikan menjadi prioritas karena polisi harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang melapor kepada polisi, “ujar Nur Basuki.Praktisi media Totok Suryanto menganggap wajar bila banyak kritikan dari Masyarakat terhadap Polri karena besarnya harapan kepada institusi ini. “Banyak masyarakat yang membenci tapi juga merindukan kehadiran polisi. Oleh karena itu polisi harus kembali ke jati dirinya yaitu lembaga yang disegani dan dibutuhkan Masyarakat,”ujar Totok. Dalam diskusi ini, seluruh narasumber sepakat bahwa kualitas SDM polisi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Selain dihadiri Irwasum Polri, diskusi ini juga diikuti oleh seluruh Kepala Biro SSDM Polri, Irjen Pol (P) Ronny F. Sompie, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika. Diskusi ini juga diikuti oleh Kapolda dan Kapolres jajaran di 36 Polda secara virtual. PNO-12
25 Jan 2025, 14:30 WIT
Seleksi Sespima Polri, 9 Anggota Polda Maluku Berpangkat AKP Jalani Tes Kesamaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Ambon - Sembilan anggota Polda Maluku berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) mengikuti seleksi Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespima) Polri Tahun 2025.Hari ini, Jumat (24/1/2025), Panitia Daerah (Panda) dari Biro SDM Polda Maluku melaksanakan tes kesamaptaan jasamani yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon.Pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani yang digelar tersebut di awasi oleh Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol Dostan Matheus Siregar S.IK, selaku ketua panitia tes kesamaptaan jasmani. Ia didampingi Karo SDM Polda Maluku selaku ketua panitia seleksi Sespima Polri Panda Polda Maluku tahun 2025."Pagi tadi telah dilaksanakan tes kesamaptaan jasamani untuk seleksi Sespima Polri yang diikuti sembilan peserta," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H.Tes kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan meliputi lari mengelilingi lapangan selama 12 menit, Pul Up, Sit Up, Pus Up dan Shutle run."Tadi pelaksanaannya berjalan lancar. Selanjutnya para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya," jelasnya. PNO-12
25 Jan 2025, 14:05 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru