Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polsek Pomako Amankan Puluhan Minuman Keras Beserta Pemiliknya
Papuanewsonline.com, Mimika – Bertempat di Pelabuhan Feri Pomako/ASDP Pomako telah dilaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus razia kedatangan kapal Feri KM. WICITRA DHARMA II dari Dobo, kegiatan razia ini di pimpin Aipda Demianus Sem dengan melibatkan 6 personel, Selasa (17/10).Kasi Humas Polres Mimika Ipda Hempy Ona, S.E menjelaskan ada personel Polsek Pomako mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sebuah perahu jonson yang membawa barang-barang milik penumpang dari kapal Feri menuju pelabuhan batu-batu Pomako.“Setelah mendapatkan informasih tersebut, personel dengan cepat merespon ke TKP menggunakan mobil patroli menuju ke pelabuhan batu-batu dan mendapati barang-barang sudah dimuat di mobil pickup, setelah dicek ternyata terdapat minuman keras lokal jenis sopi. Selanjutnya personel mengarahkan sopir membawa kendaraan dan pemilik minuman keras ke Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako,” Ungkapnya.Lanjut dikatakan, tiba di Polsek Pomako personil melakukan pemeriksaan terhadap pemilik berinisial “FB” umur 48 tahun dan barang-barang yang ada di dalam mobil tersebut berupa minuman keras.“Jumlah barang bukti minuman keras sebanyak 62 liter terdirin dari 2 galon @19 liter = 38 liter, 4 botol Aqua @1500 ml = 6 liter dan 31 botol Aqua @600 ml = 18 liter, Saat ini pemilik dan barang bukti diamankan di Polsek Pomako guna dilakukan proses hukum,” terangnya.Kasi Humas Polres Mimika Ipda Hempy Ona, S.E menuturkan bahwa Polres Mimika dan jajarannya upaya dan berkomitmen pemberantasan peredaran miras yang masuk melalui pelabuhan Pomako. (PNO-12)
18 Okt 2023, 17:09 WIT
Tunda Sidang Dua Kali, Hakim Thobias Benggian Putus Bebas JR dan SH
Papuanewsonline.com, Jayapura- Setelah sidang putusan ditunda dua kali akhirnya majelis hakim pada pengadilan Tipikor Jayapura memutuskan dan membebaskan terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawaty, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan pengelolaan pesawat serta helicopter Pemkab Mimika di Pengadilan Tipikor Jayapura, Selasa (17/10/2023).Kedua terdakwa yang dituntut JPU (Jaksa Penuntut Umum) 18 Tahun enam bulan penjara ini, divonis bebas Majelis Hakim Thobias Benggian, SH selaku Ketua dan Hakim Anggota Linn Carol Hamadi, SH dan Andi Matalata, SH, MH.Majelis Hakim dalam putusanya menyatakan kedua terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawaty dinyatakan tidak bersalah, dimana Dalam pertimbangan hukumnya, majelis hakim menyatakan kedua terdakwa Johannes Rettob dan Silvi Herawaty telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan mulai dari perencanaan, pembeliaan, pengadaan hingga pengoperasian pesawat dan helikopter.Terpisah Terkait vonis bebas kedua terdakwa, belum ada tanggapan dari Kejaksaan Tinggi Papua.(PNO/01)
17 Okt 2023, 19:38 WIT
Kabidhum Polda Papua Ungkap Perkembangan Kasus Penyerangan Di Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan penjelasan terbaru terkait penegakan hukum yang tengah diupayakan oleh Kepolisian untuk menindak lanjuti aksi penyerangan yang terjadi di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo. Penyerangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Asbak Koranue, yang juga merupakan bagian dari Kelompok Egianus Kogoya, telah menyebabkan beberapa korban jiwa pada Senin (16/10).Saat ditemui oleh awak media di ruangannya, Kombes Pol. Benny menjelaskan bahwa aparat keamanan dari TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz telah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyisiran dan mencari keberadaan para korban. "Penyerangan yang terjadi kemarin benar adanya dan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Asbak Koranue yang juga merupakan bagian dari Kelompok Egianus Kogoya," terangnya.Penyerangan tersebut juga menyebabkan beberapa alat berat hangus terbakar, termasuk 3 unit Excavator, 2 unit Truck, dan 1 Camp. Informasi ini diperoleh dari saksi-saksi yang berhasil dievakuasi ke Polres Yahukimo.Kombes Pol. Benny menyampaikan bahwa meski aparat keamanan sempat menghadapi gangguan tembakan yang memicu kontak tembak dengan KKB, mereka berhasil mengevakuasi 7 jenazah, antara lain Udin, Maun, Ardi, Hendra, Anju, Appe, dan Siger. Sementara itu, beberapa pendulang berhasil diselamatkan, termasuk Abdul (53), Renaldi (28), Hermudin (42), Bebeng (41), Markus (35), Ahmad (21), dan Holden (48)."Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K bersama Ops Damai Cartenz telah melaksanakan rapat tertutup guna membahas langkah-langkah penindakan hukum terhadap para pelaku," ucap Kabid Humas.Saat ini, upaya peningkatan keamanan sedang dilakukan oleh aparat TNI-Polri di Kabupaten Yahukimo untuk memastikan situasi terkendali dan mencegah potensi konflik lebih lanjut. Penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para pelaku penyerangan akan terus dilakukan dengan tindakan tegas dan terukur. (PNO-12)
17 Okt 2023, 19:03 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata, Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2023 - 2024.Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, ini dilaksanakan di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Selasa (17/10/2023).Kegiatan itu dihadiri Forkopimda Maluku, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Maluku, serta pimpinan kementerian/lembaga lainnya di Maluku.Kapolda Maluku saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengharapkan Pemilu 2024 bisa terselenggara secara aman, damai dan lancar.Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan menjadi titik penentuan bangsa.Seluruh komponen bangsa diminta untuk berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi pada Pemilu tahun ini memiliki kompleksitas tersendiri, karena dilaksanakan secara serentak dengan rentang waktu berdekatan, geografis yang beragam, serta melibatkan jumlah pemilih besar."Oleh sebab itu, guna mengamankan Pemilu 2024 maka Polri didukung TNI, Kementerian/lembaga, instansi terkait dan mitra kamtibmas lainnya menggelar operasi Mantap Brata tahun 2023-2024. Operasi ini dilaksanakan selama 222 hari sejak tanggal 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personil di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan Pemilu," ungkapnya. Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah bagi personil Korps Brimob dan Dalmas Nusantara. Korps Brimob Polri terbagi dalam empat wilayah, sedangkan untuk Dalmas Nusantara terbagi dalam 7 zonasi. "Bukan hanya itu saja Polri juga menyiapkan 2000 personil Brimob serta 8.500 personil Dalmas nusantara yang siap dimobilisasi kapanpun dan di manapun ke seluruh wilayah Indonesia," tambahnya.Sebagai dukungan terhadap operasi Mantap Brata, Polri juga menggelar operasi Nusantara cooling sistem tahun 2023-2024 untuk membangun narasi besar persatuan dan kesatuan, serta kemajuan bangsa di atas kepentingan kelompok. Ini juga dilakukan guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoax, isu sara, propaganda dan black campaign yang dilengkapi dengan satgas anti money politik serta satgas pemilu damai."Sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi dan informasi atau K3I operasi ini akan didukung oleh command center di tingkat Mabes Polri sampai di Polda jajaran," ujarnya.Melalui dukungan sarpras modern dan berbagai fitur yang ada, diharapkan command center mampu mengintegrasikan data maupun informasi. Sehingga seluruh personil pengamanan di lapangan dapat terorganisir secara terpadu dari pusat hingga daerah."Operasi Mantap Brata 2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi publikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas pada pemilu 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah kita lakukan," harapnyaBerdasarkan indeks kerawanan Pemilu dari Bawaslu, terdapat 5 provinsi dan 85 kabupaten/kota berkategori kerawanan tinggi. Sementara berdasarkan indeks kerawanan pemilu tahap 3 Polri terhadap 2 provinsi dan satu kabupaten kota berkategori sangat rawan. "Bagi wilayah yang tergolong kerawanan tinggi dan sangat rawan, segera lakukan langkah antisipasi. Sedangkan wilayah lainnya jangan under estimate dengan tetap mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin, terus lakukan mapping potensi konflik secara detail di wilayah masing-masing, dan selesaikan potensi konflik itu hingga ke akar masalah," pintanya.Kapolri menyampaikan, apabila terdapat konflik yang sudah mengganggu stabilitas Kamtibmas, pastikan pengerahan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP. Tentunya dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas, serta mesisitas. "Khusus terkait bencana alam koordinasi dengan TNI, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder lainnya guna memetakan daerah rawan, sehingga bencana dapat dimitigasi. Siapkan pula rencana antisipasi bekerja sama dengan penyelenggara pemilu apabila nantinya terdapat situasi bencana alam di suatu daerah, seperti contohnya mempersiapkan fasilitas pencoblosan di lokasi pengungsian," harapnya.Lebih lanjut, Kapolda Maluku Lotharia Latif menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah berjalan baik selama ini dengan TNI maupun instasi terkait dalam menjaga Maluku yang aman dan damai, khususnya menjelang pelaksanaan pemilu 2024. "Mari katong (kita) jaga bersama Maluku yang katong cintai ini biar selalu aman dan damai," ajak Kapolda. (PNO-12)
17 Okt 2023, 17:34 WIT
Kapolda Papua Tindak Tegas Penyerangan Yang Dilakukan KKB Terhadap 5 Pekerja Tambang
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua telah mengambil langkah-langkah tegas setelah mendapat informasi tentang penyerangan terhadap pekerja tambang emas tradisional yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Insiden tragis ini terjadi di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo pada Senin (16/10), sekitar pukul 14.30 WIT. Penyerangan tersebut diduga menewaskan lima orang pekerja tambang.Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, seusai memimpin Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sat Brimob Polda Papua, memberikan pernyataan kepada awak media terkait insiden ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan saran dan masukan yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan tegas dalam proses penegakan hukum."Terkait hal ini, kami sedang dalam proses pendalaman dengan mendekati para tokoh masyarakat untuk memastikan kondisi para korban. Saat ini, kami belum dapat mengirim aparat keamanan ke lokasi kejadian karena risiko yang sangat tinggi," kata Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius.Irjen Pol. Mathius menekankan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan bersenjata yang terjadi di Tanah Papua. Namun, dalam mengambil tindakan tegas, mereka berusaha untuk merencanakannya dengan matang agar tidak menimbulkan lebih banyak korban jiwa."Aparat Keamanan dan pihak terkait akan bekerja sama dengan seksama untuk mengungkap pelaku di balik kejahatan ini. Kami juga akan meningkatkan keamanan untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu di Papua tidak terganggu oleh pihak-pihak yang berseberangan," tegas Kapolda Papua.Pihak berwenang saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan keamanan wilayah tersebut. Insiden ini menunjukkan eskalasi kekerasan di wilayah Papua yang telah lama terjadi, dan langkah-langkah tegas diperlukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas di daerah tersebut. (PNO-12)
17 Okt 2023, 13:41 WIT
Sidang Praperadilan, Hakim PN Dobo Tolak Seluruh Gugatan Tersangka TPPO
Papuanewsonline.com, Dobo - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, menolak seluruh gugatan yang diajukan Morest Anton Beruat alias Obut, tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Seluruh gugatan tersangka yang diajukan melalui kuasa hukumnya Gasandi Renfaan SH, ditolak Hakim PN Dobo setelah melalui serangkaian sidang Praperadilan sejak tanggal 9 - 13 dan 16 Oktober 2023 pembacaan putusan.Tersangka melalui kuasa hukum mengajukan Praperadilan melawan Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Dwi Bachtiar Rivai yang diwakili Bidang Hukum Polda Maluku dan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru."Untuk sidang praperadilan kemarin, Hakim PN Dobo menolak gugatan yang diajukan pemohon dalam hal ini tersangka TPPO untuk seluruhnya," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Selasa (17/10/2023).Terdapat beberapa gugatan yang diajukan tersangka melalui kuasa hukumnya Gasandy Renfaan SH, terhadap Kapolres Kepulauan Aru. Diantaranya penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka, penangkapan, penahanan serta permohonan ganti rugi dan rehabilitasi."Seluruh permohonan pemohon ditolak Hakim karena semua gugatan yang dilayangkan menurut Hakim sudah memenuhi prosedur," katanya.Dengan putusan Hakim tersebut, mantan Kapolres Kepulauan Aru ini menekankan bahwa tindakan yang dilakukan penyidik dalam menetapkan pemohon sebagai tersangka, menangkap, menahan, adalah sah berdasarkan hukum."Jadi Polres Kepulauan Aru dalam hal penanganan kasus TPPO yang menjerat tersangka Morest Anton Beruat alias Obud, sudah dilakukan sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku, dan selanjutnya penyidik akan melengkapi berkas perkaranya untuk diajukan ke JPU," pungkasnya.PNO-11
17 Okt 2023, 13:14 WIT
Gelar Press Release, Polsek Mimika Baru Ungkap 3 Kasus Tindak Pidana
Papuanewsonline.com, Mimika - Kapolsek Mimika Baru, Kompol Saidah Hobrouw, SH, didampingi oleh Wakapolsek, Kanit Reskrim, dan Penjabat Kasi Humas, menggelar press release terkait dengan tiga kasus tindak pidana yang sedang menonjol di wilayah hukum Polsek Mimika Baru, Senin (16/10/2023).Ketiga kasus tersebut berkaitan dengan tindak pidana yang dimulai dari kesalahpahaman dan berujung pada penganiayaan, pengeroyokan, dan dalam satu kasus, pembunuhan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.Ketiga kasus tersebut sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Mimika Baru berdasarkan Laporan Polisi (LP) dengan nomor LP-67 tanggal 09 September 2023, yang melanggar Pasal 338 KUHPidana bersama dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana. Kasus berikutnya, LP-73 tanggal 26 September 2023, melanggar Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHPidana, dan yang terakhir, LP-571 tanggal 08 Oktober 2023, terkait dengan kasus pengeroyokan (LP SPKT Polres Mimika).Dalam kasus-kasus ini, para pelaku, yang dikenali dengan inisial (MIA, MA, NM, dan AD), berhasil diamankan berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan yang didukung oleh bukti yang memadai. Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.Kapolsek Mimika Baru, Kompol Saidah Hobrouw, SH, menjelaskan bahwa ketiga kasus ini saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dan dalam waktu dekat, berkas perkara akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Timika."Proses penyelidikan ketiga kasus ini saat ini sedang dalam tahap pemberkasan, dan berkas perkara akan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Timika. Dalam konferensi pers yang digelar, para pelaku juga dihadirkan bersama dengan barang bukti pendukung lainnya," kata Kompol Saidah Hobrouw, SH. (PNO-12)
17 Okt 2023, 11:59 WIT
Kapolda Papua Pimpin Simulasi Pengamanan Pemilu 2024 di Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., dan PJU Polda Papua, turut serta dalam pelaksanaan Sispamkota (Simulasi Pengamanan Kota) di Lapangan Rastra Samara SPN Jayapura, Senin (16/10/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan pengamanan tahapan Pemilu dalam Operasi Mantab Brata Cartenz 2023-2024 Polda Papua.Kegiatan tersebut dikoordinir langsung oleh Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., dan melibatkan sekitar 900 personil dari berbagai instansi, termasuk Anggota Sat Brimob Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, dan personel TNI AD.Hadir dalam kegiatan tersebut adalah sejumlah pejabat, termasuk Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Pegunungan Darmwanto, Ketua KPU Provinsi Papua Steve Dumbon, Komisioner Bawaslu Papua Kordiv SDM Organisasi dan Diklat Yacob Paisei, serta sejumlah pejabat dari TNI dan instansi terkait.Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya persiapan untuk pengamanan Pemilu 2024, yang merupakan salah satu momen politik terbesar di Indonesia. Pemilu dan Pilkada akan digelar serentak pada tahun tersebut, menjadikannya tantangan besar bagi aparat keamanan.“Polda Papua sebagai sentral pelaksanan pengamanan dengan di backup TNI tentunya sudah harus memiliki langkah-langkah konkrit dalam pengamanan Pemilu 2024, salah satunya pelaksanaan sispamkota,” ucap Kapolda.Ia menjelaskan bahwa Sispamkota merupakan salah satu rangkaian persiapan untuk pengamanan Pemilu 2024. Melalui latihan ini, pihak kepolisian ingin memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi apapun dalam rangka Operasi Mantab Brata 2023-2024.“Jadi dengan simulasi ini artinya kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Polda Papua sudah siap mengamankan Pemilu 2024 dalam situasi apapun,” tuturnya.Polda Papua juga mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk bekerjasama dan menjaga sinergi dalam menjaga keamanan dan kelancaran seluruh tahapan Pemilu 2024. Irjen Pol. Mathius Fakhiri menyatakan harapannya agar Pemilu berjalan aman, lancar, dan damai di Provinsi Papua.Simulasi pengamanan Sispamkota melibatkan beberapa tahapan, seperti pengalawalan pendirian logistik, pengamanan tahapan calon presiden dan VVIP, pengamanan kampanye, pengamanan tahapan pemungutan suara di TPS, pengamanan rapat pleno hasil pemungutan suara di Kantor KPU, pengamanan kota, pengamanan objek vital, penyelamatan anggota calon legislatif, dan penanganan bahan peledak yang dicurigai.Irjen Fakhiri berharap bahwa apa yang dilatihkan dalam Sispamkota dapat dijalankan dengan baik sesuai dengan SOP pengamanan untuk setiap tahapan Pemilu 2024. Ia juga menginstruksikan Karoops untuk memerintahkan jajaran Polres melaksanakan kegiatan serupa, sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing, serta berkoordinasi dengan TNI dan Pemerintah Daerah.Pendekatan sinergis, kerjasama, dan koordinasi diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu 2024, terutama di Provinsi Papua.“Mari kita siapkan diri untuk menyambut pengamanan tahapan pendaftaran Paslon mulai tanggal 19 Oktober 2023 besok, bersama sama dengan stakeholder terkait supaya Pemilu bisa berjalan aman dan damai khususnya di Tanah Papua,” tutup Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K. (PNO-12)
16 Okt 2023, 17:43 WIT
Pembubaran Judi di Tolikara Berakhir Dengan Kericuhan
Papuanewsonline.com, Tolikara - Pembubaran masyarakat yang tengah bermain judi togel dan ludo di Jl. Irian, distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua, berakhir dengan kerusuhan pada hari Sabtu (14/10) sore kemarin. Aksi penyerangan dari masyarakat terhadap personel Brimob BKO Tolikara terjadi setelah upaya pembubaran tersebut, mengakibatkan penutupan aktifitas kios dan lainnya di sekitar lokasi.Kapolres Tolikara, AKBP Achmad Fauzan, S.Ag, membenarkan insiden tersebut saat di konfirmasi. Menurutnya, kejadian berawal sekitar pukul 17.30 sore, ketika personel Brimob BKO Tolikara yang dipimpin oleh Danki Brimob BKO Tolikara, Ipda Bambang P.J, melakukan pengamanan Dana Desa di Bank BNI."Pembubaran dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai banyaknya oknum yang berkumpul bermain judi di Jalan Irian Karubaga. Personil Brimob menuju lokasi untuk melakukan pembubaran, namun sayangnya, hal tersebut berujung pada penyerangan terhadap anggota Brimob," ungkap Kapolres.Situasi semakin memanas, dan massa yang terlibat dianggap sebagai ancaman. Personel Brimob pun mengambil langkah tegas dengan menggunakan tembakan peringatan dan gas air mata untuk membubarkan massa. Akibat serangan dengan batu dan parang dari sebagian masyarakat, seluruh kios di Jalan Irian terpaksa ditutup lebih awal sebagai upaya untuk menjaga keamanan.Dalam upaya menghindari korban, personel Brimob BKO Tolikara memutuskan untuk mundur. Namun, massa yang merasa "menang" atas kejadian tersebut melakukan pengejaran terhadap mobil personel Brimob, melemparinya dengan batu.Kapolres Tolikara, AKBP Achmad Fauzan, S.Ag, menegaskan bahwa langkah tegas tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut. "Kami berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari kegiatan ilegal yang dapat meresahkan serta memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga," tambahnya.PNO-11
16 Okt 2023, 14:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru