Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Gelar Jumat Curhat, Kapolsek Bonggo Dengarkan Keluhan Warga Kampung Srum
Papuanewsonline.com, Sarmi – Guna menampung keluhan masyarakat, Polsek Bonggo melaksanakan program Jumat curhat di Kampung Srum, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Jumat (20/10).Kegiatan itu dipimpin oleh Kapolsek Bonggo, dihadiri oleh Kepala kampung dan Ondoafi serta masyarakat kampung Srum."Jumat curhat ini untuk menampung keluhan masyarakat khususnya warga Kampung Srum terhadap kepolisian. Bebas mau menyampaikan apapun berkaitan dengan layanan kepolisian maupun gangguan kamtibmas yang terjadi di masyarakat,” tutur Kapolsek.Salah satu warga yang diwakili oleh Kepala kampung Bapak Boas Sendwa menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada kepolisian atas kegiatan yang dilaksanakan."Kami ucapkan terimakasih kepada Polsek Bonggo atas pelaksanaan Jumat curhat ini, sehingga masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah serta saran kepada pihak kepolisian," ucap Boas.Selain itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pihak kepolisian meningkatkan patroli di tempat-tempat yang dianggap rawan tindak kejahatan.Menanggapi keluhan tersebut, Ipda Multazam dengan tegas menjawab bahwa Polsek Bonggo akan terus melakukan patroli rutin setiap hari demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat."Partisipasi aktif masyarakat adalah faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai mitra yang akan mendengar dan memberikan solusi bagi permasalahan serta keluhan dari masyarakat," tandasnya. (PNO-12)
20 Okt 2023, 20:02 WIT
Satlantas Polresta Jayapura Gelar KYRD Demi Menertibkan Dan Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota melaksanakan KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam upaya cipta kondisi, Penertiban dan pemeriksaan Kendaraan bertempat di depan Mako Polresta Jayapura Kota, Kamis (18/10) Sore.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K bersama 20 personil Sat Lantas Polresta yang terlibat dalam KYRD.Kasat Lantas ketika diwawancarai usai kegiatan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna meminimalisir fatalitas terjadinya kecelakaan lalu lintas dan melakukan penertiban kepada para pengendara yang tidak taat terhadap peraturan lalu lintas.“Razia yang dilaksanakan ini untuk menertibkan para pelanggar lalulintas serta upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan terhadap pengendara yang tidak lengkap dalam berkendara,” ujarnya.Lanjut Kasat Lantas, kegiatan Penertiban kendaraan yang dilaksanakan di depan Mako Polresta Jayapura Kota dengan cara bertindak melakukan Penindakan Hukum kepada pangendara roda dua dan Roda empat yang yang melakukan pelanggaran Lalu Lintas.“57 pelanggar terjaring dalam kegiatan ini, 42 Seat Tilang, tanpa helm 15 pelanggar, Kenalpot Racing 3 pelanggar, melanggar rambu lalulintas 4 pelanggar, Surat surat 19 pelanggar,” pungkas Kasat Lantas. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:45 WIT
Evakuasi Korban KKB Terus Dilakukan, Kapolda Papua: Personel Diturunkan Demi Amankan Situasi
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan informasi terkini mengenai proses evakuasi korban setelah serangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali I, Kampung Musom II, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.Dalam pertemuan dengan awak media di ruangannya pada Jumat (20/10), Kombes Pol. Benny menjelaskan bahwa upaya evakuasi terus berlanjut untuk menyelamatkan pekerja tambang yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian."Pasukan gabungan di bawah pimpinan Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos, M.M, terus berpatroli dan melakukan penyisiran di sekitar area tambang hingga hari ini," ucapnya.Menurut laporan yang diterimanya, Kepala Bidang Humas menyatakan bahwa sebanyak 50 pekerja tambang telah dievakuasi, termasuk 7 orang yang ditemukan meninggal dunia.Ia juga mengungkapkan bahwa selama proses evakuasi, aparat keamanan masih menghadapi ancaman tembakan dari KKB, tetapi berhasil memastikan keselamatan semua pekerja yang dievakuasi kembali ke markas dengan selamat.Di tempat yang berbeda, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, Kapolda Papua, menjelaskan bahwa ia telah memberikan perintah kepada Kapolres Yahukimo untuk mengeluarkan seluruh pekerja tambang dari wilayah tersebut, sehingga aktivitas pertambangan di area tersebut dapat dihentikan sementara waktu demi penyelidikan lebih lanjut."Kami juga akan meminta keterangan dari beberapa korban untuk mengetahui jumlah pelaku serta untuk memahami kronologi penyerangan," katanya.Kapolda Papua menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap semua pelaku yang terlibat dalam serangan ini, dengan tujuan agar tidak ada gangguan serupa dalam tahapan pemilu yang akan datang."Kami terus bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan himbauan agar warganya tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri. Terkait para pelaku, tindakan tegas akan diambil untuk mencegah insiden serupa dan memastikan keamanan di Papua dalam rangka proses pemilu," tegas Kapolda Papua. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:37 WIT
Korban Pekerja Bangunan Puskesmas Omukia Yang Diserang KKB Dievakuasi Menuju Timika
Papuanewsonline.com, Mimika - Pekerja pembangunan Puskesmas Omukia yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dievakuasi ke Timika. Proses evakuasi ini dilakukan pada pagi hari ini, Jumat (20/10/2023), di Bandara AVCO Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika.Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan informasi terkait proses evakuasi tersebut. Menurutnya, proses evakuasi terhadap satu jenazah dan tiga korban luka dari PT. Gloria Papua Permai itu turut didampingi pihak keluarga.“Evakuasi dilakukan menggunakan dua pesawat Reven, yaitu PK-RVE yang dipiloti oleh Capt. Gabril Mirkurius, dan PK-RVV yang dipiloti oleh Capt. Putri Ghasani,” tuturnya.Kombes Benny mengatakan, jenazah almarhum Otto (35) langsung dibawa ke RSUD Mimika untuk proses pemulasaran, sementara tiga orang korban luka lainnya yakni Elifas (29), Martinus (37), dan Erwin (52) dibawa ke RSMM Kabupaten Mimika untuk penanganan medis lebih lanjut.“Jenazah direncanakan akan disemayamkan di rumah duka. Dan untuk proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga,” ungkap Benny.Kabid Humas Polda Papua juga menginformasikan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz 2023 bersama dengan Satgas gabungan TNI saat ini masih meningkatkan keamanan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan.“Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut,” tutup Kabid Humas.Untuk diketahui, kejadian penyerangan bermula ketika para pekerja PT. Gloria Papua Permai yang sedang membangun Puskesmas Omukia di Kampung Eromaga, Distrik Omukia itu sedang beristirahat di tenda. “Para korban tiba-tiba didatangi oleh sembilan anggota KKB dari arah Jembatan Eromaga yang kemudian menyerang mereka menggunakan senjata tajam dan anak panah. Akibat serangan tersebut, satu pekerja tewas, sementara tiga lainnya mengalami luka berat,” ungkap Benny. (PNO-12)
20 Okt 2023, 16:03 WIT
Polda Papua Berhasil Mengamankan Pelaku Penipuan Seleksi Akademi Kepolisian
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua, tengah mengusut kasus penipuan yang merugikan korban hingga mencapai jumlah 1 miliar Rupiah. Hal ini disebutkan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan informasi terkait perkembangan kasus ini kepada awak media, pada Kamis (19/10).Kabid Humas menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari Laporan Polisi dengan nomor LP /139/VII/res.1.11/2019/SPKT Polda Papua yang diajukan oleh korban. Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kabid Humas, kasus penipuan ini melibatkan seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai FC. Tersangka FC diduga telah menjanjikan kepada korban bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk memastikan kelulusan anak korban dalam seleksi Akademi Kepolisian."Korban dipercayai oleh foto-foto yang ditunjukkan oleh tersangka, yang menunjukkan tersangka sedang berada di Mabes Polri dan mendeklarasikan bahwa ia memiliki kenalan dengan pejabat tinggi di Polri,” ucapnya.Direktur Reserse Kriminal dan Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Arif Bastari, S.I.K., M.H membenarkan hal tersebut, ia menyampaikan bahwa korban mempercayai janji ini dan sebagai akibatnya, korban mengirimkan sejumlah uang kepada tersangka hingga mencapai total sekitar 1 miliar 35 juta Rupiah.Setelah hasil seleksi diumumkan dan anak korban dinyatakan tidak lulus, korban mencoba menghubungi tersangka FC, namun tidak berhasil mendapatkan jawaban atau klarifikasi yang memadai. Kondisi tersebut mendorong korban untuk membuat laporan kepada aparat kepolisian."Saat ini tersangka telah diamankan oleh Dit Reskrimum Polda Papua pada tanggal 2 September 2023. Kami juga tengah melengkapi berkas yang diperlukan untuk menjalankan proses hukum selanjutnya," tambah Dir Reskrimum.Dir Reskrimum Polda Papua juga mengakhiri penyampaiannya dengan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran seperti demikian, khususnya dalam hal seleksi penerimaan anggota Polri. Dirinya menekankan bahwa proses seleksi tersebut selalu dilakukan secara bersih dan transparan, berlandaskan kerja keras para peserta seleksi tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga atau oknum yang tidak jelas.Ditempat terpisah, Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa terkait penerimaan anggota Polri, Polda Papua dalam hal ini Biro Sumber Daya Manusia tidak melakukan pemungutan biaya dalam tahap seleksi.“Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat melaporkan dengan segera kepada kami apabila menemukan oknum yang menawarkan jasa serta menjanjikan untuk membantu selama proses penerimaan anggota Polri. Hal itu dapat disampaikan melalui nomor hp aduan 081329661952,” tutup Kombes Pol. I Wayan. (PNO-12)
20 Okt 2023, 08:44 WIT
Serang Pekerja Puskesmas Omukia, Polisi: Pengejaran Terhadap KKB Masih Terus Dilakukan
Papuanewsonline.com, Puncak – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan serangan di Papua, kali ini menargetkan para pekerja PT. Gloria Papua Permai yang sedang membangun Puskesmas Omukia di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (19/10) sekitar pukul 14.30 WIT.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan konfirmasi mengenai penyerangan tersebut kepada awak media. Menurut Kabid Humas, akibat serangan tersebut, satu pekerja, saudara Otto (35), tewas, sementara Elifas (29), Martinus (37), dan Erwin (52) mengalami luka berat."Dalam peristiwa ini, terdapat 23 pekerja, di mana 19 di antaranya dalam keadaan sehat, tetapi mengalami trauma akibat serangan yang diduga dilakukan oleh KKB di bawah pimpinan Kepala Air Titus Murib," jelasnya.Kronologis kejadian dimulai ketika para pekerja sedang beristirahat di tenda. Mereka tiba-tiba didatangi oleh sembilan anggota KKB dari arah Jembatan Eromaga yang kemudian menyerang mereka menggunakan senjata tajam dan anak panah.Mendengar kabar penyerangan, aparat gabungan segera merespons dan mendatangi lokasi kejadian. Namun, para pelaku diduga berhasil melarikan diri sebelum aparat tiba. Upaya penyisiran dan evakuasi para korban ke RSUD Ilaga dilakukan oleh aparat untuk mendapatkan perawatan medis.Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap semua pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut."Rencananya, para korban akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di RSUD Mimika," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Benny. (PNO-12)
20 Okt 2023, 08:25 WIT
Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Polres Merauke Secara Intensif Melaksanakan Razia Malam
Papuanewsonline.com, Merauke - Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, S.I.K., melalui Kabag Ops Polres Merauke, Akp Jerry Koagouw, SH.MH., secara langsung memimpin setiap pelaksanaan patroli dan razia di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, Rabu (18/10/2023). Kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari dan daerah rawan kriminalitas di Kabupaten Merauke.Kabag Ops Polres Merauke, Akp Jerry Koagouw, SH.MH., menjelaskan bahwa pelaksanaan patroli dan razia dilakukan secara intensif menjelang Pemilu 2024."Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu. Patroli dan razia akan kami laksanakan secara rutin, dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu atau lebih, sesuai dengan informasi intelijen," ungkapnya.Kabag Ops juga menjelaskan bahwa hasil dari beberapa pelaksanaan patroli dan razia sebelumnya telah menghasilkan penangkapan beberapa pelaku pembuatan dan penjualan minuman keras ilegal, seperti sopi, serta pengamanan individu yang mengonsumsi minuman keras hingga mabuk.Masyarakat Merauke diminta untuk berperan aktif dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib mengenai lokasi pembuat dan penjual minuman keras ilegal jenis sopi. “Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi sangat diharapkan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024. Dengan kerjasama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Merauke dapat menghadapi pelaksanaan Pemilu dengan aman dan tertib,” tutupnya. (PNO-12)
19 Okt 2023, 15:06 WIT
Tingkatkan Kamtibmas, Polres Keerom Gencarkan Patroli Malam
Papuanewsonline.com, Keerom - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Keerom, piket pawas Kaur Bin Ops Intelkam Polres Keerom, Ipda M. Suritno, S.Sos, melaksanakan patroli malam dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan rute yang telah ditentukan, Rabu (18/10/2023).Personil piket fungsi Keerom, yang terdiri dari berbagai satuan dan fungsi, bekerja secara sinergis untuk mencegah terjadinya kasus kejahatan jalanan, tindak kriminalitas, serta menjaga ketertiban umum di wilayah hukum Polres Keerom.Rute patroli malam ini mencakup sejumlah wilayah, seperti Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Pasar Avidjan, Kampung Yaturaharja Arso 10, Kampung Bate, Kampung Yuwanain Arso 2, dan Jalan Poros Trans Irian. Setelah melintasi rute tersebut, personil piket kembali ke Markas Polres Keerom.Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K, menyampaikan pentingnya kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat, terutama pada malam hari yang rentan terhadap berbagai potensi kejahatan. “Patroli malam adalah salah satu bentuk nyata komitmen kami (Polri) dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap warga setempat dapat merasa lebih aman dan tenteram saat beraktivitas maupun sedang beristirahat,” ucapnya.Kendati demikan, masyarakat juga diimbau untuk tetap bekerjasama dengan kepolisian dengan melaporkan segala hal yang dianggap mencurigakan atau melibatkan tindak kriminalitas. "Kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua," tutup Kapolres. (PNO-12)
19 Okt 2023, 14:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru