logo-website
Selasa, 11 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, Polri Sita Berton-ton Narkoba Papuanewsonline.com, Jakarta - Berbagai macam jenis narkotika dan obat-obatan terlarang yang jumlahnya fantastis dirilis oleh Bareskrim Polri, Jumat (1/11/2024). Pengungkapan ini merupakan operasi bersama dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.Pasalnya, Asta Cita ke-7 yakni memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi dan penyeludupan."Ditekankan Kembali pada sasaran prioritas ke-4 program Pemerintah Republik Indonesia (Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba) bahwa pemerintah harus semaksimal mungkin untuk menutup semua celah yang memungkinkan terjadinya penyeludupan narkoba," kata Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada dalam konferensi pers di Lobi Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim, Jakarta.Selain itu kata Wahyu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk terus berperan tuntaskan penanganan masalah narkoba dari semua lini dari hulu sampai hilir. "Pemberantasan narkoba harus dilakukan tanpa henti dimulai dari sisi supply dan demand, sehingga pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara komperhensif.Menindaklanjuti arahan dari Presiden RI dan Kapolri, Wahyu mengatakan, Bareskrim Polri Bersama Polda jajaran dan instansi terkait yaitu Kejaksaan Agung, Badan Narkotika Nasional (BNN), PPATK dan Ditjen Beacukai melaksanakan operasi Bersama atau join operation selama dua bulan terakhir (September-Oktober).Wahyu melanjutkan dari operasi tersebut, pihaknya telah mengungkap 80 perkara yang diantaranya 3 jaringan narkoba internasional. "Jaringan FP yang beroperasi 14 provinsi, jaringan HS beroperasi di 5 provinsi dan H yang dikendalikan oleh tiga bersaudara di Provinsi Jambi," bebernya.Dari 80 perkara tersebut, Polri telah menetapkan 136 tersangka. Adapun barang bukti yang berhasil disita yaitu sabu seberat 1,7 ton, ganja 1,12 ton, ekstasi 357.731 butir, ketamin 932,3 gram, double L 127.000 butir, kokain 2,5 kilogram, tembakau sintetis 9 kilogram, hasish seberat 25,5 kilogram, MDMA 4.110 gram, mepherdrone 8.157 butir dan happy water 2.974,9 gram."Dari total barang bukti narkoba yang diamankan, apabila beredar dalam masyarakat, maka jiwa yang berhasil diselamatkan 6.261.329 jiwa," tandas Komjen Wahyu Widada.Selain itu sambung Wahyu dari analisis keuangan yang dilakukan oleh PPATK, perputaran uang dan transaksi dari ketiga jaringan itu mencapai Rp59,2 triliun.Jenderal bintang tiga ini Kembali menegaskan akan memiskinkan para bandar narkoba dengan menerapkan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dikatakannya, dari ketiga jaringan itu, pihaknya sudah menyita asset senilai 869,7 miliar."Agar memberikan efek jera, kepada pelaku jaringan narkoba kami menerapkan Pasal TPPU untuk memiskinkan dan merampas aset dari hasil kejahatannya," pungkasnya.Ia menambahkan, berbagai ungkapan yang dilakukan ini merupakan bagian dari perlindungan Polri kepada masyarakat Indonesia dari bahaya perederan gelap narkoba, khususnya generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Bahkan kata Wahyu, bahwa Kapolri juga menekankan untuk melakukan tindakan tegas kepada para bandar narkoba, tak terkecuali bila ada oknum aparat penegak hukum yang terlibat. "Jika ditemukan oknum yang terlibat dalam mendukung kegiatan ilegal ini, maka akan diproses secara hukum (peradilan pidana dan kode etik kedinasan tanpa terkecuali," tegasnya.Selain melakukan penegakan hukum narkoba, Ia mengungkapkan harus dibarengi dengan pencegahan. Seluruh jajaran kepolisian harus berkolaborasi aktif dengan mmasyarakat untuk mengubah kampung narkoba menjadi kampung bebas narkoba. "Sehingga terbentuknya daya tangkal dan daya cegah terhadap peredaran narkoba di lingkungan sekitar," kata Wahyu. PNO-12 02 Nov 2024, 08:49 WIT
Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Maluku Ciduk 1 Pengedar di Namlea Papuanewsonline.com, Buru - Satu lagi pengedar Narkoba, berinisial TP berhasil diciduk Tim Opsnal Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku.Saat diciduk Tim Opsnal berhasil di mengamankan 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dari tangan TP.Warga Desa Lagaligo, kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan ini ditangkap di sebuah Penginapan di jalan Batu Angus, BTN Dermaga, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (30/10/2024).Pemuda 24 tahun ini diringkus tanpa perlawanan. Tim Opsnal menemukan satu paket sabu-sabu yang dibungkus dengan bekas bungkusan permenen karet epiden."Tim Opsnal Subdit 3 berhasil menangkap seorang pengedar narkoba berinisial TP. Yang bersangkutan diamankan bersama satu paket sabu-sabu. Penangkapan terjadi pada jam 6 sore (18.00 WIT) pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2024," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.IK di Ambon, Jumat (1/11/2024).Penggerebekan dilakukan setelah tim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa TP memiliki, dan menguasai narkotika diduga jenis sabu-sabu."Saat dilakukan penggeledahan dan dilakukan interogasi saudara TP sendiri yang mengeluarkan dari saku celana pendek berwarna hitam tepatnya di sebelah kiri dos permen epiden yang didalam berisi satu paket sabu yang dikemas menggunakan plastik klem putih," ungkapnya.Setelah mendapatkan narkotika golongan I bukan tanaman ini, TP kemudian digiring ke Markas Ditreskrimsus Polda Maluku untuk dilakukan proses penyidikan."Tersangka dan barang bukti sudah diamankan. Saat ini tim Opsnal tengah melakukan pengembangan lanjut jaringan pelaku lain," pungkasnya. PNO-12 01 Nov 2024, 18:18 WIT
Personel OMPC II 2024 Papua Selatan Ikuti Rapat Anev Mingguan Papuanewsonline.com, Merauke – Pelaksanaan Rapat Anev Mingguan yang dipimpin oleh Ka Ops Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Polda Papua Kombes Pol Andi Anugrah, S.I.K. yang diikuti oleh Para Pejabat Operasi Mantap Praja Cartenz baik tingkat Polda maupun Polres Jajaran termasuk personel OMPC II 2024 Wilayah Papua Selatan bertempat di Kantor LO Polda Wilayah Papua Selatan.Kegiatan diawali dengan analisa dan evaluasi sistem pelaporan melalui aplikasi Sistem Operasi Terpadu (SOT) dan aplikasi Early Warning System yang disampaikan oleh Ka Anev OMPC II 2024 AKBP Tushiba, dimana diwajibkan kepada para personil yang terlibat Operasi wajib mengisi laporan kegiatan baik rencana kegiatan maupun hasil kegiatan selama pelaksanaan pengamanan. "Aplikasi ini untuk mengukur kinerja personil dilapangan sebagai monitoring pimpinan dalam mengambil kebijakan karena pelaporan yang di input melalui aplikasi tersebut rill time, ujarnya.Selanjutnya Ka Ops OMPC II 2024 menekankan, kepada seluruh personel untuk tetap meningkatkan kewaspadaan baik wilayah yang dianggap kurang rawan dan sangat rawan.“Jangan kita underestimed dengan situasi kamtibmas saat ini apalagi puncak pilkada 2024 sudah depan mata sehingga perlunya peningkatan kinerja khususnya peningkatan kegiatan kepolisian baik pengamanan maupun kegiatan lainnya seperti patroli,” tegasnya.Ka Ops menambahkan lakukan pendekatan terhadap para tokoh maupun elemen masyarakat lainnya sehingga kita dapat mengetahui situasi rill diwilayah kita masing-masing agar menjadi pertimbangan dalam mengambil langkah-langkah kepolisian selanjutnya.“Tetap jaga netralitas dan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas agar situasi kamtibmas yang kita harapkan bersama dapat terwujud. Pastikan bahwa kehadiran kepolisian ditengah-tengah masyarakat terasa sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat melakukan aktfiitasnya,” ujarnya.Sementara itu, Kasatgas Kamseltibcarlantas OMPC II 2024 Wilayah Papua Selatan AKBP I Made Budi Darma melaporkan kesiapan pengamanan Debat Publik ke II pasangan calon (paslon) Gun dan Wagub Prov. Papua Selatan yang akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 1 November 2024 mulai dari rencana pengamanan serta berkoordinasi dengan pihak penyelenggara. PNO-12 31 Okt 2024, 16:42 WIT
Ketua Dewan Pers Apresiasi Kinerja Humas Polri di Hut Ke-73 Humas Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu, SH., MS mengingatkan bahwa Humas Polri yang memiliki fungsi utama harus selalu menyampaikan fakta kepada masyarakat. Selain itu, harus berkomitmen tidak menggunakan diksi-diksi konspiratif, berkomunikasi kepada publik dengan cara yang baik, bukan karena jabatan dan kedudukannya. Ia menyampaikan, di usia ke-73, Humas Polri harus memperlihatkan adanya pergeseran dalam komunikasi bukan hanya membangun citra baik, namun yang penting adalah menyampaikan secara benar kepada masyarakat mengenai kinerja Polri.“Kita tahu saat ini masyarakat secara mandiri sudah mencari tau seluk beluk kinerja kepolisian, ‘no viral justice’ istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana keadilan tidak tercapai atau diproses melalui media sosial atau platform online, terutama ketika kasus-kasus kejahatan atau ketidakadilan mendapatkan perhatian luas di internet,” ujar Ketua Dewan Pers dalam diskusi di Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/24). Menurut Ketua Dewan Pers, komitmen Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho untuk menyampaikan kebenaran patut diapresiasi. Sebab, Humas harus membangun dampak positif pada tindakan lembaga dan bermuara pada kepentingan internal/koporasi/institusi.“Hal ini menjadi kewajiban Humas Polri untuk menggugurkan dan menangani kasus hukum, memberikan klarifikasi, atau menanggapi isu-isu yang beredar di masyarakat,” jelasnya.Diakui Ketua Dewan Pers, posisi Humas Polri dan jurnalis tak jauh berbeda. Perbedaan di antara keduanya hanya terkait keterbatasan objek semata. Diketahui, Ketua Dewan Pers menjadi satu narasumber diskusi sarasehan yang diselenggarakan hari ini. Sarasehan itu juga dihadiri Rustika Herlambang selaku Staf Ahli Kapolri bidang Media Sosial, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto, S.H. sebagai Kadispen Polri Periode 1975-1976; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nurfaizi sebagai Kadispen Polri Periode 1996-1997.Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Saleh Saaf sebagai Kadispen Polri Periode 2000–2001 dan Kabahumas Polri Periode 2002; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Didi Widayadi sebagai mantan Kapuspen Polri Periode 2001; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Basyir Ahmad Barmawi, M.Si sebagai Kadivhumas Polri Periode 2004.Ada juga Irjen. Pol. (Purn) Drs. Sisno Adiwinoto, M.M. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2006-2008; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna sebagai Kadivhumas Polri Periode 2009-2010; Irjen. Pol. (Purn) Drs. Edward Aritonang, M.M. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010. Lalu, Irjen Pol. (Purn) Drs.H. Iskandar Hasan, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2010.Selanjutnya, Komjen. Pol. (Purn) Drs. H. Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M. Sebagai Kadivhumas Polri Periode 2011-20124 Komjen. Pol. (Purn) Drs. Anang Iskandar, S.h., M.h. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Suhardi Alius, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2012-2013.Kemudian, Irjen. Pol. (Purn) Drs. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2013-2015; Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2015-2016; Komjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2016-2017; Komjen. Pol. (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2017-2018; dan Kapolda Riau Irjen. Pol. H. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.J., sebagai Kadivhumas Polri Periode 2018-2020; dan As Log Kapolri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si. sebagai Kadivhumas Polri Periode 2020-2021. PNO-12 31 Okt 2024, 07:42 WIT
Komjen. Pol. Boy Rafli Sebut Humas Polri Harus Terus Berinovasi Papuanewsonline.com, Jakarta - Mantan Kadiv Humas Polri Komjen. Pol. (Purn) Dr. Boy Rafli Amar, M.H. menyatakan bahwa memang inovasi harus dilakukan terus oleh jajaran Humas Polri. Sebab, berbagai tantangan ke depan akan semakin kompleks.“Memang bekerja di humas ini merupakan sesuatu yang menarik tantangan tiap detik, kita harus dinamis dan tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi itulah yang terjadi pada Divhumas Polri pada tahun 2017,” jelasnya saat mengusi diskusi di acara Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/24).Ia menjelaskan, Humas Polri sebagai pengemban fungsi utama di Kepolisian, harus menjaga kepercayaan publik. Penyebaran konten-konten yang positif, ujar Komjen. Pol. Boy Rafli, harus dimasifkan oleh jajaran Humas Polri. Apalagi, telah ada Biro Multimedia yang berperan dalam hal itu.Dengan konten-konten positif, ungkapnya, semua dunia bisa melihat bagaimana hal-hal baik dilakukan Polri demi melayani masyarakat. Kolaborasi dengan melibatkan masyarakat pun harus terus dilakukan.“Humas mendapatkan kesempatan tersebut, sehingga SDM-nya harus dibekali, termasuk di dalam pendidikan, termasuk di SPN Sespimti, dan Setukpa,” ujarnya.Dengan SDM yang sudah berkompeten, maka kerja-kerja personel Divisi Humas Polri dapat menjalankan tugas dengan public speaking yang baik. Sebab, saat ini fenomena masyarakat menjadi wartawan sudah menjadi hal lumrah.“Dalam kehidupan bernegara yang berdemokrasi, kita di tuntut harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” jelasnya. PNO-12 31 Okt 2024, 07:32 WIT
Cipta Kondisi Jelang Pilkada, Polda Papua Kembali Gelar Razia Papuanewsonline.com, Jayapura – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepolisian Daerah Papua melalui Operasi Sikat Cycloop 2024 menggelar razia Cipta Kondisi di depan Mako Polda Papua lama, Kota Jayapura, Selasa malam (29/10/2024). Razia dilakukan sebagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam tahapan Pilkada 2024, yang bertujuan untuk memastikan situasi wilayah tetap kondusif menjelang pesta demokrasi.Dalam razia petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor, barang bawaan, serta identitas para pengendara. Selain itu, Personel Sikat Cycloop juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu kerusuhan.Dalam kesempatannya, Perwira pengendali, Ipda Rani Pieris menyatakan bahwa kegiatan razia cipta kondisi merupakan bagian dari upaya preventif untuk meminimalisir gangguan keamanan selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan hak demokratisnya dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami melakukan razia ini sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.Lebih lanjut, ia mengatakan Razia Kamtibmas ini akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah Polda Papua hingga Pilkada selesai dilaksanakan. “Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan pengamanan di titik-titik rawan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara aparat Kepolisian dan masyarakat dalam memelihara ketertiban dan keamanan di Kota Jayapura. PNO-12 30 Okt 2024, 20:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT