Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polres Yalimo Selidiki Kasus Kebakaran Di Distrik Eliem
Papuanewsonline.com, Yalimo – Personel Polres Yalimo saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kasus Kebakaran yang melahap habis rumah beserta kios milik warga di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo.Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/12/2024), dan dari peristiwa kebakaran tersebut telah menyebabkan 21 Kios dan rumah milik warga habis di lahap Si jago merah. Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra, S.H., M.H., menyampaikan kronologi awal mula kejadian tersebut, tepat pada Pukul 00.25, Anggota yang sedang melakukan patroli pada saat itu melihat adanya asap tebal dari dalam salah satu toko yang berada tepat di depan pangkalan ojek, sehingga Anggota tersebut langsung melaporkan kepada Pos penjagaan Polres Yalimo, bahwa telah terjadi kebakaran yang berada di jalan Ohoam, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo. “Setelah menerima laporan dari Anggota Patroli, Pos Penjagaan pun melakukan respon TKP, dan setelah di cek bahwa betul terjadinya kebakaran, Anggota Polres Yalimo pun mencari bantuan Alkon untuk membantu memadamkan api yang sudah mulai membesar dan mulai merambat ke toko lainnya,” ucapnya.Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa Kebakaran yang terjadi tersebut berawal dari salah satu tokoh bangunan, sehingga api sangat cepat membesar dikarenakan banyaknya cairan serta alat alat bangunan yang juga mudah terbakar.“Saat memadamkan api tersebut, Anggota Polres Yalimo bersama masyarakat sudah berusaha namun kondisi tempat yang jauh dari sumber air sehingga Anggota sangat sulit untuk memadamkan api tersebut,” jelasnya.Dan saat ini Polres Yalimo masih menyelidiki asal-usul kebakaran tersebut dan meminta warga untuk tetap waspada dengan keadaan sekitar. PNO-12
15 Des 2024, 18:08 WIT
Pemerhati Kepolisian Apresiasi Polda NTB Atas Penanganan Kasus Pencabulan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Poengki Indarti, salah satu tokoh masyarakat yang aktif dalam memperjuangkan hak-hak korban kekerasan, memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) atas keberhasilannya dalam menangani kasus pencabulan yang melibatkan pria disabilitas "IWAS". Dalam pernyataannya, Poengki mengungkapkan rasa terima kasihnya atas proses penyelidikan yang dilakukan dengan teliti dan profesional."Kami sangat mengapresiasi kinerja Polda NTB yang telah berhasil melakukan proses penyelidikan terkait kasus pencabulan ini. Kami berharap proses hukum dapat berjalan dengan sebaik-baiknya dan kami yakin, Polda NTB telah melakukan langkah-langkah penyelidikan berdasarkan metode saintific crime investigation yang menjamin hasilnya valid dan tak terbantahkan," ujar Poengki saat ditemui dalam acara diskusi publik di auditorium gedung Bareskrim Polri.Lebih lanjut, Poengki juga menyatakan harapannya agar kasus ini dapat segera diproses ke pengadilan, guna memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi para korban. Ia menegaskan bahwa masyarakat, termasuk dirinya, sangat menantikan agar kasus ini ditangani dengan serius dan segera memperoleh titik terang hukum."Masyarakat berharap, dan kami juga bagian dari masyarakat, agar kasus ini dapat segera diproses di pengadilan. Kami percaya bahwa dengan kerja keras Polda NTB, proses hukum yang transparan dan adil akan memberikan rasa keadilan kepada korban," tuturnya.Poengki berharap agar ke depan, penegakan hukum terhadap kasus-kasus serupa dapat semakin tegas dan tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan seksual untuk lolos dari proses hukum yang adil. PNO-12
15 Des 2024, 08:54 WIT
Sinergitas TNI-Polri, Polsek Arso Timur Terima Penyerahan Pelaku dan Barang Bukti Narkotika
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat dikampung Pitewi, Distrik Arso Timur telah dilaksanakan penyerahan empat orang terduga pelaku yang memiliki dan membawa narkotika jenis ganja oleh Satgas Pamtas RI-PNG 131 Braja Sakti pos pitewi kepada personil polsek Arso timur, Jumat (13/12/2024).Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.IK melalui Kapolsek Arso Timur, Iptu Welem Mustamu menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan tersebut merupakan Sinergitas yang baik antara TNI-Polri yang sama-sama berkomitmen dalam memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Kabupaten Keerom."Kami mendapat informasi oleh Danki Satgas Pamtas RI-PNG Lettu inf Recky wahyudi bahwa pihaknya saat melaksanakan Razia telah mencurigai dan mengamankan empat terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis ganja," ujar Kapolsek."Adapun penyerahan empat orang terduga pelaku yaitu berinisial SK (36), MLK (32), JP (32), L (24), dan barang bukti Mobil Jenis Avanza Veloz Nopol PA 1389 AO warna putih dan narkotika jenis ganja kering siap pakai sebanyak 27 bungkus dengan total berat perkiraan 2000 Gram," jelasnya.Lebih lanjut, ia mengungkapkan langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mensukseskan program pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika yang terus mengancam generasi penerus bangsa."Setelah penyerahan empat terduga pelaku tersebut, kami segera berkoordinasi dengan Kasat Resnarkoba Polres Keerom Iptu Andrian Fatti Selano Kabarek, S.Tr.K untuk mengamankan terguda pelaku dan barang bukti ke Polres Keerom guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. PNO-12
14 Des 2024, 18:05 WIT
Kapolda Papua Ikuti Apel Kasatwil 2024 di Akpol Semarang
Papuanewsonline.com, Semarang – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H.,M.Si., beserta Kasatwil Jajaran Polda Papua mengikuti Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2024 yang digelar di Graha Cendekia Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah pada Rabu, (11/12/2024).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.Dengan tema “Peran Polri yang Presisi Dalam Mendukung Agenda Nasional Tahun 2024 Guna Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri”, Apel ini juga merupakan agenda rutin tahunan Polri yang bertujuan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan tugas pada akhir tahun.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menyampaikan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Apel Kasatwil adalah untuk memberikan arahan terkait kebijakan Polri. “Tentunya suatu kehormatan bagi kita semua, di tengah padatnya kegiatan kenegaraan, Bapak Presiden Republik Indonesia berkenan hadir,” ungkap Kapolri.Dalam kegiatan tersebut, Listyo menyampaikan laporan hasil kinerja Polri untuk satu tahun terakhir. Di antaranya pengamanan berbagai agenda nasional seperti Pemilu, Pilpres, hingga Pilkada.Sigit menyampaikan kepolisian masih terus mengawal proses Pilkada setelah pemungutan suara berlangsung pada 27 November 2024 lalu. “Polri akan terus mengawal sisa tahapan Pilkada sehingga mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap dia.Dihari berikutnya, Kamis (12/12/2024), Kapolda Papua memberikan materi dan diskusi terkait situasi dan dinamika di Papua.Kapolda Papua mengatakan Papua adalah wilayah yang begitu unik, baik dari segi geografis, demografis, maupun sosial-budaya. Papua memiliki tantangan yang tidak ringan, salah satunya adalah keberadaan kelompok kriminal bersenjata (KKB), aktivitas KKB sering kali menimbulkan gangguan terhadap keamanan masyarakat.“Dalam menghadapi tantangan ini, Polda Papua terus berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis dan presisi, mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat sipil, serta menegakkan hukum secara professional,” tutur Kapolda.Namun bukan hanya tugas menangani masalah keamanan, Polda Papua juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program-program pembangunan, salah satunya di bidang ketahanan pangan.“Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, kami telah menginisiasi pemanfaatan lahan-lahan kosong di berbagai wilayah sebagai area produktif. Dengan melibatkan masyarakat lokal dan pendekatan kolaboratif,” ucapnya.“Oleh karena itu, Polda Papua siap mendukung penuh agenda nasional 2024, baik dalam menjaga keamanan, mendukung Pemilu yang damai, maupun melaksanakan program pembangunan, termasuk ketahanan pangan,” pungkasnya. PNO-12
13 Des 2024, 22:22 WIT
Polres Asmat Lakukan Cipta Kondisi Pasca Pilkada 2024
Papuanewsonline.com, Asmat – Pasca berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polres Asmat, Polda Papua, menggelar kegiatan cipta kondisi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kamis (12/12/2024). Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Sabhara Polres Asmat bersama BKO Brimob Batalyon D Merauke yang melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Asmat.Kapolres Asmat, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan cipta kondisi ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali pasca pilkada. “Kami mengerahkan seluruh personel untuk melaksanakan patroli di wilayah-wilayah strategis, termasuk area publik, perkampungan, perkantoran, pusat keramaian, dan objek vital seperti Kantor KPU, Bawaslu, Kediaman Bupati, serta Rumah Sakit. Semua ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.Kapolres juga menambahkan bahwa kegiatan cipta kondisi ini melibatkan Tim UKL (Unit Kerja Lapangan) yang telah dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap tim bertugas di wilayah berbeda untuk memastikan pengawasan yang merata dan efektif di seluruh wilayah Polres Asmat. “Dengan pembagian ini, kami memastikan bahwa setiap titik rawan mendapatkan pengamanan maksimal sesuai dengan situasi dan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.Kasat Sabhara Polres Asmat, Ipda Reimond Reinhard Pattiasina dalam apel pelaksanaan patroli menyampaikan arahan langsung dari Kapolres kepada seluruh personel. Dalam arahannya, menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tercipta komunikasi yang baik serta mencegah potensi konflik.Patroli ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Banyak warga mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat keamanan yang aktif menjaga stabilitas pasca pilkada.Kapolres Asmat, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., menegaskan bahwa Polres Asmat akan terus melaksanakan kegiatan cipta kondisi hingga situasi benar-benar stabil dan kondusif. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, menghindari provokasi, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” tutupnya. PNO-12
13 Des 2024, 22:05 WIT
Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Selamatkan 9 Juta Jiwa
Papuanewsonline.com, Bandung – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Bareskrim, bersama dengan Polda Jawa Barat dan Bea Cukai, berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional dalam sebuah operasi besar yang dinamakan Gain Operation. Dalam penggerebekan yang dilakukan di wilayah Jawa Barat, petugas mengamankan sejumlah barang bukti narkoba yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 670 miliar, yang diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari 9 juta jiwa dari bahaya narkoba.Dalam konferensi pers yang digelar hari ini (12/12/2024), Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen serius Polri dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin masif. Beliau menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa ditawar dan menjadi prioritas utama dalam menjaga generasi muda Indonesia dari dampak buruk narkotika."Kami ingin menegaskan, pemberantasan narkoba adalah komitmen bersama yang melibatkan seluruh pihak, termasuk pemerintah, Polri, dan masyarakat. Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya pemberantasan narkoba, dan Kapolri telah membentuk Satgas Pemberantasan Narkoba untuk mengawal komitmen tersebut," ujar Wakabareskrim dalam keterangannya.Dalam operasi kali ini, petugas berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis Happy Water dan Liquid Narkotika, yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan internasional antara Indonesia dan Malaysia. Operasi ini dilakukan di beberapa lokasi di Jawa Barat, terutama di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dan Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.Dari hasil penggerebekan, pihak kepolisian mengamankan tiga orang tersangka di lokasi yang berbeda. adapun tersangkanya dalam jaringan ini, yaitu SR yang berperan sebagai penghubung, SV sebagai pembuat racikan dan bahan baku tertangkap di kelurahan manggawer kec.cibinong, dan IV yang bertugas sebagai pengemas barang ditangkap di perumahan kec.bojongsoang yang dimana tempat tersebut dijadikan Clandestine Lab. Selain itu, polisi juga sedang mengejar seorang tersangka lain yang diduga menjadi pengendali utama jaringan narkoba ini."Selain menangkap tersangka, kami juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 259 liter cairan Liquid dengan berbagai rasa, 7.333 sachet Happy Water, serta bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk memproduksi narkoba. Barang bukti ini diperkirakan memiliki nilai sekitar 670 miliar rupiah," ungkap Wakabareskrim.Penggerebekan ini juga berhasil mengungkap sejumlah mesin dan peralatan produksi narkoba, termasuk dua mixer, alat pengepakan, dan kompor portable. Di lokasi tersebut, polisi juga menemukan uang tunai senilai Rp 75 juta yang diduga berasal dari hasil peredaran narkoba.Para tersangka yang terlibat dalam jaringan ini akan dijerat dengan Pasal 114, 113, dan 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Selain itu, mereka juga terancam denda hingga Rp 10 miliar.Wakabareskrim menegaskan bahwa penindakan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba. "Kami akan terus berperang melawan narkoba, dan kami memastikan bahwa semua tindak pidana narkoba akan diproses dengan tegas dan tuntas," tegasnya.Dalam kesempatan tersebut, Wakabareskrim juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba dengan melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwajib. "Dukungan masyarakat sangat penting bagi kami. Tanpa dukungan masyarakat, kami tidak akan mampu bekerja dengan maksimal," pungkasnya. PNO-12
13 Des 2024, 15:59 WIT
Kapolda Papua Turut Berduka Cita Atas Gugurnya Brigpol Tri Yudha di Lanny Jaya
Papuanewsonline.com, Lanny Jaya – Personel Polres Lanny Jaya dan Jayawijaya, saat ini telah melaksanakan monitoring Keberangkatan Jenazah Brigpol Tri Yudha dan Aiptu Hidayat, dari Bandar Udara Wamena Kabupaten Jayawijaya, menuju Bandar Udara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, dengan menggunakan Pesawat milik Polri, jenis Fokker dengan nomor Register P- 440I.Adapun yang hadir dalam pengantaran Jenazah, yakni Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol Andi Anugrah S.I.K, Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K., Para Personel Polres Lany Jaya, dan Personel Polres Jayawijaya, serta Para Perwira Polda Papua dan Polres Jayawijaya.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan bahwa Jenazah Brigpol Tri Yudha setelah dilakukan penghormatan terakhir oleh Personil Sub Satgas Polda Papua, bersama Polres Lany Jaya dan Polres Jayawijaya yang dipimpin oleh Kombes Pol. Andi Anugrah."Usai dilakukan penghormatan terakhir, Jenazah Brigpol Tri Yudha di bawa dengan Mobil Jenazah milik Poliklinik Polres Jayawijaya, dari halaman Cargo menuju Pesawat,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan untuk selanjutnya Personel Aiptu Hidayat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura dengan menggunakan Pesawat guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.“Pukul 08.40 Pesawat yang membawa Jenazah Brigpol Tri Yudha dan Aiptu Hidayat telah Take Off dari Bandara Udara Wamena, menuju Bandara Udara Sentani Jayapura,” tambahnya.Jenazah Brigpol Tri Yudha disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Perumahan BTN Pimbar Recidence Block 4 No. 50 Jln. Daime, Doyo Baru Distrik Waibu, Kab. Jayapura. Rencana upacara Pemakaman akan dipimpin oleh Kabidkeu Polda Papua setelah waktu ashar, dan Aiptu Hidayat telah dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.Adapun kronologi yang mengakibatkan gugurnya Jenazah Brigpol Tri Yudha, yakni penganiayaan yang dilakukan oleh Orang Tidak dikenal (OTK) yang terjadi saat Brigpol Tri Yudha dan Aiptu Hidayat sedang makan bertempat di Warung Bunda yang ada di Kampung Yogobak, Distrik Nogi Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. PNO-12
13 Des 2024, 08:27 WIT
Polsek Sentani Timur Ungkap Kasus Jambret dan Narkoba
Papuanewsonline.com, Jayapura – Aksi kejahatan residivis RA (34) berakhir di tangan Polsek Sentani Timur. Pelaku pencurian dengan kekerasan (jambret) yang terjadi di tikungan Jembatan Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, berhasil ditangkap bersama sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis ganja yang diduga akan diedarkan. Penangkapan ini berlangsung cepat, Rabu (11/12).Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari didampingi Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro, SH, Kanit Reskrim Polsek SenTim. Aiptu Frengki Pangkali,S.H dan Tokoh Masyarakat bapak Anton Maring. Dalam konferensi pers menjelaskan kronologi kasus ini. Kejadian bermula pada Minggu (8/12) sekitar pukul 17.00 WIT. Korban, A (21), tengah dalam perjalanan menuju Abepura menggunakan sepeda motor bersama rekannya. Saat melintasi tikungan Jembatan Kampung Harapan, tas samping korban dirampas oleh pelaku. Tas tersebut berisi dua unit handphone (iPhone 13 dan Oppo A3S), uang tunai Rp1 juta, STNK, serta kartu identitas. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka lecet di tangan dan kaki.Setelah menerima laporan berdasarkan laporan dengan nomor LP/B/140/XII/2024/SEK TIMUR , keberadaan pelaku terdeteksi di kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara. Pukul 22.00 WIT Tim gabungan yang dipimpin Aipda Aris Haryanto bergerak ke lokasi dan menangkap RA di sebuah kamar Hotel Numbay. Bersama pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti ganja16 bungkus kecil ganja kering, 2 bungkus plastik ukuran sedang, 3 plastik ganja terbuka, Kunci "T" dan barang hasil rampasan korban.RA diketahui merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor, yang sudah dua kali mendekam di lembaga pemasyarakatan pada Tahun 2011 dan 2021. Setelah bebas pada Mei 2024, pelaku kembali melakukan aksi penjambretan sebanyak empat kali di berbagai lokasi, termasuk di pertigaan SPN Dok 9, Pasar Inpres Tanjung Ria, Kampung Nendali, dan Skyland.Kapolsek Sentani Timur menyebut, "Motif pelaku adalah kebutuhan ekonomi, kecanduan ganja, dan konsumsi miras. Pelaku juga diketahui berencana menjual ganja ke wilayah Sarmi dengan harga Rp50 ribu untuk paket kecil dan Rp1 juta untuk paket besar."pungkas Kapolsek.Kapolsek menduga RA bukan hanya pelaku jambret, tetapi juga pengedar ganja aktif yang beroperasi di wilayah Kampung Harapan dan sekitarnya. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan jaringan narkoba yang lebih luas.Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Polsek Sentani Timur juga berkoordinasi dengan Polsek Jayapura Utara, yang mencatat enam laporan penjambretan lainnya dengan modus serupa. PNO-12
13 Des 2024, 08:17 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Apel Satker Setum Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., hadir sekaligus memimpin Apel Satker Setum Polda Papua yang berlangsung di Halaman Mako Polda Papua, Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Rabu (11/12/2024).Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasetum Polda Papua, Kompol Muh. Wafir, dan seluruh personel Setum Polda Papua.Dalam kesempatannya, Wakapolda Papua mengatakan kegiatan apel satker secara rutin setiap hari rabu, ia lakukan supaya lebih paham bagaimana anggota di Polda Papua, dan supaya para personel saling mengerti dan saling mengenal.“Kita harus yakin dan semangat, dinas Di Setum itu harus punya semangat yg lebih, karena banyak kegiatan yg monoton tidak seperti Satker Operasional lainnya,” ucap Wakapolda.Lebih lanjut, ia mengatakan apapun yang menjadi tugas dan pekerjaan, harus dicintai dan setiap sesuatu yang dicintai pasti akan ada feedback apalagi mencintai organisasi Polri ini.“Dimanapun kita bertugas, kita harus ikhlas dan tetap semangat dalam berdinas,” pungkasnya. PNO-12
13 Des 2024, 08:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru