Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Polda Maluku Sosialisasikan Sistem Manajemen Pengamanan Lembaga Negara di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Maluku menggelar Rapat Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan Lembaga Negara, Selasa (14/10/2025), di lantai 6 Hotel Grand Avira, Jalan Jenderal Sudirman, Ambon.Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pamobvit Polda Maluku Kombes Pol. Donni Eka Syaputra, S.H., S.I.K., M.M., didampingi oleh Kasubdit VIP Kompol Rachel Ann Barends.Sedikitnya 43 peserta menghadiri kegiatan ini, terdiri atas para pimpinan lembaga negara, balai, kementerian, instansi pemerintah, pihak perhotelan, serta pengelola objek vital di wilayah Maluku.Dalam arahannya, Kombes Pol. Donni Eka Syaputra menekankan pentingnya penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di lingkungan lembaga pemerintah sesuai Peraturan Kapolri Nomor 24 Tahun 2017 tentang Sistem Manajemen Pengamanan pada Organisasi, Perusahaan, dan Instansi/Lembaga Pemerintahan.“Penerapan Sistem Manajemen Pengamanan bertujuan untuk mengurangi potensi risiko dan kerugian, serta membentuk budaya kerja yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab di setiap instansi,” ujar Kombes Donni.Ia juga memberikan gambaran praktis tentang mekanisme penerapan SMP, termasuk strategi membangun koordinasi yang efektif antara lembaga pemerintah dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja dan perkantoran.Di akhir kegiatan, Kombes Donni mengajak seluruh peserta untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan lembaga pemerintah dalam penerapan sistem pengamanan terpadu.“Kami berharap adanya kerja sama yang berkelanjutan antara Polri dengan seluruh instansi dan lembaga dalam menerapkan sistem pengamanan yang profesional, modern, dan terpercaya,” tutupnyaUpaya Ditpamobvit Polda Maluku dalam menyosialisasikan Sistem Manajemen Pengamanan Lembaga Negara mencerminkan komitmen Polri untuk memperkuat sistem perlindungan di sektor pemerintahan dan objek vital. Melalui penerapan standar pengamanan terpadu, Polri berupaya memastikan setiap lembaga memiliki mekanisme pencegahan dan penanganan ancaman yang lebih sistematis, sehingga tercipta stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan nasional di daerah. PNO-12
14 Okt 2025, 17:56 WIT
Jamin Kualitas MBG, SPPG Polres Inhil Dilengkapi Fasilitas Rapid Test
Papuanewsonline.com, Inhil – Polres Indragiri Hilir (Inhil) resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilengkapi fasilitas rapid test guna memastikan kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar. Inovasi ini menjadi langkah pencegahan agar tidak terjadi kasus keracunan massal seperti yang pernah menimpa sejumlah daerah.Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, rapid test menjadi bagian dari transparansi dan pengawasan Polri dalam menjamin mutu gizi bagi anak-anak.“Rapid test untuk security food, dan ini dilakukan bersama-sama dan transparan. Publik pun boleh melakukan pengawasan dengan melibatkan dari Puskesmas maupun tenaga medis yang sudah ditunjuk,” ujar Herry Heryawan, Senin (13/10/2025).Herry menegaskan, makanan yang diberikan kepada siswa harus memenuhi standar kualitas dan keamanan. Menurutnya, kegagalan menjaga mutu MBG bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri maupun pemerintah.“Seperti yang kita ketahui kejadian beberapa waktu lalu itu akan mendegradasi kepercayaan terhadap pemerintah dan kita semua,” tegasnya.Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan sejak pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga tahap distribusi.“Mulai dari pada masuknya bahan makanan, memasak, penyimpanan, sampai kepada pembagian dan terakhir food security atau rapid test. Setelah itu disiapkan di dalam ompreng atau food tray, baru kemudian didistribusikan,” jelasnya.Menurut Kapolda, SPPG bukan sekadar dapur, melainkan investasi nyata Polri untuk membangun generasi sehat, kuat, dan berdaya.“Ibarat menanam pohon, kalau dirawat dengan baik dan diberi pupuk akan mempunyai batang kuat tempat bersandar, dahan yang kuat tempat bergantung, daun yang lebat tempat bernaung, dan akar yang kuat tempat bersila. Demikian pula pemberian gizi yang baik dapat menjamin tumbuh kembang generasi penerus kita dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tuturnya.SPPG Inhil berdiri di atas lahan seluas 1,4 hektare di Jalan Baru Yusuf Parit, Kelurahan Tembilahan Hulu. Dapur ini dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Polres Inhil dengan dukungan 39 relawan.Fasilitas yang tersedia mencakup dapur, peralatan masak, food tray, hingga kendaraan distribusi. Setiap hari, dapur ini menyiapkan MBG untuk 2.438 siswa dari 12 sekolah di Kabupaten Inhil. PNO-12
14 Okt 2025, 14:08 WIT
Dukung Program MBG, Kapolda Riau Resmikan SPPG di Inhil
Papuanewsonline.com, Inhil - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polres Indragiri Hilir (Inhil). Peluncuran dapur SPPG Polres Inhil ini merupakan wujud komitmen Polda Riau dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)."Kegiatan ini dalam rangka mendukung program nasional pemerintah dalam pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas," ujar Irjen Pol Herry Heryawan, Senin (13/10/2025).Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Inhil dan jajaran Forkopimda. SPPG Polres Inhil ini menyediakan MBG untuk 2.438 siswa penerima manfaat dari 12 sekolah di wilayah Kabupaten Inhil.Pada kesempatan itu, Irjen Herry Heryawan beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Riau dan juga Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora meninjau secara langsung dapur SPPG. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembuatan MBG di dapur SPPG Polres Inhil sesuai dengan standar keamanan makanan.Irjen Herry Heryawan memastikan dari mulai pemilihan bahan baku makanan, pengolahan, sampai ke tahap distribusi dilakukan dengan standar keamanan untuk memastikan MBG yang bergizi dan berkualitas."Mulai dari pada masuknya bahan makanan, memasak, penyimpanan, sampai kepada pembagian dan terakhir food security atau rapid test. Setelah itu disiapkan di dalam ompreng atau foodtray, baru kemudian didistribusikan," jelasnya.Jenderal bintang dua ini mengatakan bahan makanan dipilih sesuai standar pangan dan mutu kualitas yang baik. SPPG Polres Inhil juga melakukan rapid test terhadap makanan untuk menguji keamanan MBG itu sendiri."Rapid test untuk security food, dan ini dilakukan bersama-sama dan transparan. Publik pun boleh melakukan pengawasan dengan melibatkan dari Puskesmas maupun tenaga medis yang sudah ditunjuk," jelasnya.Lebih lanjut, Herry Heryawan menyoroti masalah kamera pengawas yang belum tersedia di SPPG. Herry Heryawan meminta agar Polres Inhil menyiapkan CCTV untuk merekam aktivitas mulai dari masuknya bahan makanan sampai ke dapur dan keluar untuk didistribusi."Agar Polres memantau 24 jam. Dan tadi polres juga menyiapkan tenaga pengantar untuk mendirstribusikan sampai makanan itu dikonsumsi oleh anak-anak kita," katanya. PNO-12
14 Okt 2025, 14:02 WIT
Polisi dan Warga Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah Dinas Kepala Puskesmas Arwala
Papuanewsonline.com, Maluku Barat Daya – Kepolisian dari Pospol Wetar Timur Polres Maluku Barat Daya (MBD) bersama warga setempat bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran yang melanda rumah dinas Kepala UPTD Puskesmas Arwala, Kecamatan Wetar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya, Minggu pagi (12/10/2025)Peristiwa tersebut menimpa Noke Naskay, S.Kep., Ns., (47), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Arwala. Akibat insiden ini, korban mengalami luka bakar serius pada bagian tangan dan wajah, sementara rumah dinas berukuran 6 x 7 meter persegi hangus terbakar bersama seluruh isinya.Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran berawal saat korban tengah menggoreng ikan di dapur. Saat melihat minyak di kompor hampir habis, korban mencoba menambah minyak tanah ke kompor yang masih menyala. Api kemudian menyambar jerigen berisi minyak yang dipegang korban dan menimbulkan ledakan kecil disertai kobaran api besar.Kobaran api dengan cepat menjalar ke rak telur dan tumpukan karton di sekitar dapur hingga melalap seluruh bangunan rumah. Warga yang melihat kepulan asap tebal segera berdatangan untuk membantu dan melaporkan kejadian ke Pospol Wetar Timur.Personel Pospol bersama masyarakat kemudian melakukan pemadaman manual menggunakan air dan peralatan seadanya. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke rumah-rumah sekitar.Korban berhasil diselamatkan dan langsung diberikan pertolongan pertama, kemudian dievakuasi ke rumah warga terdekat untuk perawatan lanjutan.Akibat peristiwa ini, i unit rumah dinas beserta isinya habis dilahap si jago merah sehingga menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta, meliputiKapolsek Wetar, Iptu Giovani B. M. Toffy, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.“Begitu kami menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung menuju lokasi kejadian bersama masyarakat untuk melakukan pemadaman secara manual. Fokus utama kami saat itu adalah menyelamatkan korban dan mencegah api menjalar ke rumah warga lain,” ujar Kapolsek.Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi. Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari kompor minyak tanah yang tersambar api saat korban menambah bahan bakar.Sementara itu, Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K., memberikan apresiasi terhadap respons cepat personel Pospol Wetar Timur dalam membantu masyarakat.“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada anggota Pospol Wetar Timur yang tanggap dan hadir di tengah masyarakat saat kejadian. Kecepatan bertindak sangat penting dalam situasi darurat seperti ini,” ungkap Kapolres.Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga, terutama yang disebabkan oleh penggunaan kompor minyak tanah.“Kebakaran akibat kelalaian saat memasak masih sering terjadi. Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menambah bahan bakar ketika api masih menyala dan memastikan dapur bebas dari bahan yang mudah terbakar,” tegas AKBP Budhi.Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat. Polres MBD menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan penegakan hukum demi terciptanya rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, terutama di wilayah terpencil seperti Wetar Timur.Kegiatan tanggap darurat ini juga memperlihatkan sinergi nyata antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi musibah, sebagai wujud kehadiran Polri yang humanis dan responsif di tengah masyarakat. PNO-12
13 Okt 2025, 20:13 WIT
Bidpropam Polda Maluku Tanam Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Asta Cita Presiden
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan. Pada Sabtu (11/10/2025), Bidpropam Polda Maluku melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV di Desa Savana Jaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru.Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian.Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., dan diikuti oleh jajaran Bidpropam serta unsur masyarakat setempat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: para perwira dan perwakilan personil Bidpropam Polda Maluku dan Sie Propam Polres Buru, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan penyuluh pertanian Desa Savana Jaya serta Kelompok Tani “Garda” Desa Savana JayaDalam sambutannya, Kombes Pol. Indera Gunawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni semata, tetapi bentuk nyata dukungan Polri terhadap visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI.“Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak dan mitra masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan melalui sektor pertanian. Program penanaman jagung ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung kemandirian pangan nasional,” ujar Indera Gunawan.Penanaman jagung serentak ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan hasil panen yang akan datang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan ketahanan pangan di wilayah Maluku. PNO-12
13 Okt 2025, 07:45 WIT
Personel Ops Damai Cartenz Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga dan Anak-Anak di Enarotali
Papuanewsonline.com, Paniai - Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, personel Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Paniai menggelar kegiatan humanis berbagi kebahagiaan dan keceriaan bersama warga serta anak-anak di Jalan Modern, Enarotali, Kabupaten Paniai, pada Kamis (9/10/2025) sore.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 WIT hingga selesai ini merupakan bagian dari program sosial Satgas Ops Damai Cartenz untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan memperkuat kedekatan antara Polri dengan masyarakat di wilayah Papua Tengah. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Operasi Damai Catenz membagikan paket sembako dan makanan ringan kepada warga dan anak-anak di sepanjang Jalan Modern hingga area Posko Tindak Paniai.Suasana penuh kehangatan tampak jelas, diwarnai tawa anak-anak dan sapaan hangat warga yang antusias menyambut kehadiran aparat. Kehadiran para personel disambut positif oleh masyarakat yang merasa diperhatikan dan dihargai oleh aparat keamanan.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilakukan jajarannya di Paniai.“Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat Papua. Kami ingin menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan di Paniai menjadi contoh sinergi positif antara aparat dan warga setempat.“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan di berbagai wilayah Papua. Melalui pendekatan yang humanis, kami berharap kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman sekaligus membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” ujarnya.Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat humanis aparat keamanan dalam menciptakan kedamaian serta mempererat hubungan sosial di Kabupaten Paniai. PNO-12
11 Okt 2025, 20:00 WIT
APBD Fantastis, Serapan Minim: Johanis Kemong Tuding Tata Kelola Keuangan Mimika Amburadul
Papuanewsonline.com, Timika –
Kegeraman mewarnai ruang sidang DPRD Papua Tengah ketika Anggota DPRD Provinsi
Papua Tengah, Johanis Kemong, melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah
Kabupaten Mimika. Ia menilai, tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Mimika berada pada titik nadir, dengan serapan anggaran yang jauh
dari kata maksimal. Dalam pernyataannya pada Jumat
(10/10/2025), Kemong menegaskan bahwa hingga kini, Pemkab Mimika gagal
menunjukkan kinerja nyata dalam mengelola APBD tahun anggaran 2024–2025. “Saya sampaikan kepada Bupati
Mimika bahwa penyerapan APBD 2024–2025 belum berjalan dengan baik dan
maksimal,” ujar Kemong dengan nada tinggi. Ironisnya, meski APBD Kabupaten
Mimika mencapai Rp6,7 triliun, dana tersebut belum memberikan dampak signifikan
bagi kesejahteraan masyarakat. Bahkan, tambahan bantuan dari Pemerintah
Provinsi Papua Tengah sebesar Rp80 miliar pun tak kunjung terlihat hasil
penggunaannya. Kemong mempertanyakan
transparansi Pemkab Mimika dalam mengelola dana sebesar itu. Ia menyoroti
anomali di mana untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Mimika,
pemerintah daerah justru harus meminta dukungan anggaran tambahan dari
provinsi. “APBD kita mencapai angka
fantastis, ditambah Rp80 miliar bantuan provinsi. Tapi untuk acara ulang tahun
kabupaten saja, masih mengajukan bantuan. Kemana sebenarnya larinya uang
sebesar itu?” tegas Kemong, penuh heran. Melihat carut-marut tersebut,
Johanis Kemong berkomitmen untuk menelusuri keberadaan anggaran yang
disebut-sebut “mengendap” di berbagai Dinas dan Organisasi Perangkat Daerah
(OPD). Ia menegaskan akan melakukan pengawasan ketat dan melaporkan temuannya
langsung ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Anggaran ini menumpuknya di
Dinas mana? Penyerapannya di Dinas mana? Berapa yang digunakan dan berapa
sisanya? Semua akan kami telusuri, awasi, dan laporkan,” kata Kemong dengan
nada geram. Tidak berhenti sampai di situ,
Kemong juga menyoroti sikap Gubernur Papua Tengah yang tetap memberikan bantuan
besar kepada Mimika. Menurutnya, bantuan semestinya lebih diprioritaskan ke
kabupaten lain di Papua Tengah yang lebih membutuhkan. “Saya menghimbau agar Gubernur
selektif dalam memberikan bantuan. Daerah-daerah yang benar-benar kesulitan di
Papua Tengah seharusnya lebih diutamakan dibanding Kabupaten Mimika,”
tandasnya. Pernyataan keras dari Johanis
Kemong ini menjadi alarm serius bagi tata kelola keuangan daerah Mimika. Dengan
anggaran fantastis yang tidak terserap secara optimal, publik kian
mempertanyakan transparansi, efektivitas, dan komitmen Pemkab dalam menjalankan
program pembangunan. Penulis: Jid Editor: GF
11 Okt 2025, 00:32 WIT
Akibat Pengrusakan Kantor DPD Golkar, Kerugian Materil Capai Rp70 juta
Papuanewsonline.com, Ambon – Kasus dugaan tindak pidana kekerasan terhadap barang dan/atau pengrusakan yang terjadi di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku kini resmi dilaporkan ke Polda Maluku. Laporan tersebut dibuat oleh Theodoron Makarios Soulisa, S.H., selaku pelapor sekaligus Wakil Ketua Bidang Kebijakan Hukum dan HAM DPD Golkar Maluku, pada Kamis, (19/10/2025.)Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K mengatakan, Peristiwa pengrusakan tersebut terjadi pada Kamis, 9 Oktober 2025 sekitar pukul 15.00 WIT, di Jl. Ade Irma Nasution, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, tepatnya di area kantor DPD Partai Golkar Maluku.Menurut Rositah, sesuai laporan yang diterima, terlapor dalam kasus tersebut adalah JFM bersama sekitar 30 orang lainnya, yang diduga datang ke lokasi dan melakukan tindakan pengrusakan terhadap bangunan kantor serta sejumlah barang inventaris milik DPD Partai Golkar Maluku. Setelah melakukan aksi tersebut, para pelaku kemudian meninggalkan tempat kejadian perkara.Akibat dari peristiwa itu, pihak DPD Partai Golkar Maluku mengaku mengalami kerugian materiil sekitar Rp70 juta. Barang-barang yang menjadi sasaran antara lain perabotan kantor dan perlengkapan administrasi organisasi.Sementara itu, pelapor, Theodoron Makarios Soulisa, menyatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.“Kami berharap kepolisian dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional dan transparan, agar tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Partai Golkar menghormati hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” ujarnya.Dari hasil pemeriksaan awal, motif dugaan pengrusakan tersebut diduga dipicu oleh kesalahpahaman internal, sementara modus operandi para pelaku adalah dengan cara merusak barang dan fasilitas di dalam kantor.Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, dengan sangkaan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang atau orang secara bersama-sama di muka umum, dan/atau Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan barang, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.Polda Maluku memastikan bahwa proses penegakan hukum akan dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah bagi semua pihak yang terlibat. PNO-12
10 Okt 2025, 20:41 WIT
Tanam Jagung Serentak, Kapolres Buru Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Ketahanan Pangan
Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Buru, Maluku.Demikian disampaikan Kapolres saat menghadiri Penanaman Jagung Kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan Tahun 2025 di Desa Awalinan, Kecamatan Air Buaya, Rabu (8/10/2025).Penanaman jagung yang secara serentak terpusat di Provinsi Banten, ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Turut mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Di Buru, penanaman jagung berjenis Pipil. Ditanam di lahan seluas 2 hektar yang merupakan bagian dari pelaksanaan program pertanian kuartal IV tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional.Dalam sambutannya, AKBP Sulastri Sukidjang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan. "Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Buru," harapnya.Penanaman jagung, kata Kapolres, bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian semua instansi terkait terhadap kebutuhan pangan nasional. "Kami dari Polres Buru siap mendukung penuh program-program pemerintah, khususnya di sektor pertanian, demi kesejahteraan masyarakat," ujar Kapolres.Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Buru, Bambang Lalangbuana, juga mengungkapkan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Buru.Program penanaman jagung diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian lokal, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah antisipatif dalam menghadapi potensi krisis pangan global. PNO-12
09 Okt 2025, 14:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru