logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Papua Pastikan Perayaan Idul Adha Berjalan Dengan Aman dan lancar Papuanewsonline.com, Jayapura - Perayaan Idul Adha 1444 H/2023 M di Indonesia jatuh pada tanggal 29 Juni 2023.Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom mengatakan, perayaan Idul Adha 1444 H/2023 M di Papua sesuai ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah bahwa tanggal 29 Juni.Berkaitan dengan perayaan Idul Adha tersebut Kabid Humas memastikan bahwa selama perayaan Idul Adha di Papua berjalan aman dan lancar."Polda Papua bersama jajaran akan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) seperti pelaksanaan kegiatan patroli serta pengamanan ditempat-tempat ibadah umat muslim akan melaksanakan Sholat Ied," ucapnya.Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh personel gabungan baik itu lalu lintas, samapta serta fungsi lainnya untuk memastikan bahwa wilayahnya aman dan kondusif pada perayaan Idul Adha 1444 H/2023 M."Kami pihak aparat keamanan meminta kepada umat non muslim untuk mari bersama-sama kita ciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga umat muslim dapat merayakan Idul Adha dengan penuh hikmat. Dan kami rasa toleransi umat beragama di Papua sudah ada turun temurun dan budaya tersebut tetap terjaga dengan baik," tambah Kombes BennySelain pelaksanaan KRYD tersebut, Polda Papua juga akan melaksanakan kegiatan  Qurban Polri Presisi Dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 H dan Hari Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023 melalui Zoom Meeting pada hari hari Kamis 29 Juni 2023 pukul 09.00 WIT yang di ikuti oleh jajaran Polres/ta Polda Papua. (PNO-12) 29 Jun 2023, 11:52 WIT
Salurkan Bantuan 106 Ekor Hewan Kurban, Kapolda Maluku: Semoga Berkah untuk Sesama Papuanewsonline.com, Maluku - Polda Maluku dan Polres Jajaran berbagi bantuan hewan kurban kepada masyarakat jelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah. Sebanyak 106 ekor hewan kurban disalurkan kepada masyarakat."Total hewan kurban yang disalurkan Polda Maluku dan Polres jajaran berjumlah 106 ekor. Terdiri sapi 78 ekor, dan kambing 28 ekor," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat di Ambon, Rabu (28/6/2023).Khusus untuk Polda Maluku sendiri, hewan kurban yang disalurkan berjumlah 40 ekor. Terdiri 29 ekor sapi, dan 11 ekor kambing."Untuk hari ini hewan kurban yang disalurkan sebanyak 20 ekor sapi kepada diantaranya Baznas Maluku, yayasan Ar-Rahman dan sejumlah Masjid dan Mushollah yang tersebar di Pulau Ambon," katanya.Selain sapi, 11 ekor kambing juga disalurkan Polda Maluku kepada sejumlah Masjid dan Mushollah di kota Ambon. Sedangkan untuk hewan kurban yang disalurkan Polres/ta jajaran kepada masyarakat di wilayah hukum masing-masing berjumlah 66 ekor. Terdiri dari 49 ekor sapi, dan 17 ekor kambing."Hewan kurban yang disalurkan Polresta Ambon sebanyak 9 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Kalau Polres Seram Bagian Barat 2 ekor sapi, dan 3 ekor kambing," katanya.Untuk Polres Buru dan Kepulau Tanimbar menyalurkan hewan kurban berupa sapi masing-masing 8 ekor. Sementara Polres Seram Bagian Timur menyalurkan 6 ekor sapi, dan 1 ekor kambing. Sedangkan Polres Maluku Tengah salurkan 6 ekor sapi."Kalau Polres Tual salurkan 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing, sementara Polres Maluku Tenggara salurkan 1 ekor sapi, dan 5 ekor kambing. Polres Buru Selatan 2 ekor sapi, dan 1 ekor kambing. Polres Maluku Barat Daya 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing, sedangkan Polres Kepulauan Aru 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing," ungkapnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengatakan, penyaluran ratusan ekor hewan kurban merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat."Semoga bantuan hewan kurban yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan semoga menjadi berkah untuk sesama. Kami juga berharap situasi kamtibmas di Maluku selalu kondusif, aman dan damai," harapnya. (PNO-12) 29 Jun 2023, 11:40 WIT
Polda Papua Masih Mengidentifikasi Jenazah Korban Pesawat Sam Air PK-SMW Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana, S.Ked., M.Kes menyebutkan bahwa identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SMW dalam proses pengiriman sampel ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta.Kabid Dokkes ketika di wawancarai, Rabu (28/6/2023) mengatakan, proses identifikasi Tim DVI Polda Papua telah dimulai pada Selasa (27/6) malam. Dari hasil identifikasi, kondisi jenazah terbakar dan sebagian tubuh ada yang tidak utuh. “Dengan kondisi jenazah tersebut, Tim DVI akan mengirimkan sampel DNA berupa darah dan gigi ke Puslabfor Mabes Polri untuk identifikasi lebih lanjut. Proses identifikasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar 2 pekan,” jelas Kombes Benny.Kabid Dokkes menambahkan, proses identifikasi terhadap para korban tidak hanya dilakukan oleh Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua, melainkan pihaknya juga dibantu oleh Tim Inafis Ditreskrimum Polda Papua untuk mengidentifikasi jenazah korban pesawat PK-SMW yang mengalami kecelakaan saat menuju Poik, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.“Dilihat dari kasus yang dialami para korban, kemungkinan kami akan melakukan proses identifikasi secara primer yakni meliputi Sidik Jari, lalu gigi dan DNA atau yang biasa disebut Post Mortem, namun sebelum itu dilakukan, kami memulai dengan proses pelabelan serta pendataan terlebih dahulu,” terangnya. Ante mortem sudah dilakukan di dua lokasi, yakni di Bandara Wamena dan Bandara Sentani, namun dari enam korban ada satu yang belum ada kabar dari keluarganya.Di lain sisi, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengimbau kepada keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil untuk nantinya bisa dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga.“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” tuturnya. (PNO-12) 28 Jun 2023, 21:47 WIT
PN Jayapura Benarkan Eksepsi Terdakwa JR Dan SH Ditolak Majelis Hakim Papuanewsonline.com,Jayapura-Pengadilan Negeri Jayapura membenarkan Eksepsi dari dua terdakwa dugaan korupsi pengadaan serta pengelolaan pesawat dan helicopter Pemkab Mimika atas nama Johanes Rettob dan Silvi Herawaty ditolak selurunya oleh Majelis hakim.Hal ini disampaikan Humas Pengadilan Negeri Jayapura,  Zaka Talapatty saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (28/6/2023).“ Iya, eksepsi kedua terdakwa  ditolak seluruhnya oleh  Majelis Hakim, sehingga sidang perkara ini akan normal sampai putusan akhir di Pengadilan Negeri Jayapura,” ucap Zaka.Zaka mengatakan, Penolakan Eksepsi dari kedua terdakwa, telah dibacakan dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan sela yang digelar pada Pengadilan Tipikor   Jayapura, pada  Selasa (27/6/2023), kemarin.“ Majelis hakim dalam perkara ini yakni, Thobias Benggian, SH sebagai ketua majelis, didampingi Hakim karir Linn Carol Hamadi dan hakim  Andi Mattalatta selaku Hakim Adchok,” Terangnya.Sebut Zaka,  Sidang perkara yang menyeret eks Plt Bupati Mimika sebagai terdakwa ini,  akan kembali digelar pada  Tanggal 4 Juli 2023 mendatang.“ Atas pertimbangan Majelis maka sidangnya, akan digelar satu minggu dua kali, yakni hari Selasa dan Jumat,” Ujarnya.Penyidik Temukan Dugaan TPPU Dalam Perkara JR Dan SHKasi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Papua, Aguwani.SH.MH membenarkan bahwa pengembangan dari perkara dugaan korupsi pengadaan serta pengelolaan pesawat dan helicopter Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, dengan kedua terdakwa Johanes Rettob dan Silvi Herawaty, Penyidik menemukan unsur dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “ Dalam pengembangan perkara ini, penyidik menemukan dugaan tindak pidana TPPU, namun untuk penyitaan aset dari kedua terdakwa menunggu putusan pengadilan, dimana uang penganti untuk memulihkan kerugian keuangan negara,” Pungkasnya.Sementara itu Diketahui, Johanes Rettob dan Silvi Herawty merupakan terdakwa korupsi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan serta pengelolaan pesawat dan helicopter Pemkab Mimika. Dimana sesuai perhitungan kerugian keuangan  Negara dalam skandal korupsi ini, senilai Rp 69 Miliar Rupiah.(PNO/02)  Editor: Piter 28 Jun 2023, 20:23 WIT
Bunda PAUD : Pendidikan Usia Dini Penting Bagi Anak Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Pemenuhan hak anak untuk memperoleh pendidikan sejak usia dini adalah hal yang sangat penting  bagi setiap anak, termasuk dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.Demikian disampaikan  Bunda PAUD Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu, S.Pd  saat menghadiri Penamatan Peserta Didik Angkatan ke XIV dan Kenaikan Jenjang Kelas Play Group (PG) B ke Kelas Taman Kanak–kanak (TK) Paud Eagle Kids Tahun Pelajaran 2022/2023, di KSL Grand Ballroom Biak, Rabu (14/6). Dikatakan, Memberikan pendidikan kepada anak sejak usia dini adalah hal yang sangat penting. Hal ini juga akan membatu mengembangkan mental, kecerdasan, dan bakat anak agar dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas pendidikan anak sebagai generasi penerus bangsa. “Anak-anak merupakan tumpuan dan modal pembangunan bangsa. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan bersungguh-sungguh memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka,” ujarnya.‘Semoga kelak anak–anak ini bisa menjadi penerus yang kita harapkan dapat membangun kabupaten biak numfor,” lanjut Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu. Dalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan apresiasi atas upaya dan keberhasilan yang telah dilakukan oleh kepala sekolah dan guru-guru serta para orangtua sehingga pada puncak pelaksanaan akhir tahun pelajaran .“Guru–guru Paud merupakan orang–orang yang terpanggil untuk membangun dan menyiapkan kemampuan fondasi anak–anak pada pendidikan pra sekolah guna menghasilkan peserta didik yang sehat, cerdas dan ceria mewujudkan Kabupaten Biak Numfor yang religius, berkarakter, dan berbudaya sebagaimana visi misi Bupati Biak Numfor,” tandasnya. Bunda PAUD dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapab terima kasih kepada Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd  yang selalu memberikan dukungan bagi penyelenggaraan PAUD di Kabupaten Biak Numfor.“Selamat bagi anak- anakku yang telah ditamatkan dan akan melanjutkan pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar. Selamat atas jenjang Play Group TK A dan TK A ke kelas TK B,” ucapnya. Sekedar diketahui, PAUD Eagle Kids telah berdiri sejak tahun 2009 dan telah menamatkan angkatan I pada tahun 2010, dan pada tahun ajaran 2022/2023 angkatan ke XIV akan menamatkan sekaligus melepas sebanyak 52 anak yang akan melanjutkan pendidikan Sekolah Dasar.(PNO-12) 28 Jun 2023, 15:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT