Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Launcing Buku Perang Rusia Vs Ukraina, Panglima TNI: Jadikan Ini Sebagai Acuan Mencerdaskan Bangsa
Papuanewsonline.com, Jakarta - Peristiwa perang Rusia vs Ukraina harus menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa perang ini mengajarkan kita tentang bagaimana informasi dapat dianalisis dengan tepat menjadi intelijen atau pengetahuan yang berguna dalam pengambilan keputusan strategis.Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. saat memberikan sambutan pada acara Launching Buku Perang Rusia vs Ukraina Perspektif Intelijen Strategis Medio September 2022, bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/07/2023).Dihadapan 10.218 peserta launching buku yaitu 218 peserta secara luring dan 10.000 peserta secara daring, Panglima TNI menyampaikan bahwa pengetahuan yang akurat tentang dinamika, konflik, motivasi pihak-pihak yang terlibat dan perkembangan terkini sangatlah krusial untuk memahami potensi eskalasi dan prediksi kondisi guna mengantisipasi ancaman yang lebih luas.Laksamana TNI Yudo Margono menuturkan ditengah kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, pengetahuan diperlukan untuk menjadi kebutuhan utama sebagai modal mencerdaskan bangsa. "Peluncuran Buku Perang Rusia vs Ukraina merupakan sumbangsih terhadap negara sebagai bahan acuan dan pembelajaran segenap bangsa", terangnya."Sebagai elemen bangsa TNI terpanggil untuk meneruskan pesan kepala negara. Presiden menyampaikan bahwa dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Oleh karenanya pengetahuan menjadi kebutuhan utama sebagai modal dasar yang akan dimanfaatkan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa," terang Panglima TNI."Saya berharap pengetahuan yang disajikan dalam ulasan-ulasan analisis dan sintesa di dalam buku ini dapat bermanfaat guna menjadi bahan acuan dan pembelajaran bagi segenap bangsa Indonesia", harap Laksamana TNI Yudo Margono.Lebih lanjut Panglima TNI menegaskan bahwa butuh kerjasama antar lembaga dan komponen bangsa untuk menghadapi ancaman bangsa. "Kita harus menyadari bahwa ancaman terhadap kedaulatan negara tidak bisa dihadapi secara terisolasi atau sendiri-sendiri. Kerjasama antar lembaga dan komponen bangsa menjadi kunci untuk mengatasi tantangan keamanan bersama", jelasnya.Acara dilanjutkan dengan kegiatan talk show dan bedah Buku Perang Rusia vs Ukraina dengan penanggap Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, Rektor Universitas Jendral Achmad Yani Prof Hikmahanto Juwana, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Prof Popy Nurfaidah dan Paban Utama G-2 Dit G Bais TNI Kolonel Inf Hendri sebagai salah satu penyusun buku serta di pandu Rosiana Silalahi sebagai moderator.Kegiatan launching buku ini dihadiri oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, Kabais TNI Letjen TNI Rudianto, Kapusperpus RI Muhammad Syarif Bando, Pengamat Militer dan Pertahanan Connie R Bakrie, Ir. Tjipta Lesmana dan para Civitas Akademika dari Universitas Indonesia, Universitas Pertahanan serta tamu undangan lainnya. (PNO-12)
26 Jul 2023, 07:42 WIT
Sidang JR dan SH Digelar Hari Ini Secara Virtual
Papuanewsonline.com, Jayapura- Sidang perkara dugaan korupsi yang menyeret Eks Plt Bupati Mimika Johanes Rettob dan Direktur Asian One Air Silvi Herawati kembali bergulir di Pengadilan Tipikor Jayapura Selasa 25 Juli 2023.Sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi ahli ini digelar secara virtual. Dimana (JPU) Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Papua menghadirkan dua orang ahli dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, atas nama Chotibul Umam dan Toni Karlinda.S.Sos.Pantauan Papuanewsonline.com, ada satu saksi ahli tidak dapat hadiri persidangan sehingga keteranganya langsung dibacakan di dalam ruang sidang.Kasi penerangan hukum Kejaksaan Tinggi Papua, Aguwani.SH.MH membenarkan bahwa Keterangan Ahli yang di bacakan atas nama Agustinus Budi Hartono, S.T.,M.M. dari kementrian perhubungan udara." Saksi ahli sudah dipanggil 2 kali, namun karena sekarang masih melaksanakan diklat pim II. Maka tidak bisa dihadirkan, sehingga keteranganya dibacakan," ucap Aguwani.Aguwani menyebutkan, Sidang digelar hari ini secara virtual.Aguwani mengatakan, Proses pemeriksaan saksi di persidangan dilakukan Penuntut Umum, berdasarkan undang-undang secara negatif dimana pembuktian harus didasarkan pada Pasal 183 KUHAP yakni dengan sekurang- kurangnya dua alat bukti yang sah, sehingga hakim dapat memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi, sehingga benar-benar terdakwa bersalah melakukan tindak pidana.Sementara itu, sidang perkara ini dipimpin Thobias Benggian, SH sebagai ketua majelis didampingi Hakim karir Linn Carol Hamadi, SH dan Andi Mattalatta, SH selaku Hakim Adchok.Sebelum mengetuk palu sidang, sang Wakil Tuhan Hakim Thobias Benggian mengatakan Sidang akan kembali dilanjutkan hari jumat 28 Juli, masi dengan agenda keterangan saksi ahli yang dihadirkan JPUDiketahui, Saat ini Plt Bupati Mimika Nonaktif Johanes Rettob sementara diadili di Pengadilan Tipikor Jayapura bersama Direktur Asian One Air Silvi Herawati.Sebelum keduanya jadi terdakwa, mereka ditetapkan sebagai tersangka sesuai Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua (Sprindik Khusus) Nomor : Print-37/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari 2023 a.n. Johannes Rettob, S.Sos.,M.M., dan Nomor : Print-35/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari 2023 a.n. Silvi Herawaty serta Surat Penetapan Tersangka (Pidsus-18) Nomor : Tap-07/R.1/Fd.1/01/2023 tanggal 25 Januari.Perkara ini naik tahap penyidikan dimulai sejak tanggal 24 Agustus 2022, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nomor : Print-05/R.1/Fd.1/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022, dilanjutkan dengan Penyidik menyampaikan SPDP kepada pelapor, terlapor, korban, Penuntut Umum dan KPK, termasuk telah disampaikan kepada terlapor ( Johannes Rettob, S.Sos.,M.M. dan Silvi Herawaty) Nomor : B-05/R.1/Fd.1/08/2022 tanggal 25 Agustus 2022.Selanjutnya Penyidik melakukan penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti yang cukup sehingga sampai dengan tanggal 25 Januari 2023 telah diperoleh alat bukti berupa :Keterangan saksi sebanyak 36 orang, Keterangan ahli sebanyak 5 orang (Ahli Auditor Kerugian Negara, Ahli Keuangan Negara, Ahli Fasilitasi Bea dan Cukai pada Dirjen Beacukai, Ahli Teknis Peraturan Perundang-udangan Dirjen Bea dan Cukai, dan Ahli LKPP),Barang bukti 157 dokumen, Alat bukti surat berupa :Laporan Hasil Audit Investigasi Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Kantor Akuntan Publik (KAP) Tarmizi Achmad Nomor : 00176/2.0604/AP.7/09/0430/1/XI/2022 tanggal 11 November 2022 atas dugaan tindak pidana korupsi “Pengadaan dan Operasional Pesawat Terbang Cessna Grand Caravan C 208B EX dan Helicopter Airbus H-125 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2015 sampai dengan Tahun 2022” yang menghitung kerugian keuangan negara sebesar Rp.69.135.404.600,00 (enam puluh sembilan miliar seratus tiga puluh lima juta empat ratus empat ribu enam ratus rupiah);Hasil perhitungan dari BPKP Perwakilan Provinsi Papua Nomor : PE.11.03/LHP-323/PW26/3.2/2022 tanggal 08 Agustus 2022 yang menyatakan terdapat kewajiban PT. Asian One Air untuk membayar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika sebesar Rp.21.848.875.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus empat puluh delapan juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah), yang hingga saat ini tidak dibayarkan.(PNO/01)
25 Jul 2023, 21:43 WIT
Kapolda Maluku Bangga Atas Kelulusan Yang Dicapai Semua Catar Akpol Asal Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku bangga atas kelulusan yang dicapai semua calon Taruna Akpol Panda Polda Maluku pada seleksi penerimaan tingkat pusat tahun 2023.Irjen Latif berharap keberhasilan yang diraih Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, Thimotius Keliduan, dan seorang perempuan yaitu Regita Anggraini Budiono, dapat menjadi motivasi bagi para pemuda lainnya.Animo penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) di provinsi Maluku sendiri sangat banyak. Tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 225 orang yang mengikuti seleksi. Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, Panda Polda Maluku kemudian mengirim 4 catar untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Akpol Semarang, Jawa Tengah. Mereka semuanya berhasil karena dinyatakan lulus."Banyak yang ragu untuk masuk Akpol padahal semua peluang terbuka," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif, Selasa (25/7/2023).Menjadi seorang Akpol tidak membutuhkan biaya alias gratis. Yang paling penting yaitu mempersiapkan diri, kesehatan dan jasmani serta pengetahuan umum dengan baik."Saya sangat bangga dengan peserta yang dikirim dari Maluku karena semua lolos dan tidak ada yang dikembalikan," ungkapnya.Dengan diterimanya keempat Catar Akpol dari Maluku, menunjukkan proses rekrutmen sudah baik sehingga memenuhi standar nasional yang ditetapkan pada seleksi tingkat pusat."Saya mendorong putra/putri Maluku untuk jangan ragu bila ingin ikut seleksi taruna atau taruni, semua transparan dan akuntabel, dan tidak ada prioritas-prioritas bagi anak siapapun," tegasnya.Seleksi Akpol dilakukan secara transparan. Bahkan diawasi oleh pihak internal maupun eksternal. Sehingga peluang untuk manipulasi atau memprioritaskan seseorang sangat sulit. "Banyak anak pejabat Polisi yang juga gagal dalam seleksi karena standar nilai tidak memenuhi syarat, sebaliknya banyak anak orang biasa bahkan tidak mampu yang lolos terpilih menjadi Taruna/Taruni Akpol," pungkasnya.Untuk diketahui, empat Catar Akpol yang dinyatakan lulus dalam seleksi tingkat pusat berasal dari keluarga sederhana. Tiga merupakan Taruna dan seorang Taruni Akpol.Mereka diantaranya Brian Lois Sopacua yang berasal dari Polres Tual. Ayahnya adalah anggota Biddokkes Polda Maluku berpangkat Iptu. Sementara Ibu dari pemuda 19 tahun kelahiran kota Tual ini merupakan seorang bidan di Puskesmas Un, kota Tual.Sementara Dimas Apriansyah Samak, pemuda 19 tahun kelahiran Waelete, Kabupaten Buru ini berasal dari Polres Pulau Buru. Ayahnya seorang pensiunan PNS, sedangkan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga.Sedangkan Thimotius Keliduan, lelaki 18 tahun kelahiran Bogor ini berasal dari Polres Kepulauan Aru. Ayahnya seorang PNS di kantor dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Kepulauan Aru, sementara ibunya PNS di kantor dinas transmigrasi dan tenaga kerja.Untuk Taruni Akpol yaitu Regita Anggraini Budiono, berasal dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Ayahnya seorang anggota TNI AU di Lanud Pattimura dengan pangkat Sertu. Sementara ibunya adalah staf tata usaha di kantor stasiun meteorologi Pattimura.(PNO-11)
25 Jul 2023, 20:47 WIT
Buka Diktuba Polri Gelombang II, Wakapolda Maluku: Tetap Semangat Dan Tanamkan Motivasi Untuk Maju
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Stephen M. Napium membuka Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri gelombang kedua tahun 2023.Kegiatan yang dirangkai dengan upacara pembukaan tersebut dilaksanakan di lapangan Koptu P.H Sulu, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (25/7/2023).Upacara tersebut dihadiri Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, Wadan Rindam dan Komandan Secaba Rindam XVI/Pattimura, beserta para pejabat utama Polda Maluku, turut hadir dalam kegiatan itu.Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi, dalam sambutannya yang dibacakan Wakapolda Maluku, mengingatkan seluruh siswa Bintara maupun Tamtama Polri yang akan mengikuti proses pendidikan. Para siswa diingatkan untuk tetap sungguh-sungguh, tekun dan ulet dalam mengikuti pendidikan.Ia juga meminta para siswa agar selama mengikuti pendidikan dapat menimbah ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk memperluas wawasan tentang Kepolisian. "Karena kehidupan adalah pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir, olehnya itu terus belajar dan berlatih dalam memperoleh ilmu sebagai bekal sebelum dilantik menjadi anggota Polri," pintanya.Pendidikan pembentukan dilaksanakan untuk menyiapkan anggota Polri yang akan menjalankan tugas penting dan mulia. Diantaranya pengamanan agenda besar nasional pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 nanti.Ia mengatakan, transformasi negara-negara berkembang menjadi maju saat ini tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sejalan dengan hal itu kualitas SDM juga menjadi faktor kunci dalam pengelolaan organisasi Polri yang berkualitas dan unggul untuk mewujudkan keberhasilan pelaksanaan tugas polri di lapangan."Para siswa agar tetap menjaga fisik dan mental selama mengikuti pendidikan dan hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun serta patuhi seluruh peraturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh lembaga pendidikan," pintanya.Wakapolda Maluku Brigjen Napiun juga meminta para siswa agar tetap semangat, dan dapat menanamkan motivasi untuk maju. "Jangan cengeng dan manja, jaga mental dan stamina kalian semua, kalau nanti ternyata dalam pendidikan ini ada yang melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan atau pelanggaran maka kami akan tidak segan-segan untuk mengeluarkan yang bersangkutan," tegasnya.Brigjen Napiun juga mengingatkan para orang tua agar selalu memberikan semangat kepada anaknya yang sedang mengikuti pendidikan. "Kami ingin melatih dan membentuk mutiara terbaik dari tanah Maluku ini untuk mengabdi kepada bangsa dan negara serta institusi Polri yang kita cintai ini," ungkapnya.Untuk diketahui, sebanyak 230 orang calon siswa yang dilantik akan mengikuti Diktuba Polri gelombang kedua di SPN Polda Maluku. Mereka akan menjalani pendidikan dan pembentukan Polri selama 5 bulan. (PNO-12)
25 Jul 2023, 15:40 WIT
4 Catar Akademi Kepolisian Dari Maluku Berhasil Lulus Seleksi Di Tingkat Pusat
Papuanewsonline.com, Semarang - 4 Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) dari Polda Maluku yang mengikuti seleksi tingkat pusat tahun 2023 dinyatakan lulus.Keputusan kelulusan disampaikan dalam sidang akhir panitia pusat penerimaan Catar Akpol yang digelar di gedung graha Cendikia Akpol Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/7/2023).Keempat Catar Akpol yang lulus yaitu Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, Thimotius Keliduan, dan seorang taruni yaitu Regita Anggraini Budiono.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengatakan, sidang akhir penetapan kelulusan Catar Akpol dipimpin oleh As SDM Kapolri, Irjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M."Untuk Catar Akpol dari Polda Maluku semuanya dinyatakan lulus. Mereka yaitu Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, Thimotius Keliduan, dan Regita Anggraini Budiono," kata Ohoirat, Selasa (25/7/2023).Keempat Taruna Akpol asal Polda Maluku itu selanjutnya akan mengikuti pendidikan di sekolah Akpol Semarang."Bapak Kapolda Maluku menyampaikan selamat kepada keempat Taruna Akpol tersebut," ucapnya. (PNO-12)
25 Jul 2023, 15:22 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Upacara Pendidikan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023
Papuanewsonline.com, Jayapura - Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara Polri Tugas Umum Gelombang II T.A 2023 Polda Papua digelar di Lapangan SPN Polda Papua, Selasa (25/7/2023). Acara ini dipimpin oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan, termasuk para Pejabat Utama Polda Papua.Dalam kegiatan tersebut, Waka SPN Polda Papua AKBP Rahmat Kaharudin menyampaikan laporan singkat tentang kesiapan pelaksanaan pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A. 2023 di SPN Polda Papua. “Berdasarkan keputusan Kepala Lembaga Pendidikan & Pelatihan Polri, program pendidikan ini bertujuan untuk membentuk Bintara Polri yang berkarakter kebhayangkaraan, fisik Samapta, serta memiliki kemampuan melaksanakan tugas kepolisian dengan baik,” ucapnya.Peserta didik pada program pendidikan ini berjumlah 628 siswa yang berasal dari pengiriman Polda Papua. Proses pendidikan berlangsung selama 5 bulan dengan porsi pembentukan dasar Bhayangkara, pembekalan profesi kepolisian, latihan teknis, latihan kerja, dan pembulatan.Dalam amanatnya, Wakapolda Papua menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta didik yang telah lulus seleksi dan ditetapkan sebagai peserta pendidikan. Ia mengingatkan para peserta didik untuk menjalani pendidikan ini dengan penuh tekad, semangat, dan kesungguhan serta memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin. “Selain itu, saya juga menegaskan pentingnya memiliki iman dan takwa, serta menjunjung tinggi disiplin dan integritas dalam menjalani tugas sebagai anggota Polisi,” turut Wakapolda.Wakapolda juga menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan ini akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Polri dan pentingnya menjaga harmonisasi dalam komponen pendidikan. “Para peserta didik juga diingatkan untuk tetap berkomunikasi secara interaktif dengan pendidik, pelatih, dan pengasuh, serta mempersiapkan fisik dan mental selama pendidikan berlangsung,” tambah Ramdani.Program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas polisi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (presisi). Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta didik akan menjadi polisi yang berintegritas, professional, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.“Upacara ini juga menjadi momen penting bagi para pejabat terkait dan tenaga pendidik untuk memberikan dukungan dan membimbing para peserta didik dengan baik. Harapannya, seluruh peserta didik dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik dan siap mengemban tugas sebagai anggota polisi yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tandasnya.Dengan semangat yang tinggi dan keyakinan atas kerjasama dan dedikasi dari semua pihak terkait, program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023 di SPN Jayapura diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik untuk masyarakat Papua dan Indonesia secara keseluruhan.“Akhirnya, saya mengucapkan selamat menempuh pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri gelombang II tahun anggaran 2023. semoga para peserta didik sekalian dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan selamat, baik dan lancar,” tutup Wakapolda Papua. (PNO-12)
25 Jul 2023, 14:55 WIT
Promosikan Kebebasan Beragama Menkumham: Pancasila Sebagai Dasar Dan Ideologi Bangsa
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mempromosikan kebebasan beragama Indonesia di hadapan anggota Parlemen Inggris, Fiona Bruce. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memberikan pelindungan terhadap hak asasi manusia dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama.Yasonna menjelaskan Indonesia merupakan negara Muslim terbesar, sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dalam suasana keberagaman ini, pemerintah hadir memberikan kepastian hukum atas hak kebebasan pribadi masyarakat Indonesia.“Indonesia merupakan negara Muslim terbesar dan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia yang terus mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia dari berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama,” kata Yasonna dalam pertemuan antara delegasi Indonesia dengan Fiona Bruce di Inggris.Kebebasan beragama di Indonesia dijamin dan diatur dalam Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 pasal 28 E ayat (1) dan pasal 29 ayat (2). Selain itu, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia turut menjamin kebebasan beragama sebagai salah satu hak atas kebebasan pribadi dalam pasal 22 ayat (1) dan (2).Yasonna menjelaskan kepada Bruce, selain Islam ada juga banyak agama lain di Indonesia dimana ummatnya hidup berdampingan secara damai bahkan saling menjaga ketika masing-masing merayakan hari besarnya. Kondisi seperti itu bisa terjadi karena Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa. Pancasila, lanjut Yasonna, mampu menjadi payung yang menaungi beragam agama, kultur dan etnis di Indonesia sehingga masyarakatnya menghargai keberagaman dan toleran antar sesama."Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, yang menghargai kebhinekaan, kemanusiaan yang adil dan beradab serta menjaga persatuan Indonesia," kata Yasonna di hadapan Bruce, Senin malam (24/07/2023) waktu setempat.“Pancasila mengajarkan pada kami untuk bebas tetapi bertanggungjawab. Yakin pada kebenaran keyakinannya masing-masing, tetapi menghormati keyakinan orang lain sehingga masyarakat hidup dalam harmoni, berbeda tetapi satu sebagaimana semboyan kami, Bhineka Tunggal Ika,” terangnya lebih lanjut.Yasonna berharap pemerintah Indonesia dan Inggris dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama, tidak hanya secara nasional tetapi pada level global. Ini mengingat Bruce merupakan utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk Kebebasan Beragama dan Kepercayaan, serta ketua Aliansi Internasional Kebebasan Beragama atau Kepercayaan.“Indonesia mengharapkan dukungan dan saran dari Madam Bruce mengenai bagaimana kita dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama secara global dan nasional dalam masyarakat kita yang beragam,” ujarnya.Bruce sendiri menuturkan bahwa masyarakat internasional telah mengakui kemampuan Indonesia dalam melindungi kebebasan beragama meskipun mengalami berbagai tantangan dalam kondisi masyarakat yang majemuk. Untuk itu, Indonesia dipandang memiliki peran sentral terkait isu hak asasi manusia dalam konteks nasional dan global. Bruce berharap kerjasama Indonesia dan parlemen Inggris di bidang kebebasan beragama semakin meningkat.Salah satu langkah kerja sama Indonesia dan parlemen Inggris adalah diadakannya Konferensi Internasional tentang Literasi Agama Lintas Budaya, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 13-14 November 2023 mendatang. Konferensi diselenggarakan oleh Kemenkumham bersama Institut Leimena, Pusat Internasional untuk Studi Hukum dan Agama di Brigham Young University Law School, dan Sekretariat Internasional Kebebasan Beragama yang berbasis di Amerika Serikat. Bruce sendiri telah mengonfirmasi kepastian untuk hadir sebagai salah satu pembicara dengan topik "Human Dignity and the Rule of Law: Global and Regional Outlook". (PNO-12)
25 Jul 2023, 09:33 WIT
Polisi Pi Ajar Beri Pemahaman Dan Kesadaran Anak-Anak Dalam Aturan Berlalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz 2023 oleh jajaran Polresta Jayapura Kota terus berlangsung pada tahun ini. Salah kegiatan yang dilaksanakan enam bulan terakhir adalah Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar). Kali ini dua personel Satuan Lantas Polresta Jayapura Kota mengajar anak-anak di Asrama Balim Yalimo, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (24/07/2023) siang.Para personel lain yang terlibat sebagai pengajar juga berasal dari Sat Binmas Polresta Jayapura Kota, yang terdiri dari Aipda Djufri, Aipda Nurdin, dan Bripka Fajar, serta dari Sat Lantas dengan Aipda Tina dan Brigadir Elmi.Mereka berupaya memberikan pendidikan kepada anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan seperti anak-anak lainnya. Banyak di antara anak-anak ini yang terpaksa harus berhenti sekolah karena masalah finansial, kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu.Program Polisi Pi Ajar telah berjalan sejak Februari 2023 dan hingga saat ini terus berlangsung. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap minggu dan dilaksanakan di lima lokasi berbeda di wilayah Kota Jayapura. Mayoritas peserta program ini adalah anak-anak dari tingkat SD dan SMP, sebagian besar di antara mereka merupakan remaja.Dalam pertemuan ini, para personel tidak hanya mengajarkan materi pelajaran dasar seperti membaca dan menghitung. Akan tetapi mereka juga memberikan pemahaman tentang bahaya kecelakaan di usia remaja. Semua pengajaran dilakukan dengan pengawasan orang tua, untuk memastikan pemahaman dan kesadaran anak-anak tentang aturan berlalu lintas.Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, AKP Heru Prasmono, menjelaskan alasan di balik pendekatan pembelajaran yang berbeda pada Senin ini. Tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya kecelakaan dan juga menghilangkan kebosanan dalam proses belajar."Kami berusaha memberikan pembelajaran sefleksibel mungkin kepada anak-anak agar mereka tidak merasa jenuh. Kami selalu berusaha agar mereka berkembang dengan baik melalui metode pembelajaran yang mudah dipahami," ujar AKP HeruDia juga menegaskan bahwa program pembelajaran seperti yang berlangsung hari ini akan terus berlanjut di masa mendatang. "Kami berharap Program Si-Ipar memberikan dampak positif terutama bagi anak-anak yang sebelumnya tidak mendapatkan kesempatan untuk merasakan pendidikan dengan optimal, " harap AKP Heru. Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Rasaka Cartenz Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memaparkan, Program Si-Ipar merupakan salah satu upaya dari Polda Papua untuk mendukung pemerintah dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah, terutama dalam bidang pendidikan.Diketahui Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua dan menjadi satu-satunya daerah di empat provinsi wilayah Papua yang memiliki angka IPM tinggi, mencapai 80,61 kualitas hidup mereka serta menciptakan masa depan yang lebih cerah. (PNO-12)
25 Jul 2023, 09:07 WIT
Jelang Pemilu 2024, Ketua Umum Pemuda Adat Papua: Ciptakan Situasi Yang Aman Dan Damai
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo, mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan situasi yang aman. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui di rumahnya pada hari Senin (27/4), dengan tujuan memastikan persiapan yang baik dalam menghadapi agenda besar Indonesia tersebut."Salam sejahtera bagi kita semua, assalamualaikum, saya Jan Christian Arebo, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua. Dengan ini, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, tenang, serta bermartabat dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan kita di Papua," ujar Arebo.Ia menekankan pentingnya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang baik menjelang Pemilu 2024. Arebo juga mengingatkan agar masyarakat menghindari provokasi dan informasi hoaks yang berpotensi memicu konflik di antara orang Papua."Kita harus menghindari diri dari pengaruh kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa di Tanah Papua. Mari bersama-sama menjadikan Papua sebagai rumah yang aman, damai, dan tenang bagi kita semua, demi terwujudnya pemilu yang damai menuju Indonesia emas. Demikian, Tuhan memberkati," tutupnya. (PNO-12)
25 Jul 2023, 08:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru