logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polres Asmat Musnahkan 1.200 Kaleng Bir Hitam Jenis Guinness Papuanewsonline.com, Agats - Kapolres Asmat AKBP Agus Hariadi, S.Sos., M.M., bersama Kepala Distrik Agats, Norbertus Kamona, S.Sos., dan Wakapolsek Agats, Ipda Usman, yang juga menjabat sebagai Kapospol KP3 Laut Agats, melakukan pemusnahan 1.200 kaleng bir hitam jenis Guinness. Acara kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Agats, Selasa (26/09/2023).Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Pabung 1707 Merauke, Kapten INF Hermanus Kopong, Danpos TNI AL, Lettu (Laut) A. Zaeni, Kasi Propam Polres Asmat, Ipda Muhammad Yusuf, S.H., Kepala Kampung Aswetsi, Antonius Dendew, dan PS.Kasubsi PIDM, Bripka Wahab Abdi.Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi, S.Sos., M.M., bersama tamu undangan, memusnahkan 1.200 kaleng bir hitam jenis Guinness yang telah diamankan oleh Anggota KP3 Laut Agats pada tanggal 23 September lalu."Kami bersama-sama dengan bapak Kepala Distrik Agats, Pabung Kodim 1707 Merauke, dan Danpos AL, hari ini akan melakukan pemusnahan 1.200 kaleng minuman keras jenis Guinness yang diamankan dari hasil razia pengawasan pengiriman barang di konter," ujar Kapolres Asmat.Dalam hasil razia tersebut, ditemukan 50 karton bir hitam Guinness yang dimasukkan ke dalam karton air mineral berukuran 600 ml. “Ini merupakan modus baru yang digunakan oleh para penyelundup minuman keras di Kota Agats. Barang-barang tersebut ditemukan oleh anggota kami di lapangan, dan mereka tidak memiliki pemilik yang jelas," tambah Kapolres Asmat.Sementara itu, Kepala Distrik Agats, Norbertus Kamona, S.Sos., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Asmat dan jajaran atas upaya mereka dalam memberantas peredaran minuman keras di Kabupaten Asmat. Dirinya juga menegaskan bahwa para kepala kampung akan terus memantau wilayah tempat tinggal mereka, dan jika ada aktivitas masyarakat yang mencurigakan, akan segera melaporkannya kepada Polres Asmat atau Polsek terdekat. (PNO-12) 26 Sep 2023, 17:22 WIT
Kejati Papua Garap Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan Cendrawasi Timika Papuanewsonline.com, Jayapura- Jaksa Penyelidik Intelejen Kejaksaan Tinggi Papua saat ini menggarap dugaan korupsi proyek pembangunan ruas jalan pada poros jalan Cendrawasi Kabupaten Mimika bersumber dari APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2017, dan Proyek pembangunan parkiran bandara Mozes Kilangin bersumber dari APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2020." Benar, di bagian Intel Kejati Papua saat ini sementara  melakukan serangkaian penyelidikan dengan  melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait dua item proyek di Kabupaten Mimika," ucap sumber terpercaya di Kejati Papua, sambari meminta identitasnya tidak dipublikasikan saat dihubungi  Papuanewsonline.com, Selasa (26/9/2023).Kata Sumber, dua paket Proyek di Kabupaten Mimika yang digarap Jaksa Penyelidik Intelejen Kejati Papua adalah, Proyek Pembangunan ruas jalan pada jalan Cendrawasi Kabupaten Mimika tahun 2017, dan proyek pembangunan parkiran bandara Mozes Kilangin tahun anggaran 2020." Hari ini ada beberapa pihak lagi memberikan keterangan di Kejaksaan Tinggi Papua, setelah sebelumnya Kadis PU Kabupaten Mimika Robert Mayaut juga sudah memberikan keterangan," jelas Sumber.Sumber menyebutkan, usai rampung hasil pengambilan keterangan nantinya akan diekspose dalam waktu dekat sehingga naik status ke tahap lanjutan.Menanggapi pemeriksaan ini,  Acel selaku kordinator perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PMI) mendukung Kejati Papua untuk mempercepat proses penyelidikan dan meningkatkan perkara itu ke tahap penyidikan dengan menetapkan tersangka." Ya pendapat kami selaku aktifis anti korupsi mendukung langkah Kejaksaan Tinggi Papua dalam pemberantasan Korupsi, semoga secepatnya ada tersangka dalam dua kasus ini," ujar Acel saat dihubungi Papuanewsonline.com melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (26/9/2023).Acel mengatakan Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PMI) akan terus mengawal serangkaian proses dua  kasus tersebut." Kita akan pantau perkembanganya, sehingga  jangan ada pihak yang nakal  menjadikan dua kasus ini sebagai ATM berjalan," Tegasnya.Acel mengajak semua pihak untuk turut mengawal dua kasus tersebut di Kejaksaan Tinggi Papua, karena menurutnya sejumlah Kasus yang ditangani Kejaksaan Tinggi Papua tidak jelas." Semua pihak harus mengawal kasus ini, karena banyak kasus hingga kini mengendap di Kejaksaan Tinggi Papua, contonya Janji Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Bapak Witono yang bernyanyi di Media terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Johanes Rettob namun tidak ada realisasi,sehingga ini bagian dari Janji Isapan Jempol dari Kepala Kejaksaan Tinggi Papua," Tegasnya.(PNO/02) 26 Sep 2023, 16:10 WIT
Kapolda Papua Hadiri Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 Tahun 2023 Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K, bergabung dalam perayaan Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 Tahun 2023 Dit Lantas Polda Papua yang diselenggarakan oleh Ditlantas Polda Papua. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Suni Hotel & Convention pada Senin (25/09).Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, Amin Sutikno, S.H., M.H, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H, Kepala Cabang PT Jasa Raharja se Tanah Papua, Emil Feriansyah Latief, S.E, M.A, CRMP, QCRO, serta Para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua.Kegiatan ini diadakan dengan tema "Modernisasi Pelayanan Polantas Presisi Mengawal Pemilu Damai Untuk Indonesia Maju." Selain acara di lokasi, kegiatan ini juga dilaksanakan secara virtual bersama jajaran Polantas dari seluruh Indonesia, yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dari Lapangan ISDC (Indonesia Safety Driving Center) Tangerang, Provinsi Banten.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polantas Polri atas kontribusi mereka dalam pengamanan berbagai acara, baik yang berskala nasional maupun internasional.“Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, yang diperingati setiap tanggal 22 September, memiliki tema yang menggambarkan modernisasi pelayanan Polantas yang presisi, profesional, cerdas, bermoral, modern, dan mampu menerapkan pemolisian prediktif, responsibilitas, akuntabilitas, transparansi, keadilan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dalam meningkatkan pelayanan lalu lintas,” ucapnya.Kapolri juga menyampaikan apresiasi besar atas keberhasilan jajaran Polantas dalam mengatasi kemacetan selama arus mudik dan balik pada tahun sebelumnya, yang diakui sebagai yang terbaik dalam sejarah. Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi dan kerja keras bersama dengan para stakeholder terkait.“Upaya pemerintah dalam digitalisasi ekonomi juga telah dijalankan, seiring dengan perbaikan ekonomi di Indonesia. Ini termasuk upaya penggunaan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat,” tambah Jenderal Listyo.Sementara terkait peningkatan jumlah pelanggaran lalu lintas, Kapolri melihatnya sebagai dampak dari perluasan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Oleh karena itu, penempatan personel di daerah rawan kecelakaan menjadi penting. Rekayasa lalu lintas juga harus disosialisasikan dengan baik sebelum dilaksanakan, dan alternatif jalur rekayasa lalu lintas harus dipertimbangkan agar tidak menimbulkan kemacetan.Kapolri juga menekankan peran penting jajaran Korlantas dalam mengawal pemilu damai pada tahun 2024. Mereka akan bertanggung jawab atas pengamanan masa kampanye, pengawalan para calon presiden dan wakil presiden, pemungutan dan perhitungan suara, hingga pengucapan sumpah/janji.“Kami mengajak semua anggota Polantas untuk menjaga kepercayaan publik dan menghindari perilaku negatif, seperti arogansi di lapangan agar dapat terus meningkatkan kepercayaan public dimata Masyarakat,” tutupnya.PNO-11 26 Sep 2023, 09:15 WIT
Pelaporan Penculikan Anak Berdasarkan KTP Di Papua Terbukti Hoax Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabar mengenai seorang pelaku penculikan anak yang tersebar melalui media sosial, dengan gambar Kartu Tanda Kependudukan (KTP) sebagai bukti identitasnya, telah membuat gempar warga Papua. Namun, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan pernyataan penting terkait kasus ini pada Senin (25/09).Kabid Humas Polda Papua menegaskan bahwa postingan yang mengatasnamakan Polda Papua sebagai pemberitahuan resmi tentang pelaku penculikan tersebut adalah sebuah hoax, atau dalam arti lain, informasi palsu.“Postingan tersebut bukanlah sebuah pemberitahuan resmi dari kepolisian dalam hal ini Polda Papua, oleh karena itu dapat diterima dengan bijak oleh masyarakat,” ucap Kombes Pol. Benny.Kombes Pol. Benny juga menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku di balik penyebaran informasi palsu tersebut.“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap pelaku agar kasus semacam ini tidak terulang di masa depan. Perlu kami sampaikan bahwa Polda Papua tidak pernah melakukan pencarian orang atau memberitahukan pelaku kejahatan melalui postingan seperti yang dimaksud,” tegasnya.Dalam situasi ini, Kabid Humas Polda Papua mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu mudah percaya kepada informasi yang tersebar di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Polda Papua berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta berupaya mengungkap setiap tindakan kejahatan dengan cara yang profesional dan transparan.Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, menghindari penyebaran berita palsu, dan memberikan kepercayaan kepada lembaga penegak hukum untuk menangani masalah keamanan dan kejahatan.PNO-11 25 Sep 2023, 22:27 WIT
Pelaporan Penculikan Anak Berdasarkan KTP Di Papua Terbukti Hoax Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabar mengenai seorang pelaku penculikan anak yang tersebar melalui media sosial, dengan gambar Kartu Tanda Kependudukan (KTP) sebagai bukti identitasnya, telah membuat gempar warga Papua. Namun, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memberikan pernyataan penting terkait kasus ini pada Senin (25/09).Kabid Humas Polda Papua menegaskan bahwa postingan yang mengatasnamakan Polda Papua sebagai pemberitahuan resmi tentang pelaku penculikan tersebut adalah sebuah hoax, atau dalam arti lain, informasi palsu.“Postingan tersebut bukanlah sebuah pemberitahuan resmi dari kepolisian dalam hal ini Polda Papua, oleh karena itu dapat diterima dengan bijak oleh masyarakat,” ucap Kombes Pol. Benny.Kombes Pol. Benny juga menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku di balik penyebaran informasi palsu tersebut.“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menangkap pelaku agar kasus semacam ini tidak terulang di masa depan. Perlu kami sampaikan bahwa Polda Papua tidak pernah melakukan pencarian orang atau memberitahukan pelaku kejahatan melalui postingan seperti yang dimaksud,” tegasnya.Dalam situasi ini, Kabid Humas Polda Papua mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu mudah percaya kepada informasi yang tersebar di media sosial yang belum tentu kebenarannya. Polda Papua berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta berupaya mengungkap setiap tindakan kejahatan dengan cara yang profesional dan transparan.Kasus ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, menghindari penyebaran berita palsu, dan memberikan kepercayaan kepada lembaga penegak hukum untuk menangani masalah keamanan dan kejahatan.PNO-11 25 Sep 2023, 22:27 WIT
8 Rumah Warga Di Kampung Warari, Distrik Yapen Selatan Habis Dilahap Si Jago Merah Papuanewsonline.com, Kepulauan Yapen – Pada hari Senin (25/9/2023), sekitar pukul 08.40 WIT, terjadi kebakaran dahsyat yang menghanguskan delapan rumah warga di pemukiman padat penduduk, yang terletak di bekas area pasar Warari, Kampung Warari, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kep. Yapen Prov. Papua.Kasat Reskrim Polres Kepulauan Yapen, AKP Febry V. Pardede, menjelaskan bahwa dugaan awal menunjukkan bahwa kebakaran ini berasal dari salah satu rumah warga."Korban yang diduga sebagai pemilik rumah sumber api mengatakan bahwa ketika dia sedang berada di luar rumah, seorang tetangganya mendatanginya dengan kabar bahwa rumahnya telah terbakar. Ketika dia kembali ke rumah, dia menemukan api sudah berkobar dan hanya dapat menyelamatkan anaknya dan beberapa harta benda miliknya," ujar Kasat Reskrim di lokasi kebakaran.Salah satu warga yang membenarkan keterangan tersebut menambahkan bahwa ia melihat api pertama kali muncul di dalam kamar rumah milik korban. Segera setelah melihat hal tersebut, saksi tersebut berlari mencari korban untuk memberi tahu."Berdasarkan pengakuan pemilik rumah, keterangan saksi, dan penyelidikan awal di tempat kejadian, dugaan awal adalah bahwa api berasal dari dalam kamar rumah korban," tambah AKP Febry V. Pardede.Kebakaran dengan cepat merambat dan sulit dipadamkan karena sebagian bangunan rumah terbuat dari kayu. Dalam waktu sekitar 30 menit setelah laporan pertama diterima, dengan bantuan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kep. Yapen, serta dukungan dari pihak kepolisian dan masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan.Meskipun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan para korban berhasil menyelamatkan sebagian besar harta benda yang tersisa dari rumah-rumah yang terbakar. Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Herzoni Saragih, berjanji untuk terus mendukung upaya penyelidikan guna menentukan penyebab pasti kebakaran ini. (PNO-12) 25 Sep 2023, 22:08 WIT
Pasca Penyerangan KKB, Situasi Distrik Oksibil Mulai Membaik Papuanewsonline.com, Oksibil – Setelah insiden penyerangan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada tanggal 18 September 2023, situasi di Distrik Oksibil dan sekitarnya telah membaik. Aktivitas masyarakat kini telah kembali normal pada Senin (25/09).Kapolres Pegunungan, AKBP Mohamad Dafi Bastomi, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara umum di Distrik Oksibil saat ini aman dan terkendali. Berbagai sektor seperti perekonomian, pendidikan, dan perbankan sudah berjalan seperti biasa."Kepada seluruh masyarakat, silakan beraktivitas seperti sehari-hari. Kami dari TNI/POLRI telah siap bersiaga untuk menjaga keamanan di Distrik Oksibil. Di Distrik Serambakon, pasukan TNI/POLRI dan Satgas telah melakukan pengamanan dan akan terus berupaya membersihkan gangguan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata. Tujuan kami adalah agar masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan aman dan kondusif," terang Kapolres.Selain itu, Dandim 1715 / Yahukimo, Letkol Inf. Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han, juga memberikan penyataan terkait situasi saat ini di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia menyebutkan bahwa kerjasama yang erat antara Polres Pegunungan Bintang, TNI, dan Satgas telah memastikan situasi aman dan terkendali, terutama dalam hal kegiatan belajar, perekonomian, dan operasional pemerintahan daerah."Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan masyarakat. Kita berhasil meredam dampak dari kelompok kriminal bersenjata ini, dan penindakan bersama dengan Polres telah dilakukan untuk menjaga aktivitas masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang," ujar Dandim 1715 / Yahukimo.Upaya patroli yang dilakukan oleh Polri dan TNI terus berjalan untuk memastikan keamanan masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang. Harapan besar adalah agar situasi tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang ingin mengacaukan keamanan di wilayah ini. (PNO-12) 25 Sep 2023, 20:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT