Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polres Aru Amankan Dua Pelajar SMA, Diduga Aniaya Teman Sekolah hingga Meninggal
Papuanewsonline.com, Dobo - Aparat Polres Kepulauan Aru, mengamankan dua orang pelajar SMA Kristen Dobo, berinisial BDL dan OGL. Kedua remaja berusia 16 tahun itu diduga telah menganiaya LYL, rekan sekolah mereka sendiri hingga meninggal dunia. Korban dianiaya pada Rabu (27/9/2023) usai pulang sekolah. Sempat mendapatkan penanganan intensif di RSUD Cendrawasih, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, namun ajal berkata lain. Remaja 16 tahun itu tutup usia pada Sabtu (30/9/2023).Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, mengungkapkan, korban dianiaya oleh terduga pelaku BDL. Ia dipukul mengenai rahang sebelah kiri hingga jatuh tak sadarkan diri.Setelah sempat dirawat selama beberapa hari di RSUD Cendrawasih, nyawa korban tak bisa tertolong. Ia meninggal dunia sekira pukul 14.30 WIT.Perkelahian antar sesama pelajar SMA Kristen Dobo ini telah terjadi sejak Kamis (21/9/2023). Perkelahian itu sudah sempat didamaikan oleh pihak sekolah pada Jumat (22/9/2023)."Ini karena ada yang memprovokasi makanya perkelahian kembali terjadi. Yang sudah kita amankan itu inisial BDL selaku terduga pelaku pemukulan terhadap korban. Sementara yang berinisial OGL ini orang yang memprovokasi," ungkap Kapolres, Senin (2/10/2023).Terkait kasus itu, aparat Polres Kepulauan Aru sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat dari kedua belah pihak. Hal ini dilakukan agar permasalahan tersebut tidak meluas."Olah TKP juga sudah dilakukan. Kami juga sudah mengunjungi rumah duka dan memberikan santunan kepada orang tua korban. Rencananya hari ini akan dilakukan rekonstruksi," tambahnya.Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya."Kasus penganiayaan ini sudah kami tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pelaku penganiayaan pun sudah kami amankan," pungkasnya.PNO-11
02 Okt 2023, 21:20 WIT
Ciptakan Pemilu Damai, Operasi NCS Kedepankan Upaya Preemtif Dan Preventif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri, S.I.K, M.Si menegaskan Operasi NCS 2023-2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial jelang Pemilu 2024.Asep menuturkan Operasi Nusantara Cooling System sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo menjaga pemilu serentak 2024 mendatang agar masyarakat tidak boleh terpecah belah. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan adanya kerja sama masyarakat dengan Polri dalam cooling system agar persatuan dan kesatuan Bangsa terjaga serta pemilu damai dapat terwujud."Menindaklanjuti hal tersebut, Bapak Kapolri menerbitkan Surat Perintah, Sprin/2439/VIII/OPS.1.1/2023 tanggal 25 Agustus 2023 untuk melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System sejak 11 September kemarin. Operasi tersebut untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA baik terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber. Dengan mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Sehingga dalam operasi ini tidak ada upaya melakukan penegakan hukum (represif). Jadi preemtif dan preventif," kata Irjen Asep yang juga menjabat Wakabareskrim dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (2/10/2023).Lebih lanjut, kata Asep dalam pelaksanaannya, Operasi Nusantara Cooling System terdiri dari empat satuan tugas (satgas) dan delapan substagas dibantu oleh Polda jajaran. "Adapun tugas pokok Satgas Nusantara Cooling System meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang primordialisme atau SARA dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif," terangnya.Jenderal bintang dua ini memaparkan sasaran dan target Operasi Nusantara Cooling System. Untuk sasaran yaitu potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi yaitu, orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda. "Selanjutnya untuk cara bertindak yakni melakukan deteksi, pembinaan masyarakat, patroli dialogis dan patroli siber, sosialisasi dan bantuan operasi," bebernya.Asep menambahkan, adapun tugas dari empat Satgas, yaitu Satgas Preemtif yang terdiri dari Subsatgas Intelijen dan Subsatgas Binmas melakukan tugas antara lain deteksi dini dan melakukan pendekatan dengan mitra dan para tokoh. Sementara, Satgas Preventif yang memiliki Subsatgas Patroli Siber dan Subsatgas Patroli Dialogis Netizen melaksanakan tugas patroli Siber dan berdialog dengan netizen, influencer dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.Sementara untuk Satgas Humas yaitu Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia memiliki tugas antara lain menyampaikan ajakan, imbauan, edukasi serta melakukan monitoring baik media sosial dan media mainstream. "Untuk Satgas Banops yaitu Subsatgas TIK dan Subsatgas Logistik melakukan dukungan teknologi, informasi dan logistik kepada Operasi Nusantara Cooling System," ucapnya.Asep meminta Operasi Nusantara Cooling System mendapat dukungan dari media massa dan masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. "Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat berpotensi konflik sosial, sehingga kita bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai," tandasnya. (PNO-12)
02 Okt 2023, 17:56 WIT
Wakapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan Bersama Warga Tionghoa Kalsel Di Banjarmasin
Papuanewsonline.com, Banjarmasin – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. menjalin silaturahmi kebangsaan yang hangat dengan warga Tionghoa Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sebuah acara istimewa yang berlangsung di Ballroom Kalimantan II, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Minggu (01/10/2023) pukul 20.00 WITA.Dalam acara yang penuh keakraban ini, Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. didampingi oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi S.I.K., M.H. Pada kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan pesan penting tentang pentingnya persatuan dan keragaman di Indonesia. Ia menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bagi semua warga, tanpa memandang suku, agama, ras, dan etnis.Silaturahmi kebangsaan ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keharmonisan dan persatuan antar berbagai kelompok etnis dan agama di Indonesia. Wakapolri menekankan bahwa kepolisian siap menjadi pelayan masyarakat yang adil dan berkeadilan bagi seluruh warga negara.Warga Tionghoa Kalsel yang hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi inisiatif Wakapolri untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak kepolisian dan komunitas Tionghoa. Mereka berharap bahwa semangat persatuan dan keragaman ini akan terus diperkuat, memperkokoh fondasi bangsa yang kuat dan solid.Pada acara yang dihadiri juga oleh Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres Jajaran tersebut, dilakukan penyerahan cinderamata oleh perwakilan warga Tionghoa. Kebersamaan dan persahabatan antara Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto dan warga Tionghoa Kalsel menjadi pesan positif yang diterima oleh semua yang hadir di acara tersebut.Acara bersejarah ini memberikan contoh nyata tentang bagaimana persatuan dan keragaman bisa menjadi kekuatan bagi Indonesia, dan menunjukkan bahwa berbagai kelompok etnis dapat bersatu dalam semangat kebangsaan. Diharapkan hubungan baik ini akan terus berkembang dan menginspirasi kerjasama yang lebih erat di masa depan. (PNO-12)
02 Okt 2023, 17:47 WIT
Polda Maluku Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW) yang bertempat di Masjid At-Taqwa, Tantui, Kota Ambon, Senin (2/10/2023).Peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW ini dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif beserta pejabat utama dan personel Polda Maluku yang beragama Muslim.Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, sekaligus memberikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.Peringatan Maulid Nabi diawali pembacaan Dzikir 99 Asmaul Husna, yang kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an.Kapolda Maluku, Lotharia Latif, dalam sambutannya pertama-tama menyampaikan terima kasih kepada Kakanwil Kemenag Maluku atas kehadirannya dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Ia mengatakan, kerjasama selama ini antara Polda dan Kanwil Kemenag Maluku berjalan sangat baik. Banyak program-program pemerintah yang sifatnya keagamaan dilaksanakan bersama-sama, termasuk memelihara Kamtibmas melalui cara-cara dakwah."Mudah-mudahan sinergi ini dapat kita pertahankan bahkan kita tingkatkan. Karena kaitannya dengan kita akan memasuki pesta demokrasi 2024, semua instansi pemerintah punya kewajiban untuk dapat berperan menjaga pelaksanaan Pemiku yang aman, damai, penuh dengan persaudaraan dan persatuan," harapnya.Kapolda mengatakan, peringatan maulid Nabi dilaksanakan secara serentak mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda hingga sampai di Polres jajaran. "Maulid Nabi ini dilaksanakan secara serentak meski waktunya berbeda-beda mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda dan Polres-polres jajaran," katanya.Ia mengaku, peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 2023 ini mengusung tema "dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, mewujudkan Polri Presisi Indonesia maju"."Kita patut mensyukuri semua yang kita lakukan, kita masih diberikan kesehatan, dan semoga Allah SWT terus melindungi kita," katanya. Irjen Latif mengajak seluruh personel Polda Maluku yang beragama Muslim untuk senantiasa mengucapkan Sholawat dan Salam kepada Junjungan Nabi Muhammad SAW. "Sebab Beliau telah membimbing akhlak, serta mengeluarkan kita manusia dari zaman jahiliyah menuju zaman sekarang ini, dimana kita diberikan bimbingan akhlak dan keteladanan. Olehnya itu kita patut bersyukur Beliau adalah makhluk yang paling mulia menjadi Kekasih Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ucapnya.Irjen Latif mengatakan, sebagai umat Muslim wajib meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Sifat Rasul ada 4 yaitu siddik (orang yang jujur), amanah (orang yang dapat dipercaya), fathonah (orang yang pandai atau cerdas), dan tablig (orang yang menyampaikan kebenaran).Kapolda mengaku, 4 sifat Nabi Muhammad SAW tersebut semuanya ada pada tugas dan tanggung jawab kepolisian. "Kita harus jujur, dapat dipercaya, kita juga diminta untuk cerdas, dalam artian menguasai kompetensi kita dan terakhir adalah tablig, kita juga harus menyampaikan kebenaran, tidak hanya untuk diri kita tapi juga untuk masyarakat dan orang lain," jelasnya.Dikatakan, Islam mengajarkan rahmatan lil alamin. Bagaimana memberikan kedamaian bagi saudara-saudara sesama umat manusia. Islam tidak mengajarkan untuk memaksakan kehendak orang lain. Dalam hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Kakanwil Kemenag Maluku, Ustadz H. Yamin, mengajak personel Polda Maluku yang hadir untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT. Dalam ungkapan syukur yang Allah berikan terbagi dalam dua bagian. Pertama syukur atas fasilitas yang diberikan negara, dan kedua syukur atas fasilitas yang diberikan Allah SWT."Yang pertama Alhamdulillah hari ini kita menjadi anggota polisi. Nah bagaimana kita bisa mewujudkan polisi presisi Indonesia maju, ini adalah salah satu tema yang menarik, saya yakin dan percaya Pak Kapolri juga meletakkan dasar tema ini adalah bagaimana bisa menciptakan polisi yang nanti bisa menjadi polisi yang berkualitas, berintegrasi, kemudian mempunyai jiwa loyalitas, adaptif, kolaboratif, itu adalah salah satu bagian yang terpenting," ungkapnya.Yang kedua, lanjut Ustadz Yamin, yaitu syukur atas fasilitas yang diberikan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Allah memberikan manusia ruh atau nyawa. Ruh memantulkan cahaya yang akan menyinari akal. Sehingga bisa mengetahui mana yang baik dan benar, maupun tidak baik. "Dengan akal kita bisa mengetahui mana yang menjadi hak dan kewajiban saya, dan mana yang menjadi hak dan kewajiban orang. Maka kita harus bersyukur," ungkapnya.Rasulullah SAW pada satu kesempatan menyampaikan kepada umatnya. Setelah salat subuh, Beliau kemudian berbalik dan menyampaikan beberapa perbuatan yang dapat mengantarkan seseorang masuk ke dalam surga. Yang pertama, jangan menjadi orang yang kikir. Apabila orang menyebut nama Nabi Muhammad SAW, maka bersholawatlah. Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambah rezekinya, maka berzikirlah kepada Allah SWT, serta laksanakanlah hubungan silaturahmi di antara kalian. "Olehnya itu saya anggap hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang Insya Allah mengantarkan kita untuk masuk ke dalam surga-Nya Allah Subhanahu Wa Ta'ala," katanya. (PNO-12)
02 Okt 2023, 17:37 WIT
Polda Maluku Siapkan Pengamanan Pemilu 2024 yang Aman dan Damai
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif, menekankan kepada seluruh personel Polri di Provinsi Maluku, untuk dapat menyiapkan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) yang aman dan damai.Hal itu disampaikan Kapolda saat memimpin apel gabungan personel Polda Maluku yang dilaksanakan di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (2/10/2023).Kapolda mengatakan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah memberikan arahan khusus kepada Kapolda dan Karo Ops Polda seluruh Indonesia di Jakarta pada 27 September 2023. Arahan yang disampaikan mengenai kesiapan pengamanan Pemilu serentak tahun 2024."Kita seluruh jajaran Polda dan Polres diminta untuk siap personel, peralatan dan semua yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pengamanan nanti dengan kondisi dan situasi apapun," ungkapnya.Pemilu mendatang, lanjut Kapolda, memiliki karakteristik yang berbeda. Sebab, nantinya di seluruh Indonesia, Pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota akan dilakukan bersamaan. Olehnya itu, setiap Polda tidak bisa memberikan perbantuan pasukan ke Polda yang lain. "Olehya itu saya minta kita yang ada di Polda Maluku ini kita kelola perkuatan kita yang ada dengan maksimal, yang diawali dari pemetaan semua wilayah yang berpotensi rawan, sehingga apabila terjadi permasalah dapat dengan cepat kita netralisir agar tidak membesar," harapnya.Semua satuan kerja ditekankan untuk dapat meningkatkan peranannya sesuai tupoksi masing-masing. "Setiap masalah itu tidak langsung membesar namun pasti diawali dengan permasalahan yang kecil. Kalau permasalahan yang kecil tidak kita kelola dengan cepat dan baik maka pasti persoalan tersebut akan menjadi besar dan meluas," katanya mengingatkan.Irjen Latif menegaskan bahwa setiap personel Polri merupakan orang yang profesional, terlatih, maupun terdidik. "Kita harus siap dan bisa. Kita diberikan semua peralatan dan dukungan logistik yang sama, walau jumlah kekuatan personel kita cuma 8000 sekian. Dengan jumlah yang terbatas ini kita harus siap dan harus mampu mengamankan pelaksanaan pemilu serentak di wilayah ini dengan baik," tegasnya.134 hari lagi, kata Kapolda, bangsa Indonesia menuju tanggal 14 Febuari 2024, waktu pelaksanaan Pemilu serentak. Di mana, pada tanggal 19 - 25 Oktober 2023, mulai dilaksanakannya pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden. Seluruh personel Polda Maluku dan Polres jajaran diharapkan dapat memahami dan peduli dengan pelaksanan Pemilu 2024. "Karena pesta demokrasi ini akan memiliki keunikan tersendiri. Masih ada waktu untuk kita melaksanakan sosialisasi baik pejabat utama maupun seluruh personil Polda Maluku," ujarnya.Pada kesempatan itu, Irjen Latif juga menyampaikan beberapa arahan penting dari Kapolri, Menkopolhukam dan Panglima TNI saat rakor pada 27 September kemarin.Di sisi lain, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga kembali menekankan terkait netralitas Polri pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan mendatang. "Polri tidak berpihak kepada calon atau partai manapun. Peringatan ini sudah terus disampaikan Kapolri," pungkasnya. (PNO-12)
02 Okt 2023, 17:21 WIT
Universitas Timika Gelar Rapat Kerja Revisi Kedua STATUTA Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan
Universitas Timika Gelar Rapat
Kerja Revisi Kedua STATUTA Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Papuanewsonline.com, MIMIKA
– Bertempat di Sakeca Lounge Horison Ultima,Senin 02/10/2023 dilakukan Rapat Kerja (RAKER I) tahun 2023 terkait
Revisi Kedua terhadap STATUTA Universitas Timika yang dihadiri oleh Ketua
Yayasan PAMAT dan beberapa pengurusnya, Rektor dan Para Wakil Rektor, Para
Kaprodi serta Staf Administrasi dan
Keuangan di lingkungan Civitas Akademika UTI. Pada sambutannya Rektor
Universitas Timika, Marthinus Sahetapy, S.P, M.Si mempertegas bahwa STATUTA
merupakan landasan yang digunakan Universitas dalam penyelenggaraan Pendidikan Tinggi
serta menjamin terjaganya kualitas Pendidikan tersebut. “Saya bersyukur bahwa kita semua
dapat hadir pada hari ini untuk menyelesaikan pembahasan Revisi Statuta ini,
sebagai bagian dari komitmen kita terhadap fungsi dan tugas Lembaga. Saya juga
sampaikan terima kasih kepada tim yang telah berusaha keras hingga
terlaksananya Rapat Kerja ini ,” ujar Marthinus. Selain itu, Ketua Yayasan
Pendidikan PAMAT, Abraham Timang, S.Sos yang juga berkesempatan memberikan
sambutan menyampaikan rasa kagum dan terima kasihnya atas suasana kerja yang
terbangun di Universitas Timika. Sehingga sejak dilakukannya re-organisasi di
lingkungan Rektorat UTI, setiap progress dan perkembangan yang terjadi selalu
diketahui bersama melalui komunikasi dan koordinasi yang jelas, terbuka dan
transparan. “Saya sangat mengapresiasi Tim
Kerja ini, dan berharap suasana yang kondusif ini tetap terjalin dengan baik. Setiap
tahapan yang terlihat sulit dapat kita kerjakan satu demi satu dan semoga semua
hal bisa ditempuh sesuai waktu yang ditetapkan. Kita harus berkomitmen untuk
bekerja keras dan bersama-sama menjalankan Universitas ini sesuai STATUTA
sebagai dasar kerja,” tegas Abraham sembari membuka Raker secara resmi. Rapat Kerja pertama di tahun 2023
ini dikhususkan untuk membahas Perubahan/Revisi Kedua terhadap STATUTA yang berlaku
di UTI, yang mana sebelumnya telah direvisi pertama pada tahun 2018.
Rapat yang berlangsung mulai pagi
ini dijadwalkan hingga beberapa hari kedepan mengingat banyaknya pasal demi pasal yang
harus dibahas bersama oleh Tim Kerja. (Fauzia)
02 Okt 2023, 16:47 WIT
Diskusi Publik KOHATI : Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik ; Pandangan Hukum dan Pendapat Ahli
Papuanewsonline.com, MIMIKA – Dalam
rangka memperingati Hari lahir Korps HMI-Wati (KOHATI) kabupaten Mimika yang ke
57, bertempat di Kedai Jus Planel Minggu sore kemarin 01/10/2023. Dalam hal ini
KOHATI kemudian menggandeng Dinas
Pemberdayaan Perempuan yang diwakili oleh Ibu Christin P. Yoku, S.Psi. Pada kesempatan tersebut, Ibu
Christin P. Yoku, S.Psi membawakan membawakan
materi terkait pencegahan dan penanganan lanjutan (trauma healing) kepada para
peserta yang merupakan perwakilan pelajar setingkat SMP dan SMA, serta
Mahasiswa, Selain itu, Humas Pengadilan
Negeri Kota Timika, Bapak M. Khusnul F. Zainal, S.H., M.H. juga turut andil
dalam mengisi materi terkait penggunaan undang-undang yang tepat untuk
melindungi korban dan menjerat pelaku kekerasan seksual. Dalam sambutannya, Ketua Kohati
Cabang Persiapan Mimika, Mentari Putri Yasintha menyebutkan bahwa Diskusi
Publik yang dilakukan ini didasari oleh keresahan Kohati terkait maraknya kasus
kekerasan seksual di Kabupaten Mimika yang menimpa anak-anak dibawah umur. “Goals dari kegiatan ini adalah
agar adik adik peserta mampu mengetahui aspek hukum yang menjerat pelaku dan
melindungi korban, bagaimana pencegahan dan penanganan trauma oada korban dari
aspek psikologi, juga prosedur pelaporan kasus kekerasan seksual. Untuk itu
kami mengundang Pengadilan Negeri Kota Timika, Dinas Pemberdayaan Perempuan,
juga Unit PPA Polres Mimika untuk menjadi pemateri dalam kegiatan ini. Namun
sayangnya, Unit PPA Polres tidak menghadiri kegiatan ini karena banyaknya
kesibukan,” ujar Mentari. Perlu diketahui bahwa kekerasan
seksual saat ini menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua terkait banyaknya korban pada usia dini/anak-anak. “Karena satu materi belum
tersampaikan, kami berharap kedepannya dapat berkolaborasi dengan Unit PPA
Polres guna melakukan sosialisai terkait prosedur pelaporan kasus-kasus
keserasan yang mungkin saja dialami di lingkungan sekitar kita. “ lanjutnya. Mentari menambahkan “Kegiatan ini
juga merupakan wujud komitmen Kohati dalam upaya membina dan mendidik generasi
muda yang termaktub dalam Pedoman Dasar Kohati”
Diskusi publik inipun ditutup
dengan pemotongan kue dan sesi foto bersama. (Fauzia)
02 Okt 2023, 14:38 WIT
Pangdam Kasuari Ajak Prajurit Bekerja Dan Berbuat Yang Terbaik Untuk Bangsa Dan Negara
Papuanewsonline.com, Manokwari - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., mengajak kepada segenap prajurit Kodam XVIII/Kasuari untuk membuktikan kepada masyarakat di wilayah Kodam XVIII/Kasuari bahwa Kodam ini memiliki kemampuan untuk melindungi wilayahnya serta Negara ini lebih khusus Papua Barat dan Papua Barat Daya, untuk itu mari kita bekerja dan berbuat yang terbaik untuk Bangsa dan Negara ini mulai dari pangkat terendah.Ajakan ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari dalam pengarahannya kepada seluruh prajurit Kodam usai pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang di gelar di lapangan upacara Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Minggu (1/10/2023).Upacara hari kesaktian Pancasila ini tujuannya adalah untuk mengingat bahwa Pancasila sebagai ideologi Negara pada tanggal 30 September ada yang berupaya untuk merubah ideologi Pancasila dengan ideologi lain."Namun berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, tanggal 1 Oktober kita bisa berhasil menggagalkan sehingga ini menjadi sejarah bagi kita semua," ujar Pangdam.Jenderal bintang dua kelahiran 4 November 1966 ini kemudian berharap dalam rangka menyambut HUT TNI ke 78 yang akan di peringati pada 5 Oktober agar dipersiapkan dengan baik. "Di tahun 2024 tepatnya di bulan Februari kita akan menghadapi Pemilu, untuk itu sesuai dengan perintah dari Komando atas, ditekankan bahwa TNI harus bersikap netral dan tidak terlibat dengan politik praktis serta tidak memihak kepada siapapun juga dan kita hanya mengamankan jalannya Pemilu tersebut," tegasnya.Disamping itu, perlengkapan militer yang dimiliki tidak boleh dipinjamkan ataupun dijadikan tempat untuk berkampanye atau lain sebagainya."Hati-hati terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk merusak nama baik TNI, saya juga menekankan bagi yang memiliki istri, anak dan keluarga yang sudah memiliki hak pilih jangan mengarahkan kepada siapa untuk dipilih serta bagi prajurit yang ingin menjadi Caleg, harus mundur terlebih dahulu sebagai prajurit baru bisa untuk mencalonkan diri," kata Pangdam dalam arahannya.Dalam upacara ini, Letkol Inf Wahlin Rahman, dengan jabatan sehari-harinya sebagai Wakil Komandan Detasemen Markas Kodam XVIII/Kasuari berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Danup.Ikut hadir dalam upacara ini, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para pejabat, para prajurit Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Kodam XVIII/Kasuari.PNO-11
02 Okt 2023, 08:19 WIT
Kapolda Maluku Lanjutkan Ngopi Bacarita Dengan OKP Cipayung Plus Usai Upacara Kesaktian Pancasila
Papuanewsonline.com, Ambon - Usai upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila, Kepolisian Daerah Maluku melanjutkan kegiatan silaturahmi bertajuk Ngopi Bacarita dengan pimpinan maupun pengurus OKP Cipayung Plus. Kegiatan bersama OKP Cipayung Plus dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun, dan para pejabat utama Polda Maluku.Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tribun Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Minggu (1/10/2023)."Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan semua peserta upacara yang hadir saat ini dan terkhusus untuk rekan-rekan kita dari OKP Cipayung Plus," kata Kapolda dalam sambutannya.Kehadiran kelompok kepemudaan dalam hal ini OKP Cipayung Plus diharapkan dapat terus meningkatkan hubungan kerjasama yang baik dengan Polda Maluku dalam menjaga daerah ini aman dan damai."Kami Polda Maluku sangat berbagga hati semoga hubungan silaturahmi kita tetap terjaga walau dalam perbedaan namun momen peringatan hari kesaktian Pancasila ini kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita untuk membangun bangsa," harapnya.Meski terdapat beragam perbedaan, namun Kapolda mengaku semua pihak harus sepakat bahwa Pancasila adalah landasan pemersatu bangsa. Pancasila merupakan buah dari perjuangan para Pahlawan di masa lalu. "Dan kita yang ada saat ini harus menjaga dan memelihara kemerdekaan dan kebhinekaan ini dengan baik," pintanya.Sementara itu, Umar Rumakefing, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Maluku, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah mengundang OKP Cipayung Plus dalam pelaksanaan upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila."Tentu kami terus berkomitmen untuk mengakselerasi nilai-nilai Pancasila dalam membantu Polda Maluku agar menjaga Kamtibmas, terutama menghadapi momentum pemilu mendatang supaya tetap aman, damai dan penuh sukacita," katanya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku, yang telah berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polda Maluku. "Dengan konsep Presisi selama memimpin Institusi Polri di Maluku, kami menilai gagasan bapak Kapolda menjadikan institusi Polri mengalami banyak peningkatan. Capaian Polda Maluku hari ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan Bapak Irjen Pol Latif," jelasnya.Umar juga menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Maluku atas komitmennya memberantas tindak pidana korupsi di Maluku."Kita butuh sosok yang tegas seperti Pak Kapolda untuk menjaga bumi Maluku agar tetap aman dan damai," pintanya.Senada dengan Umar, Ketua DPD GMNI Maluku, Alberthus Y. R. Pormes, juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Maluku dan jajarannya. Selain telah mengingatkan kembali generasi penerus bangsa di Maluku tentang historis Pancasila sebagai ideologi, pedoman dan pandangan hidup bangsa Indonesia, tetapi juga terus menjaga silaturahmi antar anak bangsa, secara khusus Kelembagaan Polda Maluku dan OKP Cipayung Plus Maluku. "Pada kesempatan ini kami menyampaikan bahwa historis Pancasila sejak lahirnya 01 Juni 1945, peristiwa tanggal 18 Agustus 1945 dan 01 Oktober merupakan rangkaian sejarah yang harus dipedomani seluruh komponen bangsa agar menjadikan Pancasila sebagai landasan hidup, agar kehidupan berdampingan sebagai anak bangsa terus terpelihara secara baik," ungkapnya. Ia mengajak anak bangsa Indonesia untuk menjadikan momen peringatan hari Kesaktian Pancasila ini sebagai spirit perjuangan untuk tetap memberikan sumbangsih terhadap pembangunan negara dan bangsa. "Juga terhadap daerah kita tercinta Provinsi Maluku," ucapnya. Pormes juga mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia, secara khusus masyarakat Maluku agar bersama-sama menjaga kamtibmas, kerukunan antar umat beragama. Juga dapat melakukan tugas-tugas sebagai anak bangsa untuk dapat menyukseskan Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024. "Tentu kami mengajak seluruh stakeholder dan rakyat Maluku untuk menyukseskan agenda demokrasi suksesi kepemimpinan nasional lima tahun kedepannya," harapnya.Hal yang sama juga disampaikan Ketua PKC PMII Maluku, M. Saleh Ohorella. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa hormatnya kepada Kapolda Maluku, Lotharia Latif."Upacara Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan oleh Polda Maluku ini diharapkan kita semua dapat menjaga persatuan dan perdamaian di Maluku, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolda Maluku," ujarnya.Persatuan dan perdamaian harus terus ditingkatkan, apalagi sebentar nanti Pemilu serentak akan dilaksanakan. Olehnya itu, peran serta semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dapat ditingkatkan. Sehingga Pemilu bisa berjalan dengan baik dan lancar."Kami sangat berterima kasih kepada Kapolda Maluku sudah mengundang OKP Cipayung Plus untuk bersama-sama memperingati Hari Kesaktian Pancasila," tutupnya.PNO-11
02 Okt 2023, 08:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru