Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Rekrutmen 2.000 Casis Di Papua, Kepala Kampung Skouw Mabo Ucapkan Terimakasih Kepada Kapolri
Papuanewsonline.com, Jayapura - Penerimaan Polri kali ini tuai banyak apresiasi dari beberapa tokoh masyarakat di Kota Jayapura dengan berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowi, M.Si karena telah memberikan kesempatan bagi anak-anak kami Orang Asli Papua (OAP) untuk berkesempatan menjadi calon anggota Polri.Hal tersebut diungkapkan Kepala Kampung Skouw Mabo Henok R. Malo mewakili seluruh masyarakat Skouw berterima kasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si dalam penerimaan anggota Polri dalam jalur Rekpro.Henok mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K telah banyak membantu anak-anak Calon Siswa OAP (Orang Asli Papua) dengan diberikan banyak kemudahan sehingga anak-anak kami yang OAP dapat mengikuti tes penerimaan anggota Polri."Kemudahan yang diberikan Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda papua yakni penambahan batas usia penerimaan calon anggota polri dan tinggi badan bagi casis Orang Asli Papua, hal itu dikandung maksud untuk anak-anak kami memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari anggota Polri," ujarnya.Dirinya juga mengatakan, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri karena telah membuat penerimaan polri dengan jumlah yang cukup banyak yakni 2.000 pada tahun 2024 ini."Ini merupakan jumlah yang cukup besar dan akan berlangsung selama lima tahun kedepan jadi ini merupakan salah satu kesempatan yang besar bagi anak-anal kami untuk menggapai mimpi mereka menjadi calon anggota Polri," pungkasnya. PNO-11
22 Mei 2024, 22:10 WIT
Soal Kasus Vina, Anggota DPR Yakin Polisi Dapat Membongkar Kasus Ini Hingga Akar-akarnya
Papuanewsonline.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Mohammad Rano Al Fath yakin bahwa pihak kepolisian dapat mengungkap kasus pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya Eki pada 2016 silam yang kini kembali mencuat usai film kematian korban ditayangkan.Al Fath menuturkan, dalam pengungkapan kasus ini, Polda Jawa Barat dibantu dengan Bareskrim Polri. Dengan begitu, ia pun yakin proses penyelidikan akan berjalan komprehensif dan transparan."Saat ini Bareskrim sudah turun tangan untuk memberikan petunjuk dalam penyelidikan kasus ini. Saya yakin bahwa dengan kehadiran Bareskrim, proses penyelidikan akan berjalan lebih komprehensif dan transparan," kata Al Fath kepada wartawan, Selasa (21/5/2024).Ia pun berharap dengan turunnya Bareskrim, semua bukti yang relevan dapat terungkap. Sehingga nantinya dalam kasus ini memberikan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak yang terlibat."Polri sekarang sudah dilengkapi dengan personel maupun teknologi yang jauh lebih mumpuni dibanding 8 tahun lalu, jadi saya minta kita bisa optimalkan penggunaan sumber daya Polri untuk menahan DPO tersangka kasus dan membongkar kasus ini hingga akarnya," katanya.Dalam kesempatan ini, ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada pihak berwenang dalam menjalankan tugasnya, serta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi."Kami di Komisi III akan terus memantau jalannya proses hukum ini dan memastikan bahwa keadilan akan ditegakkan tanpa pandang bulu," katanya. PNO-11
22 Mei 2024, 21:57 WIT
IPW Sebut Langkah Polri Sudah Tepat di Kasus Vina, Masyarakat Jangan Termakan Hoaks
Papuanewsonline.com, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai langkah Mabes Polri di kasus pembunuhan Vina sudah tepat dan meminta masyarakat menunggu hasil penyidikan.Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyambut baik langkah pengerahan tim Bareskrim Polri sebagai asistensi penyidikan yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat.Sugeng meyakini dengan adanya bantuan dari Mabes Polri tersebut, dapat semakin mempercepat pengungkapan ketiga pelaku kasus pembunuhan Vina yang masih tersisa."Polri melalui Bareskrim merespon dengan sangat baik. Menurunkan tim untuk mengasistensi Polda Jawa Barat menyidik kembali kasus Vina dan Eki," ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/5/2024).Di sisi lain, ia menyebut Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat sebelumnya juga mempunyai rekam jejak yang baik karena berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang yang sempat tidak terpecahkan."Artinya Polda Jawa Barat punya kemampuan, oleh karena itu kita dorong agar Bareskrim bisa ikut membantu Polda Jawa Barat membantu mengejar ketiga DPO," jelasnya.Lebih lanjut, Sugeng juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi hoaks yang beredar di media sosial terkait kasus yang terjadi pada 2016 silam.Menurutnya penyebaran hoaks seperti itu hanya akan semakin memperkeruh keadaan dan menyulitkan proses penyidikan yang dilakukan Polda dan Bareskrim Polri.Ia lantas meminta agar masyarakat dapat bersabar dan menunggu serta mendukung proses penyidikan yang tengah dilakukan pihak kepolisian bisa terang-benderang."IPW mendukung proses penyidikan yang sedang dilakukan dan mendorong masyarakat agar dalam proses ini kita menunggu hasil dari Bareskrim dan Polda Jawa Barat," pungkasnya. (PNO-12)
22 Mei 2024, 19:19 WIT
Hadiri Pertemuan Bersama Warga Arbes, Ini Pesan Kapolresta
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Driyano Andri Driyano Ibrahim, S.H, SIK menghadiri Pertemuan bersama Raja Batu merah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Ketua RW, Ketua Ketua RT se wilayah Arbes dan juga dihadiri oleh sekretaris MUI Kota Ambon yang menjadi Tokoh Agama/Tokoh Adat, Selasa (21/5/2024).Pertemuan dilakukan pasca insiden yang terjadi di kawasan Arbes.Kapolresta saat memberikan arahan dan himbauan meminta agar semua pihak di arbes sama sama saling menjaga keamanan dan ketertiban hingga senantiasa dapat terjalin perdamaian dan persatuan di tengah tengah masyarakat sekitar Arbes bukan justru malahan terjadi terus perpecahan dan konflik di tengah- tengah masyarakat Arbes.Diakuinya, Polri senantiasa menjaga dan berupaya cipta kondisi agar senatiasa kondusif dan diharapkan masyarakat juga turut serta mendukung pihak kepolisian guna menjaga kamtibmas agar tetap kondusif.Menurut Kapolresta, kejadian-kejadian berbentuk pelanggaran hukum maupun konflik yang sering terjadi di arbes merupakan gambaran dari kharakter masyarakat yang sering mengabaikan hukum, yang sering main hakim sendiri."Kejadian ini sering terjadi main hakim sendiri dan yang ingin menyelesaikan masalah namun dengan cara salah (mengedepankan kekerasan). Seharusnya masyarakat menghormati hukum dan mempercayai aparat hukum yaitu Polri dengan cara menyerahkan segala permasalahan pelanggaran hukum untuk diselesaikan oleh Pihak Polri dan jangan main hakim sendiri dan tidak perlu melakukan tindak tindak kekerasan sebagai bentuk aksi balas dendam dan lain sebagainya yang malahan dampaknya bisa mengakibatkan konflik besar yang sulit penyelesaian nya dan akan banyak pihak yang malahan dirugikan akibat konflik," tandas Kapolresta.Kapolresta menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi miras karena miras sumber dari kekacauan/ pelanggaran hukum.Selain itu, masyarakat juga diminta tidak lagi menyimpan atau membawa serta menggunakan sajam berbentuk parang, panah, pisau, tombak dsb dan apabila masih ada yang menyimpan, membawa atau menggunakan sajam akan langsung di tangkap oleh pihak kepolisiian untuk di proses secara hukum."Orang tua orang tua (bapak dan ibu) adalah sebagai tauladan anak anak di rumah oleh sebab itu berikan didikan budi pekerti, dan harus senantiasa mengawasi pergaulan anak-anaknya sehingga anak anak berkembang menjadi generasi muda yang bermental baik, berwawasan luas, bertakwa dan beriman kuat kepada ajaran agama, punya daya juang yang tinggi dalam untuk mengukir prestasi serta dapat menghindarkan diri dari penyalah gunaan miras, narkoba dan lain lain. Jangan justru orang tua nya yang suka bikin rusuh dan bertikai malahan jadi contoh buruk bagi generasi muda," tegasnyaKapolresta juga berharap, para tokoh masyarakat dan tokoh agama harus senantiasa memberikan arahan dan bimbingan kepada masyarakatnya. Tokoh pemuda harus membuat aktifitas aktifitas yang positif dalam mengisi kegiatan sehari hari."Anggota polresta Ambon akan senantiasa berjaga dan juga memantau situasi di wilayah Arbes guna antisipasi kejadian kejadian tersebut dapat terulang. Kita juga telah menempatkan anggota siaga di sekitar wilayah Arbes. Polisi terus telah berupaya untuk melakukan langkah langkah guna menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas agar tetap kondusif," tambah Kapolresta.Raja Batu merah dan beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda juga telah menyampaikan pendapat, harapan dan usulan sehingga di capai kesepakatan bersama yakni mulai saat ini apabila masih ada pelanggaran pelanggaran hukum diserahkan dan dipercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan seluruh elemen masyarakat di sekitar Arbes Batu merah mendukung sepenuhnya langkah langkah kepolisianMasyarakat disekitar Arbes berjanji untuk tidak lagi melakukan aksi aksi yang bisa mengarah konflik ataupun pelanggran hukum.Diakhir pertemuan tersebut maka telah disepakati bersama disetujui oleh seluruh masyarakat yang hadir dimana seluruh warga berharap pelaku penganiayaan yang dari beberapa kali kejadian agar segera ditangkap dan diharapkan anggota Polri intens melakukan patroli serta pemantauan langsung di lokasi lokasi rawan kejadian pertikaian terutama di sekitar wilayah RT 05 ,06 dan RT 01,02 di Arbes yang sering bertikai hingga jatuh korban.Wargapun juga berharap ada penempatan polisi di beberapa lokasi yangbrawan di Arbes agar dapat menjaga jangan sampai terjadi penyerangan penyerangan dari kelompok kelompok masing masing lokasi di arbes (PNO-12)
22 Mei 2024, 18:26 WIT
982 Casis Bintara Polda Maluku Tes CAT Akademik di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Seleksi penerimaan siswa Bintara Polri pada Polda Maluku tahun 2024 kembali berlanjut di kota Ambon, Selasa (21/5/2024).Kali ini, sebanyak 982 orang calon siswa (casis) Bintara menjalani tes Akademik menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tes CAT Akademik diselenggarakan di sejumlah sekolah. Di antaranya SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMP Kristen dan SMP Negeri 19 Ambon.Mengingat kapasitas lokasi tes CAT terbatas, sebanyak 982 casis Bintara Polri terbagi dalam empat kelompok sesuai jumlah sekolah yang digunakan. Pada setiap sekolah pun terbagi dalam 4 gelombang sesuai waktu atau jam yang ditetapkan oleh panitia seleksi penerimaan siswa Bintara Polri gelombang pertama ini."982 peserta yang ikut tes cat akademik dibagi ke 4 sekolah dan dibagi juga 4 gelombang," kata Kompol Murni Hamsa, S.I.K, Panitia Sekertariat Rim Terpadu Panda Maluku.Untuk diketahui, sebanyak 982 casis Bintara Polri yang ikut tes CAT Akademik terdiri dari Bintara PTU sejumlah 920 (pria 837 dan wanita 83); Bakomsus Hukum 4 pria; Bakomsus Kehumasan/TI 3 pria; Bakomsus Pariwisata 1 pria; Bakomsus Nakes 10 (pria 8 dan wanita 2); Rekpro Bintara 44 (pria 42 dan wanita 2).Tes CAT Akademik diawasi langsung oleh pengawas internal Polda Maluku maupun eksternal. Pelaksanaan tes dilakukan secara transparan. Di mana semua hasil yang dicapai langsung terpampang dan bisa dilihat oleh satu sama lain antara peserta. Para peserta kemudian menandatangani hasil yang diperolehnya. Bahkan, bila ada ketidak sesuaian setiap peserta bisa langsung komplain kepada panitia seleksi saat itu juga.Polda Maluku juga mengingatkan kepada semua orang tua maupun peserta agar jangan sampai menjadi korban penipuan dari orang-orang yang menjanjikan bisa memasukkan anaknya menjadi anggota Polri. (PNO-12)
22 Mei 2024, 18:16 WIT
Ditpolairud Polda Papua Laksanakan Pelatihan Menyelam Open Water dan Advanced
Papuanewsonline.com, Jayapura - Ditpolaurud Polda Papua melaksanakan kegiatan pelatihan Peningkatan Kemampuan Selam Open Water dan Advanced bagi personil Polaiurud Polda Papua pada Senin, 20 Mei 2024, di perairan Kolam Bandar, Lampu Merah, Kota Jayapura.Dalam pelaksanaannya, peserta pelatihan melakukan persiapan dan selanjutnya bergerak menuju perairan Bandar Lampu Merah Jayapura. Secara bergantian melaksanakan pelatihan menyelam.Instruktur diving Ditpolaurud Polda Papua, Bripka Jafar Hehanussa, dalam arahannya kepada para peserta mengatakan, menyelam atau diving adalah aktivitas yang memerlukan keterampilan khusus dan tidak sembarang orang dapat melakukannya. Namun, dengan mengikuti pelatihan serta menguasai teknik dan aturan penyelaman, kegiatan ini dapat dilakukan dengan aman.“Pentingnya mengontrol dan mengendalikan diri saat menyelam. Selain itu, memiliki rasa percaya diri dan keyakinan akan membantu penyelam merasa tenang ketika berada di bawah air” Pungkasnya.Bripka Jafar menambahkan, Teknik tenang dan yakin menjadi kunci kesuksesan dalam menyelam, karena dengan ketenangan, penyelam dapat lebih mudah berpikir dan bergerak di dalam air.Salah satu hal yang menarik adalah personel Ditpolaurud Polda Papua dapat mengenal kondisi dan keindahan bawah laut di perairan Kolam Bandar kota Jayapura. Peserta pelatihan secara langsung melihat keanekaragaman hayati dan terumbu karang yang ada di perairan Jayapura. Hal ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi peserta.Dengan mengikuti pelatihan ini, personel Ditpolaurud Polda Papua diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan profesional, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. PNO-11
21 Mei 2024, 19:35 WIT
Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
Papuanewsonline.com, Bali - Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 tak hanya berdampak positif bagi nama baik bangsa. Namun, UMKM di Bali juga ikut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event internasional yang dihadiri belasan ribu peserta ini.Salah satu yang ikut merasakan yakni pengusaha katering bernama Laily Rahmawati Dewi. Ia yang mempunyai usaha katering nasi kotak, kue kotak, prasmanan beralamat di Denpasar mengaku kebanjiran pesanan imbas penyelenggaraan WWF."Untuk dunia bisnis ini saya banyak kebanjiran order untuk nasi kotaknya di kegiatan WWF. Ini untuk panitia-panitia banyak sekali alhamdulilah bersyukur lah. Saya yakin semuanya akan berdampak pada UMKM yang ada di Bali terutama di Denpasar," kata Laily di Bali, Senin (20/5/2024).Selain itu, ia mengajak wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk tetap datang ke Bali meskipun saat ini ada penyelenggaraan WWF.Menurunya, para wisatawan tetap bisa menikmati keindahan pulau Dewata lantaran rasa aman dan nyaman yang dilakukan TNI-Polri dalam penjagaan WWF."Banyak tamu domestik maupun luar negeri untuk datang dan tak ada ngaruhnya ada WWF untuk tidak datang ke bali. Tamu domestik dan luar negeri silahkan datang ke Bali semuanya aman, tidak ada dampak yang dikhawatirkan," katanya.Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang siaga dan siap mengamankan WWF namun tetap membuat nyaman masyarakat maupun wisatawan."Saya mengapresiasi baik TNI maupun Polri sangat luar biasa persiapannya, kesigapannya, karena apa saya warga Bali, alhamdulillah, matur suksma untuk TNI maupun Polri sangat luar biasa tidak ada perbedaan," katanya.Bahkan, dengan adanya penyelenggaraan WWF ini, ia yakin akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya di Bali."Sangat berpengaruh sekali kalau usaha. Karena di usaha ini saya yakin dengan adanya WWF ini sangat berdampak positif bagi perekonomian," ujarnya.Diketahui bahwa dalam pengamanan WWF ke-10 di Bali, TNI-Polri mengedepankan pengamanan yang humanis dimana tetap siaga jelang, saat dan pasca penyelenggaraan WWF, namun tidak menghambat aktivitas masyarakat sehingga perekonomian di Bali khususnya UMKM semakin meningkat efek penyelenggaraan WWF. PNO-11
21 Mei 2024, 19:24 WIT
Ada Penyelenggaraan WWF ke-10, Pelaku UMKM di Bali 'Kecipratan' Dampak Positifnya
Papuanewsonline.com, Bali - Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 tak hanya berdampak positif bagi nama baik bangsa. Namun, UMKM di Bali juga ikut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event internasional yang dihadiri belasan ribu peserta ini.Salah satu yang ikut merasakan yakni pengusaha katering bernama Laily Rahmawati Dewi. Ia yang mempunyai usaha katering nasi kotak, kue kotak, prasmanan beralamat di Denpasar mengaku kebanjiran pesanan imbas penyelenggaraan WWF."Untuk dunia bisnis ini saya banyak kebanjiran order untuk nasi kotaknya di kegiatan WWF. Ini untuk panitia-panitia banyak sekali alhamdulilah bersyukur lah. Saya yakin semuanya akan berdampak pada UMKM yang ada di Bali terutama di Denpasar," kata Laily di Bali, Senin (20/5/2024).Selain itu, ia mengajak wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk tetap datang ke Bali meskipun saat ini ada penyelenggaraan WWF.Menurunya, para wisatawan tetap bisa menikmati keindahan pulau Dewata lantaran rasa aman dan nyaman yang dilakukan TNI-Polri dalam penjagaan WWF."Banyak tamu domestik maupun luar negeri untuk datang dan tak ada ngaruhnya ada WWF untuk tidak datang ke bali. Tamu domestik dan luar negeri silahkan datang ke Bali semuanya aman, tidak ada dampak yang dikhawatirkan," katanya.Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang siaga dan siap mengamankan WWF namun tetap membuat nyaman masyarakat maupun wisatawan."Saya mengapresiasi baik TNI maupun Polri sangat luar biasa persiapannya, kesigapannya, karena apa saya warga Bali, alhamdulillah, matur suksma untuk TNI maupun Polri sangat luar biasa tidak ada perbedaan," katanya.Bahkan, dengan adanya penyelenggaraan WWF ini, ia yakin akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya di Bali."Sangat berpengaruh sekali kalau usaha. Karena di usaha ini saya yakin dengan adanya WWF ini sangat berdampak positif bagi perekonomian," ujarnya.Diketahui bahwa dalam pengamanan WWF ke-10 di Bali, TNI-Polri mengedepankan pengamanan yang humanis dimana tetap siaga jelang, saat dan pasca penyelenggaraan WWF, namun tidak menghambat aktivitas masyarakat sehingga perekonomian di Bali khususnya UMKM semakin meningkat efek penyelenggaraan WWF. PNO-11
21 Mei 2024, 19:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru