logo-website
Rabu, 12 Agu 2026,  WIT

WPA Dilaporkan Baku Tembak Dengan Pasukan TNI di Muara Kali Totiyo Paniai Barat

Kontak senjata dilaporkan terjadi di Muara Kali Totiyo, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Insiden tersebut dikonfirmasi oleh Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA) yang bernaung di bawah TPNPB-OPM, TNPB dan TRWP, Damianus Magai Yogi.

Papuanewsonline.com - 12 Agu 2026, 13:38 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Paniai - Kontak senjata dilaporkan terjadi di Muara Kali Totiyo, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Insiden tersebut dikonfirmasi oleh Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA) yang bernaung di bawah TPNPB-OPM, TNPB dan TRWP, Damianus Magai Yogi.

Menurut keterangan Yogi, baku tembak berlangsung lebih dari satu jam.

"Mereka keluarkan tembakan senjata sebanyak 7.010 butir peluru," kata Damianus Magai Yogi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/8/2026).


Yogi mengklaim pasukannya telah bersiaga melakukan penghadangan terhadap pasukan TNI yang datang ke wilayah Totiyo. Ia juga mengklaim tidak ada anggota WPA yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Memang mereka datang tiba-tiba, tapi kami sudah hadang mereka. Anggota dari kami tidak ada yang korban, entah luka-luka maupun korban berat. Kami sudah usir mereka kembali ke Enarotali," ujarnya.

Hingga saat ini, klaim mengenai jumlah peluru yang ditembakkan serta kondisi korban dalam insiden tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Dua Dugaan Alasan Kedatangan TNI

Sebelumnya, warga melaporkan adanya aktivitas patroli TNI di kawasan Danau Paniai sejak Rabu pagi menggunakan empat unit speedboat, disertai penanaman bendera Merah Putih di tepi danau. Rombongan kemudian dilaporkan bergerak menuju kawasan Totiyo, Paniai Barat, yang disebut berada di sekitar wilayah yang diklaim sebagai basis West Papua Army.

Terkait kedatangan tersebut, Yogi menduga ada dua kemungkinan yaitu

Pertama, berkaitan dengan peristiwa perampasan senjata yang disebut dilakukan oleh TPNPB-OPM Kodap XIII Kegepan Paniai di bawah pimpinan Matias Gobai.

Kedua, diduga berkaitan dengan situasi menjelang peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus.

Bantahan Soal Perampasan Senjata

Yogi menegaskan, pihaknya bukan pelaku perampasan senjata tersebut.

"Yang perampasan senjata itu bukan kami yang rampas, tapi semua orang sudah tahu siapa yang rampas. Jadi jangan salah sasaran," tegasnya.

Ia juga menyebut selama ini pihaknya tidak mengganggu aktivitas pasukan TNI yang melintas di sejumlah wilayah Paniai.

Yogi menyatakan pihaknya akan tetap bertahan jika wilayahnya dimasuki.

"Kami kan selalu biarkan mereka, tapi TNI mau coba-coba kami, kami tidak akan mundur. Asalkan mereka jangan seperti anak kecil, kalau mau perang harus dewasa. Memang kami ini musuh, itu intinya," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak TNI terkait aktivitas patroli di Danau Paniai, dugaan kontak senjata di Muara Kali Totiyo, maupun pernyataan yang disampaikan Damianus Magai Yogi.

Sementara itu, kondisi warga di sekitar Danau Paniai dilaporkan masih dalam keadaan waspada menyusul informasi ketegangan di kawasan tersebut.


Penulis: Hendrik

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE