Tiba di Amman, Prabowo Disambut Pengawalan Jet Tempur F-16 dan Putra Mahkota Yordania
Lawatan Presiden Republik Indonesia ke Kerajaan Yordania Hasyimiah diawali dengan pengawalan udara jet tempur dan penyambutan langsung Putra Mahkota, menandai eratnya persahabatan serta komitmen strategis kedua negara di berbagai sektor.
Papuanewsonline.com - 25 Feb 2026, 12:31 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Amman — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian lawatan kenegaraannya ke Yordania dan tiba di Amman pada Selasa (24/2) pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 00.00 WIB. Kedatangan Presiden menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah.
Sebelum pesawat kepresidenan mendarat, rombongan Presiden
mendapatkan pengawalan udara dari jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan
Yordania Hasyimiah. Pengawalan tersebut menjadi simbol persahabatan dan bentuk
penghormatan tinggi antarnegara yang memiliki hubungan diplomatik erat.
Sambutan kehormatan ini mengingatkan pada momen serupa
ketika Raja Abdullah II ibn Al Hussein berkunjung ke Indonesia pada November
2025 lalu. Saat itu, pengawalan udara diberikan oleh tujuh pesawat tempur F-16
dan tiga pesawat tempur T-50 milik TNI Angkatan Udara sebagai bentuk
resiprositas diplomatik dan penghormatan setara.
Setelah mendarat di Bandara Militer Marka, Presiden Prabowo
disambut langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein
bin Abdullah II, bersama pasukan kehormatan. Prosesi penyambutan berlangsung
tertib, penuh wibawa, sekaligus mencerminkan kedekatan hubungan kedua negara.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Duta Besar Republik
Indonesia untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah, Ade Padmo Sarwono, serta Atase
Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah, Kolonel Laut (P) Dafris D.
Syahruddin. Kehadiran para pejabat diplomatik dan militer ini menegaskan
pentingnya kunjungan tersebut dalam konteks kerja sama strategis.
Rangkaian prosesi di bandara berlangsung hangat dan khidmat.
Momen ini menjadi simbol komitmen bersama Indonesia dan Yordania untuk terus
memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pertahanan,
pertanian, hingga isu-isu strategis di kawasan Timur Tengah.
Dalam kunjungan kerja resmi kenegaraan ini, Presiden Prabowo
turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia,
serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para menteri menunjukkan
keseriusan pemerintah dalam mendorong capaian konkret dari setiap agenda
pertemuan bilateral.
Dari bandara, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Amman. Pada agenda keesokan harinya, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan resmi dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, guna membahas penguatan kemitraan strategis yang telah terjalin selama puluhan tahun. (GF)