Presiden Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa Indonesia di Amman Yordania
Pertemuan hangat di ibu kota Yordania menjadi momen penuh haru dan kebanggaan bagi mahasiswa Indonesia yang menilai Presiden sebagai figur inspiratif serta berharap perhatian lebih bagi pelajar Tanah Air di luar negeri.
Papuanewsonline.com - 25 Feb 2026, 12:15 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Amman — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disambut hangat oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Yordania, Selasa (24/2) malam waktu setempat. Pertemuan yang berlangsung di ibu kota Amman itu menjadi momen istimewa bagi para pelajar yang selama ini merantau demi menimba ilmu.
Raut wajah semringah tampak jelas dari para mahasiswa yang
hadir. Mereka mengaku bahagia mendapat kesempatan langka untuk bertemu dan
berbincang langsung dengan orang nomor satu di Indonesia. Momen tersebut
menjadi pengalaman yang tak terlupakan selama masa studi mereka di Timur
Tengah.
“Alhamdulillah kami cukup senang. Masya Allah, sambutan yang sangat meriah juga telah disiapkan. Tadi kami sempat bersalaman dan sedikit mengobrol. Pak Presiden menanyakan bagaimana bahasa Arab kami di sini dan sudah berapa lama kami belajar di Yordania,” ungkap Fuad.

Mahasiswa yang hadir berasal dari berbagai daerah di
Indonesia dan tengah menempuh studi jenjang S1 (Strata Satu) di University of
Jordan. Mereka menilai pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan
bentuk perhatian langsung pemimpin negara kepada generasi muda yang sedang
berjuang menuntut ilmu di luar negeri.
Kesan mendalam pun mereka rasakan terhadap sosok Presiden.
Di mata para mahasiswa, Prabowo tampil sebagai pemimpin yang berwibawa, dekat
dengan rakyat, sekaligus memiliki tekad kuat dalam membangun Indonesia.
“Menurut saya, Pak Prabowo adalah Bapak yang sangat
karismatik, sangat hebat, dan sangat berjuang penuh untuk Indonesia kita,”
ungkap Seransah Najim.
Dalam kesempatan itu, para mahasiswa juga menyampaikan
harapan agar pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian kepada mahasiswa
yang menempuh pendidikan di luar negeri. Dukungan tersebut dinilai penting,
baik dalam bentuk beasiswa maupun program pengembangan kualitas sumber daya
manusia.
“Harapan kami, khususnya untuk mahasiswa yang berada di luar
negeri, agar lebih diperhatikan, baik dari segi beasiswa maupun dukungan
lainnya untuk memajukan mahasiswa Indonesia di luar negeri,” harap Teuku Dayan.
Tak hanya menyampaikan aspirasi, para mahasiswa turut
memanjatkan doa bagi kelancaran agenda kunjungan kerja resmi kenegaraan
Presiden selama berada di Yordania. Mereka berharap seluruh rangkaian kegiatan
berjalan baik dan membawa manfaat bagi hubungan kedua negara.
“Semoga urusan Pak Presiden selama di Yordania dimudahkan, semua berjalan lancar tanpa halangan, dan kembali ke Indonesia dengan selamat,” kata Fuad. (GF)