Belanda vs Jepang Makin Dekat, Fans Oranje di Mimika Yakin Belanda Siap Tempur di Piala Dunia 2026
H-9 jelang laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, pendukung Timnas Belanda asal Mimika menilai skuad Ronald Koeman berada dalam kondisi ideal dan memiliki modal kuat untuk mengamankan kemenangan atas Jepang di Dallas Stadium
Papuanewsonline.com - 06 Jun 2026, 07:34 WIT
Papuanewsonline.com/ Olahraga
Papuanewsonline.com, Mimika - Hitung mundur menuju pertandingan perdana Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Jepang terus berjalan. Antusiasme para pendukung Oranje pun mulai terasa hingga ke Papua Tengah, termasuk di Kabupaten Mimika yang memiliki komunitas pecinta sepak bola internasional.
Salah satu pendukung Timnas Belanda di Mimika, HR,
menyatakan keyakinannya bahwa skuad Oranje telah mencapai tingkat kesiapan yang
sangat baik menjelang pertandingan yang akan berlangsung pada Minggu, 14 Juni
2026 di Dallas Stadium, Arlington.
Menurut HR, tim asuhan Ronald Koeman saat ini berada dalam
kondisi fisik yang prima setelah menjalani rangkaian persiapan dan latihan
intensif di Amerika Serikat. Ia menilai para pemain inti sudah mulai menemukan
chemistry yang dibutuhkan untuk menghadapi ketatnya persaingan di fase grup.
“Latihan terakhir di Dallas intensitasnya tinggi. Frenkie de
Jong, Koopmeiners, Reijnders udah nyetel. Fisik pemain aman, nggak ada yang
cedera serius,” kata HR memantau kabar dari media Belanda, Jumat (5/6/2026).
Meski optimistis, HR mengingatkan bahwa Jepang bukan lawan
yang bisa dianggap remeh. Ia menilai tim Samurai Biru memiliki kecepatan,
disiplin, dan kemampuan melakukan transisi serangan yang sangat berbahaya jika
tidak diantisipasi dengan baik.
“Mereka cepat, pressing ketat, transisi 3-4 detik bisa bikin
gol. Makanya Van Dijk dan Ake harus disiplin jaga line. Dumfries sama Timber
juga nggak boleh telat turun,” ujarnya.
Ia meyakini lini belakang Belanda telah dipersiapkan secara
khusus untuk mengantisipasi ancaman dari pemain-pemain cepat Jepang seperti
Kaoru Mitoma dan Takefusa Kubo yang selama ini menjadi motor serangan tim Asia
tersebut.
Selain pertahanan, HR menilai duel di lini tengah akan
menjadi faktor penentu hasil pertandingan. Baginya, kemampuan Belanda dalam
menguasai bola dan memenangkan duel di sektor tengah dapat meredam agresivitas
permainan Jepang.
“Kalau Frenkie megang bola, Jepang bingung. Dia, Reijnders,
Gravenberch harus menang duel. Jepang suka bikin chaos di tengah, tapi kita
punya teknik di atas mereka,” tegasnya.
Pendukung Oranje itu juga menyoroti keunggulan Belanda dalam
situasi bola mati. Postur dan kemampuan duel udara para pemain bertahan maupun
penyerang dinilai bisa menjadi senjata penting untuk membongkar pertahanan
Jepang.
“Van Dijk, Ake, Weghorst itu monster duel udara. Jepang
posturnya lebih pendek. Corner dan free-kick harus jadi gol,” katanya.
Menurut HR, kehadiran Wout Weghorst juga memberikan opsi
tambahan bagi Ronald Koeman apabila tim membutuhkan gol cepat. Penyerang
bertubuh jangkung tersebut dinilai mampu menjadi solusi melalui skema umpan
silang maupun duel udara di kotak penalti.
Di sektor depan, HR melihat kondisi Memphis Depay dan Cody
Gakpo tengah berada dalam performa terbaik. Keduanya disebut memiliki
kepercayaan diri tinggi setelah tampil produktif bersama klub maupun tim
nasional.
“Depay di kualifikasi cetak gol terus. Gakpo di Liverpool
juga gacor. Mereka berdua kalau konek, bek Jepang nggak bakal tidur nyenyak,”
katanya.
Dengan berbagai modal yang dimiliki Belanda, HR pun berani
memprediksi kemenangan bagi tim kesayangannya pada laga pembuka Grup F
tersebut.
“Belanda 2-0. Satu dari open play Gakpo, satu dari set-piece
Van Dijk. Yang penting clean sheet dulu biar pede lawan Swedia,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, HR menyampaikan dukungan dari Mimika
untuk skuad Oranje yang akan berlaga di Amerika Serikat. Ia berharap Timnas
Belanda mampu mengawali turnamen dengan hasil maksimal demi membuka jalan
menuju fase berikutnya.
“Main jam 9 pagi WIT kami di Mimika udah rame di depan layar. Anak-anak Papua Tengah titip salam: kasih yang terbaik di Dallas. Dari Timika untuk Belanda, 3 poin harga mati!” tutupnya. (GF)