logo-website
Rabu, 05 Agu 2026,  WIT

Pelayanan OPD dan Distrik di Mimika Berbasis Tim Sukses, Warga Non-Tim Sukses Ditolak!

Tim Sukses Joel di OPD Belum Move One

Papuanewsonline.com - 04 Agu 2026, 17:30 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ketua Aliansi Pemuda Amungsa Helois Kemong

Papuanewsonline.com, Timika, - Skandal pelayanan diskriminatif mencoreng wajah Pemeruntah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. 

Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA), Helois Kemong, membongkar praktik busuk oknum di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kantor Distrik yang tega menolak warga hanya karena bukan bagian dari tim sukses.

Dari Sekretariat APA di Timika, Selasa (4/8/2025), Helois mengaku muak mendengar keluhan warga yang berulang kali terjadi.

Modusnya sama yakni  warga bawa lamaran kerja, bawa profil, berharap dilayani negara. Jawaban petugas? dingin dan arogan, "Kau bukan tim sukses. Yang kami layani hanya tim sukses."

"Saya sebagai tokoh pemuda, sebagai intelektual sangat kecewa, sangat kecewa! Warga cerita mereka bawa profil ke OPD dan distrik, ditolak dengan catatan engkau bukan tim sukses. Ini penghinaan!" tegas Helois.

Helois menegaskan, ini pengkhianatan terhadap visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk mensejahterakan rakyat. Pilkada sudah selesai. Tidak ada lagi 01 dan 02. Yang ada hanya Rakyat Mimika.

"Pemerintah punya visi misi mensejahterakan rakyat, tapi kok malah menolak masyarakat? Ini sudah sesat, tidak sesuai visi-misi!" kecamnya.

Lebih parah, Helois mengaku sudah mengantongi bukti rekaman dan video penolakan. Ia belum mempublikasikan karena masih menghormati pemerintah sebagai orang tua.

"Saya sudah rekam, sudah video, buktinya ada di HP saya. Saya tidak publikasi karena saya masih sayang pemerintah," ungkapnya.

APA beri warning keras kepada Bupati Johanes Rettob  dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong agar Segera mengevaluasi total dan beri teguran keras kepada semua OPD sampai tingkat distrik.Jangan biarkan oknum-oknum merusak citra orang nomor satu di Mimika.

"Pemerintah adalah wakil rakyat, tidak boleh memihak. Politik jangan dibawa-bawa lagi merusak persatuan," ujarnya.

Ia memperingatkan, jika praktik kotor ini masih terulang, APA bersama seluruh pemuda akan geruduk kantor tersebut.

"Saya tidak mau dengar untuk kedua dan ketiga kalinya. Kalau saya dengar lagi, kami akan datangi kantornya dan kami akan panggil langsung Bupati dan Wakil Bupati untuk tegur oknum perusak nama baik itu," tutup Helois.


Penulis: Hendrik

Editor.  : Of


Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE